LIST YAYASAN BABY SITTER, PRT, PERAWAT ORANG SAKIT/LANSIA
List of Yayasan Suster in Indonesia
 
 
 
 List Baby Sitter ini direkomendasikan oleh netter dunia-ibu.org
sebagian data ini diambil dari http://www.dunia-ibu.org/docs/yayasanbs.doc
Score/Rate:
Score diberikan oleh rekan2 khusus untuk Kwalifikasi Yayasannya bukan baby sitternya, 
dengan nilai 1 - 4, dimana angka 4 adalah angka untuk nilai sangat bagus 
sedangkan angka 1 adalah nilai paling jelek yang sebaiknya jangan menjadi tujuan
Jika ingin menambah atau mengedit data, silahkan hubungi anitasite@gmail.com,  anita@bima.ipb.ac.id atau anita_h_2000_girls@yahoo.com
jika mau chatt langsung dengan saya bisa di Yahoo messanger silahkan klik disini  
id saya adalah anita_h_2000_girls 
atau langsung di blog saya juga boleh addressnya http://anitanet.blogdrive.com
Jika ingin ikutan sharing bisa langsung entry di blog ini http://anitanet.blogdrive.com/archive/38.html

Note:
Saya menampilkan list yayasan baby sitter (bs) ini buat berbagi pengetahuan dan pengalaman. 
Saya tak ada kaitan dengan salah satu yayasan baby sitter manapun.
Saya hanyalah seorang konsumen biasa yang ingin sharing 
agar yang mau atau yang sudah mengambil bs tak menghadapi masalahnya sendirian.
 
Hi, mommies....
Selalulah waspada dan jangan terlalu percaya dengan babysitter.
Walaupun di depan kita kelihatan manis, sopan, dan rajin,
ternyata sering sekali pada saat kita tidak melihat mereka berlaku kebalikannya.
 
Jika para Mommy's dapat masalah dengan Yayasan Babysitter atau PRT silahkan sampaikan ke YLKI,
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, No. Telp. 021-7971378, 7981858. Fax. 021-7981038
Email konsumen@rad.net.id Alamat: Jl. Pancoran Barat VI/1 Duren Tiga, Jakarta 12760
 
Hati-hati kalau ambil PRT dari iklan koran, sudah banyak para mommy's yang menjadi korban

Ngobrol Yukkk....
  
Bekasi
1.
Bekasi, Bekasi, cp. Ibu Eddy, Telp : 88985440
2.
Bulan Purnama, Telp : 8015278
3.
Klinik Raden Saleh (Rate 1/1), Jl. Pondok Pekayon Indah, Cabang: Bekasi Blok BB 42 No. 14, Bekasi Selatan,  Telp : 8200209
4.
Permata Hati (Rate 2/2, 3/1), Pekayon Bekasi, cp. Bp. Kris,  Telp : 8203370
5.
Al-Azhar Choir (Rate 4/1, 1/2 ini artinya yang bilang paling jelek ada 2 orang), Jl. Raya Kranggan (sebelum Bank Mandiri)  Podok Gede , cp. Ibu Yanti, Telp. 021-84597670|
Sebaiknya jangan mengambil BS dari Yayasan ini, lihat komentar No.75 sharing dari  Miranda Miravi, dan No. 78 sharing dari *RaTNa*
6.
Tiara Kasih Bunda, komp ruko kemang pratama blok an no 30 bekasi telp. (021) 93726750
mendidik nanny (perawat dan penjaga bayi usia 0-3 thn), governess (perawat dan pendidik anak usia 3-12 thn), baby sitter, suster jompo dan PRT bagi calon majikan di jakarta dan bekasi bisa diantar ke tempat.
7.
Yayasan Mutiara Jaya:
1) Jl.Kebantenan RT.004/004 No.44 (2) Jatiasih, Bekasi Telp 71374212,98525586
2) Jl.Tanah Merdeka II RT.03/06 Ciracas/Kp.Rambutan, T:081389040837
 
 
Depok
1.
Harapan Bunda, Vila Pertiwi Blok H4 No. 10, Depok, cp. Ibu Ati, Telp : 8754494, 8755154
2.
Ibu Kris, Depok Jawa Barat, cp. Ibu Kris, Telp : 7777650
3.
Fitria, Jl. Mekar No. 30 rt 03/010, Depok, cp. Mbak Niken/ Mas Pardi, Telp : 7755475 (Menyalurkan PRT juga) .  Sebaiknya sekarang jangan ambil BS dari Yayasan ini deh, coba saja lihat komentar Maria Lili (komentar No.61)
4.
Suster Endang (Rate 4/1), Jl. Angklung VI No. 153 Depok II Tengah, Jawa Barat, cp. Sr. Endang, Telp : 7701201 (menyalurkan PRT juga).  Uang administrasinya Rp. 700.000,- transport mengantar Rp. 30.000,- Gaji bs pemula Rp. 600.000 dengan uang cuti Rp. 100.000 per 2 hari. Bs nya orang Jawa yang tinggal di Lampung.  Garansi: bisa ganti bs sebanyak 2 x selama 3 bulan.
Hati2 jika mengambil pembantu terutama yang berasal dari Tasik Malaya dari yayasan ini, pengalaman saya dua kali pembantunya kabur tanpa sebab.  dan dua kali pembantu pulang sebelum masa kontrak habis dan  yang terakhir pembantunya suka menguntil barang2 anak saya (nama pembantunya Fifi) dan senang sekali mebentak anak saya. Jika kita tak cocok dengan pembantu yang disalurkan, katanya bisa ganti tapi kenyataan nya tidak pernah ada gantinya (alasannya stok kosong) dan fihak yayasan lebih senang mengembalikan uang sisa kontraknya  
5.
Ibu Hadi, Jl. Kartini No.43 Depok Lama, cp. Ibu Hadi/Mirna, Telp : 7773717, 7760979 (Menyalurkan PRT juga)  
Yayasan ini sangat tidak recomended karena maunya dapat uang admin yang gede tanpa peduli dengan keluhan dari majikan.  Yayasan ini sama sekali tidak tahu tentang kualitas pembantu yang disalurkannya 
(lihat komentar no. 6, 28 dan 53) 
6.
Yayasan Melati, Jl. Raya Sawangan Rt.03/01 No.3, cp. Bpk Suyatno, Telp. 77201106
7.
Mitra Ananda, 8742263, 8750402
8.
Ibu Elizabeth, Depok, cp. Ibu Elizabeth, Telp : 8716678, 0811854205
(Dia sistemnya antar BS sekaligus aku harus bayar adm 450ribu, ongkos 50 ribu untuk ongkos)
9.
LPK Ibunda (Rate 4/2, 1/1), Depok-Sawangan 70151994 (x), 70641434, 08567878621  Cp. Ibu Winarti
Uang kontrak Rp. 600.000,-  bs di kontrak selama 1 th jika dia berhenti mendadak, dia akan mendapat sanksi sebesar 1 bln gaji dan ijazahnya ditahan oleh pihak yayasan.  Jika dia minta berhenti dan kita belum mendapat ganti, BS tidak boleh meninggalkan rumah majikan, sebelum majikan mendapatkan BS yang baru, dan jika BS berhenti, majikan belum dapat yg baru, BS wajib menunggu sampai BS pengganti datang. Ibu yayasan sangat objektif dan peraturan yayasan ketat.  BS nya rata2 mempunyai ijazah BS atau Asiten Perawat  (sharing dari Ibu Dita D. Februman)
Sebaiknya jangan ambil BS dari yayasan Ibunda karena kurang bertanggungjawab dalam menyalurkan BS nya. Suster nya jg katanya kan lulusan asisten perawat tp masa mandiin anak aja gak bisa, padahal anakku dah 1 tahun lho (sharing dari Herninta, lihat kometar no. 60)
10.
Ibu Emah,  Meruyung Depok, Telp. 70538946
Sebaiknya jangan ambil bs dari sini karena Bu Emah itu selalu belaiin bsnya... jd kalo bs nya kerja ngak bgs ato suka ngelawan dia selalu percaya ma omongan bs nya... (sharing dari Ibu Natalya Liauw)
11.
Penyalur PRT Jl. Jeruk III/117 Kel. Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, DEPOK I, 16432, JAWA BARAT. 
Tlp. 021-7776934, atau ke Sisca : 0817 007 0607.  
12.
Ibu Emma dekat Parung Bingung Depok No. Telp. 021-77884646
13.
Yayasan Putri Nanda Jl. Mesjid I No.18 A Rt.02/Rw.12 Keramat Jaya, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji Depok, cp. Sudjianto, Telp. 021-7761765, 085218032566
14.
Mbak Lia  Jl. M. Kafi I, Ciganjur, telp. 78883201
15.
Yayasan Nusa Indah, Jl. Pitara Raya Rt.02/Rw.19 No.58, Pancoran Mas, Depok I (16436). cp. Bu Nur Telpon : 021-7758873 BS bisa diantar sampai ke rumah calon majikan dg mengganti ongkos transportnya.
 
 
(saran: sebaiknya jangan ke No.5, dan 6, tambah satu lagi no. 10 jangan deh.......)
 
 
Bogor
1.
RSB Melania, Bogor Jawa Barat,  cp. Bidan Murni, Telp : 0251-330133
2.
Seruni, Dekat RS Karya Bakti, Bogor, Jawa Barat,  Telp : 0251-352840, 504442
 	  
Tangerang
1.	Harapan Bunda (Rate 2/1), Kompleks Peruri, Ciledug, Tangerang, cp. Ibu Sri, Telp : 7301645
2.	
LPK. Lentera Hati Bunda (Rate 4/1) Ruko CBD Ciledug Blok A3 No.28 depan Borobudur Ciledug, Tangerang. Tel. 33 670 555 / 33 670 666 HP 0818 4040 77 dng Ibu Dewi Email: lenterahatibunda@yahoo.co.id
(Terimakasih buat Ibu Ali Mugna (Sarah Haffi) yang sudah sharing data di list ini)
Admin Rp. 850.000,- Gaji BS nya Rp. 800.000,- s/d 1.500.000,- (sharing dari Nuning Nurdianti)
 
 
Jakarta Barat
1.
BK, Telp : 5417251
2.
Dewi Putri, Cengkareng, cp. Bp. Batubara / Ibu Dewi, Telp : 5413981, 5454638
Administrasi pengambilan sebesar Rp. 600.000 garansi 3 bln boleh ganti 3x, gaji BS untuk Baby Rp. 750.000 (Terimakasih buat Tan Ernie yang sudah menambahkan data ini)
3.
Eldina, Telp : 5856548
4.
Ibu Dewi, Jl. Gelong Baru Selatan III No. 16 Grogol Jakarta Barat, cp. Ibu Dewi, Telp : 5682474
5.
Ibu Elly, cp. Rima/Pur, Telp 08128023122, 5657020, 5642008
6.
Ibu Tyas, cp. Ibu Tyas / Ibu Tini, Telp : 5849795
7.
Ibu Yanti, Grogol, Jakarta Barat, cp : Ibu Yanti, Telp : 5861266
8.
Kasih Lestari, Jl. Kemanggisan Utama VII No. 3, Slipi, Jakarta Barat, cp. Ibu Mince/Ibu Nel, Telp : 5357501
9.
Nanda Asih, Grogol Jakarta Barat, Telp : 5844672
10.
Siwi Asih, Jl. Dr. Susilo 3-B No. 11 Grogol, Belakang Terminal, Depan Gereja Sidang Jemaat, Jakarta Barat, cp. Ibu Maria / Ibu Murni, Telp : 5601721, 5465087
11.
Sr. Sunarti, Jl. Anggrek Neli Murni No. 107-C Kemanggisan, Jakarta Barat, cp. Sunarti, Telp : 5493149, 7416376.
12.
Yayasan Jakarta, Jl. Duri Selatan VIII No. 17 A, Jakarta Barat, 11270. Telp : 021- 6308253 Fax : 021 � 6308677 (Terimakasih buat Sherly Tung yang sudah menambahkan data ini)
13.
Yayasan Mulia Jaya, Jl Kicir 2 No.1 Rt.04 Rw.06 Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Telp. 021-6193022, 5441952
(informasi dari Tan Ernie)
14.	
Yayasan Citra Mandiri  Jl. Anggrek No. 45, RT 02/08, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, cp.Toto, Telp. 085310204370 (Iin).  Jika mengambil BS dari Yayasan ini hendaknya berhati-hati komentar No.64  dari Lisa Huang

15	Yayasan Budi Karya, P. Jayakarta, Jakarta No. Telp. 6396919 (sharing dari Linda Iskandar)
 	  
Jakarta Pusat
1.
Dharma Asih (Rate 1/2) Bunder Raya no. 7A Senen (Dekat Stasiun Senen), Telp : 3912830
(BS-nya kurang bagus semua. 3 kali ganti tidak ada yg benar, ibu yayasannya yg eks BS, aku ga pernah lihat)
2.
Elita Vitita, Telp : 3916566, 3156972, 3909812
3.
Hidup Sehat (Rate 1/1), Jl. Surabaya, Jakarta Pusat, cp. Ibu Ani,  Telp : 3155161
(Yayasan-nya, wah kurang  juga BS-nya, BS yg ditawarkan gemuk,kurang bersih, spt pembantu, keliatan sekali orangnya malas, baru pemula, masa sudah minta gaji 500 ribu, belum cuti lho)
4.
Kasih Abadi, Jl. Lautze No. 74, Telp : 3864093, 3845622
(Yayasannya memang profesional, tapi muahal !, BS nya kurang sopan)
(Kasih Abadi, nggak ada yang bagus semuanya nggak profesional dan ibu yayasannya nggak care, cuma suruh tunggu lah harus ambil senin lah dll ---> Komentar dari Bu Karen Wu)
5.
Klinik Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Telp : 3144347, 5453325
(Klinik Raden Saleh, Menteng, itu terkenal tempat aborsi lho (sudah jadi rahasia umum), biasanya pembantu, psk, takut BS nya sadis)
6.
Marsudisiwi, Menteng, Jakarta Pusat, cp. Ibu Wiji, Telp : 3909128
7.
Mitra Ananda, Menteng, Jakarta Pusat, Telp : 8742263, 8750402
8.
Cinta Keluarga, Setiabudi Barat No.12 Jakarta, Telp. 021-71136677,  0817788115, email: fara@cintakeluarga.com
9.
Yayasan Theresia (1/1), Jl. Letjen Suprapto, Gg. Siaga V RT.005/03 No. 9-10
Kel. Cempaka Baru, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat 10640.  cp. Ny. Menuk Saragih, 
Telp. (021) 4262271, 42888238. Fax. (021) 42888238
(Terimakasih buat Bu Niken yang sudah menambahkan data ini)
Sebaiknya jangan mengambil BS dari yayasan ini lihat komentar no. 72 dari ibu Dina Aryana
10.	
LPK MELATI Gedung Unas Blok c lantai 2 Jalan kalilio no. 17 Senen Jakarta Pusat dgn ibu Sri Ph 4257472 - 70377979.  Pimpinan Heny Hartaty SE,  Email : yys_melati@yahoo.com .
Administrasi pengambilan sebesar Rp. 850.000, Gaji pemula  standard RP 700.000. Gaji pengalaman bervariasi tergantung dari lamanya bekerja dari Rp. 800.000 S/D Rp1,2juta.  Khusus nany yang dapat berbicara bhs inggris Gaji diatas RP 1,2 juta (persediaan terbatas).  Uang cuti RP50.000/hari
Di Yayasan ini kita harus membayar potongan gaji mereka selama setahun, yaitu Rp 1,2 juta kontrak setahun boleh tuker suster berapa kali pun.
 
 
Jakarta Selatan
1.
Abadi, Ciputat, Jakarta Selatan, Telp : 7404460
2.
Yayasan Sekar Tanjung (4/1, 1/1), Jakarta Selatan cp. Bp. Agus, Telp : 7204114, 6313170
(Umumnya BS dari sini lulusan SMP dan memiliki penguasaan bahasa inggris yang cukup bagus, sharing dari Ochie (Rosi) lihat komentar no. 70)
Sebaiknya jangan ambil BS dari sini, ini kutipan sharing dari Bu Imelda :
dulu saya pernah dari Pak Agus, tapi semua baby sitternya kayanya gak bisa ditegur punya..., kemarin pernah saya tegur, itupun karena dia tidak bersih waktu bersihin anak saya sehbs BAB terus langsung ngambek, minta pulang, pdhal br sebln Pak Agusnya kayanya bela-in baby sitternya. Dulu emang perjanjiannya kalau dalam 3 bulan gak ada ganti b.sitter maka tidak usah bayar adm lg utk selanjutnya..., b.sitter yg pertma sdh ampir 6 bln itu pun saya tahan2in aja krn blm dapet ganti, dia sering curi makanan, tp ngak ngaku, padahl saya sdh ksh mereka mkn sama seperti yg saya makan... Tapi kalau ngadu ke Pak Agus kayanya dia gak tanggepin... Dan semua BS dr Pak Agus yg di tmpt sy semuanya main HP.
Komentar dari Ibu Ratih Kampono, komentar no 89 : Admin yayasan ini sombong sekali, buat para mommy's hati2 kalau ambil BS dari sini
3.
Budi Utama, cp. Ibu Lien, Telp : 7394271
4.
Bunda Kasih, Kemang/ Pasar Minggu, Jakarta Selatan, cp : Ibu Yanti / dr. Gunawan, Telp : 7807166
5.
Andhika Putra, Jl. Pinang Emas III No. UU4 Pondok Indah, Jakarta Selatan. Telp : 7512245, 95101991
6.
Emis Leo, Pamulang, Jakarta Selatan, Telp : 7202426
7.
Fantasia, Jl. Gandaria I No. 49 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, cp. Ibu Tina, Telp : 7245927
8.
Ibu Ripka, Jl. Bambu Kuning No. 11 RT 2 RW. 01, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, cp. Ibu Ripka / Bapak Iwan, Telp : 7802723
9.
Kasih Agape, Ciputat, Jakarta Selatan,  cp. Ibu Caroline, Telp : 7440279, 7406694
10.
Kasih Ananda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Telp : 7324438
11.
Kasih Bunda, Jl. Lebak Bulus Raya No. 9 Kampung Kapuk, Jakarta Selatan,  Telp : 7659450
12.
Nusantara, Jl. Pulo Raya III No. 13-A, Jakarta Selatan, cp. Eni / Yulvia, Telp : 7260744
Garansi 1 th boleh ganti 2x, gaji BS balita mahir 4 th Rp. 750.000, mahir 1 th Rp. 1 jt (Terimakasih buat Tan Ernie yang sudah menambahkan data ini)
13.
Pelita Kasih, Jl. Jurangmangu 5 Bintaro Jaya Sektor 5 Menteng Bintaro, Jakarta Selatan, cp. Ibu Fadlila / Ibu Nelly, Telp : 7455757
14.
Putri Pertiwi, Jl. Damai, Petukangan, cp. Ibu Karmila/Ibu Nia, Telp : 7364364
15.
Rahayu, Tebet, Jakarta Selatan,  Telp : 8622249
16.
Ria Asih (Rate 1/1), Jl. Maritim II No. 2, Cilandak Barat / seberang SUBUD, Jakarta Selatan, cp. Bapak Riyanto, Telp : 7691568
17.
Rona, cp. Rona, Telp : 7324438
18.
Samino, Telp : 7190805
19.
Setia Ananda, Pangkalan Jati, Jakarta Selatan,  Telp : 75900503
20.
Siti, Jl. H. Sijan No. 28 Pasar Jumat, Jakarta Selatan, cp. Ibu Siti, Telp. : 9155278 (Menyalurkan PRT juga)
21.
Siwi Asih, Pamulang, Jakarta Selatan,  cp. Ibu Rini, Telp : 74630166
22.
Sr. Kristin, RS YPK, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, cp. Sr. Kristin, Telp : 3909725, 7816240
23.
St. Fr. Asisi, Jl. H. Ramli No. 24, Kompleks Asisi, Menteng Dalam, Jakarta Selatan 12870, cp. Ibu Anton / Ibu Ida,  Telp : 8280642, 8290936 (08.00-13.30)
(Banyak yg bilang bagus, peraturannya ketat & kaku. Harus telp tiap hari, harus ambil sendiri, pilih sendiri, jam-nya tertentu. Penerima telp-nya agak arogan)
24.
Tarsi, Bintaro Jakarta Selatan, Telp : 7356551
25.
Tiara Cipta (Rate 1/1), RS. Fatmawati, Jakarta Selatan,  Telp : 75902862 ( sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing Ibu   Ramona lihat komentar no. 50, )
26.
Titian, Jl. Tebet Timur Dalam 8 X No. 3, Jakarta Selatan, Cp. Ibu Pur, Telp : 8280970
27.
Triwahyu Handayani, Patal Senayan, Jakarta Selatan, cp. Bpk. Darsono, Telp : 5328062
28.
Mekar Sejati, (Rate 4/1), Cilandak KKO, cp. Ibu Astin/Bp. Taufik, 7804067
29.
Anastasia, Jl.Banjar Sari II No.13 Jakarta Selatan. 12430
30.
Kasih Ibu Sejati, Jl. Mampang Prapatan XI, tlp. 794 8818
 
(Saran: sebaiknya jangan ke No. 10, dan 22)
31.
Hiba Agency (cabang),  jl. deplu raya no.28D pondok indah Jakarta Selatan, Telp. 021-9253427
32.
Yayasan Cendana Raya (Ibu Gito) jl. puri mutiara I No.241 Cipete Telp. 7699486, 7693518
 
Uang admin 710 rb + dp gaji pertama 50rb jaminan 3bln 4x ganti
 
(Terimakasih buat Bu Mariasari yang sudah menambahkan data ini)
 
Beberapa tahun lalu saya (Aer/Rohim) mengambil dari Yayasan tapi berhubung uang administrasi lumayan tinggi (dulu masih 600rb), dan ternyata tidak ada yang bertahan lama - walaupun ada garansi, capek juga kalau bolak-balik - akhirnya untuk kali ini kami tidak menghubungi lagi
 	Uang Administrasi Rp. 750.000,- (sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing Ibu Sylvia lihat komentar no. 51)
 	Admin Rp 750rb (informasi dari Linda Iskandar)
33.
Ibu Tini,  (Rate 1/1) Jl. Tebet Dalam IV Gg Keamanan 3 No.37 Tebet. Telp. 8356547
Menyediakan PRT dan BS, untuk PRT via telp gaji ditawarkan 500rb, untuk BS ditawarkan 700rb. Tapi saat saya ke sana, ternyata nego langsung dengan PRT nya
sendiri - tergantung beban pekerjaan juga. Akhirnya gaji yang saya janjikan 600rb.
Garansi 2 bulan - diganti PRT/BS atau uang kembali setengah. O, iya uang administrasi 400rb
(Terimakasih buat Aer/Rohim http://aer-reborn.blogspot.com yang sudah sharing data di list ini)
Sebaiknya jangan mengambil BS dari sini (lihat komentar no. 76 dari  Rini Astuti)
34.
Yayasan Citra Kartini, Jl. Kucica XVI-Jf 18 No.17 Sektor 9 Bintaro Jaya.  Telp. 021-7454040, 98265640, 98265650, 7459980.  Website: http://www.citrakartini.com/ .  Email: info@citrakartini.com
35.	Al Ishlah Telp.021-70734912, 7417779 Pamulang.  Cp. Ibu Nani
36.	Yayasan Vidi (Rate 1/1), di lebak bulus (di ruko dekat pemadam kebakaran lebak bulus-sebrangnya terminal) Telp:98076088, 081310753172 (sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing ibu Sylvia lihat komentar no. 66)
37	 Yayasan Permata Cipta (Rate 1/1), di Jl. H. Nawi II (masuk dari Jl. Fatmawati tepat didepan ITC Fatmawati...) Telp. 98172798 (sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing ibu Martha Maulidia lihat komentar no. 65)
38	LPK Kharlina Jasa, Jalan Raya Kebagusan NO. 69B Jati Padang, Pasar Minggu. Telp 98130974, 91477123. 
Uang adminnya 500rb, 4 bln 3 x ganti
 	  
Jakarta Timur
1.
Bidan Fatimah, Jl. Sunan Demak No. 5 Rawamangun / Blkg Apotik Sehat Al Azhar, Jakarta Timur, Telp : 4754176
2.
Citra Bunda, Jl. Boulevard Barat, Kompleks Plaza Pacific Blok B1 No. 11 Kelapa Gading Jakarta Timur, Telp : 45842218-9
3.
Grahita, Cipondoh, Jakarta Timur,  cp. Ibu Lie, Telp : 5547677
4.
Ibu Sovia, Telp : 4521241
5.
Ibu Yulli, Jl. Pelepah Indah II Blok LB No. 23 Kelapa Gading, Jakarta Timur, Telp : 4500857
6.
Libra, Cawang, Jakarta Timur, Telp : 8569155
7.
More Fransisca (Rate 4/2), Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 9-10, Lantai 3 Blok 66, Perumahan Klender, Jakarta Timur, cp. Ibu Anna, Telp : 8618205
8.
Mutiara Ibu, Pasar Rebo, Jakarta Timur, cp. Ibu Susi / Ibu Liana, Telp : 8408650
9.
Sofia, Rawamangun, Jakarta Timur, cp. Ibu Sofia, Telp : 4521241
10.
Suster Leony, RS. Mitra Keluarga Jatinegara, Jakarta Timur, cp. Sr. Leony, Telp : 2800888
11.
Suster Tatang (Rate 1/2), Jl Slamet Riyadi I No 5, Matraman Jakarta Timur telp. 8580226 - 021 70515458 roro_prod@yahoo.co.id (Roro Rahmawati)
(sebaiknya jangan ambil BS dari sini, sharing dari Sindhi Tirta komentar No. 26 dan Fransiska Sally komentar No.68)
12.
Triana, Jl. Cempaka Putih Jakarta Timur, cp. Sr. Tien / Yanti / Susie, Telp : 4200429, 420868
13.
Dharma Karya Abadi (Rate 4/1), Telp. 4202857
14.
Suster Nunuk (Rate 4/1), Jl. Jatinegara Kaum no 41 RT 004/03 - Jakarta Timur,  cp. Ibu Tuti, 4711733, 4704152
15.
Hiba Agency (pusat), jl. raya bogor km 20 no.36 pasar hek kramat jati, Jakarta Timur, Telp : 9177945, 9210576 (Rate 4/1)
16.
Yayasan Triananda, Cempaka Putih, cp. Ibu Tuti Telp. 021-4249030 (Rate 4/1) uang admin Rp. 600.000,- bs pemula gajinya Rp. 600.000,-
17.	Cahaya Governess (Islamic Nanny) Kota Wisata Cibubur Telp. 021-7900900 HP.081317126169
18.	Yayasan Borobudur, Cibubur  Telp.021-87920652
19.	Yayasan Cinta Ananda, Kelapa Gading, Jakarta Timur. Telp. 021-4504146
BS nya banyak untuk TKW tapi juga menyediakan untuk kerja lokal.  Banyak menyediakan infal (yang dikasih BS2 yang tunggu tanggal berangkat TKW). Cukup OK kwalitas BS nya (Sharing dari Riana) x20
20	Yayasan Tiara Bungur, No. Telp. 021-4200636 (informasi dari Linda Iskandar)
 
 
Jakarta Utara
1.
LPK Citra Bunda, Jl. Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara,  cp. Indri / Yanti / Nia, Telp : 45842218 - 9, 45846039
(Mahal sekali administrasinya, & gaji BS-nya)
2.
LPK Setia, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Telp : 4502256
3.
Sr. Sari Dewi, Kelapa Gading, Jakarta Utara, cp. Sr. Sari Dewi, Telp : 4527919
4.	Yayasan Kasih Abadi, Jl.sumagung III, Blok G 3 , No.1, Kelapa Gading, Jakarta Utara.  Telp. 021-4524174
(Jangan sekali-kali ngambil BS dari sini deh, suster nya asal semua... aku ganti ampe 3 kali...infal... pertama org sakit....gak kuat lemes...ganti ke 2...kerjanya minta ampun....aku lg hamil anak 2 ...eh dia mandiin gak becus...anak ku main dia nyantai duduk di sofa... ampe pembantu ku yg bantu asuh... anak ku belum tidur...dia tidur duluan... ternyata, bu....dia bekas pegawai jaga toko kue...gila gak..???  jadi dia bukan suster.... ganti yg ke tiga..bukannya kerja urus anak ku...malah sibuk gosip...aku ngobrol ama suster lama ku...padahal dia udah tidur...eh ikutan nimbrung... anak ku main....bukannya ditemenin, gak konsen urus anakku...jadi aku bingung...ini suster apa bukan..??   Yayasan ini hanya mau cari duit buat infal aja... Sharing dari Bu Betty Halim (hayley1812).  Terimakasih atas sharingnya semoga informasinya bermanfaat buat ibu2 lainnya).
 
 
Jawa
1.
Bina Karier (x)/ Bhakti Siwi, Jogjakarta, cp. Ibu Wanti (x)/ Ibu Asmoro, Yani, Telp : 0274-382321, 0274-382321 (10.00-14.00)
2.
Bina Sejahtera, Jogjakarta, cp. Ibu Sri Rasyidi / Ibu Noni, Telp : 0274-585314, 413347
3.
Budi Asih, Jogjakarta, cp. Bpk. Budi, Telp : 0274-372681
4.
Dharma Bakti, Jl. Pramuka No. 89, Purwokerto, cp. Bpk. Koen, Telp. 0281-639466
5.
Djiwowaskito, Kantor Pusat, Jl. Perintis Kemerdekaan NO. 213, Karang Pucung Rw 01 No. 14-15, Purwokerto, cp. Ibu Ari / Ibu Ati, Telp : 0281-32920, 38620
6.
Ibu Ninda, Jogjakarta, cp. Ibu Ninda / Bpk. Aryo, Telp : 0274-523332
(hati2 dengan yayasan yg dikelolah oleh ibu ninda yogyakarta saya ditipu habis2an, sharing pengalaman ini  dari amlan maladi diterima tanggal 28 Desember 2010 15:09)
7.
Kusuma Mandiraja, Jawa Tengah, Telp : 0286-92636
8.
Puspa Rini, Kutoarjo, Jawa Tengah, cp. Bpk. Totok, Bpk. Marwoto, Telp: 0275-322780, 0275-22780
 
uang admin 250 rb, travel ke Jakarta 250 rb, BS baru lulus 550 rb, uang cuti 50 rb untuk 2 hari. (terimakasih buat Bu Anastasia yang sudah menambahkan data ini)
9.
Tunas Mulya, Jogjakarta, Telp : 0274-797175, Ibu Maya
10.
Abdi Nusantara (Rate4/1), Magelang, Jawa Timur, cp. Bpk. Parman, Telp : 0293-335246, 0293-5554611
B. Adm = 400 rb. Gj = 700 rb (pengalaman 3 th). Cuti = 10% gaji per 2 hari. Ongkos travel = 200 rb (Sharing dari Bu Murniaty)
11.
Bina Asih, Magelang, Jawa Timur, cp. Ibu Istiqomah / Ibu Ati, Telp : 0293-782665, 782435, 0293-86865, 0293-86035
12.
Bpk. Effendi, Jl. Manukan Adi XII A/7 Surabaya, Jawa Timur, cp. Bpk. Effendi, Telp : 031-7412161
13.
Ibu Sunarti (Rate 4/4), Ponorogo, Jawa Timur, cp. Ibu Sunarti, Telp : 0352-484387
14.
Karang Menjangan, Karang Menjangan, Surabaya, Jawa Timur, Telp. 031-5016884
15.
Ngagel, Jl. Raya Ngagel Gg. Upah Jiwa No.4A, Surabaya, Jawa Timur, Telp : 031-5660877
16.
Ridho, Jl. Sumatera No. 4 Ponorogo, Jawa Timur, cp. Ibu Siti / Ibu Ning / Ibu Yanti, Telp : 0352-481522
17.
RS. Millenia, Karang Menjangan 112 Surabaya, Jawa Timur, Telp : 031-5032854, 031-5016884
18.
Nur Kunifah, cempolreji IV No.31 Semarang, Telp.024-70320028, 081542518883
19.
Kartini, Jl. Ciliwung 86 Surabaya. Telp.031-5632180
20.
LKK, Jl. Johar Surabaya, Telp. 031-3538757, 3570929
21.
Suster Berlin, Bandung, Telp. 022-2041720
22.
Ayah Bunda, Bandung, cp. Ibu Roro Rahmawati Telp. 08151641634 (kiriman roro rahmawati <roro_prod@yahoo.co.id>
23.
Puspa Rini, Purworejo, Telp. 0275-22780
24.
LPK HARAPAN IBU, Ds. Karangasem RT 03 ; RW 02, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang (Belakang Balai Desa Karangasem), Sebelah Timur Kantor Polisi Petarukan, Jawa Tengah. 
Telp. : 0888 260 3150 / 0817 959 3069. CP. : Ibu Tuti Rahayu.
BS bisa diantar sampai ke rumah calon majikan, biaya transport ditanggung calon majikan.
25.
Daarut Tauhid, Bandung Telp.022-2021902
26.	Yayasan Bunda Kasih, Jl. Hayam Wuruk No. 8 Temanggung, Telpon: 0293-5509577
 	  
 
 
Kalimantan
1.
Ibu Titi, di Jl. Gunung Polisi, - balikpapan hp : 08115402271
(gaji bs nya 750-850, uang administrasi 750 rb, tapi susternya asal, minta gaji gede tapi kerjanya gak profesional, mulutnya mulut pembantu, gosip aja...)
 
 
Bogor
1.
Yayasan Purnama Jaya, Muara Cibeureum-Bogor, Telp. 0251-380367
 
 
Unknown
1.
Bhakti Indonesia, Telp : 9134993, 0818113162
2.
Immanuel, Telp : 9249884
 
 
 
 
KOMENTAR (COMMENT), SHARE PENGALAMAN:
1.
Mon, 9 Jul 2007 07:11:37 -0700

Dear Anita,
Saya mau share pengalaman saya mengambil pembantu di Yayasan Hiba Profesional telpon 98219941&9177929, di list anda ada yg namanya Hiba Agency no telponnya hampir mirip saya tidak tau itu agency yang sama atau bukan,website: http://www.babysitterprofesional.com. Yayasan meyakinkan saya karena ada memakai ikatan kontrak kerja dan masa garansi selama 1 tahun, biaya adm Rp 500.000. Mereka juga mengatakan BS di sana sudah sekolah khusus BS selama 1 thn&berpengalaman mengurus anak.Ternyata semua yang di dalam kontrak itu bohong semua. BS yang saya ambil berasal dari jawa barat, baru kerja 2 minggu sudah minta pulang, alasannya dari hiba agency menjanjikan pekerjaan sebagai perawat di rumah sakit bukan sebagai BS, dia kerja di tempat saya cuma sementara buat praktek pra-kerja. Terus terang kondisi dia itu sama sekali tidak memenuhi syarat sebagai BS, hari pertama kerja baru kecium ternyata dia ada bau badan, rambut juga berkutu. Semua urusan yg berhubungan dengan anak dia tidak bisa kerjakan. Padahal anak saya umurnya 2 tahun, harusnya urusannya cuma memandikan,suapin makan,bikin susu dan temenin main doang. Itu semua dikerjakan dengan tidak becus, bahkan sudah diajarin, di hari berikutnya masih tidak bisa. Kalau mau dibilang pembantu saya masih jauh lebih baik dari dia.Waktu minta pengganti dari agency, mereka hanya menjawab "Tidak ada orang". Sudah 1 bulan saya masih tidak punya pengganti. Hati-hati dengan yayasan ini, karena brosur-nya benar-benar seperti yayasan profesional,padahal semuanya bohong. Semoga pengalaman saya bisa berguna.

Regards,
Yani

Komentar:
Terimakasih atas sharingnya yang amat berguna.
Salam,
Anita
 
2.
Dear Anita,
(Terimakasih buat Ibu Theresia Linda Setyanugraha yang telah mengirimkan pengalamannya)

Aku sedang cari baby sitter, karena baby sitterku (ada 2) yang satu (Dewi, Pemalang) bapaknya meninggal, dia pulang kampung seminggu. Kemudian minta pulang lagi untuk 40 hari-an, janji 4 hari seminggu belum balik, aku coba telp ke kampung minta 1 minggu lagi. Setelah 1 minggu, ga balik-balik, sudah ditelponin bolak balik, akhirnya dia ga mau terima telpon juga ga balik lagi. Sedangkan BS yg satu lagi (Supiah, Lampung) maksa mau ambil cuti bulanannya, cuti 2 hari akhirnya mulur jadi 1 minggu dengan alasan kerabat (Kakeknya) meninggal. Ceritanya panjang deh, pokoknya belum setahun kerja cutinya sudah berkali2, lama pula 7-10 hari. Ke 2 BS itu aku ambil dari Yayasan Karunia Bunda, Telp 4514023, 70750092, Ibu Anna/ Yeni, janji mau kasih ganti tapi banyak sekali alasannya hingga sudah mau sebulan masih belum ada ganti juga, belum lagi setiap kali kita tanyain, suaranya sudah mulai judes, aku ini udah kaya pengemis, begging BS ke dia. Yg pasti kesal banget, maksud hati pakai 2 BS supaya bisa kerja dengan tenang, eh, malah ga bisa kerja sama sekali.

Yayasan lain, rekomendasi dari teman sedang kosong, jadi aku coba searching dapat list ini, aku juga udah coba telponin banyak yayasan di list ini ternyata banyak yang sudah berubah. Jadi aku mau kasih masukkan aja, semoga bisa membantu.

Terus terang, yayasan baby sitter kebanyakan komersil, walaupun memang tidak semua begitu. Biasanya bila sudah terima uang adm dari kita bila ada masalah suka angkat tangan, atau mereka memberi alasan sedang kosong.  Setiap tahun uang thr, bonus abis hanya untuk bayar gaji & thr para BS & pembantu mudik, belum infal & adm lagi karena setelah lebaran ga balik lagi, walau di depan kita bilang balik. Oleh karena itu, saya ingatkan para wanita, harus lebih hati-hati & kritis dalam mengambil pembantu atau Baby sitter di yayasan.  Kalau diperhatikan trend-nya sekarang baby sitter lebih suka keluarga yg suami istri kerja, tinggal anaknya aja di rumah sehingga mereka lebih santai, bebas. Juga ada yg sukanya dapat keluarga kaya raya, yg ibu-nya ga ngerti apa-apa soal urus anak, setiap tahun jalan-jalan ke luar negri ikut.  Tapi memang tidak semua begitu.

Begitulah keluh kesahku.

Rgds,
Linda
 
Komentar:
Sayapun pernah mengalami hal seperti Ibu Linda ini, anda tidak sendirian, memang yayasan baby sitter kebanyakan komersil, walaupun memang tidak semua begitu.  Biasanya bila sudah terima uang adm dari kita bila ada masalah suka angkat tangan, atau mereka memberi alasan sedang kosong.  Kalau kita enggak cocok sama Baby Sitter nya, fihak yayasan sering janji mau kasih ganti tapi banyak sekali alasannya hingga sudah mau sebulan masih belum ada ganti juga, belum lagi setiap kali kita tanyain, suaranya sudah mulai judes, kita seolah-olah seperti pengemis itulah yang saya alami dengan Yayasan Budi Siwi Pamulang dan Yayasan Agape Ciputat, Yayasan Ibu Hadi Depok, dan Yayasan Melati Depok.
Salam,
Anita
 
3.
Dear Anita,
(Terimakasih buat Ibu Elmira Pirianti yang telah mengirimkan pengalamannya, saya terima 3 April 2007)

Saya ingin sedikit curhat dan menambahkan comment untuk list yayasan baby sitter yang ada.  
Yaitu untuk Yayasan Bina Karier, Jogjakarta 0274-382321.  Saya pernah mengambil baby sitter di yayasan ini dan saat ini namanya sudah bukan Bina Karier tapi Bhakti Siwi, dan pemilik yayasannya adalah Ibu Asmoro yang dioperasikan beserta anaknya Yani. Nomor telponnya sama.

Ibu yayasannya tidak mau memperhatikan masukkan yang kita sampaikan tentang si anak, tapi cenderung mengikuti saja yang disampaikan oleh susternya. Babysitter yang dikirimkan kepada kami bernama Pardjiem lahir 20 Februari 1976.

Padahal waktu pertama memesan sudah kami katakan bahwa kami tidak ingin babysitter yang sudah berumur, karena ditakutkan sudah membawa dari yogya ke jakarta hanya sebentar kemudian akan menikah. Tetapi malah yang dikirimkan babysitter dengan usia 31 tahun. 

Pada saat konfirmasi ternyata beliau tidak melakukan pengecekan dengan KTP si suster tersebut.  Yang lebih ajaib lagi babysitter bernama pardjiem ini sangat berani dalam menjawab permintaan tolong yang kita ajukan padanya dengan mata yang melotot dan wajah yang sangat angkuh seolah-olah tidak mau di"perintah" sama sekali karena dia sudah mengerti apa yang harus dilakukan yang pada kenyataannya itu hanya omongan kosong.

Komplain juga diajukan olehnya karena kondisi dirumah kami yang meletakkan lokasi jemuran dilantai 2 sehingga iya harus naik turun.  Padahal yang kita instruksikan padanya adalah seharusnya sudah menjadi pekerjaan baby sitter tanpa harus dikomando.

Tetapi belakangan kita ketahui bahwa dibalik kata-katanya yang selalu mengatakan bahwa dirinya sudah berpengalaman dan pintar ternyata sangat berkebalikan dan licik.  Karena dia bisa memutar balikkan kondisi yang terjadi di rumah kami kepada ibu yayasannya. 

Suster penggantinya pun sangat lama dan cenderung tidak ada.  Saya tidak ingin pengalaman ini dialami oleh ibu-ibu lain.  Jika pun terpaksa mengambil di yayasan ini jangan sampai mengambil babysitter yang bernama Pardjiem.

Hanya 6 hari ia berada dirumah kami sudah bagaikan neraka.  Terima kasih atas waktu, perhatian dan kesempatan yang diberikan.


Best Regards, 
-Elmira Pirianti-
 
Komentar:
Sayapun pernah mengalami hal seperti Ibu Mira ini, setelah saya tanyakan ke baby sitternya ternyata dia adalah pembantu yang diberi baju baby sitter oleh yayasan penyalurnya.  Entah mengapa umumnya baby sitter yang disalurkan oleh yayasan yang ada tidak memiliki ijazah lulus ujian P&K sehingga posisi konsumen benar2 lemah dalam hal ini.  Semoga fihak aparat terkait seperti DEPNAKER atau Yayasan Konsumen atau Yayasan Perlindungan Anak2 memperhatikan hal seperti ini karena sudah banyak ibu2 terutama yang bekerja diluar rumah yang menjadi korban akibat malpraktek seperti ini, dan ujung2nya tentu saja korbannya adalah anak2 balita nya.
 
4.
Mbak Anita,
(Terimakasih buat Ruth Amalia yang telah mengirimkan pengalamannya, saya terima 3 April 2007)
 
Saya ingin menyampaikan pengalaman saya mengambil BS di Yayasan Asisi.  Secara Manajemen Yayasan memang saya mengacungi jempol utk Yayasan Asisi utk Materi Pengajaran dan Tata Tertib, tetapi tetap saja dari sisi kepribadian BS nya tdk menjamin dan sangat tergantung pribadi masing - masing.
Saya pernah mengambil BS bernama Wartini (Tini).  Saya sdh mewawancarainya panjang lebar termasuk soal apakah dia sayang anak atau tidak.  Hari pertama dia bekerja saya sdh cukup terganggu dgn fisiknya yg sangat bau.  (Baby Sitter gitu lho)  Lalu pd saat pertama kali memandikan anak saya yg waktu itu berumur +1 tahun, dia terlihat sgt tdk terampil dan tdk disabuni.  Saya sempat tanya kenapa dia tdk menyabuni anak saya, apakah diajarkan demikian olh yayasan (krn saya tau ada tipe orang yg tdk mau menggunakan sabun).  Dan ketidakterampilannya itu membuat saya heran apalagi dia sdh berpengalaman sbg BS selama 1 tahun.
Blm sampai 1 minggu dia minta balik ke Yayasan dgn alasan kesepian.  Memang di rumah saya tdk ada PRT, tetapi dia tdk pernah saya suruh mengerjakan tugas RT.  Dan anak saya itu tipenya lincah dan rame banget.  So kalau dia memang sayang anak, saya yakin dia tdk akan merasa kesepian.
 Tdk sampai 1 minggu, dia saya kembalikan ke Asisi.  Tetapi karena regulasi di Asisi selama masa percobaan tdk ada penggantian BS, maka saya tdk mendapatkan penggantinya dan saya tdk ambil yg baru dari Asisi.
 
Intinya sebagus - bagusnya Yayasan tetap saja tdk ada jaminan utk kualitas dan kepribadian manusianya.
 
Demikian sharing saya.  Terima kasih.
Regards,
Amalia
 
Komentar:
Sebenarnya antara Yayasan dan BS nya ada keterkaitan erat sekali, karena setiap bulan BS kan dipotong uang administrasi oleh yayasan penyalurnya.  Uang ini gunanya buat biaya konsultasi BS kepada fihak yayasan atau untuk uang menginap dan makan kalau bs ybs cuti ke yayasan dsb.  Nah jika melihat kasus Ibu Amalia, saya berpendapat begini, coba beri kesempatan BS tersebut untuk konsul dulu ke yayasan dan mengenai penyakit BB nya coba beri obat BB yang murah ada koq, saya juga dulu pernah punya bs yang mempunyai masalah dengan bau badannya nya.  Mengenai jika dirumah tidak ada prt (walaupun bs tidak pernah diberi tugas prt) memang agak berat, biasanya bs bekerja bersama dengan prt karena biar bagaimana rumah kan harus ada yang membersihkan yang mana hal ini tidak termasuk tugas seorang bs dan juga untuk makan bs nya kan perlu ada yang memasak.
Memang ada balita yang tidak boleh diberi sabun mandi biasa, contohnya anak saya, dia harus selalu diberi sabun mandi cair khusus untuk kulit sebab kalau tidak maka badan balita tersebut akan muncul biang keringat.
Yang tau kualitas atau kepribadian seorang BS adalah fihak yayasan, karena mereka punya record setiap BS nya, nah tinggal kita menjelaskan ke fihak yayasan kita mempunyai sifat bagaimana dan apa kebiasaan kita dan anak kita, nah nanti fihak Yayasan akan mencarikan BS yang cocok dengan kondisi kita.
Memang ada tenggang waktu penyesuaian antara BS dengan kita sebagai konsumen, sebab BS yang secanggih apapun tidak bisa cocok untuk semua kondisi rumahtangga, BS A cocok untuk rumahtangga A tapi belum tentu cocok untuk rumahtangga B.  Nah itu tadi makanya diperlukan waktu penyesuaian.
Sebaiknya, agar kita tak begitu berharap banyak kepada seorang BS dikarenakan sudah membayar gajinya yang cukup besar, ambillah BS pemula saja yang gajinya hanya Rp. 50.000 lebih banyak dari seorang PRT mahir sehingga walaupun kerjanya tak sesuai dengan keinginan kita maka kita akan memakluminya dan akan dengan sabar mengajarinya.

Terimakasih atas sharingnya.

Salam, 
Anita
 
5.
Dear Anita,
Saya mau share ttg BS saya. Saya Dewi dari Kalimantan. Saya ambil dari Yayasan di Surabaya. BS nya kerjanya bagus, tp saya ga tahan dgn suaminya yang suka nelpon (pernah telp kerumah jam 23.30). Saya yang angkat telp, ga sopan. Skg kontrak belum selesai (5 bulan), dia minta berhenti secara mendadak. Dgn alasan diminta suami berhenti. (Jgn mau BS yang sudah berkeluarga. REPOT)......Dalam waktu 2 minggu saya harus cari BS pengganti. Saya telp yayasan, yayasan kasih saya harga sangat mahal dan datangnya juga diundur oleh pihak yayasan. Skg dalam waktu 3 hari sebelum BS lama plg kampung, anak saya (bayi 8 bulan) harus beradaptasi dg BS baru hanya dalam waktu 3 hari???????????? Pusing saya, gara2 waktu pengiriman BS selalu diundur.

Thanks buat waktunya, begini pengalaman saya ttg BS saya.
BS bagus, suami yang neror...........

Rgds,
Dewi
 
Komentar:
Terimakasih buat Dewi di Kalimantan buat sharingnya, saya terima tanggal 4 April 2007.
Saya belum punya pengalaman memakai Babysitter yang sudah menikah.  Tapi saya punya pengalaman memakai PRT (pembantu rumahtangga) yang telah menikah, memang cukup merepotkan.  Yah.... kita maklumlah siapa sih suami yang kuat ditinggal isteri lebih dari tiga hari hehehehe jarang deh yang kuat.  Dan jika sudah punya anak, juga amat merepotkan karena BS atau PRT akan selalu teringat pada anaknya dan biasanya mereka tak bisa tahan lama bekerja.  Dan satu lagi yang merepotkan jika BS atau PRT punya pacar, wah....... bawaannnya biasanya mereka ingin cuti terus dan konsentrasi ke pekerjaan juga terganggu karena sering ditelpon atau menelpon, juga merepotkan.  Jadi saran saya memang pakailah BS atau PRT yang belum menikah dan lebih baik lagi kalau belum punya pacar
 
6.
Dear Anita, 
 
Terima kasih ya untuk list Yayasan BS-nya.  Selama ini saya mencari suster lewat iklan di tabloid Nova. 
Saya boleh update list-nya ya..
 
Setelah berusaha selama 9 tahun, akhirnya saya bisa hamil lewat program bayi tabung.  Sekarang anak saya sudah berusia 2 tahun.  Dalam jangka waktu 2 tahun itu saya 2 kali punya BS.  Sekarang saya sedang memakai jasa BS yang ke-3.
Waktu anak saya 2 bulan, saya berburu BS di Yayasan Bu Hadi di Jalan Kartini, Depok.  Sesuai dengan yang disampaikan di list-nya Anita, menurut saya Yysn itu sudah komersial dan sembarangan.  Waktu kita telepon menanyakan apakah ada BS yang sudah pengalaman lebih dari 5 tahun untuk bayi, mereka bilang ada, tapi waktu kita datang kesana.. ya ampun..., mungkin ada sekitar 10 BS disuruh keluar semua, terus saya disuruh bertanya langsung ke mereka, sedangkan petugasnya (seperti customer service) kemudian dengan cueknya sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri.  Yang membuat saya kecewa adalah BS yang dikeluarkan adalah BS yang diluar permintaan saya semua ada yang baru lulus, ada yang masih muda banget, ada yang ngelamun, ada yang cuek..wah pokoknya kecewa banget deh dengan cara mereka melayani customer..bisa kita perkirakan kan bagaimana nantinya cara mereka menangani complaint.?
 
Akhirnya saya datang ke Yayasan Al Azhar Choir wah disini Yysn. nya kecil dan sederhana, tapi mereka melayani kita dengan baik.  Dari Yayasan ini saya dapat BS yang pengalaman 7 tahun untuk bayi.  BS saya ini memang hanya lulusan SMP, tapi dia sangat cerdas, sopan, bersih, rapi nyaris perfect deh. Selain dia hobi membaca, dia juga mudah bergaul.  Kita  saling belajar banyak.Sayang dia hanya bisa bekerja dengan saya kurang lebih 1,5 tahun.  Selesai lebaran dia dilarang suaminya kembali kerja di Jakarta.  Sampai sekarang kita masih saling kontak lewat SMS.
 
Nah BS kedua saya ambil dari Yayasan Bu Ribka di Pejaten (ada juga di list-nya Anita).  Kualitas BS yang saya ambil masih dibawah BS saya yang pertama, tapi standar gaji dari Yysn-nya tinggi banget. BS dan Yysn. bilang ke kita kalau BS akan menikah 1,5 tahun lagi.  Ternyata baru 5 bulan BS-nya pamit mau menikah, tapi dia nawar supaya masih bisa kerja di tempat saya.  Saya kecewa sekali, karena pada saat saya mau memulai program bayi tabung anak kedua, dia merubah perjanjian dengan se-enaknya.  Akhirnya saya ultimatum.. kalau mau menikah silakan saja, kita tidak menghalangi, tapi berarti tidak bisa bekerja lagi dengan kita karena saya harus berhemat cuti.  Waktu kita lapor ke Yysn. minta BS pengganti katanya ada.. tapi waktu kita konfirmasi untuk melihat orangnya, ternyata BS itu sudah ditawarkan ke orang lain, dan kita dikasih satu orang BS yang tidak sesuai dengan kriteria kita.   Akhirnya kita berburu BS melalui list-nya Anita sambil menunggu siapa tau ada BS yang cocok dari Yysn. Bu Ribka.  Waktu kita tanya lagi, ternyata kita dianggap sudah melebih kontrak 6 bulan, jadi kita dikenakan biaya pengambilan BS baru lagi. jelas kita marah.  Selain BS mereka baru bekerja dengan kita selama 5 bulan, mereka juga mengulur waktu supaya BS pengganti ada setelah jangka waktu 6 bulan.  Saya jadi berpikiran bahwa Yysn. itu lebih mementingkan uang daripada service. lebih penting dapat uang pengambilan dari customer baru, daripada bertanggung jawab pada customer lama yang telah dirugikan oleh BS Yysn.-nya.  Meskipun akhirnya Bu Ribka minta maaf, tapi kita sudah terlanjur punya pengalaman yang tidak menyenangkan dari Yysn. itu.
 
Saat ini saya menggunakan 2 BS untuk membiasakan anak saya dari BS yang lama ke BS yang baru.  Saya ambil BS yang baru dari Yysn. di Ciganjur..Mudah-mudahan cocok.  Nanti saya update datanya Anita lagi.
 
Sekali lagi, terima kasih ya, Anita. 
 
Dewi Mitasari 
 
Komentar:
Terimakasih buat Dewi Mitasari atas sharingnya yang saya terima tanggal 2 Mei 2007.
Saya punya pengalaman yang persis sama dengan Dewi terhadap Yayasan Ibu Hadi Depok, maka bagi teman2 hati2lah kalau mengambil baby sitter atau pembantu dari yayasan ini.  Yang paling menyebalkan dari yayasn ini adalah adanya keinginan dari fihak yayasan untuk meminta gaji diatas yang diminta oleh bs atau pembantu ybs (benar2 aneh deh) dan ini terjadi di hadapan kita.  Jadi fihak yayasan tersebut cenderung ingin meminta gaji bs atau pembantunya lebih besar dari seharusnya, dengan kata lain besaran gaji yang dimintakan tidak berdasarkan pengalaman atau keahlian bs atau pembantu ybs.
 
7.
Info dari Rini Cendika, 11 Juli 2007

Saya pernah pakai Yayasan Teratai (ex depok, sekarang di cibubur jl mesjid bulak telp. 683 21099). waktu anak pertama, babysitter saya bertahan sampai 7 bulan (akhirnya dia minta berhenti). bagus babysitternya, santun, saya dulu percaya. tapi begitu anak kedua, saya pake yayasan tsb, pengurusnya ganti dan enggak berpendidikan gitu kayaknya (bisa marah2 balik, dan tutup telpon dari saya). kacau deh pokoknya. Sampai suami saya yang ngomong sama dia, baru dia nurut, dan bersedia mengembalikan uang administrasi.
BS yang bagus tersebut namanya Warni umurnya mungkin sekarang 19 th, dari Purworejo nomor hp-nya 0813 835 74180.
 
Komentar:
Terimakasihas info nya semoga bermanfaat bagi ibu2 yang sedang mencari bs.
 
8.
Yayasan Kasih Bunda illegal & bermasalah !!!! ( berkedok Toko Service AC & barang2 electronic lainnya )

Dear all,
 
Saya hanya ingin sharing disini peristiwa yg kurang mengenakan disini supaya para netters yg lain tidak mengalami masalah yg saya alami.
 
Tgl 14 sept 2006, saya mengambil baby sitter balita (anak saya umur 1,7 thn ) a/n Nur & pengelola yayasan tsb bernama Chairina / wanita ( Jl. Lebak Bulus Raya no 9, RT 08 / RW 02 Jaksel 12440 ) Telp. 7659450 / 75911576 ) dg ADM 400ribu & gaji suster awalnya 700.000 lalu setelah dinegosiasikan 3 bln pertama 600ribu ( excl cuti 30ribu / hari & seragam 80ribu / 3 bln ) dg perjanjian lebaran tidak pulang.
 
Awalnya saya percaya bhw baby sitter tsb mempunyai ketrampilan sesuai dg pekerjaannya. Sambil berjalannya waktu ternyata Nur tidak mempunyai kemampuan sbg baby sitter & sangat lambat sehingga terpaksa saya mencari pembantu untuk membantu pekerjaan babysitter ( spt, masak, beresin kamar mandi & tidur anak, beresin bekas makanan anak ) & fisiknya sakit2an (batuk terus2an ) entah bener / enggak karena saya melihat ada yg ganjil dari sakitnya tsb spt kesannya dibuat2.
 
Rumah saya cuma 112m2 & mempunyai pembantu 2 & 1 baby sitter, praktisnya ke 2 pembantu saya pun membantu pekerjaan nur. Saya sudah mulai curiga ada kerjasama dg yayasan ketika nur mengadu tidak diberi makan oleh pembantu saya & melapor ke yayasan tsb sehingga yayasan tsb menegur dg kata2 yg tajam & disuruh balikin orangnya serta ADM dikembalikan padahal setiap hari pembantu saya selalu masak yg sama baik utk majikan / pembantu / suster, bahkan hampir setiap sabtu & minggu suster & pembantu selalu saya belikan makanan dari luar supaya tidak bosan, itu belum termasuk dalam sehari-harinya sering dibelikan jajanan spt bakso, siomay, kue, soto, dll.  
 
Sebenarnya saya rada aneh juga ada yayasan dg gampangnya balikin ADM, tapi setelah saya hitung2 lagi hasil inval akan jauh lebih besar dari uang ADM & gaji biasa.  ketika saya tegur pembantu utk mengkonfirmasikan ke yayasan & langsung bicara dg nur juga disitu nur bilang bhw ternyata dia tidak pernah bicara spt itu ke yayasan, bahkan setelah kita tegaskan dg nur, dikatakan bhw nur mau ditarik jadi suster inval & sms2 an dg yayasan terus.
 
Karena saya enggak mau balikin dulu menunggu setelah lebaran lewat, maka nur mulai berulah dg sakit2an ( batuk2, muntah tp ludah ) selain pekerjaan dibantu 2 pembantu kebetulan 1 pembantu bisa masak, anak saya ga kerawat sampai di anusnya ( maaf ) ada keluar jamur seperti kutil/daging tumbuh sekitar 7 biji, anak saya cuma dikasih makan nasi putih, mencret2 karena peralatan makan enggak bersih cuci & sterilnya, seharian pernah enggak dikasih makan cuma muffin secuil sdgkan susu pun enggak ditambahin, buah pun harus diingetin, cara nyuapin anak pun dicekokin, badan anak saya bilur2 spt bekas cubitan, anak saya terlihat trauma & tidak mau makan dg nur shg istri saya harus yg nyuapin, dll
 
Istri saya bawa nur ke dokter & diagnosa dokter, bukan penyakit tp GIZI BURUK!! saya udah kasih obat dari resep dokter tp ternyata emang sengaja dia enggak mau makan cuma sedikit banget segitu pun pembantu saya udah bikinin bubur buat dia, terlalu manja & dibuat2!! sampe pernah saya ancam nur waktu makan di restauran kalo enggak dihabisin saya denda eh ternyata habis tuh 1 piring !!!
 
Emang penampilannya sudah persis kayak mayat hidup, saya jadi bingung aja dg yayasan tsb krn setelah dicek yayasan tsb enggak ada ijinnya & suster pun enggak ada sertifikatnya, alasannya ada di kampung, baru saya ketahui bhw sebelumnya dia kerja sbg pembantu di Bona & pondok indah ( bener / boong pun juga enggak tau ) tapi krn ngurus anak umur +/- 4 - 5 thn makanya berani claim baby sitter.
 
Tgl 27 okt 2006, baby sitter kabur dg mencuri beberapa pakaian anak & istri saya lalu saya komplen keras ke yayasan, tau apa jawabannya ? "kan saya udah bilang bu kalau enggak cocok dibalikin aja" wkt itu... tapi krn istri saya dengar tau mrk sekongkol maka istri saya tahan sampe setelah lebaran, saya ancam dia kalo rnggak hari ini enggak diganti orangnya saya akan urus ini ke polisi sbg yayasan ilegal & baby sitter palsu krn membuat kerugian terutama dg anak saya...tdnya dia blg enggak ada tapi setelah dengar ancaman saya baru dia bilang ada penggantinya jam 4 sore, sktr 1/2 5 sore istri saya bel balik untuk tanya orangnya ternyata beda lagi jawabannya untuk membiaskan masalah yg sebenarnya dg bilang " gaji nur koq belum dibayar..." saya bilang gimana saya mau bayar orangnya juga kabur enggak jelas dg beberapa masalah serius yg bisa saya tuntut selain itu 2 minggu setelah masuk udah ribut mau pulang dg macam2 alasan yg ternyata mau diinfal yayasan, bagaimana mungkin saya bayar dulu gajinya sebelum jelas status penggantian... apakah ada jaminan saya bayar gajinya akan diganti org oleh yayasan?? saya pernah punya baby sitter sampai dibikinin rekening bank tapi tetap saja mentalnya rusak. waktu kerjapun relatif singkat, bagaimana mungkin disebut gaji enggak dibayar apalagi kalau kita sudah lihat i'tikad buruk dari pekerja & yayasan yg busuk... bahkan suami dari chairina tsb, memaki2 saya dg kata2 yg tidak pantas & mengundang saya datang ke tempatnya, emang dipikirnya saya goblok mau urusan dg cara preman seperti itu....saya akan usut & tuntut yayasan ini secara hukum krn yayasan ini enggak punya ijin & sebenarnya toko service electronik.
 
Saya pikir kita sbg konsumen juga perlu waspada dg yayasan busuk seperti ini, dimana gaji sudah dibayar pun tetap saja susah minta gantinya malahan kita dobel rugi,  selain sudah baayr ADM & tidak ada penggantian ditambah suster pun kabur / pulang seeenak jidat dg macam2 alasan yg dibuat bahkan bisa didukunng oleh yayasan untuk tambah duit ADM dari beberapa konsumennya.
 
1 hal yg saya perhatikan adalah suster / pembantu punya hp tidak akan membuat kerjaan jadi tambah bener tapi kasih peluang utk berbuat enggak bener termasuk dg yayasannya meskipun aturan yayasan dikatakan majikan boleh melarang pekerjanya menggunakan hp tapi pada prakteknya aturan tsb enggak bener2 dijalankan.
 
Demikian sharing saya semoga bermanfaat utk netters yg lain.
 
Regards,
Roy
 
Komentar:
Terimakasih buat Bapak Roy atas sharingnya yang saya terima tanggal 19 Juli 2007.

Sayapun pernah mengalami hal serupa dengan pengalaman Bapak, memang sedih sekali karena anak saya pun punya bilur2 di tubuhnya sehingga sempat trauma jika lihat suster dengan seragam putihnya.

Sayapun pernah punya suster yang tidak bisa apa2pun.
Memang susah juga karena kebanyakan yayasan babysitter tidak mau memperlihatkan ijazah anak asuhannya dengan berbagai alasan.  Bahkan kebanyakan memang para bs tersebut belum pernah ikut ujian negara babysitter.

Jadi menurut saya sebaiknya jika ada apa2 cepat komunikasikan dengan yang empunya Yayasan, agara anak asuhannya dinasehati dan jangan lupa juga minta nasehat pada mereka bagaimana cara kita buat menghadapi babysitter asuhan yayasan tersebut.

Setelah berganti-ganti babysitter dengan berbagai yayasan, setelah 4 tahun barulah saya mendapat babysitter yang baik (inipun tidak punya sertifikat babysitter lho, hanya saja dia luluasan SMP)
 
9.
Fri, 3 Aug 2007 01:26:07 -0700

Dear Anita,
 
aku mau ikut menanggapi cerita pak roy tentang BS yg diambil nya dari Yayasan Kasih Bunda, lebak bulus. Tahun kemarin mungkin sekitar akhir januari 2006 aku juga pernah ambil BS dr yayasan tersebut, yg pertama namanya Sri, begitu sampai di rumah ternyata ga bisa kerja bahkan cuci botolpun ga bisa (cairan mama lime ditaruh dlm botol trs disikat tanpa diberi air lg, gmn mau bersih?) terus pel lantai pakai molto (ktnya kl pake cairan utk pel ga wangi) & jam 7 malam sudah masuk kamar ga keluar lg (ternyata sdh tidur), kalo dipanggil/bicara sll teriak2 spt org tdk py behavior. Setelah kutanya lbh lanjut ternyata sebelumnya dia bekerja sebagai penjaga toko pakaian di mangga dua, pantes aja kl bicara ga bisa halus krn disana mungkin sdh biasa berteriak2. Setelah 2 hari kulihat dia ga mampu untuk mengikuti aturan & cara kerjaku akhirnya kukembalikan & kebetulan saat itu ada 1 BS disana yg kemudian kuambil utk menggantikan sri tersebut. Begitu sampai yayasan dia nyelonong aja keluar dr mobilku tanpa bicara sepatah ktpun yg kmdn meghilang masuk ke dalam rumah!
 
Nah BS pengganti ini namanya Mey kl ga salah asal purwokerto, sebenernya lumayan ok walaupun anaknya pendiam & cenderung lamban, semua barang (baby toffel, lemari pakaian, meja susu, boks dll) sll dibersihkan dg teliti. Memang suka melakukan sesuatu yg kadang2 bikin aku kesal juga, contohnya waktu dia pilek & kusuruh pakai masker krn takut menular ke anakku eh susahnya minta ampun sampe aku mesti bicara berkali2.  Yg terjadi kemudian aku punya pembantu baru yg sptnya mrk ber2 mmg ga begitu cocok (sampai tidur terpisah), & setauku jg mantan majikan mey yg lama msh suka mencari dia. Akhirnya sekitar bulan agustus 2006 dia pamit cuti 1 hari ktnya mau ke tempat kerja kakaknya, tentu sj kuijinkan krn dia mmg tdk pernah ambil cutinya. Eh ternyata ditunggu sampai 5 hari dia ga balik lg, call aku ktnya ibunya dikampung melahirkan lg & dia mesti bantu urus adiknya. Awalnya aku percaya saja tp ternyata stl dia kembali call aku via hp aku baru sadar ternyata dia bohong, msh ada di jakarta & mungkin sdh balik ke mantan majikannya. Dia minta gajinya ditransfer via BCA & bener2 bikin aku marah krn waktu itu sdh dekat puasa & lebaran yg tentu sj susah banget utk kembali cari BS yg mau kerja.
 
Akhirnya aku call ke ibu yayasan (ibu chairina & cerita ttg kejadian tsb) &  dia ga bisa kasih ganti krn mmg ga ada orang. Aku bilang ga mau tahu krn ini adalah tanggung jawab dia sbg pemilik yayasan. Akhirnya dia bilang kalo uang administrasi sebesar 400rb aku boleh ambil dr gaji milik BS tersebut & sisa gaji+cuti aku serahkan pihak yayasan biar mereka selesaikan sendiri krn aku sdh tdk mau ikut campur lg. Sampai saat ini aku masih suka berpikir siapa sebenarnya diantara 2 orang ini yg ga bener, karena bagaimanapun aku adalah orang yg paling dirugikan atas masalah ini.
 
Sekarang ini aku sudah memiliki BS lagi yg kuambil dari yayasan lain, tapi ternyata ga lbh baik dari yg lain. Sudah sejak lama akan kukembalikan tp yayasan sll mengatakan blm ada pengganti & aku disuruh tunggu setelah lebaran & kebetulan di rumahku saat ini jg blm ada pembantu lg stl yg lama pulang kampung krn ibunya jatuh & mengalami stroke. Pusing deccchhhhhh..........
2 bulan stl aku ambil BS baru ( 8 nov 2006 ) aku sdh melihat gelagat dia kerja ga bagus, selain pelupa banget jg bau badan & mulutnya minta ampun, beberapa kali minta ganti sll tidak ada, pernah aku mau diberi BS pengganti yg sdh penglm 5 th tp sdh 2 th tidak kerja krn plg kampung & tentu saja aku g Mu krn sama saja spt ajarin BS baru  & 1 lg BS yg tdk sesuai dg kriteriaku, habis itu tidak pernah ada BS pengganti yg akhirnya ibu yayasan blg akan diganti stl hbs lebaran krn ktnya akan byk pilihan.
Bayangkan saja untuk semua jadwal yg sdh aku kasi ke BS tsb spt cuci steamer+rak makan anakku++ganti sprei 1x semingg, ganti handuk mandi 2hr 1x, beres2 kamar  & mainan anak sampai hal2 kecil lainnya sll LUPA!!!!!! Selain itu pembohong & suka ngebantah apa yg kukatakan, aku tdk pernah menuduh kl tdk ada bukti pastinya. Jendela kamar anakku kotor bgt (sptnya dah sebln lbh ga pernha dibersihkan) tp masih ngotot kl dia lap setiap hari sampai lama akhirnya dia ngaku kl tangannya ga sampai ke atas, stl kutanya lg knp yg lain bisa bersih ktnya pakai bangku, wkt kuty lg knp utk jendela yg kotor ini ga sampai, ktnya kl bersihkan jendela ini pake bangku pendek! Sampai emosi jiwa aku dibuatnya dg kebohongan & jawaban yg berbelit2 yg akhrinya  stl kudesak ngaku juga. Contoh lain lh adl wkt aku bw mobil & dia duduk ber2 anakku disebelahku, bisa2nya dia tidur & kejadian ini sering bgt sampe kmr aku dah ga sabar lg & kutepuk bahunya sampai dia kaget & kubilang "hei, jangan tidur kalo jaga anak" eh dia lgs jawab ENGGGAAAAKKKK.......... pokoknya aku dah ga percaya bgt ama BS 1 ini! Semua pekerjaan yg ga beres selalu dijawab dg SUDAAHHHH atau ENGGAAAAKKKK, itulah BS ku yg bernama UMI, asal cilacap!
 
Kalo anita tanya kenapa aku masih mempertahankan BS ku ini jawabannya adalah krn terpaksa & kesal dg ibu yayasan! Terakhir kali aku sdh tdk tahan lagi krn kerja yg ga becus & jawaban yg plintat plintut asal buka mulut saja, kutelp yayasan & blg akan kukembalikan hari itu dg kutahan uang sebesar 400rb (adm) dr gaji BS sbg jaminan bahwa yayasan akan memberikan aku BS pengganti stl lebaran nanti & kutanya kenapa waktu BS cuti 2 hr utk mengikuti ujian ibu yayasan tdk memberi peringatan ttg cara kerja BS & suruh kerja lbh baik slm dirumahku eh dia malah marah2 ktnya tersinggung knp aku menuduh dia tdk bicara dg BS, pdhl BS ku sdr yg bilang kl ibu yayasan tdk bicara apa2. Stl itu ketahuan bhw BS ku bohong dia asal jawab saja, gmn aku tidak marah??? Habis itu mengenai uang sebesar 400rb yg akan kutahan si ibu yayasan itu juga marah2 ktnya dg teriak2 kl aku tdk percaya dg dia, kalo aku mau pake BS dr yayasan dia dg gratis krn aku sdh lama pakai ( pdhl dah bbrp kl akan kukembalikan tp sll tidak ada stock kan) & dia bilang kalo uang sebesar itu kecil artinya buat dia. Wah aku lgs emosi jg & jawab uang itu lbh kecil lg artinya buat aku & aku tdk mau makan uang BS tsb krn akan kukembalikan stl aku dpt penggantinya. Eh akhirnya dia bilang terserah aku & bilang aku disuruh tanggung jawab sgr dg yg diatas, hbs itu telp ditutup! Coba apa maksudnya orang tersebut......
Habis itu aku lgs berubah pikiran kalo aku akan tetap mempekerjakan BS tsb sampai lebaran krn kupikir selain susah cr BS menjelang puasa & lebaran ini, aku jg ga mau rugi dg yayasan yg seenaknya ini!
Tapi sebenarnya aku ga tahan juga dg kelakukan BS ku ini yg kulihat mkn hari spt makin bodoh saja yg sll membuat aku naik darah. O ya aku lupa ada kebohongan dr pihak yayasan juga yg mengatakan bahwa BS ku ini mempunyai pengalaman 2 th & stl ku cek dg BS tsb ternyata dia hanya mempunyai pengalaman kerja kurang dr 1 th ( ktnya disrh yayasan berbohong), waktu kutanyakan ke pihak yayasan mrk ngotot mengatakan BS itu sdh kerja 2 than, pastinya 1th 8 bln yg bisa dianggap 2 th, licik sekali kan ???
 
Setelah anakku 2 th ini aku sudah mengalami ganti BS sebanyak 6x belum termasuk pembantu yg juga sll dapat yg payah banget (seminggu kerj minta plg krn takut anjing, ada yg mantan sales kosmetik yg biasa keliling kampung yg akhirnya dirmhku kerjanya cm bengong2 sj, ada yg 1 bln kerja blender & majic jar ku hancur dijatuhkan dr meja dll). Pokoknya hidupku saat ini ga jauh2 dengan yg namanya masalah ttg pembantu & BS yg sll bikin aku kesal. Semoga ga banyak yg mengalami seperti aku ini ya???
 
Sori yah kalo panjang banget ceritaku ..........
 
Regards,
Lenny Christiana
Komentar:
Terimakasih buat Ibu Lenny atas sharingnya yang saya terima tanggal 3 Agustus 2007.
 
10.
Anita,
23 Mei 07 saya mengambil BS dari Citra Mandiri bernama Rondiyah (19 th, katanya) untuk menggantikan BS sebelumnya karena ikut bertransmigrasi dengan suaminya.

Rondiyah sempat ditraining olh BS sblmnya selama 4 hari.  30 Mei 07 saya mengembalikan Rondiyah karena Steven (1th 8 bln), anak saya sangat tidak mau dengan dia.  Anak saya marah - marah jika bersama dengannya.

Pengganti Rondiyah adl Erni (17 tahunan, katanya).  Sdh berpengalaman 3 bln (katanya), tetapi kinerja nya sangat buruk; lambat, tdk bs mengupas buah & sayur, suka bengong, disuruh A tapi yang dikerjakan B, tdk tahu tata krama dan sopan - santun, sangat cuek dengan keadaan rumah, dll belum lg ditambah dgn bau mulut dan
bau badannya.

Saya tdk ingin buru - buru utk mengganti dia.  Saya nasihati dia, saya berikan BB Harum Sari dan pasta gigi.  2 minggu kemudian, dia saya nasihati lg utk merubah sikap dan meningkatkan kinerja nya.  Saya melihat ada perubahan sedikit sehingga saya mau memberi kesempatan padanya.

Sabtu dini hari kemarin tiba - tiba anak saya muntah2.  Saya langsung tanya ke si BS makanan apa saja yang dimakan anak saya tsb.  Akhirnya dia mengaku bahwa pd hari itu anak saya diberikan krupuk / kripik dari tetangga dan diberikan kue milik si BS pribadi yg dibeli di pinggir jln.  Setelah saya ajak bicara, saya mengambil kesimpulan bahwa dia tdk peduli akan makanan / benda apa yg masuk ke dalam mulut anak.  Sampai saya bilang,"kamu diajarin apa aja si di yayasan?"

Td pg br saya mengetahui bahwa dia baru berumur 16 th bln Juni kemarin.  Berarti waktu saya mengambil dia, dia berumur 15 th.  Saya marah ke dia krn saya merasa dibohongi.  Kalau dr awal saya  tahu bahwa dia berumur 15 th, saya tdk akan ambil dia.  Kalaupun saya ambil, saya akan sadar resiko bahwa dia tdk akan becus bekerja, lebih - lebih mengurus anak.  Dia jg bilang kalau Citra Mandiri lah yg menyuruh dia mengaku berumur 17 th.

Saya lgs complain ke Citra Mandiri, tetapi pihak Citra Mandiri masih berusaha menyangkal kebohongan mereka dengan mengatakan bahwa mereka tidak tau berapa sebenarnya usia si BS itu.  Dan menurut mereka adl legal utk mempekerjakan anak usia 15 th.

Citra Mandiri menawarkan saya utk mengganti BS, tetapi saya bilang bahwa saya sdh tdk percaya dgn mereka.

So, para orang tua harap berhati - hati dengan Citra Mandiri ataupun yayasan lainnya.  Pastikan identitas orang yg akan kita pekerjakan.

Salam,
Amalia

Komentar:
Terimakasih Amalia atas sharingnya yang saya terima tanggal 1 Juli 2007.
 
11.
Anita,
Saya mau sharing ttg BS yang punya sertifikat dan lulus ujian Negara. Ternyata hal itu tdk menjamin juga, seperti BS saya sekarang. Memang kalo ada saya dan suami terlihat sabar (kt berdua kerja kantor), tapi ternyata setelah cross check ke pembantu saya dan juga adik ipar yang sempat nginep 2 mingguan di rumah saya, ternyata dia itu gak sabaran, apalagi kalo anak saya (umur 3th) sudah muntah (anak saya memang gampang muntah)..pasti kasar dan suka membentak2 anak saya...
BS saya dari Yayasan Kasih Ibu Sejati, Jl. Mampang Prapatan XI, tlp. 794 8818.
 
Dari segi professional juga kurang, sering lalai memberi jus buah, padahal ada di jadwal makan dan minum, tdk bisa membujuk atau bermain dgn anak, kalau anak habis main di luar harus diingetin utk bantuin anak cuci kaki, ganti baju dll, harus diingetin mencuci alat steril, inisiatif kurang, malah pernah anak saya pulang dari bermain hanya ditemani  pembantu dalam keadaan kotor sementara dia enak2 masih main badminton dgn pembantu tetangga bener2 gak professional.
 
Padahal pengakuan dia, dia sama2 punya anak perempuan juga yang seumuran dgn anak saya di kampungnya dan udah berpengalaman jadi BS. Menurut cerita dia dulu bos nya ada yang org korea lah, ada yang tajir banget lah dll..makanya waktu awal dia minta gaji 900 rb karena gaji terakhir dia segitu yang untungnya tdk saya kabulkan. (secara ternyata kualitasnya begitu saja.)
Paling sisi baik dari dia, waktu pembantu cuti 3 hari dia tanpa diminta mau menyapu, masak dan mencucikan baju saya+suami kalau BS -BS yang sebelumnya tdk ada yang inisiatif dan sy jg tdk pernah meminta BS mengerjakan kerjaan rumah
Kesimpulan saya, ternyata izasah juga tidak menjamin, padahal sdh bayar mahal.
 
Dari pengalaman, menurut saya memang kalo utk mengasuh anak yang penting BS tsb hrs punya sifat dasar senang sama anak2 dan sabar, dan akhlaknya baik, soal ketrampilan bisa kita ajari. Tapi yah justeru itu, nyari yang seperti itu susahnya bukan main.
Pengasuh anak saya yang sebelumnya justeru bener2 kaya baby sitter professional yang saya bayangkan, sopan, sabar, senang main sama anak, badan anak saya gemuk sehat (indikasi ngasih makannya bener), anak saya ceria dan sayang sama mbaknya, padahal dia cuma PRT dan cuma lulus SD. Dia mengasuh anak kakak saya selama hampir 4 th, dan anak saya selama 1 thn. Sayang bln februari kemaren dia hrs menikah dan karena suaminya cukup berada, tdk di izinkan suami utk kerja lagi.
 
Malahan pengalaman saya sudah pernah pake jasa 3 BS yang pernah mengasuh anak saya, tiga-tiganya tdk memuaskan, rata2 mereka gak sabaran, pengennya kerjaannya cepat selesai dan cenderung galak sama anak.
 
Becky - Jakpus

Komentar:
Terimakasih Becky atas sharingnya yang saya terima tanggal 2 Agustus 2007.
Aih jadi sedih juga, bs yang pakai atau yang tidak pakai ijazah koq enggak ada bedanya.
 
12.
Dear All,
Saya punya pengalaman dengan baby sitter, namanya LATIFAH asal dari Temanggung, umur 18 tahun.  Hari senin tgl 23 April 2007 saya berhentikan Latihah, karena karena perbuatan dia diantaranya :
-kalo tidak mau tidur dipukul pantatnya, tangannya,sampe nangis, sampai suara serak supaya anak saya cape nangis dan ketiduran. Sedangkan dia sendiri asyik nonton TV atau tidur.
-kalo makan nya susah pipinya ditabok.
-dibentak-bentak.
-ditaroh di box sendirian sampai nangis-nangis, sedangkan latifah nonton tv sambil ketawa-ketawa.
Dan masih banyak lagi kejadian yg kalo saya ingat itu hati saya miris sekali sehari-hari saya bekerja, jadi kalo saya dikantor dia Lakukan semua itu.
Waktu saya berhentikan, dia MENGAKU kalo telah berbuat kasar sama Anak saya.
saat itu juga saya kembalikan ke: Yayasan Anastasia, Jl.Banjar Sari II No.13 Jakarta Selatan. 12430 Padahal kalo didepan saya kelakukan dia baek sekali, saya benar-benar tidak menyangka dia akan melakukan semua Itu, saya begitu percaya dengan dia. 
Untuk semua mom's biar anak saya SAJA yg jadi korban. tidak anak anda. Penjahat itu mungkin masih di yayasan anastasia atau mungkin dia sudah dikeluarkan dan pindah ke yayasan laen.
Aware ya!! jangan sampai penjahat ini ada di rumah anda. dan untuk baby sitter anda di rumah awasi juga. kalo perlu pasang camera untuk bukti seperti yang saya lakukan.

Yung Sien
Ini picnya:|

 
Komentar:
Terimakasih Yung Sien atas sharingnya.
Yung Sien kamu enggak sendirian, sebab saja saya pernah dapat 2 x bs seperti kamu, sampai2 anak saya sempat trauma dan sering menjerit2 seorang diri dan takut jika lihat orang pakai baju putih-putih.  Namun ya apa daya saya bekerja darii pagi sampai sore,  jadi ya..... enggak boleh kapok ngambil bs, iya kan.
 
13.
Mbak Anita,

Terima kasih buat listnya ya. Saya menggunakan list dari mbak, untuk mencari baby sitter untuk anak ke 2 saya. Saya ambil dari Yayasan Kasih Bunda, dan kebetulan sih yang saya dapat orangnya bagus. Namanya Fitri (lengkapnya kalau tidak salah Walfitriyah). Orangnya bagus sekali kerjanya. Detail, bersih dan sabar. Ngerti kalau anak saya mau tidur, agar diputarkan lagu2 klasik yang menenangkan. Yang jadi masalah adalah suaminya. Suaminya bekerja di Pluit dan mereka punya rumah di Pluit juga. Jadi dia pakai jatah cutinya yang 2 hari sebulan untuk bertemu suaminya. Hanya saja 2 kali cuti, pasti dia lewat dari janjinya, dan tidak bisa dihubungi karena dia tidak punya HP (katanya sih dilarang sama suaminya untuk punya HP). Suaminya sering sekali menelepon dan memaksa untuk ambil cuti. Yang terakhir kalinya adalah dia minta berhenti karena ternyata dia hamil. Saya bilang: ok, tapi tunggu sampai saya dapat pengganti agar dia bisa mengajari penggantinya.

Ternyata seharian itu suaminya bolak-balik telpon ke rumah saya, memaksa agar dia pulang hari itu juga.

Hari itu juga saya sebenarnya dapat BS pengganti (tapi bukan dari yayasan Kasih Bunda, karena ibu Chairina itu claim bahwa dia tidak punya pengganti, padahal saya sudah minta dari dia jauh sebelum si Fitri ini mengajukan permohonan berhenti, karena walaupun kerjanya bagus, saya tidak sreg punya BS yang bersuami).  Malamnya saya pulang kantor, suaminya telepon lagi, dan langsung saya angkat, di percakapan telepon itu dia mengaku bahwa Fitri harus pulang hari itu juga, karena adiknya mau menikah. (Fitrinya sebelumnya tidak pernah bilang ke saya kalau adiknya mau menikah, alasannya karena tidak enak dengan saya, karena selama ini saya sudah baik padanya). Saya minta tolong pada suaminya agar Fitri diijinkan untuk stay 1 hari lagi untuk mengajari BS baru, karena besoknya (hari Jumat) itu masih hari kerja, saya tidak bisa cuti mendadak seperti itu. Apalagi setelah saya confirm ke Fitri, adiknya menikah hari Senin, jadi sebenarnya masih ada waktu. Tapi suaminya itu memaksa dan cenderung mengancam, bicaranya sudah semakin kasar. Saya dan suami akhirnya berdebat mulut dengan suaminya itu. 

Akhirnya malam itu juga Fitri pulang ke Pluit (sekitar jam 9.30 malam) dari rumah saya di daerah Cinere. 

Yang membuat saya cukup surprised, ternyata si Fitri punya list dari mbak Anita ini, dan bilang ke saya agar mencari BS pengganti dari list ini. Jadi sepertinya Yayasan Kasih Bunda ini menampung BS-BS yang mencari pekerjaan. Itu sebabnya dia juga tidak ada pertanggungjawabannya, dan tentunya belum tentu punya stock BS kalau ada masalah yang mendadak. 

BS pengganti nya Fitri, cukup bagus, walaupun tidak sedetail Fitri, tapi orangnya sabar. Dia saya ambil dari Yayasan Ibu Emah di daerah Meruyung (telponnya 70538946). Yayasan ini cukup bagus, karena dia tidak pasang papan nama dengan alasan untuk mencegah datangnya BS-BS yang mencari pekerjaan ke yayasannya. Dia hanya mengambil BS dari sebuah yayasan di Jawa Tengah. Nama BS saya sekarang Alfi. Masalahnya adalah sekarang dia mulai berpacaran dengan orang yang sepertinya tidak benar. Setelah dia mulai berpacaran, tiba2 gembok rumah saya hilang, dan kata tetangga, malam itu rumah saya sedang diintai oleh 2 orang. Jadi sekarang saya melarang dia untuk bertemu pacarnya itu selain hari Sabtu dan Minggu. Saya juga
pasang hidden camera di rumah, untuk mengawasi dia.

Semoga update saya ini bisa bermanfaat ya mbak Thanks.
      
Regards,
Dewi

Komentar:
Terimakasih Dewi atas sharingnya yang saya terima tanggal 2 Agustus 2007.
Sharing kamu amat bermanfaat sekali.
Saya juga senang kalau list yayasan bs yang ada di web saya dapat bermanfaat buat ibu dan buat siapa saja termasuk bs ibu yang bernama Fitri .
 
14.
Tue, 7 August 2007 10:02:37 
 
Saya mau share pengalaman dengan Yayasan Baby Sitter di Surabaya. Pengelolah bernama Bu Lukman, wakilnya Bu Siti. Alamat di Jalan Kupang Praupan II / 7, Surabaya.
 
Pada bulan 10 Juli 2007 saya menelpon ke yayasan tsb untuk minta info ttg harga dll. 
Bu Lukman bilang kalau: 1) Uang adm sebesar Rp 250.000 (sekali bayar, tdk bisa kembali) 
                                              2) Ada 3 tarif di sana: Rp 500.000 -->semi, hanya pengalaman training di yayasan 
                                                                                     Rp 600.000 -->balita, pengalaman kerja min 1 tahun
                                                                                     Rp 800.000 -->baby, pengalaman kerja min 1 tahun
 
Hari itu juga saya ke sana, dan saya mencoba yang "SEMI" bernama Marna, asal Mataram, Lombok. Setelah saya pakai, ternyata dia agak bodoh. Setelah seminggu tidak ada kemajuan, saya kembalikan ke yayasan dan minta tukar dengan yang "BALITA" bernama Murni. Murni hanya kerja di tempat saya 3 hari, dia minta dipulangkan dengan alasan tidak cocok dengan pembantu dan babysitter saya yg lain (anak kedua saya masih 7 bulan dan ada babysitter sendiri).
 
Saat saya telpon ke sana dan minta tukar, dia bilang belum ada yang ready. Besok saja. Hati saya tidak enak, kemudian saya mendadak ke sana dengan alasan kalau si Murni minta segera dipulangkan, dan sampai di sana ternyata ada 4 SEMI. Saya memilih Nuryah, tapi Bu Lukman terus membujuk saya untuk menunda sampai 2 hari lagi dengan alasan si Nuryah masih capek karena baru datang dari Mataram. Tapi Nuryah bilang kalau dia baik2 saja dan mau lgs ikut saya. Saat saya tanya pengalaman kerja, Bu Lukman bilang sudah pengalaman kerja 2 thn dan ttg gaji, 3 bulan gaji bayar lgs ke Bu Lukman. Jadi Nuryah tdk dpt gaji selama 3 bulan. "Tapi susternya jangan diberitau ya non" katanya (saat itu saya gak nangkap maksudnya).
 
Keesokan harinya saat anak saya selesai makan malam, saya suruh Nuryah untuk bersihkan badan anak saya. Badan anak saya hanya dilap pakai lap kotor di samping wastafel. Tentu saja saya marah. Saya tanya ke dia, "Biasanya kamu kalau bersihkan/lap badan anak pakai apa?" Dia bingung dan akhirnya jawab "tidak tahu".  Saya tambah curiga, jangan2 dia itu pembantu yg disuruh ngaku babysitter. Saya telpon Bu Lukman, dan complain ke dia. Dia bilang, "Ya diajari lho Non, kan dia gak tau kalau lap badan anak harus pakai handuk." Terus saya bilang, "Sebenarnya dia itu babysitter atau pembantu sih? Dan kalau sdh pengalaman kan sudah pasti tau!". Bu Lukman bilang "KAN KAMU SUDAH SAYA BERITAHU, JANGAN AMBIL HARI ITU, KAN BELUM SAYA AJARI. KALAU SUDAH BEGINI YA KAMU URUS SENDIRI, TAU!!!" Kurang ajar sekali jawabannya. Terus saya jwb, kalau begini caranya, saya akan cabut referensi saya ke saudara sepupu saya yg mau ngambil babysitter di Bu Lukman. Nadanya lsg halus, minta maaf segala.    
 
Besoknya, sepupu saya telpon, bilang kalau Bu Lukman cerita habis dimaki-maki saya.  Saya tertawa dan cerita yg sebenarya ke dia. Akhirnya dia memutuskan untuk tdk jadi ngambil babysitter di sana soalnya ngeri juga melihat yayasan kok bisa memutarbalikkan cerita.
 
Besoknya, saya iseng tanya ke Nuryah, "Kok kamu bisa hutang begitu banyak ke yayasan sampai rela gak gajian 3 bulan?" Nuryah bingung, dia bilang kalau saat dibawa dari desanya kesepakannya bukan spt itu. Bahkan dia sempat mengira saya bohong. Dia lgs telpon ke yayasan dan yayasannya blg "Kamu gak ngerti, pokoknya stl 1 bulan, kamu alasan sakit atau apa, minta dipulangkan ke sini." (dia cerita ke pembantu saya).  Kontan saya marahdan saya peringati dia kalau belangnya sudah ketahuan. Besok paginya, Bu Lukman telpon saya sambil ngancam katanya si Nuryah SMS yayasan kalau mau kabur. Bu Lukman bilang kalau saya nyiksa babysitter tsb, gak pernah ngasih makan, dll. Jadi dia minta Nuryah hrs segera diantar kembali. Dan mengenai uang saya TIDAK BISA kembali dan dia TDK MAU mengganti walaupun garansi masih berlaku. Saya jadi bertanya-tanya, ini yayasan atau bukan sih???? Kok bisa ya?????
 
Semoga pengalaman saya berguna.
 
Regards,
Hanny

Komentar:
Terimakasih Hanny atas sharingnya yang saya terima tanggal 7 Agustus 2007.
Ternyata uang adm di daerah Surabaya jauh lebuh murah dariada di Jakarta, hanya saja tarif buat bs nya nih yang lebih tinggi dari di Jakarta, sebab kalau di Jakarta bs yang baru lulus training gajinya Rp.450.000 di luar uang cuti.
Pengalaman kamu dengan bs dan pengelola yayasan itu cukup menyedihkan, tapi ya gitu deh kenyataannya enggak sedikit bs dan pengelola yayasan yang begitu, karena saya juga pernah mengalaminya.
 
15.
Fri, 10 Aug 2007 22:22:37 -0700

Bu anita saya melihat blog anda ,dan kebetulan istri dan saya pun tengah mengalami hal yg sama walaupun kasus yg kami miliki tdk seperti cerita2 yg ada di Testi anda.

Saya dan istri sudah mengganti 3 kali Bs padahal anak pertama kami baru saja berumur 7 bln.

Yang pertama suster kami ambil dari Yayasan Kasih Abadi di jalan LaoTze bernama Sri berumur ( menurut pengakuannya  50 THN ) kerja si bagus TAPIIII dia ketahuan MEROKOK??? lsg saya ganti dengan suster kedua dari yayasan yg sama Nama MARWATI umur 21 kerja bagus rapi tapi, tidak sabar dan gampang marah, suatu kali ditegur oleh istri saya dan lsg hari itu juga minta dipulangkan kembali ke yayasan dengan alasan ibunya sakit, tapi ternyata setelah didesak oleh saya dan istri mengaku tidak terima ditegur, ketiga  nama AYU, umur 20 orangnya malaaaasss sekali apa2 harus disuruh walaupun kalo ditegur menerima  tetap saja kalo dipanggil harus teriak2 ( berhubung kamarnya ada di lantai 3 ) kerjanya tiap hari tidur dan ber sms kata pembantu saya.

Belum lama ini bertengkar hebat dgn pembantu saya  disebabkan krn pembantu saya di foto olehnya menggunakan hp berkamera dalam keadaan bugil ( dikarenakan sirik krn pembantu yg difoto mempunyai hp berkamera sdgkan dia tidak ) lalu orgnya sama sekali tidak sopan sedikit pun kalo mau saya bahas banyak sekali. Dan apabila kami menyuruhnya pasti dia akan menyuruh pembantu mengerjakannya , mungkin dia menganggap dirinya lebih tinggi dr pembantu, padahal gaji yg diminta jg tidak sedikit 950 rb belum termasuk cuti dll, jd dia menganggap kalo dia adalah majikan dari pembantu. Suster ini saya ambil dari penyalur bernama ibu Sri Yayasan Harapan Bunda di ciledug saya lihat bu Anita pun punya alamatnya.

Yang ingin saya sampaikan disini adalah karena istri dan saya ingin mengganti lagi suster tersebut, dapatkah bu Anita merekomendasikan yayasan mana yg memiliki suster yg bisa dipertanggung jawabkan dalam arti yg BSnya benar2 profesional dalam bekerja.

Saya disini bersama istri mengharapkan bu Anita yg saya lihat lebih berpengalaman dapat memberikan saya beberapa nama yayasan yg BSnya bonafit dan benar benar bisa dipertanggung jawabkan.

Sebelumnya saya ucapkan TERIMA KASIH
David Wisarta
 
Komentar:
Terimakasih Pak David atas sharingnya yang saya terima tanggal 10 Agustus 2007.
Saya ikut prihatin dengan apa yang Bapak sekeluarga alami dalam menghadapi bs tersebut.
Tentang yayasan mana yang baik, Bapak bisa lihat dari nilai score di list yang ada diatas.
16.
Wed, September 26, 2007 2:11 pm
 
Halo Anita,
 
Bulan Juni'07 saya ambil BS di Yayasan Mutiara Jaya, dia punya 2 alamat 
yaitu :
1. Jl.Kebantenan RT.004/004 No.44 (2) Jatiasih, Bekasi Telp 
71374212,98525586
2. Jl.Tanah Merdeka II RT.03/06 Ciracas/Kp.Rambutan, T:081389040837
 
Saya tau nomer yayasan ini dari iklan koran sindo, uang adm murah 350rb, 
ongkos antar 80rb. (masih reasonable)
Saya pesan BS dan diantar ke rumah saya (diluar Jakarta), anak ku umur 2thn 
perempuan.
BS baru (nama Ika) sudah datang lihat penampakan sih ok masih muda, bersih, 
punya hp, baju ok lah. Wah saya takjub lihat cara kerjanya bagus banget 
subuh2 sudah bangun, tengah malem bisa bangun bikinin susu tanpa telat, tiap 
hari buka kulkas sendiri cari2 bahan makanan yg bisa diolah untuk makan pagi 
anak saya, pokoknya TOP masakannya lumayan enak, kreatif menu pula.
Tapi jeleknya sudah kelihatan setelah dia kerja 1 minggu lewat..ada hari2 
sebelumnya saya curiga krn dia ngerendam baju bekas BS saya sebelumnya (yg 
kebetulan ada bbrp baju yg tidak dibawa dari BS lama) berarti dia bongkar2 
dus baju bekas BS saya yg lama, waktu saya tegur dia tidak ngaku ambil. 
Secara tidak sadar cemilan2 keripik singkong pedes, sukro di tupperware 
disikat hampir habis cuman disisain sedikit di toplesnya. (wah....kurang 
ajarrrr!)
Padahal saya suka sekali sistem kerjanya bagus, merayu anak ok, cerita 
berimajinasi bagus tapi TIDAK JUJUR! sering main HP!
 
Apa mau dikata tanpa ba-bi-bu saya telp yysan minta ganti tapi BS kedua pun 
tidak qualify tapi saya pertahankan karena susah cari pengganti krn dia 
jujur saya ttp pakai BS kedua ini (Nina). Satu saat dia cuti 2 hari tp ga 
balik2 tanpa kabar berita, saya telp sms ga ada jawaban. Menyebalkan!!!
Saya mau telp yayasan untuk minta BS pengganti tapi apa daya tiap saat semua 
nomer telepon yg pernah saya record tidak ada yang bisa dihubungi semua (krn 
memang nomer mobile tdk ada no permanen!)...Karena kesal saya tidak telp2 
lagi dan ganti ke yayasan lain..
 
So, be careful moms jangan pernah pake yayasan ini, gak mutu, gak ada 
tanggung jawab ke konsumen, kasarnya asal jual aja tp tidak qualified!
 
Salam,
Dewi
 
Komentar:
Terimakasih Ibu Dewi atas sharingnya semoga berguna bagi teman2 lain agar selalu waspada.
17.
Mon, September 17, 2007 5:15 pm

Mbak Anita ,
Aku mo update comment data website ttg Yayasan Babysitter anda boleh khan ?!
Jakarta Selatan
#30. Yayasan Anastasia
Yayasan ini nge-TOP di email krn babysitter nya yg terekam di hidden 
camera sdg "menganiaya" anak majikannya.
Baby nya dilempar ke sofa ! terus ditampar** . Foto bsitter nya pun jg 
ada.
Pokoke berita kesadisan bsitter di Yayasan sdh ngetop kemana** (minimal di 
email kantor sy heee...3X)
 
Nama babysitter yang kejam ini adalah Latifah:
 
  
 
Ini videonya (Zip file)
 
(nomornya belum ada). Yayasan Dua Saudara.
Mahalnya amit** ! masa uang admin nya 550 ribu jaminan 3 bln (itu jg janji 
ada stock). Berarti kalo short of stock babysitter selama 3 bln jalan, ya 
jatah kita tetep angus. Perjanjian sepihak banget. Babysitter nya jg 
relatif mahal. Yg pengalaman kelas menengah (2-3thn) gajinya 950rb/bln.
Weleh...weleeehh....
 
PS. Comment saya mo di-edit or dipersingkat Mbak Anita , boleh** aja.
Cuman pengin sharing dgn rekan Moms yg lain.
Agayatri

Komentar:

Terimakasih Ibu Gayatri atas sharingnya dan kiriman gamba babysitter yang bernama Latifah dan rekaman videonya, aihhhhh..... kejam banget (jadi sedih).
NB: Ternyata antar pic dengan gambar video ternyata tidak ada hubungan sama sekali, saya baru saja dapat confirmasi dari Detta yang mengalami langsung peristiwa itu (berita ini saya dapatkan pada tanggal 7 April 2008).
 18.
Bobby H Trilaksono
07/31/2007 02:38 PM
 
 
buat yg punya anak kecil.....
hati2 ya kalo nitipin anak ke pembantu/ baby sitter menyedihkan.....
foto baby sitter penjahat
 
Dear All,
saya attach foto baby sitter.namanya LATIFAH asal dari temanggung.umur 19 th.

=hari senin tgl 23 april 2007 saya berhentikan
Latifah.karena perbuatan dia diantaranya :
-kalo tidak mau tidur dipukul pantatnya,
tangannya,sampe nangis, sampai suara serak 
supaya anak saya cape nangis dan ketiduran.
sedangkan dia sendiri asyik nonton TV atau tidur.
-kalo makan nya susah pipinya ditabok.
-dibentak-bentak.
-ditaroh di box sendirian sampai
nangis-nangis.sedangkan latifah nonton tv sambil ketawa-ketawa.
dan masih banyak lagi kejadian.yg kalo saya ingat itu
hati saya miris sekali sehari-hari saya bekerja.jadi kalo saya dikantor
dia lakukan semua itu.
 
waktu saya berhentikan dia MENGAKU kalo telah berbuat kasar sama anak 
saya.
saat itu juga saya kembalikan ke :
 
Yayasan Anastasia.
Jl.Banjar Sari II No.13.
Jakarta Selatan. 12430
 
padahal kalo didepan saya kelakukan dia baek sekali.
saya benar-benar tidak menyangka dia akan melakukan semua
itu.saya begitu percaya dengan dia.
untuk semua mom's biar anak saya SAJA yg jadi korban.
tidak anak anda.
 
tolong bantu sebar kan foto ini. penjahat itu mungkin
masih di yayasan anastasia atau mungkin dia sudah dikeluarkan dan pindah
ke yayasan laen.
 
Aware ya!! jangan sampai penjahat ini ada di rumah anda.
dan untuk baby sitter anda di rumah awasi juga.
kalo perlu pasang camera untuk bukti seperti yang saya
lakukan.
 
 19.
Dear Friends,
 
Tolong sebarkan berita ini, mungkin orang ini sedang berkeliaran disekitar
kalian, sedang mencoba mencari pekerjaan baru karena dia punya anak
dikampung (Purwokerto) dan mau lebaran.
 
Saya ingin berbagi pengalaman saya yang sungguh tidak enak mengenai
pengasuh anak saya yg bernama Suryani panggilan Yani (umur 25 tahun, foto
terlampir). Sudah 2 tahun dia mengasuh anak2 saya, sementara untuk 
pembantu
dalam 2 tahun ini sudah ganti sebanyak 8 orang.
 
Tutur kata yang halus, sikap yang sopan dan rajin di depan majikan 
ternyata
hanya kebohongan.
Ternyata orang ini sangat kasar kepada anak2 saya ( yang besar laki2 usia 
5
tahun, tidak lancar bicara karena sedikit autis dan yang kecil laki2 juga
usia 3 tahun).
Suka main tempeleng bagian kepala, memukul dan mencubit. Anak saya yg 
besar
yang paling sering mendapat tempelengan karena dia tidak bisa bercerita 
apa
yg dialaminya.
Pernah 3 kali saya temukan dibagian betis, punggung dan leher luka bakar
(seperti terkena benda panas misal : setrika), tapi dia bilang sama sekali
nggak tau kenapa bisa begitu dengan gaya yang menunjukkan keprihatinan.
Kepada anak yang kecil, kalau makan inginnya cepat2, setiap kali suapan
harus minum air yg banyak supaya cepat tertelan, dan ketika anak saya
muntah, muntahannya dimasukkan kembali kedalam mangkuk nasi dan dipaksa
untuk memakannya lagi.
Perbuatan sadis ini hanya disaksikan oleh pembantu dirumah, karena dia
tidak mau orang lain mengetahui hal ini. Tetapi tidak ada 1 orangpun
pembantu yang mengadu kepada saya, karena alasan saya pasti tidak akan
percaya kalau diberi tahu, karena Yani memang orang kepercayaan saya.
Baru minggu lalu saya diberi tahu oleh ex. pembantu saya yang masih sering
sms menanyakan kabar anak2.
Kemudian saya konfirmasi ke orang2 yg pernah ikut saya, juga ternyata
mereka keluar kerja juga karena sikap Yani yg spt boss, main perintah2
pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh yani.
Kerja dia hanya sms, terima telpon dari pacar2nya kalau majikan sedang
tidak dirumah. Dan kalau malam juga telpon menggunakan fasilitas "free
talk" sampai menjelang subuh. Hampir setiap hari bangun jam 7.30.
Pernah suatu kali anak saya yg kecil bilang kalau dia dipukul sama mbak
Yani dibagian kepalanya, sakit katanya, terus saya tanyakan ke Yani apa
betul begitu, dengan beraninya Yani bersumpah dgn nama Allah kalau dia
tidak pernah main tangan ke anak2, kalau dia sampai memukul, dia berani
dipotong tangannya.
Padahal minggu lalu pada waktu saya marahi karena kelakuannya, dia juga
mengaku kalau memang suka memukul dan mencubit anak2.
Pantas saja badan anak2 saya suka biru2, dan Yani cuma bilang karena anak2
saya suka lari2 disekolah, kemungkinan terpentok bangku/meja sekolah.
 
Sekali lagi, hati 2 bila ada teman atau saudara yang menerima Suryani
bekerja dirumahnya.
 
Best regards,
Indah Pancawardani
Regulatory Manager, PT. Merck Tbk
Jl. TB. Simatupang no. 8 Jakarta 13760
 
Ini Foto Suster Suryani itu
20.
Email ini saya terima tanggal 25 Oktober 2007 jam 9.56

Hallo Bu Anita,
 
Terimakasih telah menyediakan wadah komunikasi yg sangat berguna utk para orangtua yang bekerja.
 
Saya akan sharing pengalaman ttg BS beserta agennya,
 
Dibawah ini yayasan yg saya pernah pakai dan "sayangnya" semua mengecewakan dari kualitas tenaga kerja
 
 
1. Pelita Kencana (Lebak Bulus, Cijantung ) 021 769 9351 & 021-935 65331
 
Becareful Moms dgn  dgn yayasan ini, pengurus yg bernama Siti kurang ajar, kalau kita komplain malah marah2 dan berani bilang kalo kita cerewet.
 
Saya mengadukan BS yg bernama Syarifah/Ipah (berwajah kyk org arab) trnyata bejat banget, anak saya gak pernah dikasih makan dan susu, dan tiap hari dibawa jalan2 keluar rumah. Anak saya sakit2 terus dan di-vonis manultrisi oleh dokter anak. Sayangnya saya tau kelakuan bejat dia setelah dia keluar (untung cuma 3-4bln). Saya komplain habis2an ke yysn tp tidak ditanggapi dan alamat dari pusat pelatihan BS-nya di daerah JaBar ternyata jg palsu. Owner dari yysn ini, Pak Aman jg tidak bisa dimintai pertanggung-jawaban krn mnrt dia BS tsb tdk pnya masalah di majikan sblmnya.
 
BS-nya juga yg bernama Wiji (umur 21thn) kerja 8 bln ditempat saya, ternyata bejat juga. Pdhl dia cukup telaten urus balita, punya bakat masak dan bisa diajarin bikin soto, sop macaroni, bihun goreng, dll.
Wkt Lebaran dia pulang kampung, saya bekalin THR 1 bulan gaji + gaji 1 bln penuh + sembako + baju2 baru yg belinya di mall  (dan trnyata gak balik lagi). Ternyata...waktu saya cek kamar belakang, banyak tercecer pampers (edisi hadiah) anak saya yg sptnya mau dibawa pulang tp gak keburu, ada bbrp yg bekas dipakai ( aduh ma'af ya kyknya dia pakai buat menstruasi deh, dibuang begitu saja di kamar mandi belakang). Ampun...ampun deh
 
2. Citra Kartini 021 745 4040, Bintaro Jaya sek.IX
 
Yayasan mengecewakan tidak didukung oleh tenaga kerja BS maupun PRT yang handal dalam bekerja. Pengalaman saya sendiri, dalam kurun waktu 6 bulan (Feb-Juni 2006), sampai 5x ganti BS. BS pertama yg saya ambil yg telah berpengalaman bernama Sri, (umur 37thn) minta gajinya Rp 850.000, memang kelihatan sdh biasa urus bayi atau balita dibwh 2 thn, tp sayang tidak mau tahu urusan masak makanan bayi/balita, ini orangnya kurang-ajar & ngeyel kalau dikasih tau aturan di rumah tangga saya. BS-BS penggantinya  jg msh lugu bgt baru dateng dr kampung, dan sama sekali gak tau apa2, buka tutup shampoo or sabun cair aja gak bisa, ada juga yg udh pengalaman kerja katanya umur 27 thn (Rina) dn sdh berkeluarga, tp koq gak bisa urus anak, senengnya tidur di karpet dpn TV, anak saya di-biarin aja ngerangkak kemana2. ternyata dia ngaku trpksa kerja jd BS krn faktor ekonomi dan dulunya jg mantan penari jaipong bo'! weleh...weleh...lgs saya keluarin.
 
Singkat kata akhirnya saya sendiri jadi capek dan stop pake BS dari mereka (uang jaminan sebesar Rp 650.000 untuk garansi setahun, melayang tdk berguna),
 
 
3. Laksana Jaya, Cilandak, Bu Sukarsih
 
Minta gaji BS-nya tinggi sekali pdhl tenaga kerjanya belums siap pakai, hanya modal dipakein baju seragam aja.
 
BS bernama Atun (20) lamban sekali and bertingkah, suka SMS, dan baru kerja 2bln mendadak minta pulang krn dpt SMS dr kampung neneknya meninggal, sy kasih si BS pergi tp gajinya saya tahan dan besoknya sy lgs dpt pengganti yg lebih parah lagi kerjanya.
 
 
4. Yayasan Abadi, Pamulang 021-740 4460
 
BS bernama Yanti (umur 21thn) kerja cukup cekatan dan sdh biasa urus anak, tp sayang tukang nyolong (tas anak saya & wadah perhiasan di gondol pas dia pulang kampung).

Agennya Mbak Ningsih, seperti tidak mau tahu dan tidak bertanggung-jawab. Setelah libur Lebaran ini, saya minta pengganti, tidak pernah dikasih pengganti krn katanya tidak ada orang. Saya rasa ini hanya trik dr dia saja, spy saya bayar uang administrasi lagi, pdhl saya masih ada jatah.
 
 
Bu Anita, terimakasih untuk memuat cerita saya di web-site personal anda, mudah2an pengalaman saya ini berguna utk para Ibu & Bapak.
 
Best Regards,
Viola
21.
Mbak Anita,
 
Saya mau sharing tentang BS nih. Setahun yang lalu saya ambil BS dari yayasan Ibu Riswati (Hp 081315363751, 02170126186) atas rekomendasi dari sepupu2. Administrasinya 350 rb dengan 3x ganti dalam jangka waktu 3 bln.
 
Pertama kali dapat BS wah kacau banget baru beberapa jam kerja anak saya waktu itu umur 1 tahun 2 bulan langsung benjol kepalanya karena BS lalai, trus saya minta yang pengalaman dapat bagus banget tapi baru kerja 2 minggu sudah minta gajinya, karena sudah ok saya kasih malam itu, terus besoknya kabur dan hampir saja anak saya dibawa (karena sudah siap2in barang anak saya dan curi uang prt yang dirumah saya juga lho...ngeri banget deh, untung masih dalam lindungan Tuhan anak saya selamat) langsung kontak ke riswati dan malam itu juga diantar penggantinya sambil bilang terima kasih kalo saya tidak lapor polisi, BS gantinya namanya sumiatin, tampangnya sih lugu banget tapi ternyata saya sangat kecewa, orangnya sangat jorok tapi karena saya kasihan jadi saya pertahankan, setelah kemarin pulang lebaran (kerja 6 bulan sudah dapat THR hampir 2 bulan gaji dan janji kembali sampai2 waktu mau pulang dia sungguh2 janji mau kembali tapi ternyata bohong dan fitnah2 bilangnya tidak digaji dan tidak mengakui diberi THR, padahal gajinya ada yang dititip ke mba yang kerja juga dirumah saya dan waktu pulang sudah dia ambil, botol2 susu anak saya sampai jamuran dan juga agak kasar suka pukul dan bentak2 anak saya, dia juga punya kakak yang juga BS pengalaman tapi malah juga ikut2an nipu malah mereka ancam saya mau celakakan saya dengan anak2 saya baik secara kasar maupun secara halus, jadi hati2 aja bagi yang mau ambil BS lewat Riswati (karena pada saat saya bilang kasus suster ini dengan sombongnya dia tidak mau bertanggung jawab atas sikap BS2 nya yang bermasalah dan ternyata setelah ngobrol2 dengan saudara2 yang tadinya ambil BS dari dia ternyata semuanya kecewa karena setelah 3 bulan suka dibujuk2 supaya pindah dan masa garansi dia ke kita2 sudah habis dan kita harus bayar lagi adminnya kalo mau ambil BS lagi, trus orangnya juga sombong banget. Jadi hati2 deh, biar saya aja yang digituin jangan sampai yang lain2 kena juga sama Riswati beserta BS2nya yang bermasalah itu. Aku cuma mau share aja ya pengalaman. Tq ya
 
roya
 22.
Fri, November  9, 2007 2:45 pm
 
Dear Ibu Anita,
Pertama2 perkenankan saya memperkenalkan diri.
Nama saya Marcella, alumni TPG - Fateta angkatan 27 (1990). Dosen
pembimbing saya Prof Maggy dan Dr Anton Apriyantono.
Salam kenal dan saya salut dengan list yang Ibu buat, sangat membantu
kami sebagai ibu bekerja.
Perkenankan saya ikut urun rembus mengenai salah satu sharing di blog
Ibu, tentang yayasan anastasia.
 
Salam hormat,
Marcella.
 
Dear Ibu Tessa,
 
Maaf mengganggu, kalau benar, ibu Tessa panggilannya Yung Sien yang ikut sharing (no 12) di blognya Anita bukan ?
Saya ingin bertanya tentang yayasan anastasia, karena teman saya adalah
pengguna jasa yayasan ini dan mengatakan bahwa ini adalah fitnah belaka,
karena yayasan anastasia pernah dapat penghargaan sehingga ada yang mau
menjatuhkan namanya.
Apakah saya boleh mendapat detailnya dari ibu Yung Sien tentang
peristiwa ini. Apakah si bs mengakui perbuatan itu didepan pengurus
yayasan saat ibu mengantar bs ini kembali ? Mengapa ibu tidak lapor
polisi ? Kalau boleh saya tebak, demi keamanan karena takut terjadi
balas dendam, begitu ?
Mengapa pihak yayasan (menurut informasi yang saya tangkap) menyebut2
ini fitnah, dilakukan oleh seseorang yang behubungan (bekerja ?) di
Gramedia, dan video yang beredar seantero dunia maya komunitas orang
Indonesia adalah palsu, hasil dari rekayasa menjiplak hasil hidden
camera website dari Taiwan (hasil investigasi dr Gunawan sebagai owner)?
Apa komentar anda tentang ini semua ?
Terima kasih karena mau membantu kami ibu2 karir yang sangat membutuhkan
pencerahan mengenai para pengasuh buah hati ini.
 
Salam hormat,
Marcella
 23.
Thu, Novemver 15, 2007 11:49 am

Dear Anita,

Tadi malam pembantu saya yang bernama WENNY kabur dari rumah membawa serta pembantu
yang satunya NENY sekitar jam 9 malam. Kebetulan suami saya keluar kamar untuk
mengecek pintu, mobil, garasi dan yang lainnya. Ternyata kamar pembantu sudah kosong
semua. Saya dan suami saya tidak tahu alasan mereka kabur, sebab seharian mereka
tidak menunjukkan tanda-tanda mau kabur. O ya, WENNY ini sudah bekerja dengan saya
selama 2 tahun 3 bulan dan NENY baru dua minggu ini dan yang membawakan adalah
Ibunya WENNY langsung dari kampung mereka di BINTUNA, BENGKULU.

Memang saya sudah banyak mendapat laporan baik dari tetangga maupun mama saya
sendiri bahwa WENNY ini bekerjanya tidak becus dan munafik. Semua pembantu saya
selalu minta pulang dan tidak betah, makanya saya ganti-ganti terus (dirumah selalu
ada dua pembantu) .Setiap saya tanya selalu laporannya beres, makan pagi banyak,
minum susu 3x tambah pediasure dan buah tambah lagi cemilan roti+selai dan biscuit
marie REGAL yang memang SETIAP HARI tersedia dirumah. Mama saya udah berkali-kali
bilang, gak mungkin anakmu kurus begini kalo makannya beres. Memang anak saya
termasuk kurus-kurus. Yang pertama 5 setengah tahun cewek dan yang kedua cowok
berumur dua tahun 3 bulan. Bayangkan, umur segitu beratnya Cuma 10,5 kg ! Tapi, kata
dokter saya, tidak apa-apa yang penting sehat. Syukur Puji Tuhan, kedua anak saya
memang jarang sakit dan sangat lincah.

Singkat cerita, setelah saya cek ternyata uang saya di dompet hilang Rp 400.000 dan
kalung emas putih saya beserta liontinnya juga raib dari lemari. Hp yang saya
berikan untuk WENNY juga DIBAWA beserta HP satunya yang kebetulan memang agak rusak,
suka mati sendiri. Saya belum memeriksa barang lainnya, karena buru-uru mengangkut
kedua anak saya ke rumah mama pagi ini juga.

Anita, sambil menulis email ini airmata saya jatuh berderai-derai mengingat
KETOLOLAN saya telah memelihara pembantu yang sangat jahat dan munafik. Tadi pagi
saya cek badan anak saya dan MASYA ALLAH, kedua anak saya memang betul KURUS dan
TULANG RUSUKNYA menonjol ! Tadi pagi saya menangis tersedu-sedu tanpa diketahui
anak-anak saya, menyesali kenapa saya TERLAMBAT mengetahui semuai ini !

Memang setelah saya pikir-pikir, si WENNY ini telah sering BERBOHONG ! Lebaran tahun
kemarin, dia izin pulang lebaran dan janji akan kembali dan betul dia kembali setalh
dua minggu namun dia BOHONG, bukan kembali ke BINTUNA, BENGKULU melainkan nginep
dirumah temannya. Hal ini saya ketahui ketika IBUNYA datang dan menceritakan hal
sebenarnya. Didepan ibunya saya nasehati dia supaya jangan berbohong dan dia
berjanji tidak akan mengulanginya. PErnah juga pergi tanpa pamit dari jam 10 pagi
sampai jam 1 siang gak tahu kemana, waktu saya tanya katanya ke INDOMART beli roti
tawar ! Uh, pokoknya banyak banget deh, Cuma saya saja yang benar benar TOLOL dan
BODOH masih mau mempekerjakan orang seperti ini ! Saya pikir toh anak anak saya
sehat, ceria dan sangat dekat/akrab dengan WENNY.

Dilain pihak suami saya bilang "kita harus bersyukur karena TUHAN sudah menunjukkan
bahwa orang seperti ini tidak layak tinggal di rumah kita". Yah...kalau bukan karena
kata-kata suami saya mungkin saya sudah melaporkan si WENNY ini ke Polisi terdekat.

Saya juga introspeksi, barangkalai cara saya 'membina' pembantu yang tidak becus,
terlalu cuek, kurang control, merasa sudah memberi gaji gede, memberikan hp, memberi
uang jajan, mengajak jalan-jalan ke Puncak, Carita, Bandung etc sesuai jadwal Libur
kami sekeluarga....Ternyata itu semua tidak CUKUP !!!

Demikian cerita saya, semoga Anita bisa memuatnya diblog supaya dapat dibaca oleh
ibu/bapak yang lain, jangan sampai mengalami hal yang sama dengan saya.

Perlu diketahui bahwa WENNY ini tadinya berasal dari sebuah YAYASAN di daerah
HARAPAN BARU BEKASI dengan no telp.021 88872594 dan pemiliknya sering dipanggil
NENEK atau BuCIK, orang BENGKULU.  

Terlampir photo WENNY dan NENY, tolong sebarkan ....

Photo:
 
baju pink WENNY, baju putih NENY, baju krem IBUNYA WENNY, dua anak kecil
adalah anak saya
 
WENNY dan putera saya
 
NENY
 
WENNY dan puteri saya
Terima kasih dan salam,
Yunita Siadauruk
 
 24.
Fri, November 16, 2007 2:07 pm
 
Dear Anita,
 
Tolong dituliskan dalam blog kamu bahwa "JANGAN PILIH YAYASAN BUNDA KASIH",
pelayanannya payah. Saya sudah booking sitter yang sedang pendidikan tetapi mereka
tetap kasih ke orang lain. Jadi buat apa booking fee kita ?
 
Mendingan Yayasan Mutiara Bunda di no. 5825005 daerah kedoya.
 
Regards,
Pauline
 
 25.
Tue, November 27, 2007

Baru baru ini aku juga punya pengalaman ttg Baby Sitter...Karena Baby sitter yang lama tidak balik lagi, katanya mau kerja di pabrik, jadi aku ambil yang baru. Awalnya menunggu dari Yayasan Pertama (Yayasan Teratai di cibubur,muslim/02168321099) karena sudah 2 minggu setelah lebaran masih tetep ngga ada, akhirnya aku ambil dari Yayasan Baru, yang kuketahui dari teman kantor, Yayasan Ananda di Radio dalam (0217257580).
Waktu itu aku , tgl 3 nov 2007, aku ambil yang baru lulus, dan belum punya sertifikat Baby Sitter, karena tes bersamanya baru bukan maret., aku pikir kalau aku ambil yang lulusan baru bisa aku didik dari awal, tetapi ternyata aku salah ambil orang. Baby sitter yang aku ambil bernama Luwisah, 18 thn.
Minggu pertama dirumah dia masih baik-baik aja, semua perkerjaan dikerjakan dengan baik, cuma menidurkan anakku belum bisa, karena anakku ngga mau, anakku umur 1.5thn. Tetapi memang kalau tidak aku panggil, dia tidak pernah dengan sengaja mendekatkan diri ke anakku, misalnya kalau tgl aku dan anakku kalau sedang main berdua, Luwisah tidak pernah ikutan, justru malah mengerjakan  pekerjaan lain atau malah ke kamarnya
minggu kedua, hari rabu, 14  nonv 2007, kebetulan aku masih tinggal sama orang tua, mamaku pergi kontrol ke dokter...ternyata mulai dihari ni dia mencubit, dan mendorong paksa ke tempat tidur (setengah di banting ke tempat tidur), hari kamis , 15 nov mamaku juga ke dokter utk ambil hasilnya...mungkin pada hari ini juga dilakukan hal yang sama. Nah pada hari rabu, 14 nov, sepulang dari RS, mamaku menemukan dia tidurnya dikamarnya (kamar atas), dan anakku tidur dikamarku (kamar bawah), pada saat mamaku masuk rumah pun dia tidak ttau kalo mamaku sudah ada didalam, pada saat mamaku sudah ada didalam rumah, menemukan anakku sudah nangis dibawah, dan Luwisah bilang dia tidak dengar..Yaaa bagaimana mau dengar, wong beda kamar, dan pintu kamar terkunci pula...Kebayang ngga sih kalo hari itu mamaku ngga pulang cepet, apa jadinya anakku nangis tanpa didengar pengasuhnya..Pada hari kamis, mamaku juga menemukan hal yang sama, dan mamaku mulai kesal, karena sudah ditegur kemaren, kok hari ini masih dilakukan..
Hari jumat , 16 nov, badan anakku panas (tanpa pilek tanpa batuk), hari sabtu aku bawa kontrol ke dokter, utk mengecek panasnya..kata dokter kemungkinan karena virus, karena cuaca sekarang sedang tidak bagus,kalau sampai hari senin tidak turun juga panasnya harus cek darah..Dari hari jumat, anakku sudah muntah-muntah, aku pikir mungkin karena kekenyangan atau mungkin karena rotari virus. Jadi aku pulang dari dokter, diberi obat penurun panas, tempra. Obat itu kusuruh minum kalo panasnya 38 derajat lebih..dua kali anakku minum obat itu, panasnya turun di hari minggu, tetapi masih muntah plus mulai batuk-batuk.
Hari minggu pagi, 18 nov BS Luwisah minta diganti aja, karena ngga bisa menidurkan anakku, dan udah berusaha membujuk tetep ga bisa, karena kupikir sayang keluar kalo cuma alasan tidak bisa menidurkan anakku, akhirnya aku kasih motivasi bahwa ini kan baru berjalan 2 minggu, aku minta dicoba dulu aja, akhirnya dia mau...entah feeling ato apa namanya, anakku memang suka menjerit-jerit kalo digendong sama Luwisah, akhirnyapada hari minggu sore, kebetulan dia sedang membawa jalan-jalan sore anakku, aku masuk ke kamarnya, aku menemukan tasnya sudah rapih beisi semua baju2nya, dan ada selembar kertas, dan aku baca, isinya:
" bu aku minta maaf  karena pulang secara diam2, karena aku  sudah ijin minta pulang ttp tidak diijinkan, aku pulang tanpa membawa apapun, dan ibu jgn marah ke yayasan, aku tuh sebenernya tidak sabar/tahan orangnya"
jreng...aku kaget banget bacanya, karena kebayang sama anakku pada saat dia pergi, anakku mau ditaro dimana???...
Langsung surat itu aku taro ditempatnya lagi, dan tidak berapa lama Luwisah datang dari jalan-jalan sore, menjelang maghrib (pas anakku sudah tidur), aku tanya ke Luwisah, gmn mba yakin ngga mau diteruskan kerja disini??? dia bilang terserah ibu...trus kubilang, kan mba sendiri yang merasakan  mampu ato tidak nya, akhirnya dia  b ilang, aku mundur aja, langsung pada saat itu aku tlp yayasan minta pengganti yang pengalaman aja, dan minta dipilihin sama yayasan karena aku dan suami sama-sama ngga sempet utk melihat ke yayasan...setelah dipilihkan orangnya, aku tlp BS pengganti yang kebetulan waktu itu ada 2 orang kandidat..setelah aku dengar cerita BS pengganti lewat tlp, akhirnya aku memutuskan utk mengambil yang janda, dan sudah punya anak kelas 5 SD, karena kalo kudenger lewat tlp, pekerjaan yang dilakukan mirip dengan kebiasaan di rumahku.
Hari senin, 19 nov, aku dan pengurus yayasan janjian utk mengambil BS luwisah ke rumah, sambil mengantarkan BS penggantinya, pada hari senin itu juga aku ada feeling utk tlp ke rumah sebelah rumah, karena dia pernah kumintai tolong utk melihat kerumah pada saat mamaku pergi, karena aku sudah berusaha tlp kerumah ttp tidak diangkat.
nahh pada saat ini PRT disamping rumahku bilang bahwa sebenarnya anakku sudah dicubit, dibanting di tempat tidur, PRT samping rumahku bilang bahwa BS Luwisah yang mengatakan demikian, karena pada saat itu anakku  nangis kejer sampai mukanya merah, dan PRT samping rumah langsung dateng ke rumahku, dan menanyakan kenapa menangis, dan BS Luwisah bilang bahwa habis dicubit dan dibanting karena ngga mau tidur sama saya, maunya sama neneknya ato ibunya...
Tengggggggggg langsung tulangku mau rontok...yang tadinya aku ngga mau pulang utk menyaksikan penggantian BS ini, akhirnya aku putusin langsung pulang...dan tlp ke mamaku utk pegang anakku terus, jgn kasih ke Luwisah, aku minta ke mamaku buat seolah2 kita tidak tau apa2, sampai nanti pengurus Yaysan datang, baru aku buka semua, dan PRT samping rumah mau dijadikan saksi.
Jam 16.00, tgl 19  nov, pengurus Yayasan datang, langsung kubawa ke rumah sebelah utk mendenger kesaksian PRT tsb, pada saat itu BS Luwisan sedang memberi makan anakku dikursi makannya. baru setelah itu kami semua ketemu (Pengurus yaysan, BS Luwisah, BS pengganti, aku, mamaku, dan PRT sebelah). dan disini BS Luwisah  mengakui melakukan hal itu, dan aku minta ke yayasan utk menahan anak ini smapai anakku sembuh dari muntah+panas, karena aku memang berniat melapor ke Polisi jika terjadi apa2 sama anakku, dan alhamdulillah anakku sekarang sudah tidak panas, dan tidak muntah lagi, mungkin kemaren itu, anakku panas karena trauma diperlakukan seperti itu sma Luwisah.
Berikut aku sertakan foto BS Luwisah agar moms disni bisa waspada jika Luwisah ini melamar di Yayasan lain atau bahkan masih di Yayasan Ananda.
Thanks,
Luky Heriyati
   
 26.
Tue, November 27, 2007

Dear Mbak Anita,
 
Halo mbak anita salam kenal ya...
 
aku mau nambahin nih tentang yayasan babysitter...aku ini udah pengalaman gonta ganti babysitter sampe 20 kali dari berbagai yayasan..dan aku udah rugi bukan cuma materi tapi pikiran dan waktu..
Kebanyakan babysitter skrg kerja suka milih2, susah sedikit minta pulang, dimarahin minta pulang....
Terakhir aku ambil di yayasan Bunda Kasih..tapii payah banget, pertama babysitter LIANA, buset pakaian anakku direndam pakai bayclin sampai bau anyep, direndam dulu pakai molto trus direndam lagi pakai bayclin (gila ya?aneh bgt)...pas aku tanya taunya dikampungnya ga pernah nyuci..busett...kerja nya jg ga becus bgt...
 
kemudian aku diberi ganti dengan suster SUNIWATI, asal LAMPUNG...wah pertama2 jg dia udah mau pulg karena keberatan bikin makanan anakku susah katanya, sebenernya bukannya susah tapi gak mau liat resep, males orangnya....kerja dapet 2 bulan, pulang gara2 anaknya sakit..
taunya sprei aku yang bagus di robek tikus, karna malem dia males nyuci, anakku habis muntah (dia ga bilg takut dimarahi)...trus orangnya males banget, suka nyuruh2 maid aku nyuciin en nyetrikain baju anakku, pelupa apa2 lupa mulu padahal udah dibilangin terus, mulutnya manis tapi munafik, pas pulang sebelumnya aku kasih celana aku 4 potong plus baju2 anakku yang masi baru yang kekecilan untuk anaknya eh masih aja celana jeans aku di curi..
aku udah lapor ke yayasan bunda kasih tapi sampai sekarang blum ada konfirmasi..payah banget deh, pemilik yayasan namanya Yanthi R silaen gak bertanggung jawab...
 
Trus jangan ke yayasan imanuel..admin 1 jt kirain susternya bagus taunya ini mah prt di pakein baju suster
Maaf, maid aku di rumah saja masih jauh lebih pinter dari suster yayasan ini...
 
di Yayasan Suster Tatang aku jg udah pernah ambil tapi ga cocok jg, klo ngajak main anakku cuman diem doank, trus ada yang dari tukang pecel lele cuman ditraining 1 minggu duank(ini susternya sendiri yang ngomong)
 
Suster Nunuk, aku ada ambil 1 kali tapi susternya baru kerja 1 mg minta pulg sakit asma, trus ga da pengganti
 
Yayasan Abadi, susternya udah tua, dimarahin sekali langsung minta pulang
 
Yayasan Suci Anandha, susternya suka ngelawan ( suster ichie) mantan tkw di singapura, trus 2 suster yang lain kurang niat kerja, disuruh masak liat resep gak mau, maunya asal tumis duank (bohong lagi katanya liat resep)
 
padahal anakku tidur sama aku, aku yang mandiin, aku yang nyuapin jg, sebenernya kan sebagian tugasnya udah aku handle...susternya masak, nyuci, nyetrika, lapin maenan...
Ok mbak anita semoga berguna ya..tolong diedit jika ada yang tidak berkenan..THX
 
Sindhi Tirta
 
 27.
Mon, November 26, 2007
 
Dear Mba Anita,
 
Nama saya Mia.  Baru saja saya buka web dari mba perihal "List Yayasan Baby Sitter,
PRT, Perawat orang sakit/ Lansia" , dan akhirnya...skrg saya jd byk tau soal baby
sitter yang cara kjanya aneh2..
 
Saya mau share pengalaman aja, menyambung ceritanya nya Mba Yani yg komentar soal
Yayasan Hiba Profesional, karena saya juga ambil BS dr yayasan tsb dr anak saya umur
0 bln sampai dgn saat ini sdh hampir setaun bln Februari thn depan, karena saya &
suami bekerja, BS sering sekali saya tinggal berdua  dgn anak saya, Alhamdullilah
tdk terjadi apa2 pada anak saya. BS tsb punya  cara kerja yg bagus, bs dipercaya,
dan anak saya tidak pernah ada masalah  dlm hal kesehatan, cedera fisik, dll nya.
Insya Allah akan terus bgtu ya..
Bln Februari thn depan, kontrak BS saya sdh abis, ini yang saya bingung???
baiknya bgm ya Mba Anita?? mau saya perpanjang atau ganti yayasan saja? krn komentar
nya Mba Yani itu masukan jg buat saya utk ber jaga2..
mba bs tlg pilihkan yayasan BS yg bagus yg mana ya??  
terima kasih mba Anita,
 
salam kenal,
MIA
 
 28.
Mon, February 4, 2008 10:40 pm
 
Dear Anita,
 
Saya punya pengalaman yang menyebalkan juga dengan Yayasan Ibu Hadi Depok.
 
Ceritanya begini.. 
 
12 Juni 2007 aku ambil BS dengan jaminan 6 bulan.. dan ada disurat perjanjian.
 
10 Oct.. BSku pulang kampung karena mau lebaran. Janji pulang seminggu aja..
tapi tetap aja telat.. ( udah cerita lama ya ngga . )
 
Juni - Oct.. kurang lebih 4 bln..berarti masih ada jaminan dari YYS..2 bln lagi.
 
Kebetulan BS nya tdk berani pulang sendiri, jadi dia melalui travel dari
Yayasan Ibu Hadi ( Sponsor).  Sesampainya dia di JKT dia diharuskan turun di YYS dan tdk
boleh keluar sampai saya datang ke YYS untuk menebusnya kembali seharga
550rb.. Gila !! padahal kan masih ada hak saya karena masih ada Jaminan 2
bulan lagi.. dan lagi pula.. kan BSnya memang tidak dipaksa u/ kembali ke saya...,
BSnya yg mau sendiri u/ kerja kembali dirumah saya..
 
Saat itu tgl. 22 Oct 08 Dia sampai di JKT subuh.. dan jam 9 pagi saya di
telp BS untuk tolongin dia dikeluarkan dari YYS..
 
Saya telp Mbak Yati (yang kerja di Yayasan Ibu Hadi)... yang waktu itu mengeluarkan 
surat perjanjian.. dan TERNYATA jawabannya. " Itu sudah peraturan Bu.. 
kalau ada BS atau PRT yang masuk YYS harus bayar Administrasi lagi. 
meskipun si BS atau PRT mau kembali ketempat ibu".. 
 
Saya langsung naik darah.., dikantor.. saya teriak2x.. telp sama Sponsor dan
orang YYS.  Saya sempat mengancam mereka untuk "MENUNTUT PERKARA" karena
saya merasa dibohongi.
 
Di YYS BS saya sudah menjelaskan kalau kerja disaya baru 4 bln.. dan masih
ada perjanjiannya tapi BS saya malah dibentak dan dijaga BODYGUARD pihak YYS
dia bilang "DIAM KAMU.. JANGAN SOK TAHU DAN JANGAN TURUT CAMPUR" ..
kasihan dech BS saya Itu.
 
Setelah ngotot abis.. dari pagi jam 9 sampai Jam 2 siang. akhirnya Dia (BS)
bisa keluar dari YYS itu TETAPI. HARUS NAIK OJEK dari YYS. tidak boleh
ojek luar dgn alasan Tanggung jawab Sponsor atau YYS. dengan tarif DPK -
SLIPI 50rb. itukan namanya meres. dan lagi saya harus potong gaji BS 150rb
untuk biaya ADM.. ( apa lagi tuh. )
 
Alhasill aku berhasil bujuk BS ku untuk bisa naik Bis sendiri.. dan aku SMS
caranya.untung dia sampai dengan selamat..
 
Jadi kalau kita memang "TERPAKSA" ambil dari YYS IBU HADI .. kita harus memastikan
kalau BS / PRT .. harus bisa Pulang pergi Sendiri (Tidak melalui Travel YYS) !
 
Karena kita pasti akan disuruh bayar ADM lagi ( seperti ambil baru)
MESKIPUN BS atau PRT mau kembali kepada kita dengan keinginan mereka
sendiri..,
 
YAYASAN IBU HADI DEPOK BENAR..BENAR. COMERCIL.......... (Aih gemessss banget deh)
 
Thank you & B. Regards
Rini S.
JAKARTA 
 
Komentar dari saya:
Yayasan Ibu Hadi memang sudah keterlaluan.
Teman2 kalau enggak kepaksa... banget  saya sarankan jangan deh sekali-kali
mengambil bs atau pembantu dari Yayasan Ibu Hadi sebab saya juga pernah kecewa berat
dengan pelayanan di Yayasan ini.  Ternyata kemegahan tampilan sebuah Yayasan tidak menjamin
pelayanannya bagus. 
 29.
Fri, 8 Feb 2008 18:38:05-0800
HATI HATI PENCURIAN BERKEDOK PEMBANTU !!
Kejadian ini terjadi pada saya sendiri hari sabtu siang kemarin ( 19 Januari 2008) di rumah saya, di Kompleks PWR � Warung Buncit.
Sepulang saya dari golf driving dengan suami dan anak saya pagi itu saya tidak terpikir sedikit pun kalau pembantu yang baru bekerja 2 hari ini akan  mengambil barang2 saya. Dia mengaku kepada supir dan karyawan suami saya yang sedang ada di depan rumah mau buang sampah. Dan sesudah itu dia tidak kembali lagi ternyata.
Pukul 10.30 saya pulang ke rumah, dia sedang memasak, dan akan membuang sampah ke depan. Kemudian saya meminta si pembantu ini ( mengaku bernama Ninik) untuk mengeluarkan stik golf saya dari mobil tapi dia tidak muncul2, kata babysitter saya dia ke warung. Saya percaya karena dia keluar tadi tidak membawa apa2 dan hanya membawa kantong sampah.
Sesudah saya tidur siang jam 1.30 saya melihat charger digital kamera saya ada diluar lemari dan saya bermaksud untuk memasukkan ke kotaknya, dan saya baru sadarh bahwa kotaknya sudah tidak ada, kemudian kotak handycam beserta 1 kamera digital lagi juga hilang.
Kemudian saya menelfon yayasan yang menyalurkan si pembantu ini ( Yayasan Putra Mutiara di Kemang), setelah saya menelfon, babysitter saya ( Parsini) diatas berteriak2 dan menangis ternyata uangnya Rp. 1,815,000 dan temannya babysitternya satu lagi, Linda juga hilang sejumlah Rp. 350,000 diambil pembantu itu. HP mereka tidak ada yang diambil hanya uangnya saja. Baju si pembantu itu juga masih lengkap, sendalnya juga masih ada.
Suami saya bermaksud untuk memanggil polisi, ternyata hp nya 2-2nya juga diambil oleh pembantu itu dikamar. ( sewaktu pergi pagi dia tidak membawa HP dan ditinggal di lemari di kamar)
Barang2 saya yang hilang yang saya data: HP Communicator E90, HP Nokia 8800, Kamera Digital Nikon Coolpix, Kamera Digital Panasonic Lumix, dan Handycam Sonny, serta uang sejumlah Rp, 2,165,000
Jadi pada saat pagi saya pergi, dia membersihkan kamar saya dan mencuri barang2 tsb, padahal babysitter saya nungguin dia diluar sambil lihat si orang ini membersihkan kamar !
Saya meminta yayasan bertanggung jawab, dan dia berjanji akan mencari si maling ini, saya juga dia meminta mencari alamat berdasarkan ktp yang ditinggalkan ( ktp bogor), kartu atm lippo bank, kartu jamsostek atas nama Ninik, dan kartu berobat Rumah Sakit OMC, juga mencari di tempat suaminya yang katanya bekerja di Slipi.
Pada hari minggu pagi saya ditelfon oleh orang yayasan itu bahwa orang yang bernama Ninik itu masih ada dan dia mendatangi ketua RT di jalan Batu Sulaiman, Pulomas, Pacuan Kuda. Ternyata, pencuri itu mencuri kartu identitas, ATM, HP dan uang orang yang bernama Ninik yang tinggal di jalan tersebut. Dan melamar ke yayasan dengan menggunakan identitas ibu Ninik ini untuk bekerja sebagai pembantu. Jadi memang dia ke rumah saya sudah berniat untuk mencuri
Sore harinya saya ditelfon lagi bahwa pencurinya sudah tertangkap dan dia pingsan. Saya bergegas dengan suami ke sana, barang2 saya lengkap masih ada disana. Dan dia baru saja membeli peralatan bayi , yang ternyata dia sedang hamil besar ! ( Saya kecolongan, begitu pula si yayasan penyalurnya  karena dia memakai baju gombrong2 waktu di rumah saya dan mengaku habis melahirkan)
Pukul sepuluh polisi datang dan membawa pencuri yang masih pingsan, dan mereka menyarankan untuk menyadarkan si pencuri ini ke UGD terdekat. Kami membawa ke RS OMC, dan sampai jam 1 pagi dia belum sadar juga. Tapi semua hasil normal. Suami saya meminta untuk dipindahkan ke RS yang dekat dengan rumah saya, jadi si pencuri ini dibawa ke RS Siaga untuk disadarkan. Pukul setengah 4 pagi dia sadar, tapi pingsan2 lagi. Akhirnya dibawa ke yayasan sampai dia sadar kemudian akan diambil kembali oleh polisi.
Senin pukul satu siang saya dilaporkan oleh yayasan bahwa si pencuri ini yang nama aslinya Shella Aulia sudah siuman dan sudah sehat, bahkan sempat jajan bakso segala. Tapi ketika polisi datang dia pingsan lagi. Jam 3.30 sore saya ditelfon lagi oleh yayasan bahwa dia mencoba untuk kabur, dan badannya sangat sehat sekali, saya meminta polisi untuk mengambil dan membawa ke kantor polisi. Saya baru dengar kabar siang ini bahwa si pencuri ini dikembalikan ke yayasan penyalur pembantu dan kemudian dilepaskan oleh pihak yayasan karena kondisi nya hamil, dan pada saat interogasi dia pingsan2 terus. Sangat disayangkan sekali !
Barang2 saya kembali, tapi di hp yang dikembalikan oleh polisi semua contact nama di communicator dan hp satu lagi sudah hilang. Dan bayangkan di hp satu lagi ( 8800) � terdapat foto2nya sedang berpose topless, hanya menggunakan BH saja ! Astaga... Juga dia menyimpan nomer telefon apartemen saya � saya tidak tahu apakah dia punya maksud lain dengan menyimpan nomer tersebut
Pencuri ini bisa jadi akan berkeliaran lagi dan akan mencari mangsa lagi karena dia berpikir dia bisa menipu orang rumahsakit, bahkan polisi sekalipun !
 
Foto pencuri : nama Shella Aulia asal Banyumas, umur kurang lebih 25 tahun, tinggi kurang lebih 150 cm dan dalam keadaan hamil 6 bulan
Barang2 saya memang kembali, tapi rugi waktu dan biaya pada saat ke rumah sakit, polisi, dll.. sangat2 mengesalkan ! dan itu membuat saya cukup trauma meninggalkan kedua anak saya dirumah hanya dengan babysitter.
Dari pengalaman saya,  seandainya menerima pembantu dari yayasan sebaiknya benar2 dicek, jangan dari ktp aja, tapi kalau bisa identitas yang lain dan cek saudara atau rekan yang bisa dipertanggungjawabk an seandainya si pembantu ini berbuat yang tidak2. Saya juga lampirkan foto si pencuri ini � - tolong diperhatikan baik2 karena mungkin saja dia akan mencoba lagi melamar sebagai pembantu atau babysitter. Foto ini juga sudah disebarkan oleh bimas kepolisian ke yayasan penyalur pembantu untuk mereka tidak menerima orang ini . Mudah2 teman2 bisa membantu untuk menyebarkan ke semua yang dikenal supaya kejadian ini tidak terulang lagi.
 
Terimakasih buat Yani Gunawan dan Rini yang sudah mengirimkan email ini ke saya
 30.
Thu, 14 Feb 2008 21:51:04-0800
 
Hi Anita,
ikutan nimbrung soal baby sitter.
menurut aku jaman sekarang PRT banyak yang "naik" statusnya jadi baby
sitter, timbang dikasih seragam apa susahnya sih?
makanya, sitter2 yang benar2 sudah berpengalaman suka ngeluh, spt dulu
aku pakai baby sitter yang pengalamannya sudah 7tahun, sampai sudah
pernah melanglang buana ke Hong Kong, Singapore. 
 
dia bilang di yayasannya ini banyak orang2 baru yang cuma dikasih
training 3 bulan, udah deh statusnya baby sitter, dipekerjakan ke rumah
baru, tau2nya nangis minta pulang, ga betah, dll.
 
tp,sih.. suster ku yang pertama ini juga bukannya ga ada jeleknya
memang sih dia "jaga mati" anakku, tp selama dalam pengasuhannya anakku yang
kecil ini giginya lebih cepat rusak dibanding kakaknya (notabene aku
yang asuh sendiri!), dan walaupun si suster punya ketrampilan berbahasa
inggris walau ya.. terbatas percakapan sehari2 , tapi kok anakku ga
pernah dijejelin bahasa inggris ya?
kurang komunikasi gitu ke anak, tp urus anak dari kasih makan, minum
susu , mandi, dll bagus.
 
setelah 2 tahun, dia minta berhenti karena dapat jodoh di Papua
(domisili aku selama ini), mertuaku ambil ganti di yayasan yang sama (ada tuh
di listnya mbak), ya... dapatnya.. yagn baru pengalaman 1 thn, judes
pula orangnya, tp ya itu saya udah tegur, kalo kamu suka kasar2 sama anak
saya apakah kamu ga merasa sakit kalo posisi saya ada di kamu? anak
kamu dikasarin kamu terima ga?
 
selama ini sih maish bisa dibilangin,ya.. terima aja. toh namanya anak
makin gede makin ngerti & bisa ngadu kalo dia disakiti, dll.
 
tahun ini , desember, saya tidak akan memperpanjang kontraknya.
sekarang lagi mencari sendiri, tp entah bisa dapat apa tidak. kali ini saya
mau mencoba mencari pengasuh dari flores.
ada yang bisa bantu?? he..he..
 
rgds,
Debbie Irawan
 
Komentar dari saya:
Emang bener sih apa yang kamu bilang, sehingga di lapang banyak sekali bs yang enggak punya ijazah.
Aih ma'af banget di list saya belum ada tuh untuk daerah Flores. 
 
 31.
Thu, 14 Feb 2008 21:51:04-0800
 
Dear Anita... 
 
Senang rasanya melihat blogspot yang dibuat oleh anita....  hebat ya bisa buat sebagus ini.. 
dan selalu diupdate,,, 
 
Website ini sangat berguna banget lho menurut saya , dan sayangnya saya baru hari
ini menemukan website ini.. krn kalau saya membacanya 6 bulan yang lalu pasti saya
menjadi lebih berhati-hati dalam memilih yayasan tempat saya mengambil baby sitter.....
 
Anita , sekedar mau sharing aja , dan semoga bisa bermanfaat utk yang ibu2 yg lain... 
 
Mau sharing aja  pengalaman saya mempergunakan Yayasan Bhakti Siwi Yogyakarta, saya
baru pertama pakai BS , krn baru saja melahirkan , dan krn saya harus kembali kerja
lagi maka saya memutuskan utk memakai BS utk menjaga anak kami sewaktu kami kerja,
dan saya sangat kecewa sekali dengan yayasan itu..  
 
BS yg saya dapatkan bernama Padmi katanya pengalamanya sudah 7th lebih, dia pandai
merawat anak saya dan saya sdh cocok dengannya , perjanjian yang diberikan oleh
Yayasan adalah BS boleh mengambil cutinya setelah bekerja 3 bulan , tetapi pd bulan
pertama dia sudah mengambil cutinya utk pulang ke Jogya , saya mengijinkan krn
menurutnya ada urusan yang mendesak, seharusnya cuti hanya 2 hari , tp krn jauh dia
baru kembali ke jakarta setelah 4 hari.  Bulan Ke-3 dia minta ijin lagi utk pulgn
kampung krn mau nengokin anaknya yang masih berumur 2,5 th, saya pun tdk keberatan ,
krn saya tau rasanya meninggalkan anak pasti sedih sekali...  1 minggu saya tunggu
tanpa kabar berita , pdhl dia berjanji akan kembali pada hari Selasa.... (dia pulang
semenjak hari jumat) , saya sangat kesulitan krn saya harus bekerja tiap harinya ,
dan sulit minta ijin dari kantor. 
 
Sebelumnya saya agak tdk enak menghubungi Ibu Asmara (pemilik Yayasan)  mengenai hal
ini , krn saya pikir anaknya sakit jd Padmi harus lebih lama tinggal di Jogya , tp
krn tdk ada kabar berita dari nya , maka saya memutuskan utk menayakan kepada bu
Asmara  (pemiliknya) , dan menurutnya dia tdk tau menahu mengenai kepulangan Padmi
dan sangat sulit menghubungi dia , bahkan tdk bisa dihubungi... dan berjanji akan
mencarikan penggantinya...  
 
Akhirnya setelah 2 minggu, kami dapat penggantinya yang harus saya jemput di
Pulogadung , pertama kali melihat orangnya saya tdk begitu sreg , tp saya mau
mencobanya , krn kata bu Asmara , orangnya bagus, setelah 1 hari bekerja , saya
melihat pekerjaan BS pengganti itu , dan katanya pengalaman bekerjanya 4 tahun sbg
BS tp kok bayi saya yang baru 5 bulan pada saat mandi MAU LANGSUNG DIMASUKKAN KE
DALAM BAK , padahal kan bukankah sudah sangat mendasar kalau bayi itu harus diwaslap
dulu diluar sebelum dimasukkan ke dalam bak....   dari situ saya langsung berpikir ,
apakah bener ini BS yang berpengalaman...?? 
 
Kemudian hari ke-2  dia membuatkan makan buah pisang utk anak saya , dan Pisang itu
diblender , pdhl pisang itu begitu lunaknya , dan hanya perlu dikerik saja.... 
Makin jelas pemikiran saya , kalau orang ini tdk cocok merawat anak saya , ditambah
lagi dia masak air panas utk dimasukkan termos utk bikin susu , tp ternyata air nya
tdk dimasak sampai mendidih , krn baru 2 jam dimasak kok sudah dingin ....  saya
kesaal sekali , akhirnya saya memutuskan utk tdk meneruskan memakai BS itu...  
 
Langsung saya menelpon Ibu Asmara , dan minta dicarikan pengganti , dan sampai 1
bulan lebih tdk ada juga penggantinya... saya kecewa sekali dengan BS pengganti yang
dikirimkan itu , katanya salah satu murid Bu Asmara , tp kenapa tdk bisa bekerja
begitu .....  berarti murid dari Yayasan Bhakti Siwi tdk jaminan bisa dipergunakan
sebagai BS dong...  
 
Yang saya sayangkan kejadian yang menimpa saya ini terjadi sesudah saya
merekomendasikan Yayasan ini kepada teman2 saya , dan 2 orang teman saya menggambil
dari yayasan yang sama....  mudah2an mereka tdk mengalami spt yang saya alami , krn 
yayasan ini menurut saya menjadi sangat komersil , setelah 3 bulan , suster saya
pergi tanpa kejelasan , ditambah BS tsb meminjam sejumlah uang dari beberapa
pembantu Ibu Saya , pdhl pembantu dirumah ibu saya gajinya setengah dari gajinya....
selain itu HP yang saya pinjamkan selama dia merawat anak saya juga dibawa oleh
Padmi ....  yaahh kami semua sudah meikhlaskannya kok... 
 
Semoga pengalaman saya ini dapat menjadi masukan ibu2 yang lain , krn sebaiknya
pergunakan Yayasan yang sudah lama deh, dan kita tau dimana letak Yayasannya.. 
 
Terima kasih banyak ya Anita atas waktunya mau mendengarkan keluhan saya ini. .
 
Warm Regards,
Rita
PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA
Jl. Swadaya IV,  Rawaterate
Cakung - East Jakarta 13920
JAKARTA - INDONESIA
 
Komentar dari saya:
Saya dapatkan email ini dari Herwinda Ferdiana
Terimakasih atas sharingnya dan terimakasih juga kalau kamu menyenangi blog saya 
 
 32.
Wed, 27 Feb 2008 15:02:34 +0700
 
Hallo,
Saya mau ikut sharing pengalaman mengenai yayasan babysitter.
 
Sekitar pertengahan Desember 2007, BS saya yang mengasuh dari anak saya berumur 6 bulan pamit untuk pulang ke kampung karena orang tuanya akan segera panen dan dia diminta untuk bantu di rumah.
 
BS tersebut saya ambil dari Yayasan Hiba Profesional dan selama bekerja kami cukup puas dengan cara kerjanya. Anak kami banyak diajari hal-hal yang membangun dan BS nya sendiri cukup cekatan. Sejujurnya kami sangat menyayangkan keputusan itu dan kami sempat menanyakan apakah masalah gaji tp dia bilang bukan, tp si BS tetap keukeuh mau pulang. Kami tidak bisa menahan lebih jauh dan akhirnya kami hanya minta dia tunggu sampai kami menemukan pengganti. BS tersebut bersedia tp hanya untuk waktu 2 minggu. Karena Yayasan Hiba Profesional mewajibkan pengguna jasa membayar admin fee per tahun yang cukup besar, kami memutuskan untuk mencari dari yayasan lain.
 
Dari majalah Ad-Info Serpong kami menemukan iklan Yayasan Tunas Berkah.  Dengan pertimbangan jarak yg relatif dekat, kami memutuskan mendatangi yayasan itu. Secara sekilas yayasan tersebut standar aja, lokasinya di Ruko Madrid Boulevard (seberang Pasar Modern BSD) dan mereka hanya mensyaratkan biaya admin Rp 600rb dan garansi 4 bulan. Karena anak kami sudah berumur 2.5 tahun, kami memutuskan mengambil BS pemula untuk balita. Keluhan anak kami hanya susah makan. Kami memang menghendaki anak kami makan harus duduk, sebisa mungkin tidak sambil jalan apalagi lari2. Jadi sejak bisa makan nasi, anak kami terbiasa sambil nonton televisi atau main tapi dalam posisi duduk.
 
BS pertama, baru saja kami ajak pulang dgn waktu tempuh sekitar 20 menit, sampai di rumah mabuk dan muntah. Kami masih berpikir mungkin blm terbiasa. Esok harinya diajak berkendara lagi selama 30 menit muntah lagi. Akhrinya kami putuskan mengembalikan BS tersebut hari itu jg menempuh jarak hampir 1 jam berkali2 muntah.
 
BS kedua, orangnya agak pendiam tp cukup bisa handle kerjaan. Baru sekitar 10 hari baru ketahuan kalo dia sakit, walaupun cuma demam, sudah tidak sanggup nyambi kerja. Harus tiduran dan istirahat total. Pada saat ditanyakan memang dia begitu kalau sakit. Wah, repot jg kalau begitu. Akhirnya kami minta ganti lagi.
 
BS ketiga, pilihan dari yayasannya. Lumayan kerjanya. Tapi dia mudah tertekan / stress saat kerepotan memberi makan anak saya dan dia minta pulang setelah 4-5 hari.
 
BS keempat, tidak ada pilihan lain karena BS pemula yg tersedia hanya dia. Tp tidak bertahan lama juga, paling sekitar 2 hari, dia minta pulang karena bapaknya sakit.
 
BS kelima, agak kurang pintar tp orangnya mau kerja. Untuk melakukan rutinitas harus diingatkan berkali dan sering jg isteri saya ngomel2. Tp BS ini cukup besar kemauan kerjanya. Kami sudah berusaha tutup mata, yang penting dia bisa menjaga dan memberi makan anak kami. Setelah 2 bulan, ternyata dia minta pulang ke yayasan. Saat ditanyakan alasannya, dia jawab tidak ada, hanya mau pulang saja. Saya sudah berpikir, ya sudah mesti cari ganti lagi nih. Tp isteri sy tidak begitu saja percaya. Dengan alasan yg berubah-ubah isteri sy coba menginterogasi dgn halus dan ditengah2 percakapan, anak saya rewel mau tidur dan minta ditemani. Isteri saya mau buang air kecil dan mendapati telepon wireless di meja kok tidak ada hand-set nya. Ditanyakan ke ibu mertua saya, dia tidak pegang. Isteri sy langsung cek ke kamar BS, ternyata dia sedang telepon. Ketahuanlah kalo BS ini ternyata suka pake telepon tanpa ijin. Kami telepon ke yayasan untuk menjemput BS ini.
 
Keesokan harinya BS dijemput tanpa memberikan pengganti, sekitar 3 minggu lalu, dan sampai saat ini tidak ada sekalipun itikad baik dari Yayasan Tunas Berkah sebagai pertanggungjawaban.
 
Setelah BS kelima pulang, kami juga merasa Yayasan Tunas Berkah itu hanya mengambil PRT dan mungkin hanya diberikan �seragam kebesaran� dan diangkat menjadi BS. Karena dari kualitas kelima BS tersebut tidak ada satupun yg langsung tau apa job desc-nya. Semua kami yang harus mengajari. Malahan setelah BS kelima kami tambah yakin bahwa BS pemula hanya berharap �on-the-job-training� dan setelah merasa tau pekerjaan yg sebenarnya, mereka pulang ke yayasan untuk kemudian dijadikan BS �experienced�.
 
Selanjutnya kami memutuskan pindah yayasan, dari referensi BS terdahulu yang dari Hiba, kami mencoba contact ke Yayasan Pelita Bunda. Yayasan ini mensyaratkan annual fee (bukan one-time-only) dan kami pikir mungkin lebih professional daripada Tunas Berkah. Yayasan tersebut lokasinya di Kalimalang dan punya cabang di WTC Matahari, Serpong. Kami mendatangi yang di Serpong dan yayasan sudah assign seorang BS. Karena sudah ditunjuk dan kami lihat memang lumayan cocok akhirnya kami bawa pulang sekitar jam 10.30am. Hari itu efektif dia belum bekerja full karena isteri saya hanya menunjukkan cara memberi makan dan mengurus kamar. Pada saat anak saya tidur siang, BS ini sempat menanyakan apa yg harus dia kerjakan dan isteri sy hanya mengatakan terserah dia saja, mau bersih2 boleh, mau istirahat boleh. Keesokan harinya, saya terbangun jam 4.30am. Kok BS ini belum bangun, kata saya dalam hati. Saat saya ketok kamarnya tidak ada jawaban. Saat saya buka kamarnya sudah tidak ada orangnya dan ternyata BS ini kabur. Untung tidak ada barang yg hilang.
Dari pagi hingga siang yayasan tidak bisa ditelepon. Saat bisa ditelepon dan kami melaporkan kejadian ini tp yayasan tidak memiliki BS yg tersedia. Akhirnya kami harus cuti karena tidak ada yg mengurus anak kami. Kami baru dikirim BS pengganti setelah 2 hari, dgn data umur 36 tahun. Pada saat datang, kami tidak yakin kalau umurnya 36 thn, sepertinya sudah diatas 40 tahun dan saat dikonfirmasi ternyata dia sebelumnya bekerja sebagai suster lansia di Malaysia. Sesampai di rumah dia langsung mandi dan perlu waktu sekitar 30 menit lebih untuk dia mandi. Waduh, gimana mau mengurus anak kalau mandi saja sebegitu lama. Hari itu jg kami minta pengganti dan lagi2 tidak tersedia pengganti. Baru keesokannya kami dikirim pengganti dan umurnya 35 thn, kali ini agak sesuai rasanya. BS ini bekas TKW di Arab. Masih mengecewakan juga, ternyata orangnya lelet dan tidak bisa diajari. Semua maunya sendiri dan saat kita menegur dia bisa jawab jadi bingung kalau ibu ngomong terus. Tp karena terdesak dgn kondisi, kami sampai hari ini masih mempekerjakan dia sampai saatnya ada pengganti yg lebih baik.
 
Sorry kalau terlalu panjang. Itu hanya pengalaman selama sekitar 3 bulan terakhir ini dengan Yayasan Tunas Berkah (very unrecommended) dan Yayasan Pelita Bunda (belum tau hasil akhirnya).
 
Semoga berguna
Ary Handoko
 
Komentar dari saya:
Terimakasih sharingnya....
 33.
Wed, 27 Feb 2008 15:02:34 +0700
 
Dear Anita,
Saya mau sharing soal BS dan pembantu....
Mohon disebarkan ke teman2 agar kejadian yang menimpa anak2 saya tidak terulang lagi...
 
Pembantu saya, nama Watik, asal Rangkas daerahnya Sawit (foto terlampir saat di MTA, duduk di tengah sedang menggendong bayi Ase, anak saya) perbuatan yang diakui oleh BS saya adalah dia pernah memasukkan Sam anak saya ke dalam mesin cuci... pembantu ini sudah tidak bekerja lagi sejak 11 Januari 2008 ini.
 
Tetangga saya pernah kasih tau saya kalo Watik menggendong Ase sambil asyik ngobrol dengan temannya sesama pembantu saat hujan gerimis...tetangga itu gak mungkin iseng berbohong karena dia juga punya anak balita umur setaon.
Kata auntie yg tinggal di depan unit apartemen kami, pembantu ini juga suka berteriak - teriak kepada anak saya, Sam (umur 2 tahun)....
Tapi sebenarnya saya curiga kalo pembantu dan BS ini sama2 gak beres kerjanya...
 
BS saya, nama Nasiha, asal Lampung Tengah (foto terlampir saat di MTA, duduk di sebelah kanan Watik, membawa tas) sudah setahun bekerja pada saya... baru saja saya pecat hari Sabtu kmaren, tgl 16 Februari 2008...
 
Tgl 8 Februari, saya dengar sendiri Nasiha membentak ASe bayi saya yg umur 6 bulan
Tgl 9 Februari, dia ngomelin ASe di depan saya : " rewel banget siy!"
Tgl 14 Februari malam, dia membanting pintu begitu kencang, padahal saya di rumah dan apartemen saya seluas 38 meter persegi
 
Bagaimana keadaan yg sebenarnya kalo sehari2 saya pergi bekerja??
BS saya yg baru, Aisyah brani bersumpah di bawah alquran susah rejeki susah jodoh bersaksi bahwa sehari2 BS Nasiha ini suka nyentil Sam, membentak ASe, membanting pintu, gak mau ngomong sama rekan kerjanya sesama BS, pernah mengguyur Sam dengan air dingin sewaktu rewel gak mau makan padahal yg nyuapin makan adl Aisyah... bahkan pernah menampar Sam, pipinya sampe merah bekas tamparan, ada tetangga yg liat
 
Saya gak punya bukti hanya punya saksi, kalo ada hidden kamera dan hasil rekaman videonya pasti saya dah jeblosin Nasiha ini ke penjara... setelah dia gak kerja lagi, Sam bobok selama 2 malam ini dengan tenang, sebelumnya suka nangis tiba2 saat tengah malam rupanya Sam ketakutan
 
Terlampir juga foto Nasiha bersama anak2
 
Saya hanya sharing untuk teman2 yg bekerja, suami istri tidak di rumah dari pagi sampai malam, sedangkan anak ditinggal sendiri di rumah dgn BS ato pembantu.... harap hati2 dengan ke 2 orang ini!!
 
Karena kejadian ini saya memutuskan untuk tidak bekerja lagi, tinggal di rumah dan mengurus anak bersama BS yg baru....
 
Thanks ya Anita, atas bantuannya untuk menyebarkan informasi ini
 
rgrds,
Debby Utami
 
 
 
Komentar dari saya:
Terimakasih sharingnya.... aih kasihan banget Sam kakaknya Ase, koq tega2nya sih bs masukin Sam ke dalam
mesin cuci itu kan bukan tempatnya buat bermain..... 
 
 34.
Thu, 28 Feb 2008 06:17:13 +0800 (PST)
 
Hi mba anita,
 
Kayanya saya terlambat nich baru tau ada website mba anita. Tau gini, saya dari dulu sebelum sampe ganti 11 kali suster saya bakal langsung research ini web.
 
Saya juga mau kasih info sedikit nih ( merasakan sesama nasib ibu2 yg sutriss nyari BS).
 
Baby saya skrg jalan 11 bulan. Pertama kali dapet suster yg kerjanya cukup baik, tapi setlah 3 bulan saya mulai tidak sreg. karena peraturan yg saya kasih ke dia, mulai dilanggar satu demi satu. seperti tidak boleh pasang lagu pop hanya anak2 saja waktu nemenin anak saya bobo, terus dia mulai bawa snack ke dalam kamar sampe2 terakhir saya tidak tahan karena ternyata hidung dia suka mimisan. dan saya khawatir darahnya akan menetes ke hidung anak saya. saya ambil ini dari Yayasan amanda di Kelapa Gading. Sebenernya yayasannya bisa saya kategorikan ok. karena waktu saya ganti, dia juga berusaha mencarikan yg terbaik. tapi apa dikata karena emang susah sekali pada saat itu. so saya ditawarkan suster pengganti yg emang dia sudah wanti wanti ke saya klo ini suster PEMULA. terus saya pikir ok lah. daripada saya mati bediri tidak ada yg bantu.
Eh, kga taunya bner2 pemula (dia tidak pernah megang baby; jadi yah hanya saya suruh2 cuci botol and baju baby saja). Tapi saya tidak bisa protes, karena emang yayasan sudah memperingati. Saya pikir, ya udah lah sambil kita cari suster yg baru.
 
Terus karena tidak ada terus, saya akhirnya ambil dari Yayasan laen : Mulia Kasih (kelapa gading).
Nahbaru kali ini saya bener2 merasakan suster yang emang suster. alias pengalaman. tapi karena di rumah saya bener2 sepi and di majikan dia yg dulu, dia terbiasa semua sendiri alias terserrah si suster so dia dengan jujur dan sopan mengundurkan diri. Nah penggantinya dari yayasan yg sama, duhhh amit amittt dech. nyetrika baju aja sampe 1 jam lebih. padahal baju baby loh. and asli sedikit kok. nah dia juga tidak pengalaman tapi gajinya ampun dehc minta setinggi langit. so saya bilang ke yayasan utk minta ganti. DASAR si ibu yayasannya bodoh tenan (asli dech jadi kbawa esmosi lagi) .... masa dia sms ke susternya klo saya lagi cari pengganti dia. Langsung dech si suster ini (namanya LINA) langsung mogok kerja. puncaknya karena dia tau besok mau di balikin, terus pas malemnya anak saya pipis and harus ganti popok, dia tidak mau turun. Oyah itu malem minggu. Pada saat itu saya kebaekan kali ye, karena waktu malam anak saya jaga, n suster boleh pilih bobo di kamar sama dengan pembatu ato dikamar baby. asalkan waktu saya panggil pake bel, dia harus bantuin saya. Nah si Lina ini tidak turun dan menyebalkannya sampe pembatu saya yg turun. N pembantu waktu  saya tanya napa lina kga turun katanya lina biarin aja. wahhhh saya panasss banget. langsung saya labrak kamarnya n bilang napa . dia bilang pusing. terus saya bilang dasar suster tidak berperasaan dan tidak punya tanggung jawab. saya bener2 kesel ama dia. Besok pagi langsung saya DEPAK!!!! Total kerja ama saya hanya 8 hari !!! Saya juga sebel banget ama ibu yayasan. Masa dia pake acara bilang2 ke susternya, yah pasti lah si suster tau besok mau dipulangin langsung mogok kerja. Kemudian diganti dengan suster yg cukup pengalaman.  nah suster yg ini cukup ok, tapiiiiiiiiii ternyata dia punya 2 kepribadian. kalo ama anak kita baek and perhatian banget, tapi saya pernah mergokin dia marah2 ke pembantu saya dengan nada bener2 mengerikan. Saya sendiri tidak pernah ngomong seperti itu. Karena saya ibu kerja, saya kawatir nter anak saya tumbuh kembang dengan omongan kasar. Sementara itu, suster pertama saya masih kontek2. and di smsnya dia bilang pengen balik ama saya dan bilang sudah tidak sakit lagi. Karena saya cukup hopeles , (bayangkan baby saya baru 3 bulan, susternya sudah ganti 8 kali) , maka saya menerima kembali si suster pertama.  
 
Oyah saya pernah juga mencoba suster dari yayasan venus (kelapa gading). duhh yg ini parah sekali. ngakunya suster pengalaman masaaaaaa nyuci baju and botol aja nanya harus brpa kali sirem air. pertama2 saya bisa tahan, pikir saya oooo dia baru so takut salah. tapi kok udah seminggu masih gitu yah. bisa gilaaa nih saya. gimana klo saya balik kerja, bisa2 keteteran dech. Masih banyak nama yayasan yg saya datangi tapi bener2 saya tidak bisa percaya dengan mereka. susternya tampak kumel, terus juga ada suster yg kukunya panjang. duh bener2 stress dech.
 
Nah si suster pertamanya ini, awal2 bulan kerjanya bener lagi. kemudian pas masukin bulan ke 2 (berarti total dia sudah 5 bulan sama saya), mulai bertingkah lagi. pertama2 saya merem mata, sampe puncaknya saya tidak tahan karena dia jorok. Dia pipis di dapur  saya. bener2 menjijikan. untungnya saya yg mergokin, karena suami saya sedang dinas di luar negeri. Yah saya kasih pengarahan klo itu bener2 menjijikan karena kuman penyakit bisa nyebar apalagi tempat situ tempat pembantu saya mencuci kaki and kain pel. Saya pikir dia insyaf donk, eh pas kami menginap di rumah mama saya, dia mengulagi lagi. kali ini di teras belakang tempat cuci baju. wahhh saya bener2 diuji kesabaran. tapi saya pikir yah di kasih tau lagi, and emang susah dapet suster. takutnya dapet yg lebih gila and menyakiti anak saya. Saya tiap malem bawa doa dan menangis ke Tuhan, kenapa Tuhan kasih cobaan gini ke saya. Mana Suami kerja dinas di luar. Yg ada saya jadi stress banget. tidak tenang meninggalkan anak dirumah sendiri. Kebohongan dan kejorokan mulai keliatan semua. Kasur tempat kami bobo yg ada di lantai, masa dia bersihkan dengan cara menginjak2 tepat dengan kakinya yg item and telanjang kaki. duhhh saya tidak tahan. terus mama saya menguatkan saya, dan menganjurkan utk omongin baek baek. Baruuuu di omongin , terus minggu depannya gitu lagi. pas keliatannn lagi sama saya. wahh parah. Saat yg sama, saya mulai berburu suster lagi. yayasan dari kebon jeruk lah, sampe ke ujung2 saya datengi. Ada 30 lebih nama yayasan di HP saya ini. tapi saat itu semua bilang sedang kosong. akhirnya saya bawa doa lagi and sayasudah mulai hopeless. Sampe jadi saya yg balik pikir, apa kriteria saya ketinggian ato ada yg salah dengan saya. Sampe akhirnya suster ini minta cuti and dia mendapat musibah. kena hipnotis dan diperkosa. Saat itu saya merasa kasihan pada dia. tapi di sisi laen saya kawatir dia tidak dapet menjaga dnegan baik. karena sebelum musibah saja, kadang klo lagi BLURRR bener2 blurr... bahkan dia pernah mengaku ke saya di majikan yg lamanya waktu dia lagi setrika baju, dia ketiduran terus setrikanya ngelindes paha dia. Saya was was sekali n dalam hati saya , saya niat harus ganti. Anehnya , pas kejadian itu saya sedang di mall and mengajak ngobrol ibu2 laen yg membawa bayinya dan bertanya dapet dari mana susternya. Kemudian saya catet aja nomernya. Tapi saat itu saya tidak ada insting klo dia mendapat musibah. baru besoknya dia menelpon saya dan mengatakn itu. dan suster saya ini juga katanya emang niat mengundurkan diri karena perlu waktu utk rehabilitasi. Biarpun dalam hati saya emang sudah tidak suka, tapi saya prihatin dengan dia. makanya biarpun dia berhenti, saya bantu dia utk memeriksakan diri ke rumah sakit dan meminta obat agar tidak hamil.
 
Nah suster yg kali ini saya dapet dari yayasan Mitra Keluarga (deket Kebun Jeruk). Ibu yayasan di sini saya amat suka. Beliau amat membantu saya. Suster yg saya dapet ini namanya Tri Haryani. Ssuter ini sulit senyum and bisa dibilang muka jutek. tapi saya pkir is ok asal mengurus anak saya ok. Dari kerjanya ok. Sampe2 saya udah sayang dia sekali. Kerja baru 1 bulan udah saya kasih hadiah2 banyak, seperti iket rambut yg harga satunya bisa 20.000 (saya kasih lebih dari 5), kaos kaki juga banyak (biar waktu bobo sama anak saya, dia kga kedinginan). pokoknya udah saya sayang dech. sampe akhirnya pas tepat 3 bulan kemaren, saya  anak dan suami hendak liburan di singapore. (Hampirrr aja saya buatin paspor, tapi karena dia gak ada akte lahir so kali ini dia gak ikut). Tri minta ijin pulang kampung karena dia mau jenguk anak (dia janda, cerai dengan suaminya), n dia bilang akan balik hari minggu. Hari seninnya saya akan pulang ke jkt. Bodohnya saya, saya bener2 sudah percaya ke dia. Pada saat saya berangkat ke sing, saat itu lagi heboh2nya banjir so saya sudah tidak perhatian banget ke tri. Eh ternyata, si tri sudah mengepak baju2 semuanya (ini saya tau waktu saya di singapore dan pembantu mama saya yg bilang). Terus, saya telpon ke ibu yayasannya utk minta kepastian. Dan ibu yayasan  bilang waktu ditanyakan ke dia, dia masih bilang iya bakal balik minggu kasihan si ibu sendirian. Lagian saya mau bawa temen utk jadi pembantu (kebetulan pembantu saya keluar karena harus jaga keponakannya yg baru lahir). Akhirnya liburan saya tidak tenang, karena saya kepikiran "dia keluar tanpa ijin, so takut barang2 dirumah ilang", terus kepikiran "apakah bener dia berhenti, napa tidak bilang baek baek ke saya? Udah tahu saya sendirian and dia sendiri yg pernah ngomng ke saya , Bu klo saya berhenti mau baek2 biar terus terjaga hubungannya.  Nah klo ini kan buat baek baek donk.
 
Tapi hati kecil saya masih mengharap supaya dia balik dan itu hanya isu dari pembatunya mama saya saja. Makanya waktu di sing, saya masih sempet2in beli oleh2 dompet dan tas pesta utk dia. Tapi begitu hari minggu tiba, ibu yayasan sms ke saya klo dia mencoba menelpon si Tri tapi terus tidak diangkat. Saat itu, saya udah bener2 hopeless dech. Akhirnya waktu senin saya balik ke jkt, saya bener2 dongkol ama Tri. Untungnya Tuhan begitu baek dengan saya. Sewaktu tidak ada pembantu and suster, suami saya ada di sisi saya. Dia ikut membantu saya menjaga baby kami, bantu ganti popok and sampe menceboki. Disini saya liat segi POSITIFNYA, suami bisa kembali dekat dengan baby.
Tapi terlepas dari ini, saya kembali dongkol klo inget si tri. Sampe ibu yayasan juga tidak percaya klo Tri bisa seperti itu, Keluar tanpa ngomng n masih berani bilang iya balik. Waktu Tri pulang, saya sempet kasih uang 100 ribu utk beli seragam baru karena kan saya pikir sudah 3 bulan kerja. Nah, dia tidak bilang ke ibu yayasan klo saya kasih uang. Dia malah kasih 100 ribu bilangnya utk bayar utang dia yg dulu. Saya telpon2 Tri and minta kepastian, tidak di angkat. SMS pun tidak dibales. bener2 TIDAK TAHU DIRI!!!!!!. Minta maap aja TIDAK!!!  Saya bener2 jengkel. Anak saya pun sampe sakit, karena tidak dikasih waktu adaptasi dengan suster barunya. Untungnya waktu di Singapore, dia sempet lupa. Tapi waktu balik  ke rumah kami, dia inget lagi dengan kebiasaan2 lamanya dengan suster ini.
 
Untugnya saya tipe ibu yg tidak lepasin anak saya 100% ke suster. So waktu suster barunya kewalahan, saya siap membantu. Saya bener2 merasakan dirugikan UANG dan BATIN. Uang, karena demi mencari suster cepat2 , saya harus korek uang lagi ke yayasan laen. Karena saat itu, bener2 tidak ada orang. Ibu yayasan Mulia Kasih bener2 baek. Dia berkalli2 minta maap dan merasa bertanggung jawab. Saya bener2 puas dengan beliau.
Rugi batin karena, dia tau suami saya hanya bisa pulang ke indonesia dan menghabiskan liburan bersama kami selama 2 minggu setelah 6 bulan lebih kami terpisah, nah si TRI malahan berhenti tanpa bilang. Otomatis, suasana kami menjadi stress dan tegang. karena cuti saya juga ampir habis dan harus masuk kerja lagi.
 
Tri juga menjelek2an saya di ibu yayasan. Padahal, banyak kesalahan2 dia yg tidak saya besar2kan. contohnya sewaktu dijaga Tri, anak saya pernah kejepit maenan tangannya sampe darahnya ngucur deras. tapi saya TIDAK marah ke Tri. Malah saya bilang ,  ayo cepet kita obati lukanya. dan saya sempet bilang udah gak apa2, kecelakaan bisa terjadi kok.  yg penting kamu udah berusaha semaksimal mungkin.
 
tapi karena ibu yayasan tau sendiri ceritanya, jadi untungnya dia tidak percaya dengan kebohongan Tri. Tri bilang karena saya tidak kasih kopi ke dia (emang klo kopi yah saya potong dari gajinya, karena menurut saya saya sudah lebih dari cukup saya kasih makanan yg pasti 3 kali sehari, terus klo ke mall sering saya beliin makanan and cemilan yg sama seperti saya makan, blom lagi klo ke mall dalam seminggu saya bisa 5 kali!!!.Terus saya juga tidak membatasi klo dia mau minum sirup saya klo siang2 panas, n buah sering saya kasih.  Tri bilang katanya saya marah klo dia lupa bawa air putih. Yah iya lah, saya ke mall itu bukan 1 kali sebulan. tapi  bisa 5 kali seminggu!!! masa tiap minum air putih saya harus belikan buat dia. padahal kadang saya sendiri aja bawa air putih sendiri !!! Intinya kata ibu yayasan, dia mau menjelekan saya. Dan mengatakan wajar saja dia mau berhenti tanpa bilang2 ke ibu yayasan dan ke saya. Ternyata bocorannya bilang klo dia kebelet KAWIN di kampung!!!!! n takut dilarang ama ibu yayasan utk berhenti karena kerja baru 3 bulan.
 
Tapi Tuhan emang adil, ibu yayasan tau mana yg bener dan yang bohong. Skrg kabarnya Tri minta kerja jadi suster hanya 2 bulan. Tentu saja ibu yayasan bilang tidak mau berbohong dan menutup2i ke majikan. Karena itu dia tidak mau menerima Tri lagi.
 
 Saya amat salut dengan ibu yayasan ini, beliau  tetep berusaha mencarikan saya klo ada suster yg pengalaman dari yayasannya. Padahal saat itu saya udah ambil suster laen dari yayasan laen, karena saya harus segera kembali bekerja.. Pokoknya saya bener2 bersyukur bisa kenal ibu yayasan ini yg saya percaya semuanya diatur ama yg diatas.
 
Hati - Hati klo ibu ibu laennya menerima suster dari yayasan laen. Saya amat sangat tidak merekomedasikan suster yg bernama TRI HARYANI ini. KTP. 33 0508 430282 1594, lahir Kebumen 3 Feb 1982. Alamat: Ngabean, RT/RW 03/04. Desa Ngabean. Karena saya anggap, dia EGOIS, TIDAK TANGGUNG JAWAB, dan TIDAK sayang anak. Klo sayang, dia pasti kepikiran berat donk utk meninggalkan anak saya begitu saja. Saya lampirkan juga foto si TRI ini. 
 
Oyah nama ibu yayasan ini Ibu Yuni, telpnya 0812 838 6792.
 
Salam,
Dianne Arini
 
 
Suster Tri Haryani
 
 35.
Tue, 18 Maret 2008  9:40 pm
 
Dear Anita,
 
Aku baru liat lagi neh, blogmu, wah listnya sudah tambah banyak ya. Saya
juga sudah baca comment para ortu, juga kalau ngobrol sama teman sekantor
atau teman di sekolah anak saya, masalahnya ternyata sama saja bahkan ada
yang lebih buruk. Semula saya sampai sempet berpikir, saya yang tidak benar
atau suster atau pembantu yg tidak benar, setelah saya baca, ngobrol, 80%
mengalami hal yang sama, pembantu sekarang tidak ada yang lebih dari 2
tahun. Fenomena pembantu sudah berubah sekarang tidak seperti dulu lagi,
terutama loyalitas, kerajinan & kesopanan.
 
Untuk kasus Latifah itu, videonya sih ada yg bilang dari Philipina, tidak
jelas sumbernya, dan katanya ada virusnya lho. Tapi kalau foto saya juga
tidak tahu. Kalau benar itu video-nya aduh, saya waktu nonton itu mau
nangis lho, syukurlah di rumah ada mertua yang ngawasi para asisten di
rumah.
 
Herannya, di koran, majalah, selalu saja diberitakan majikan yang tidak
fair, tidak manusiawi, hak2 pembantu, bs. Sedangkan kita majikan juga
banyak yang menjadi korban, apalagi anak2 kita, tapi sptnya tidak ada
hukumnya ya? Saya mau usul ke Femina atau Ayah Bunda atau apalah, haruslah
di informasikan daftar yayasan yang brengsek.
Saya juga pernah mengalami dapat yayasan yang brengsek (Talenta Agency) dan
sudah post di milis ke wikimu, nanti akan saya forward ke kamu ya.
 
Kadang saya dan suami sempat terpikir, apakah saya berhenti kerja saja &
urus anak di rumah, tapi keadaan ekonomi yang semakin sulit, usaha suami
yang belum mapan, memaksa kita para Ibu harus juga banting tulang...
 
Aku mau revisi & inform, kalau hari ini aku sudah diberi BS pengganti dari
Karunia Bunda, sesuai dengan janji ibu Ana itu, semoga tidak ada masalah
lagi.
 
Jadi aku tambahkan Yayasan Karunia Bunda ini sebagai yayasan yang
bertanggung jawab & konsisten pada janji-nya.
 
Best Regards,
Linda Sn.
 
 36.
Tue, 18 Maret 2008  9:41 pm
(Terimakasih buat Ibu Theresia Linda Setyanugraha yang senantiasa mengikuti perkembangan
tulisan di link website saya ini, dan terima kasih juga sudah mengirimkan kembali pengalamannya)
 
Dear Anita,
 
Ini pengalaman saya tentang Yayasan Talenta Agency yang brengsek itu.
 
Berhati-hatilah dalam mencari agen pembantu, karena tidak sedikit
yayasan atau agen PRT yang 'nakal', tukang tipu dan tidak bertanggung
jawab atau juga komersil (mau narik uang banyak aja). Sebaiknya pakai
agen rekomendasi dari teman yang sudah ketahuan bagus atau tidaknya.
 
Kalau ada yang tahu bagaimana menghadapi yayasan tukang tipu & tidak
bertanggung jawab, please be informed. Hanya 1 bulan sudah 3 kali
gonta-ganti pembantu, uang admin 450ribu + ongkos 30ribu melayang.
 
Juga sebagai informasi buat yang lain agar tidak terjebak seperti saya.
Berhati-hatilah dalam mencari agen PRT, terutama agen di bawah ini:
 
Talenta Agency
Akte Notaris: No.2, Zulkifli Harahap
Jl. Mangga No. 12D Gandaria Selatan
Telp. 75902530
 
Tapi kenyataannya di rumah kontrakan tanpa telpon rumah:
Jl. Terogong Raya 2 No. 30, Rt 7/ Rw 10
Cilandak Barat
Telp. 68722528, 93274429, 93274322, 68189430, 081389299866,
081383246464,  (sepertinya suka gonta ganti no hp)
Ibu Elis, Agus (katanya pendek), Ado (kurir).
 
Mau sharing aja pengalamanku baru-baru ini.
 
Aku punya 2 pembantu, 1 baby sitter. Pembantu 1 namanya Mar (sudah 1tahun
lebih), pembantu ke 2 namanya Maya dan baby sitter namanya Ita.
Berawal dari susternya Tristan, Ita, harus segera pulang, ibunya sakit
gondog dan harus
dioperasi. Pembantuku, Maya, yang dibawa oleh Ita,dan masih sepupu,  harus
ikut pulang juga, karena Maya baru 17th & belum pernah ke Jakarta.
Ita bakal pulang lama karna dia punya rencana nikah pada waktu yang
berdekatan.
Terakhir saya dapat kabar, setelah dioperasi, 3 minggu kemudian ibunya
meninggal.
 
Repotnya minta ampun karna sekali pulang 2 orang. Setelah suster
pengganti 'akhirnya' dapat juga yang cocok, sekarang tinggal cari
pembantu. Terima kasih Dunia Ibu yang telah memberi info daftar yayasan
baby sister, aku pakai More Fransisca dan memang benar yayasannya rapi
dan bisa dipercaya.
 
Nah, untuk yayasan atau agen PRT aku agak kesulitan, sudah browsing ke
sana kemari, dapatnya hanya 2. Selebihnya tidak jelas. Aku beli Nova dan
cek di bagian yayasan baby sister juga. Cari yang juga menyediakan PRT,
karna yayasan yang direkomendasikan temanku kosong, tidak ada PRT-nya.
 
Hingga akhirnya kita coba telpon Talenta Agency, dengan no. flexi
68722528, esia 92910902. Kami minta yang umur 18-20an, belum nikah &
belum ada rencana nikah dalam waktu dekat. Ada katanya, umur 22, asal
Yogya, belum nikah. Lalu dikirimlah PRT ini, namanya Viahenasari,
panggilnya Via.
 
Nah kejanggalan mulai terjadi ketika saya tanyakan KTP-nya. Katanya
(Via) yang asli di yayasan, tidak punya copy-nya. Dia sering
telpon-telponan (dia bawa hp) sampai tengah malam. Kadang saya bangun
untuk cek si kecil jam 2.30 pagi, dia masih telpon-telponan. Esoknya
bangun siang, lalu tengah hari dia tidur siang di kamar ibu saya,  karna
ada TV dan AC. Kerjanya berantakan, seperti orang bingung, ga konsen
karna sibuk sms.
 
Tidak sengaja waktu saya cari barang di lt. 3 tempat gudang & kamar
pembantu, aku ketemu copy KTP dia. Dan kaget ternyata KTP-nya Sumatera
Selatan, tahun lahir 1977 tapi anehnya di/tip-ex/ lalu ditulis tangan.
 
Dia juga suka pinjam HP pembantu saya yang lama (si Mar), karna sesama
flexi kan
murah.
 
Setelah 2 minggu, dan setelah saya gertak minta uang adminnya dibalikin
(450.000)saja karena lama tidak ada pengganti yang dikirim, kalaupun
dikembalikan hanya 300.000 (di surat perjanjian), mereka cepat2 kirim
penggantinya jam 10 malam (mereka tidak mau kembalikan uang), namanya
Daina, 17 th tanpa surat keterangan
&  KTP juga tanpa pemberitahuan sama sekali! Sampai kami harus dibangunkan.
Mereka antar Daina pakai kurir (naik sepeda motor) sekalian jemput Via
kembali ke yayasan.
 
Baru 4 hari kerja sudah dijemput keluarganya untuk pulang dan keluarganya
itu
tebus ke yayasan 500.000 (admin + ongkos) karna orang tua di kampung
diberitahu bahwa anaknya di bawa kabur orang (ini juga ceritanya rumit &
panjang) jadi yayasan dapat double (kanan kiri, dari saya juga dari
keluarganya Daina juga).
 
Lalu kami diberi pengganti yang katanya umur 30, belum nikah, ternyata
dikirimin oma-oma umur 50th, cucunya sudah 6 dan tidak mau kerja sama
sekali. Ngakunya suster, sudah mo kerja di Hongkong. Keesokan
harinya, PRT oma itu kabur dan kami curiga dia bawa uang si Daina yang
ketinggalan. Ternyata dia hanya dijadikan jaminan agar bisa tarik si
Daina saja, pantas ga mau kerja sama sekali.
 
Kami berkali-kali  telpon ke yayasan itu, tapi karna mereka menggunakan
flexi & esia, ga pernah mau angkat telpon (karna sudah ke
record). Kalaupun kita coba ganti nomer telpon,  Ibu Elis tidak pernah
ada, sedang ini, itu, kesana, ke sini.
 
Temanku juga bilang kalau yayasan itu tidak bagus, saudaranya pernah
dikasih PRT yg katanya eks TBC. Juga hilang uang admin-nya.
Akhirnya sampai saat ini ga diberi pengganti, uang admin 450ribu + ongkos
30.000
melayang.
 
Saya & suami malas ke yayasan itu, selain jauh, juga kami yakin ga gampang.
 
Rasanya kesal sekali, stres, pusing juga pembantu yg ga jelas keluar
masuk, sehingga banyak barang-barang yg hilang (kecil dan gampang
dikantongin). Mungkin ga seberapa tapi kesel aja kan kalo lagi perlu ga
ada, belum lagi barang-barang yang rusak karna ceroboh.
 
Semoga ibu-ibu yang lain jangan mengalami seperti saya, jadi
berhati-hatilah bila mau menggunakan agen PRT.
 
Best Regards,
Linda Sn.
 
Komentar dari Bayu Wardhana dari milis wikimu:
 
Thanks sudah kirim artikel ke wikimu.
Aku sebenarnya mau tayang / posting artikel tentang PRT ini ke wikimu,
cuma ada satu fakta yang kelewat, kalo membaca artikel tersebut. Yaitu
soal Via berganti dengan Daina. Di bawah ini adalah artikelmu yang coba
aku edit, dan yang warna biru adalah bagian yang aku masih bingung
merekonstruksi peristiwanya?
- apakah Via keluar atau dikembalikan olehmu? Saya kembalikan ke yayasan
- Lalu kenapa dapat ganti Daina tapi juga dapat 300rb ganti uang admin?
Tidak dapat Daina saja, uangnya mereka tidak pernah mau kembalikan
- Dan apakah di rumah ada beberapa pembantu? Karena ada kejadian di mana
Via suka pinjam hp pembantu lama. 1 pembantu 1 suster
 
Kalau tidak keberatan , tolong ditambahkan beberapa keterangan yang aku
tanyakan di atas, agar nantinya pembaca menangkap pesan dari artikelmu ini.
 
ok segitu dulu, ditunggu segera ya, tambahan informasinya.
 
salam hangat,
Bayu Wardhana
 
 37.
Sun, 6 April 2008  22:27:30 - 0700 (PDT)
(Terimakasih buat Ibu Desty Arlaini yang sudah berbagi pengalamannya)
Dear Anita,
saya juga boleh sharing dong!
di list yg kamu sampein ada kelompok "unknown", yg salah satu nya Imanuel telp 9249884.
Aku pernah ambil BS dari yayasan ini (rekomendasi dari temen).
waktu itu aku ambil pas abis lebaran th 2007 yl.
krn pembantu ku blm plg sdgkan aku sudah harus masuk kerja.
waktu itu aku ambil infal (harian), trus dikasih BS namanya LEGI.
terus terang, cuma 10 hari BS ini kerja sm kita, tp alhamdulillah, semuanya baik2 aja.
singkat kata, aku puas deh dengan BS ini.
kalo info yg aku dapet dr yg punya yayasan (Ibu Maria), BS ini udah pengalaman 10 th ngasuh baby.
kalo u/ dipake yg reguler (bulanan), gajinya bs sktr 1 -  1,2 jt an kl ga salah. (cukup berat buat aku n suami)
dan itu emang keliatan dari cara sang BS ngasuh baby ku (waktu itu umur 3 bln).
yang jelas aku tenang pergi ke kantor, ninggalin baby ku dengan BS dari pagi sampe sore.
tp yg lebih bikin aku tenang, karena ada ibu mertua juga di rumah yang bs (walaupun sekedar) ngeliatin cara kerja BS ini.
di tengah2 10 hari masa kerja nya, pembantuku balik k rmh (berikut sama anaknya yg rencananya bakal ngurusin baby ku).
aku minta tlg spy mba Legi (BS) mau ngajarin anak pembantu ku soal ngasuh baby, dan dia ga keberatan.
sampai akhirnya habis masa infal sang BS, aku anterin lg dia pulang ke yayasan.
sampe baby ku umur 7 bln, mertua msh tinggal di rumah (emang diminta khusus buat jagain baby).
sekarang baby ku cuma diasuh ama pembantu & anaknya (lebih banyak anaknya sih yg ngasuh), mertua udah balik lagi k kampung.
kalo baca cerita pengalaman ibu2 ttg pengasuhan baby oleh BS, bikin aku dag dig dug khawatir....
aku cuma bs ngadelin "kepercayaan" aja sama pembantu d rmh. 
sejauh ini perkembangan baby ku alhamdulillah baik2 aja.
ekspresi baby ku kalo ngeliat pembantuku bikin aku yakin kalo mereka (mudah2an bener dan insyaallah) sayang sama baby ku.
malah kadang suka ngiri juga, ngeliat baby ku lebih mudah terkekek2 ketawa dgn pembantu dibandingkan dg aku n suami.
segitu aja sharing ku.

o, iya kalo ada yg berminat nyoba di Yayasan Imanuel, ini alamat & no telp nya :
Perum Harapan Indah Blok IH No. 21 Bekasi, telp 9249884/88970433.
tapi aku saranin spy bcr dan ketemu langsung sama ibu Maria (yang punya).
soalnya pernah aku telp, yg angkat bukan bu Maria trus kasih tarif nya lebih tinggi.
thanks...

salam
-desti-
 38.
 
hallo anita saya

eva dari karawang, makasih banget buat infonya. saya mau memberikan info kepada teman-teman yang lain,saya pernah mengambil BS di yayasan dijawa tengah nama pemiliknya ibu kus (0818288842) hati2 kpd ibu2 yg baru memiliki anak, 3 kali ganti suster semuanya suster baru lulus ngga bisa kerja dan sepertinya pembantu yang dijadikan BS. Pengalaman saya 6 kali ganti BS dalam waktu 1 thn ialah harus benar2 mencari yayasan yg benar tapi mengenai BS nya gmn pribadinya BS tsb, ada yg pengalaman tapi adatnya luar biasa, masa anak mau bo2 ama kita dia marah... untuk citra bunda pengalaman saya sombong sekali, cari ditempat lain saja sama aja dr pada kita suruh nunggu ngga tau sampai kapan memangnya gratis udh peraturannya semena-mena...
 
withlove eva
 
 39.
Fri, 25 April 2008  12:11 am
(Terimakasih buat Ibu Wanda Arlaine yang sudah berbagi pengalamannya)
 
hi anita... sy jg punya cerita yang mudah2xan bs membantu yg lain. Ada yayasan yg
diasuh oleh ibu santi 0852-1900-7448 sy dpt yayasan ini atas rekomendasi teman. Tp
ternyata ibu santi ini jg penipu ulung... sy minta BS dikasi pbt yang diberi seragam
suster dan yg parahnya dia ambil orang asal aja dr terminal.. trus sy minta ganti dg
segala alasan dia berkelit. Santi ini bicaranya pintar banget , sok baik dll tetap
aja mental "pbt"..
Jadi buat ibu2x yang lain hati2x ya dg ibu Santi ini. tq
 
 40.
Fri, 25 April 2008  12:11 am
(Terimakasih buat Ibu Cecil Sasmita yang sudah berbagi pengalamannya, memang sih dampak negatif
hp terasa banget, saya juga mengalami hal yang sama dengan ibu, yaitu bs saya jadi ngantukan)
 
saya juga pernah dapet BS ngantukan namanya Ami dari Yayasan Tunas Anisa
Cipete...di mobil aja naek langsung ketiduran,pdhal anakku masih
aktif2nya. Nungguin anak tidur juga ketiduran. Anakku juga sering banget
kejeduk waktu dia yang jaga..Wah pokoknya ngantukan banget deh. Kirain
anemia,dah dibawa ke dokter, dibeliin sangobion,dll.Abis duit
banyak...eh, ga taunya kalau malem itu suka banget telp2an pakai HP sm
pacarnya (kan banyak promo hemat dari provider tuh). Tadinya saya biarin
tidur cepetan biar dia istirahat, secara kan seharian dah cape
tuh..eh,malah justru malemnya dia begadang, siangnya malah buat
tidur..pokoknya selama saya pakai suster tuh macem2 deh, lebih nyebelin
lagi memang yayasannya. ga ada yang tanggungjawab...hiks
 
Cecil S.
 
 41.
Thursday, 24 April 2008  11:34 am
Subject: YAYASAN MUTIARA BUNDA BRENGSEK
(Terimakasih buat Mommy Andrew / Catherine Liza yang sudah berbagi pengalamannya)
 
Dear Anita
 
sebenarnya sdh beberapa lama saya ingin menulis uneg2x saya ini ke web
Anita, tapi masih saya urungkan karna msh belum ada kejelasan dari berbagai pihak.
Tapi hari ini, se usai saya mendapat jawaban yang sangat tidak enak, dengan
berat hati saya tuliskan uneg2x saya ini.
 
Bermula dari 6 bulan yg lalu saya mengambil suster bayi di YAYASAN MUTIARA
BUNDA, CABANG PULO GADUNG (pusatnya di kedoya). Nama suster adalah PARWANTI,
pemula. Saya ambil karena saya akan segera melahirkan anak ke 2 sementara di
yayasan stok suster bayi hanya dia. Pada saat saya interview ada 1 lagi tapi
itu suster balita. Pada saat itu karyawan yayasan bernama MINI.
Sebulan pertama si suster ini kerja, sangat ngantukan banged.....
kebetulan saya punya anak pertama balita .....saya lihat dengan anak saya,
baik dengan yang balita maupun yang bayi, tidak pernah diajak omong, ajak
main, ajak ketawa, dinyanyikan lagu, dicerita, diajar apa kek.....ga pernah......
sampai dlm 1 bulan itu saya komplain ke yayasan, ditanggapi oleh YANTI.
akhirnya YANTI datang ke rumah saya, sekalian bawa 1 suster cadangan
sekalian juga utk tanya2x si PARWANTI, apakah dia bisa diperbaiki atau enga.
 
Di hadapan YANTI, PARWANTI mengakui bahwa dia suka ngantuk banged, ga ajak
anak main, ga ajak anak ngomong, ga nyanyi lagu, dan lain sebagainya.
Sempat ditegur ama YANTi, gimana seh kamu, kan di yayasan ada diajarin
lagu...koq ga pernah nyanyi utk anak, dan lain sebagainya. yg ditanya cuma
senyum2x, diam2x....
tapi ditanya apakah betah, dia bilang betah, dia masih mau kerja.
 
Suster cadangan saya lihat juga modelnya diam.
So kesepakatan saya, YANTI dan PARWANTI, bahwa dia dpt kesempatan TAPI harus
ada perbaikan atas cara kerja dia.
 
Usai pertemuan itu, 1 minggu kerjanya ok.
tapi kemudian, kumat lagi "penyakit" lamanya, suka ngantuk.
di mobil, pagi jam 9, saya mau ke gereja aja, dia uda teler
tidur..........padahal, di mobil, saya ajak anak ngomong, nyanyi, dan lain lain.....
dgn situasi yang ga sunyi senyap gitu aja, dia bisa bablas tidur...
 
NOTE : dia ga begadang, krn saya asi ekslusif, anak tidur dgn saya...minum
susu dgn saya, ganti pampers juga saya juga yg lakukan.
anak bayi selalu saya yang pegang
di mobil saya ga berani kasih anak bayi saya ke dia, krn takut dia nya
ketiduran, ga sigap utk pegang/gendong bayi.
 
di bulan ke 2 ini juga, ternyata dia mandikan anak saya terlalu ke bawah
sampai air masuk ke kuping anak....
setelah sekian lama spt itu, akhirnya jd masalah...... kuping anak saya
bernanah....bau sekali..... sampai ada lendir spt ingus kehijauan dan
jumlahnya banyakkkkkkkk sekali......sampai kalau si bayi digendong
berdiri,dan kepalanya senderan di bahu kita maka lendir nya itu jatuh ke
baju saya di bagian bahu.
saya sampai 2 bulan pelan2x bersihkan kuping anak saya dgn cotton bud
dari lendir dan nanah di kupingnya.
saya jg bawa ke dokter, karena lendir cukup banyak maka diminta tetap
bersihkan saja dulu pelan2x dan jgn terlalu dalam.
 
saya komplain lagi ke yayasan, minta ganti............GA ADA SUS SAAT
ITU KATANYA, KOSONG.
 
hampir setiap minggu saya telp, krn ngantuk n kecerobohan suster ini dan
itu......selalu jawabannya.......di yayasan sdg kosong, ga ada suster.
sementara dia selalu gitu, disuruh tungguin anak di box anak....kepalanya
senderan ke box, lalu lelesssssss.......tidur.......
disuruh tungguin anak saya yg balita tidur (gantikan mbaknya si balita
sebentar), eh ketiduran di ranjang anak saya.
berkali kali malah saya temukan si suster SUDAH TIDUR DULUAN SEBELUM SI
ANAK BALITA ATAUPUN ANAK BAYI SAYA TIDUR.
 
bulan ke 3, anak saya sakit lagi, panas tinggi selama
semingguan.....ternyata infeksi saluran kencing.
suster tdk membersihkan kelamin dgn benar, jarang gantikan pampers...
pampers sampe penuh banged atau bocor baru diganti.
sakit lagi, saya harus ke dokter, berobat ini itu.
selama seminggu baby ga boleh pake pampers, minum obat ini itu.
selama itu juga, malam saya yg bergadang, gantikan popok demi
popok.........sementara si suster bisa tidur dgn nyenyak sepanjang
malam........ 
 
note : saya juga bekerja di kantor, pagi sampai malam.
sekali lagi saya tulis, bahwa berminggu minggu saya telp yayasan tanyakan
pengganti, tapi KOSONG.
 
sampai akhirnya menjelang 4 bulan, dimana masa jaminan yayasan akan
habis.........sekali lagi saya telp ke yayasan, diangkat oleh MINI, saya
tanyakan lagi sus pengganti......katanya KOSONG, tapi setelah MINI
tanyakan ke IBU WAWA, pemilik yayasan, maka saya diperbolehkan masa jaminannya
diperpanjang.....krn memamng mau ganti tapi dari yayasan belum ada
pengganti sama sekali. bilamana nanti ada pengganti, maka akan diberitahukan ke saya
sekalipun masa jaminan 4 bulan sdh lewat. saya cukup puas dengan jawaban ini.
 
Namun, melihat suster kerjanya masihhhhhhhhhhhhhhhhhhhh aja seperti
itu.....cape ati rasanya
di mobil, selalu harus saya yang pegang si bayi.suster selalu uda
telerrrrrrrrrr tidur........
bangun jam 6 pagi, jam 6 lewat..
setiap pagi malah saya duluan bangun daripada dia.
telpon lagi ke yayasan, tanya kapan seh ada penganti.berkali kali, entah udah
berapa puluhan kali telpon.
 
akhirnya ada yg nanny senior, cuma 1, gaji 1,5 juta..... saya pikir,
cukup tinggi juga sementara bayi saya bukan bayi baru lahir, saya bilang, coba deh
kalo ada yang lain yg ga usa gajinya di atas 1 juta.
lalu kosong lagi.
telpon lagi bicara dengan YANTI, ada sus pemula tapi punya anak......
tapi ternyata pengidap HEPATITIS....... setelah cek ternyata masih POSITIF
HEPATITIS, dan saya sudah konsultasi ke beberapa dokter, akhirnya saya
putuskan saya tdk jadi ambil.
lalu si YANTI ini pulang kampung krn ada masalah keluarga, jadi urusan
di handle dengan SITI. telpon lagi, kosong.....lama...........kosong.
 
Saya telp lagi, katanya YANTI uda ga kerja di sana..... saya mesti jelasin
lagi dari awal ke si ini, si itu.....bahwa pembicaraan terakhir, dari MINI
saya ok bhw lewat 4 bulan saya masih dpt jaminan ganti dan yanti berusaha
carikan ganti sampai sekarang ga ada kabarnya lagi.
 
yang handle skrg SITI telpon2 lagi, eh ada, sus pemula........"
katanya pindahan dari yayasan JASA ABADI,
akhirnya saya interview, ternyata dari JASA ABADI belum lulus,
belum disalurkan,
dia pindah sendiri atas kemauan dia....ditawarain kerja ama
orang, dia ikut, lalu kerja sana sini, kemudian masuk di yayasan MUTIARA
BUNDA ini..... saya agak ragu, lah ini pindahan kaga jelas koq......lulus
Pendidikan dari jasa abadi aja belum, ga ada catatan dari jasa
abadi.......tambah lagi, ternyata pas di interview, orangnya juga ngaku,
bahwa dia SUKA TIDUR.........lahhhhhhhhh ngapain saya terima orang yang
"PENYAKIT" nya sama sperti yang sekarang saya sudah keselin.
tadinya saya minta waktu untuk pertimbangkan, karena saya juga uda males
bgt ama si sus skrg ini.
 
tapi setelah saya rundingkan dgn suami, akhirnya kita putuskan enga deh,
daripada coba coba, ternyata sama aja.....tapi saya nya mesti cape
ngajarin lagi dari awal....
 
kebetulan hari itu ada acara di sekolah anak saya, jadi jawaban saya
tidak jadi pakai, saya jawab via sms.
 
entah nyampe atau ga sms nya......saya ditelponin lagi ama yayasan tanya
keputusan saya, saya bilang ga jadi, krn alasan saya bla bla bla tsb di
atas.
 
sdh 5 bulan, saya msh telpon lagi, kosonggggggggggg. sekarang katanya
yang handle MINI
dan suster masih dengan penyakit lamanya..........kayaknya ga bisa
berubah tambah lg, org nya cuexxxxxx banged..... ini itu banyak yg ga
diperhatikan, padahal dia di rumah seharian..... mainan anak di blesekin
aja sekedar kumpul, tapi ga disusun yang rapi. ini itu harus selalu
dibilangin baru dikerjain.
saya telp bukan hanya ke cabang di Pulo Gadung tapi juga ke pusat di
kedoya,
 
uda telpon dengan TIKA, HENI, MINI, SITI, YANTI.
telpon lagi, eh uda ada YANTI lagi, MINI uda ga kerja di yayasan lagi.
YANTI kaget, urusan saya masih belum selesai.......telp lagi dia ke
pusat....bla bla bla...cerita lagi kronologisnya.....
akhirnya YANTI janjikan saya 1 x ganti lagi, ada suster bayi yg skrg
lagi pulang kampung, nanti abis dia kembali ke jakarta akan disalurkan ke
saya. saya tunggu 2 minggu, ga ada kabar.
akhirnya telp lagi, sekarang yg ada adalah MINI, katanya YANTI uda ga
kerja yayasan lagi......
ah gimana seh, lah yg terakhir janjikan YANTI, kan jadi bingung saya......
akhirnya jelasin lagi ke yayasan di pusat dengan HENI.........HENI bilang,
oke akan carikan saya pengganti .......dan sebaiknya saya bicara dengan 1
orang saja supa ga bingung lain lain orang.......oke saya setuju. Heni akan
sampaikan hal ini ke Pulo Gadung ayiotu dengan MINI, biar MINI yang
follow up dan akan hubungi saya.
tapi lamaaaa.... saya ga dpt kabar.
akhirnya hari ini saya telp ke Pulo Gadung...bicara dengan
MINI..........jawabannya sungguh "luar biasa".
dia malah nyalahin saya, uda pake 6 bulan 'baru' minta ganti.
"BARU" ?..........saya telpon uda berapa kali ????? dari 1 bulan saya
juga uda komplain.
dia nyalahin saya, uda kasih orang, saya nya yang pilih2.........
"PILIH2x" ????, ini urusannnya ANAK BAYI....... kalau sampai kenapa-napa
siapa yang TANGGUNG JAWAB.....????
mau kasih orang yang HEPATITIS, SUKA TIDUR, atau mau yg goblok
sekalian, ......kalau anak saya kena HEPATITIS........siapa yg tanggung?
YAYASAN tanggung ??? SUKA TIUDR, kalo pas gendong anak saya jatoh atau
kena apa2.......siapa yg tanggung ???
jawabannya.....yah suster juga manusia, ga ada yg sempurna...mau sakit
kek,mau suka tidur kek....yah namanya jg suster....
HAHHHHHH, dengan alasan gampang banget gitu, jadi saya harus terima
apaaaaaaaaaaaaa aja dari yayasan.......mau suster penyakitan kek, mau
suster yg males kek, atau yg suka molor kek..........gila apa ?
dimana mana juga nyari suster, pakai INTERVIEW....... bukan yang model
apa aja boleh kerja........
admin ke yayasan saya harus bayar
gaji suster saya harus bayar
pegang anak, saya juga
begadang saya juga
anak sakit, yang repot saya juga
 
berapa seh suster yg pernah ditawarin utk ganti :
1. sus yg wkt sebulan si wanti kerja dan dibawa ama yanti ke rumah saya,
saya liat orangnya jg pendiam
2. yg hepatitis
3. yg katanya pindahan Jasa Abadi dan suka tidur
4. yg nanny senior 1,5 juta.
 
baru total 4 yg ditawarin ke saya n ga ada yg cocok, lalu dengan
demikian bisa menyudutkan saya dan menyalahkan saya sepenuhnya ?
enak banged yayasan........
 
Sebelumnya juga saya pernah sharingkan hal ini ke milis ayahbunda,
parents guide dan balita anda....atas sharing dari teman2x milis bilang, ada
baiknya tahan gaji si suster utk cari suster di yayasan lain. Hal ini saya
tanyakan tadi ke MINI.
karena saya pikir2x, saya cape nunggu di MUTIARA BUNDA.....ditelpon ga
ada suster..... sampai kapan....ga jelas....kata MINI emang uda 1 bulan ini
sama sekali ga ada suster.... lalu sampai kapan...apakah 2 bulan ? 3 bulan 4
bulan ?
lalu tar saya telpon lagi, lagi lagi nanti saya yang disudutkan dengan
bilang.......hah, uda pakai suster selama ini sekarang minta ganti...
padahal YAYASAN yang membuat saya terkatung katung.... saya mau pakai
atau ga pakai suster tsb jadi ga jelas...
dijanjikan Pengganti, tapi ga jelas juga.... di yayasan ganti2x yg pegang
urusan, jadi setiap kali saya harus jelasin lagi dari awal, lalu begitu 
saya telpon lagi tanyakan follow up nya, jawabannya malah....saya uda pakai
lama....... lah saya ini tunggu jawaban dari yayasan koq.
hal lain yang saya pertimbangkan...berikutnya, dari Yayasan, mau kasih
orang yang kayak apapun jg bisa....mau yang penyakitan, yang teledor, yang
suka tidur, suka bengong, yang malas, apapun deh....bisa aja dikasih saya
dengan alasan....mereka juga manusia...kalau ga suka yah uda....
saya pikir lebih baik potong aja admin yang sudah saya bayar, mending
saya cari di yayasan lain yang mana saya masih bisa INTERVIEW baik baik
suster yang akan kerja.
saya ada coba telp yayasan lain....ada yg ada stok....tapi saya kan harus
perjelas dulu hubungan saya dengan yayasan yg skrg ini bagaimana.
Saya sebagai konsumen, pemakai jasa, sudah pasti saya mau kejelasan....
Jawabannya ??? "kalau sudah ga cocok dengan suster, tolong pulangin
suster ke yayasan.......tapi tidak boleh potong gaji suster. kalau sampai gaji
suster dipotong, maka akan berhadapan dengan keluarga suster."
saya tanya : maksudnya apa neh ? ngancam saya ?
MINI : yah keluarga suster akan datang dari kampung dan datang ke rumah
Ibu....dan minta pertanggung jawaban Ibu.
sekarang jaminan yg pernah MINI bilang bahwa dari pembicaraan MINI
dengan IBu Wawa bahwa setelah 4 bulan tetap akan dikasih ganti, 
sekarang menjadi tidak ada ganti sama sekali.
 
Kesimpulan :
1.Yayasan pembohong....... bilang selalu ga ada stok suster....selalu
kosong.....lalu bilang, setelah 4 bulan ga papa tetap akan dikasih ganti,
lalu sekarang bilang ga dapat ganti sama sekali.
2. Karyawan di yayasan selalu dioper oper jadi membingungkan untuk
menyelesaikan 1 urusan. Tar Yanti, lalu MINI, lalu SITI, lalu ke pusat
dengan HENI, TIKA, tar dioper lagi suruh bicara dengan yang dicabang.......
yang di cabang, mau tanya dulu ke Pusat.
Entah sengaja atau tidak sengaja, tapi hal ini membuat waktu menjadi ter
ulur ulur.......dengan demikian, mereka bisa salahkan saya bahwa waktu
sudah terlewat lama....pdhal saya sudah menunggu berbulan bulan, terkatung
katung dalam ketidak pastian.
3. Suster yang macam apa juga bisa dikasih....dengan jawaban sederhana :
suster juga manusia
4.Yang disalahkan selalu pengguna jasa, yaitu saya. Apa Yayasan nyalahin
susternya ? TIDAK.... hanya Yanti aja yang pernah tegur dan selalu bingung
koq SUS PARWANTI kerjanya kayak gitu seh, .... yang lain, ga pernah bilang
apa apa,...atau prihatin dengan sus yg saya dpt ini. Pada saat anak saya
sakit, apa mereka prihatin dan minta maaf ? TIDAK JUGA.
Setelah sekian lama saya tunggu pengganti dan minta follow upnya, yang
disalahkan saya juga.
5. Ngancam pengguna jasa
YAYASAN MACAM APA KAYAK GINI ?
 
sorry, jadi kesel ngeluarin unek unek
thanks banged uda bantu posting....supaya jadi perhatian juga bagi para
orang tua yang akan menggunakan jasa suster supaya berhati hati....cape ati
ngadepin yayasan atau suster yang ga bener
 
oh yah sebagai tambahan
suster ini juga kompor2xin mbak yang ngasuh anak balita saya supaya masuk
yayasan mutiara bunda..........apakah si suster dapat fee dengan masukin
pembantu supaya jadi suster di yayasan mutiara bunda ? mungkin.....
hal ini juga saya sudah komplain ke yayasan....
gila aja, saya ngambil pembantu dari yayasan pembantu juga bayar admin....
uda kerja baik2x malah dikomporin jadi suster...gimana etika nya seh ?
 
thanks
Catherine Liza (Cathy)
  
 42.
Tue, May 13, 2008  9:22 am
(Terimakasih buat  Dita D. Februman (Mom Azfa) yang sudah berbagi pengalamannya)
 
Dear Mbak Anita,
enang berkenalan dengan Mbak. Saya bersyukur bisa menemukan website Mbak yang penuh dengan 
comment-comment dari ibu-ibu yang memakai jasa BS. 
Jadi saya bisa lebih selektif dalam memilih BS.
 
Bermula dari keinginan saya memiliki pengasuh anak
yang menginap. Sejak umur 3 bulan - 1,5 tahun, Azfa
diasuh oleh PRT yang pulang ke rumah, karena rumahnya
dekat dengan rumah saya. Tapi karena saya akan pindah
dan bekerja di Jakarta, saya ingin PRT menginap. 
Sebenarnya, 5 bulan lalu saya memiliki PRT menginap,
dari daerah Purbalingga. Tapi karena dia sudah
berkeluarga, dia tidak betah dan sering rindu anaknya.
Akhirnya dia pulang ke kampung dan tidak kembali.
 
Saya hunting BS hampir 2 bulan. Saya telepon yayasan
BS yang ada di list mbak Anita. Ada yang cocok, tapi
gajinya besar sekali :)) Ada yang stocknya kosong. 
Ada yang gajinya sesuai, tapi karakter dan penampilan
BSnya kurang pas. Akhirnya saya ketemu yang pas di
LPK Ibunda, di daerah Sawangan. 
 
BS tersebut bernama Suryati. Usianya 17 tahun. Dia
pernah mendapat pendidikan Assisten Perawat di
Kuningan, selama 8 bulan dan magang di RS Ciremai
selama 1 bulan. Pertama melihat, ortu dan saya sudah
langsung cocok karena dia berjilbab, ramah dan
mandiri. Memang bulan pertama dia bekerja dengan
saya, dia masih harus menyesuaikan diri dengan saya
dan anak saya. Terutama dari segi perkataan, karena
biasa tinggal di asrama dengan teman sebayanya,
bicaranya agak kasar. Tapi setelah saya ingatkan
selama 3 kali, dia berubah banyak. Dia juga telaten
sekali merawat anak saya. Saya juga cocok dengan
peraturan yayasan yang diterapkan kepada BS, contoh :
1. BS tidak boleh menerima tamu pribadi, kecuali
keluarga dengan membawa Kartu Keluarga
2. BS yang tidak betah, tidak seenaknya minta keluar
kecuali dengan alasan yang sangat jelas dan harus
menunggu pengganti sebelum majikan mendapat yang baru
3. BS diminta menyimpan HP (HP disita) di majikan atau
yayasan selama 2 bulan pertama bekerja
4. BS wajib mengikuti training selama 2 bulan 1 kali. 
5. Identitas, surat keterangan kelakuan baik, surat
keterangan sehat BS lengkap. Bahkan ada psikotest
untuk BS. 
 
Alhamdulillah, sekarang anak saya lebih terawat dan
cerdas. Dulu, ketika dia diasuh oleh PRT, dia tidak
terurus dan sering sakit, karena PRT tersebut memiliki
anak yang masih TK dan kurang memperhatikan anak saya.
Sekarang anak saya sudah bisa berhitung, membaca
huruf A - E, mengucapkan kalimat-kalimat, bertelepon,
menjawab pertanyaan secara jelas, aktif dan sehat. 
Suryati juga mau dinasehati dan beribadah rajin,
seperti rajin membaca Al-Qur'an dan puasa sunnah. 
Bahkan ia juga mau mengikuti majelis taklim. 

Senang berkenalan dengan Mbak.  Saya bersyukur bisa menemukan website Mbak yang penuh dengan 
comment-comment dari ibu-ibu yang memakai jasa BS. 
Jadi saya bisa lebih selektif dalam memilih BS.
 
Bermula dari keinginan saya memiliki pengasuh anak
yang menginap.  Sejak umur 3 bulan - 1,5 tahun, Azfa
diasuh oleh PRT yang pulang ke rumah, karena rumahnya
dekat dengan rumah saya.  Tapi karena saya akan pindah
dan bekerja di Jakarta, saya ingin PRT menginap. 
Sebenarnya, 5 bulan lalu saya memiliki PRT menginap,
dari daerah Purbalingga.  Tapi karena dia sudah
berkeluarga, dia tidak betah dan sering rindu anaknya.
 Akhirnya dia pulang ke kampung dan tidak kembali.
 
Saya hunting BS hampir 2 bulan.  Saya telepon yayasan
BS yang ada di list mbak Anita.  Ada yang cocok, tapi
gajinya besar sekali :)) Ada yang stocknya kosong. 
Ada yang gajinya sesuai, tapi karakter dan penampilan
BSnya kurang pas.  Akhirnya saya ketemu yang pas di
LPK Ibunda, di daerah Sawangan.  
 
BS tersebut bernama Suryati.  Usianya 17 tahun.  Dia
pernah mendapat pendidikan Assisten Perawat di
Kuningan, selama 8 bulan dan magang di RS Ciremai
selama 1 bulan. Pertama melihat, ortu dan saya sudah
langsung cocok karena dia berjilbab, ramah dan
mandiri.  Memang bulan pertama dia bekerja dengan
saya, dia masih harus menyesuaikan diri dengan saya
dan anak saya.  Terutama dari segi perkataan, karena
biasa tinggal di asrama dengan teman sebayanya,
bicaranya agak kasar.  Tapi setelah saya ingatkan
selama 3 kali, dia berubah banyak.  Dia juga telaten
sekali merawat anak saya.  Saya juga cocok dengan
peraturan yayasan yang diterapkan kepada BS, contoh :
1. BS tidak boleh menerima tamu pribadi, kecuali
keluarga dengan membawa Kartu Keluarga
2. BS yang tidak betah, tidak seenaknya minta keluar
kecuali dengan alasan yang sangat jelas dan harus
menunggu pengganti sebelum majikan mendapat yang baru
3. BS diminta menyimpan HP (HP disita) di majikan atau
yayasan selama 2 bulan pertama bekerja
4. BS wajib mengikuti training selama 2 bulan 1 kali. 
5. Identitas, surat keterangan kelakuan baik, surat
keterangan sehat BS lengkap.  Bahkan ada psikotest
untuk BS.  
 
Alhamdulillah, sekarang anak saya lebih terawat dan
cerdas.  Dulu, ketika dia diasuh oleh PRT, dia tidak
terurus dan sering sakit, karena PRT tersebut memiliki
anak yang masih TK dan kurang memperhatikan anak saya.
 Sekarang anak saya sudah bisa berhitung, membaca
huruf A - E, mengucapkan kalimat-kalimat, bertelepon,
menjawab pertanyaan secara jelas, aktif dan sehat. 
Suryati juga mau dinasehati dan beribadah rajin,
seperti rajin membaca Al-Qur'an dan puasa sunnah. 
Bahkan ia juga mau mengikuti majelis taklim.  
 
Regards,
Dita  
http://ditabelle.multiply.com/
 
 43.
Thursday, June 26, 2008  1:59 AM
(Terimakasih buat Adams Tanarin-Cengkareng yang sudah berbagi pengalamannya, serem banget....)
 
Dear Mom�s,
 
Mau sedikit berbagi pengalaman nih mengenai Baby Sitter.  Mungkin yang selama ini mengira keadaan di rumah aman-aman saja, karena sudah pakai kamera, kemudian ada mama atau mertua dirumah yang ngejagain kalau kita keluar rumah, ataupun kalau kita sendiri yang full time di rumah.  Kekerasan yang dilakukan babysitter nggak butuh waktu lama lama kok, cukup 5-10 menit, tapi bisa saja ternyata sering dilakukan, dan takutnya berdampak negative kepada anak kita.  Babysitter ini jelas jelas saya kasi tau kalau di kamar ada kamera, tapi mungkin dia sudah pengalaman, kalau kamera itu sekedar dipasang, belum tentu di cek setiap hari oleh  majikannya, makanya dia tetep berlaku kasar.
 
Sebelumnya, ini data dari babysitter tersebut:  
SUSTER DIAH (HP.0857.1022.0496)
ASAL YAYASAN : IBU EMAH - DEPOK - MERUYUNG
TELP :  70538946 & 77884646
HP Mba Ira (Anak Ibu Emah) : 0815 8570866
 
Hati hati dengan BS ini (Dyah), baru kerja di tempat saya 1 bulan, anak saya yang baru berumur 9 bulan sudah dipukul pantatnya berkali-kali, di-toyor kepalanya, ditarik kakinya, bukan sekedar menarik, tapi ditarik dengan hentakkan yang sangat kasar, ditutup mukanya dengan guling, dan yang paling parah dari posisi tengkurep, diangkat kedua kakinya, dan diputar hingga posisi terlentang.  Kejadian yang parah ini dilakukan saat mertua saya sedang turun kebawah sebentar (kurang dari 10 menit).
 
Pernah juga saat saya dirumah, saya turun kebawah untuk makan siang, dia main-main dengan anak saya dengan cara anak saya dilempar tinggi-tinggi, bagaimana kalau sampai jatuh, apa dia mau tanggung jawab?.  ditambah lagi setelah digendong, di putar ke kiri dan ke kanan dengan sangat keras, bagaimana kalau lehernya sampai kesleo?  Saat saya kembali masuk ke kamar, dia bersikap biasa lagi.
 
Kalau di depan saya, suami dan mertua, kelakuan Dyah baik sekali, penurut dan lemah lembut, walaupun memang agak pemalas.
 
Hati hati juga dengan yayasannya.  Waktu saya tefl�n dan menceritakan semuanya, ibu Ira (anak dari Ibu Emah) mengatakan ia akan memecat babysitter tersebut, agar kejadian ini tidak berulang pada orang lain.
Tapi malamnya ketika teman saya tefl�n dan mencari BS, nama Dyah masih ditawarkan.
 
Yayasannya sama sekali tidak perduli mengenai kelakuan BS nya, bahkan membela babysitternya dan sangat disayangkan BS yang sudah jelas jelas dilaporkan mempunyai kelakuan buruk tetap dipekerjakan.
 
Tetap waspada, walaupun saat ditinggal masih ada mama atau mertua yang menjaga. Pasang kamera di setiap sudut rumah dan cek rekamannya setiap hari.
  
cheers,
Tanarin-Cengkareng
 
 44.
Kamis, 3 Juli 2008  09:59 AM
(Terimakasih buat Wiwik Handayani yang sudah berbagi pengalamannya, serem banget....)
 
Dear mbak anita,
mau ikutan share tentang yayasan neh.bulan maret kemarin aku ambil PRT di Yayasan Karya Mulia di daerah Krukut, gandul Depok. waktu itu dengan Mbak Inez.menurut mbak inez (penjaga yayasan) tuh prt katanya sudah di survey dari keluarga ataupun tetangga, dan katanya orangnya bagus dan dia itu sebelumnya kerja sebagai baby sitter tapi karena gak cocok dengan temen pembantunya dirumah dia keluar dan dia mau kerja sebagai PRT saja.Tapi anehnya waktu itu sebenernya aku cari suster karena tidak ada, dan adanya PRT maka aku tanya ke dia, dia bilang mau kerja di rumah saya sama menjaga anak (karena gak ada pilihan lain, kita ambil aja)
waktu pertama kali ditanya status dia, katanya dia sudah menikah tapi sudah 3 th tidak ketemu suaminya, bahkan saya bukan foto copy surat nikah dia.setelah 2 bulan di rumah  saya curiga karena perut dia semakin gendut, sementara tetangga2 komplek pada tanya kalau dia itu lagi hamil atau tidak? karena
seperti orang hamil.saya tanya ke PRT saya itu ( namanya ISURATI asli pacitan tapi sudah lama di jkt,di Kebayoran Lama).
ketika saya tanya baek2 ke dia
" mbak kamu lagi hamil gak sih sebenarnya,soalnya tetangga2 pada bilang begitu dan aku lihat perutmu juga semakin gendut, kalau kamu emang lagi hamil ya gpp bilang aja yang jujur, jadi kan saya bisa cari alternatif lain, kan gak enak kalau kamu lagi hamil harus kerja sambil jagain anak, kasian kandungan kamu loh."
tapi si isur jawabnya gini :
" enggak bu, saya gak hamil, demi ALLAH deh saya gak hamil, orang saya sudah 3 tahun gak ketemu suami saya kok, mau hamil sama kucing apa. bahkan sekarang pun saya lagi gak sholat (lagi menstruasi)."
karena dia sudah sumpah2 begitu saya pasrah aja, dan berusaha percaya sama dia, saya pikir nanti ajalah abis lebaran ganti dia.bahkan saya sudah bilang mau bawa dia ke dokter buat periksa perut dia, saya bilang kalau kamu gak hamil jangan2 kamu sakit soalnya perut kamu semakin gede dan dia menjawab gpp kalau mau ke dokter.saya belum sempet ke dokter, hari sabtu saya ke carefour beserta dengan anak, suami dan suster saya yang satunya dan si isur ini di rumah sendiri ( dia sudah biasa dirumah sendiri, karena kalau diajak pergi dia sering gak mau, mau beres2 rumah aja katanya).tapi ketika pulang dari carefour saya heran kok semua pintu di kunci dan kunci ditaruh didepan rumah ternyata dia itu kabur dari rumah.dan yang bikin keselnya dia itu kabur dengan membawa kalung saya yang saya taruh di lemari.malamnya suster saya menemukan catatan dia, ternyata si isur itu lagi hamil dan hamilnya itu sama suami orang. karena sebelum dia kabur ada laki2 yang ngaku sebagai suaminya tlp ke hp suster saya setelah saya tlp kembali yang angkat istrinya.saya komplain ke yayasan, tapi yayasannya bener2 gak ada niat baik, saya tlp ke yayasan dan bilang ke yayasan " mbak ini gimana sih orang hamil kok dikasih ke saya katanya sudah di survey
punya data lengkapnya bla.. bla.. bla...dari yayasan cuma bilang " saya juga tidak tau bu kalau dia hamil.sudah gitu hp nya mati.
terus 30 menit kemudian kita dateng ke yayasan, eh semua pintu dan jendela di tutup rapat2.akhirnya kita sms in dia, katanya dia mau ngasih ganti, dan waktu kita datang lagi ada orang yang katanya calon suster yang akan gantiin PRT saya yang kabur. tapi ampun - ampun deh..yang namanya orang yang dibilang sebagai suster itu pakaiannya seksi banget, pake kaos ketat, jeans
ketat terus dandanannya menor. saya bingung kok ada suster yang begitu..
jadi apa bener kalau yayasan itu sudah melakukan survey setiap mau ambil PRT or suster?
 
Jawaban dari Anita:
Saya pribadi enggak bisa jawab nih, ada enggak dari teman-teman yang bisa ngejawabnya, please kasih tau saya ya.... kirimkan email ke anitasite@gmail.com
 45.
Wed, July 16, 2008  11:59 AM
(Terimakasih buat Aer/Rohim yang sudah berbagi pengalamannya, dan mengupdate data di list ini)
 
Dear Ibu Anita,
 
Terima kasih atas informasi nomor telfon yayasan-yayasan penyedia baby sitter dan PRT. Beberapa waktu lalu secara mendadak 2 orang PRT di rumah saya berhenti, sehingga semua link untuk mencari PRT kami gunakan - maklum ada 2 anak kecil di rumah - termasuk link ini. Alhamdulillah sekarang kami mendapat seorang PRT yang kelihatannya lebih kompeten (baru 2 hari sih) dibanding yang sebelumnya - insya Allah.   Tapi ada beberapa data yang perlu di-update, terutama untuk daerah Bekasi & Jakarta Timur:  
 
1.   RS Islam (Jakarta Timur) pengelolanya sudah pensiun sehingga tidak dapat dihubungi lagi.
 
2.   Ibu Tini (Bekasi) alamat lengkapnya bukan di Bekasi (ibu Tini memang menyebut2 tinggal di komplek Pemda Bekasi, Komsen - mungkin dulu). Alamat sekarang :  Jl. Tebet Dalam IV Gg Keamanan 3 No.37 Tebet. Telp. 8356547 Menyediakan PRT dan BS, untuk PRT via telp gaji ditawarkan 500rb, untuk BS ditawarkan 700rb. Tapi saat saya ke sana, ternyata nego langsung dengan PRT nya sendiri - tergantung beban pekerjaan juga. Akhirnya gaji yang saya janjikan 600rb.  Garansi 2 bulan - diganti PRT/BS atau uang kembali setengah. O, iya uang administrasi 400rb.
 
3.   Ada yang sudah pindah ... saya lupa mungkin Permata Hati (Bekasi) ??????  Beberapa tempat lain sedang tidak ada stock - mungkin karena menjelang puasa.
 
4.   Beberapa tahun lalu saya mengambil dari Yayasan Cendana/Bu Gito (Jakarta Selatan), tapi berhubung uang administrasi lumayan tinggi (dulu masih 600rb), dan ternyata tidak ada yang bertahan lama - walaupun ada garansi, capek juga kalau bolak-balik - akhirnya untuk kali ini kami tidak menghubungi lagi.
 
Regards,
Aer
http://aer-reborn.blogspot.com
 
46.
Senin, 8 September 2008  10:02 AM
 
Subject: Pengalaman buruk dengan YAYASAN CITRA KARTINI, Bintaro...
 
Kesimpulannya tentang Yayasan Citra Kartini ini adalah:

1. Tidak mempunyai hati nurani. Yang dipikirkan hanyalah uang, uang dan uang.
2. Sangat tidak bertanggung jawab. Karena lepas tangan begitu saja saat salah satu BSnya dirawat di RS dengan keadaan yang cukup menghawatirkan. Bahkan tidak menanyakan perkembangan BS dan menengok satu kalipun.
3. Memperlakukan BSnya tidak manusiawi. Dalam keadaan sakit di RS yang bisa mengancam nyawa BS, hanya memberi tanggapan "klo BSnya sudah tidak bisa kerja, kembalikan saja ke yayasan". Memangnya BS itu barang?
4. Tidak terjamin kualitas pekerjanya. Memberi pekerja yang sakit. Karena menurut dokter penyakit seperti ini harusnya sudah diketahui sejak lama. Jika di Yayasan ini ada cek kesehatan pasti sudah diketahui bahwa BS tsb sakit.

Saya mengambil suster infal pada Yayasan Citra Kartini pada tanggal 30 Agustus 2008, dengan membayar admin Rp. 750.000 dan Gaji suster 1 bualn dibayar dimuka Rp. 1.100.000. Singkat cerita pada tanggal 3 September 2008 suster tersebut (Asih) jatuh sakit sehingga harus saya larikan ke RS Pertamina karena sakit perut sampai menangis dan teriak2 dan pingsan. Saya tiba di UGD sekitar pukul 15.30, setelah keadaan tenang saya menghubungi pihak Yayasan, untuk meminta pihak Yayasan datang untuk melihat kondisi Asih. Pihak yayasan tidak menanggapi dan hanya dijawab dengan "Jika susternya sudah tidak bisa bekerja dikembalikan saja ke yayasan bu".
 
Karena Asih harus di infus dan hasil darah baru bisa keluar satu stengah jam. Saya minta bantuan tenaga dari yayasan untuk menunggui Asih karena saya masih mempunyai bayi berusia 3 minggu yang harus saya susui. Telp kedua ini diangkat oleh bapak Joko, dia menjawab sedang dibicarakan dengan atasan.
 
Kira2 1 jam saya baru dihubungi kembali oleh pihak Yayasan dan mereka akan mengirimkan baby sitter untuk menunggui Asih, saya merasa keberatan karena saya ingin pihak yayasan yang datang. Mereka menolak. Saya minta berbicara dengan pemilik yayasan Bapak Eddy. Setelah saya jelaskan masalahnya Bapak Eddy malah bilang �Kami akan megirimkan orang untuk menunggu Asih (sesama BS) tetapi ibu harus mengganti Rp. 50.000 perhari untuk membayar org yang menunggui tsb". Saya merasa keberatan masa saya harus membayar lagi untuk org yang menunggu. Dengan dalih ada pasal "BERKEWAJIBAN MEMBERIKAN PENGOBATAN PENUH APABILA TENAGA KERJA SAKIT, TERKECUALI TINDAKAN OPERASI DITANGGUNG OLEH KELUARGA" Yayasan merasa tidak perlu bertanggung jawab dalam bentuk apapun dalam hal ini.
Yang saya minta bukanlah bantuan materi, melainkan bantuan untuk duduk sama2 dan membicarakan bagaimana penyelesaiannya mengingat kondisi Asih cukup memprihatinkan.
Setelah hasil lab keluar dokter mengatakan Asih menderita Pangkreatitis akut yang dapat menyebabkan pangkreasnya dapat pecah sewaktu-waktu, dan kemungkinan harus dirawat di ICU. Karena sudah terlanjur kesal dengan Yayasan saya hanya memberi kabar lewat sms dan minta no telp keluarga Asih yang bisa dihubungi. Sms ini hanya dijawab �keluarga sedang dihubungi�.
Sampai Asih dipindah keruang perawatan pihak yayasan belum memberi kabar. Saya menghubungi sendiri pihak keluarga Asih, dan pada saat saya menghubungi mereka belum menerima kabar dari yayasan.

Hal ini membuat saya banyak bertanya-tanya? Apakah begini pelayanan di Yayasan sebesar Citra Kartini yang sanggup memasang iklan hampir disetiap edisi majalah Ayahbunda? Dimana pertanggungan jawabnya terhadap saya sebagai konsumen? Dimana pertanggungan jawabnya terhadap Asih sebagai salah satu anggotanya? Dimana tanggung jawabnya kepada keluarga Asih? Selama percakapan saya di telp tidak ada satu patah katapun dari pihak yayasan yang menanyakan bagaimana keadaan Asih, yang mereka ributkan hanyalah masalah administrasi. Seakan-akan mereka takut harus membayar biaya pengobatan Asih dan mereka mau lepas tangan. Dimana hati nuraninya? Nyawa manusia dipertaruhkan, bagaimana saya bisa mengembalikan ke yayasan dalam keadaan seperti ini? Apakah saya kembalikan dengan ambulance? Yayasan ini menganggap enteng semuanya, manusia disamakan dengan barang. 

Saya tidak minta yayasan untuk membiayai pengobatan Asih, saya hanya minta pihak yayasan untuk duduk bersama, melihat kondisi Asih, dan mencari penyelesaiannya.
 
Sampai hari ini baru tadi pagi pihak yayasan menghubungi saya menanyakan kondisi Asih yang sepertinya juga basa-basi, karena tidak ada respon apapun setelah saya menyatakan kondisi Asih yang cukup memprihatinkan, makan & minum melalui selang dihidung, diinfus, menggunakan kateter dan salah satu obatnya harganya 1,3jt perhari, hanya untuk satu obat, belum termasuk biaya RS, dokter, dll�
 
Saya hanya ingin mengingatkan kepada teman2 untuk lebih berhati-hati dalam memilih yayasan, dan mereview setiap perjanjian yang akan ditanda tangan, dengan pasal diatas pihak yayasan merasa bisa lepas tangan, padahal saya memperjakan Asih hanya sebagai infal dan dia baru bekerja dirumah saya selama 4 hari�
 
Irarosa Ardhi Boediono
 
 47.
Senin, 15 September 2008  8:05 AM
 
Selamat sore Mba Anita, saya punya info sudah tiga tahun ini pakai jasa Baby Sitter dari LPK. Lentera Hati bunda. 
saya dan Istri sangat puas sekali karena bila ada masalah dengan  Baby sitter nya kami langsung di berikan solusi yg terbaik oleh pimpinan Yayasan atau Karyawanya. 

Intinya Yayasan tidak membela Zuster nya tapi jadi penasehat penengahnya supaya zuster nya jera n mau berubah. padahal sebelumnya kami sering di kecewakan oleh Penyalur2 yg biasa nya setelah trima uang ADM mereka lepas tangan, seandainya kasih pengganti pun terkesan asal-asalan yg penting masa garansi cepat habis. kan kita yg di rugikan klo bgitu. mudah-mudahan ini bisa berguna untuk pemakai jasa PRT n Baby sitter kususnya yg pernah kecewa. di bawah ini Alamat nya.
  
LPK. Lentera Hati Bunda
Ruko CBD Ciledug Blok A3 No.28 depan Borobudur Ciledug. Tel. 33 670 555 / 33 670
666 HP 0818 4040 77 dng Ibu Dewi Email: lenterahatibunda@yahoo.co.id
  
Klo telp kesana kasih tau ya rekomondasi dari Bpk ato Ibu Ali Kemang selatan biyar kita nanti dapat discon he he he.
  
Thx
Ibu Ali Mugna (Sarah Haffi)
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih Bu Ali Mugna atas informasinya yang amat bermanfaat ini, salam.
48.
Jum'at, 18 September 2008  2:05 PM
 
Saya ambil dari LPK Ibunda, sawangan sudah 3 bulan. Suster pemula dari wonosobo. Pertama tamanya sih harus sabar banget krn dia cenderung rada lambat untuk belajar, hal ini diakui sendiri oleh pemilik yayasan, tapi saya sabarin aja deh. Yang penting orangnya telaten dan jujur. Alhamdulillah sesudah 3 bulan, dia cukup lumayan tuh. Saya bisa lumayan tenang deh meninggalkan anak saya yang berumur 2,5 thn sama BS saya ini.
 
Yang saya akui bagus juga ibu yg memimpin yayasan ini. Benar-benar mau mendengar keluhan kita dan tetap memonitor BS nya.
 
Saya recommend lha yayasan ini
 
-Ida-
49.
Saturday, August 30  9:34 AM
 
Mbak Anita,
 
Saya juga mau ikut berbagi pengalaman dari kakak saya mengenai yayasan baby sitter yang patut di black list dari daftar para Mama, yaitu Yayasan Pelita Kasih Utama di daerah Cimone-Tangerang (tepatnya di Rukan Imam Bonjol, dekat sekolah Tunas Bina Bangsa).
 
Yayasan tersebut menyalurkan baby sitter yang umumnya adalah lulusan smp/sma yang tidak berpengalaman sebagai baby sitter. Para baby sitter tersebut dikontrak selama satu tahun oleh yayasan tersebut dan katanya diberikan pendidikan merawat anak dulu di yayasan tersebut sebelum disalurkan (bahkan mereka menyediakan program Kejar Paket C untuk para baby sitternya yang lulusan smp - tentunya dipungut bayaran lagi dong).
 
Secara konsep sih bagus, tapi ternyata, 3 kali kakak saya terpaksa ganti babysitter karena ternyata mereka merasa tidak bisa jadi baby sitter. Meskipun kakak saya berusaha mengajari mereka, akhirnya mereka memilih untuk berhenti karena menurut mereka, yayasan menjanjikan mereka kerja di puskesmas/rumah sakit, bukan perumahan. Kakak saya tidak menyalahkan para baby sitter tersebut karena mereka juga adalah pihak yang tertipu oleh yayasan tersebut. Mereka juga merasa dipaksa untuk ikut Kejar Paket C yang diprakarsai yayasan tersebut, karena sebetulnya tidak semua berminat mengingat potongan biayanya cukup menjerat leher mereka.
 
Pada akhirnya, dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan, 3 baby sitter dari yayasan tersebut yang bekerja untuk kakak saya, akhirnya memilih berhenti dari yayasan & pulang kampung dengan membayar sejumlah uang (rata2 di atas Rp 1 juta) sebagai tebusannya. Sementara, kita para konsumennya, dibuat pusing tujuh keliling. Sudah bayar sejumlah uang, baby sitter gak bisa kerja, adaptasi dengan penggantinya yang juga tidak kompeten, plus menghadapi arogansi si Bapak pemilik yayasan yang merasa di atas angin karena merasa customernya banyak dan kalo di komplain dia pake nantangin nyari agen lain aja kalo gak suka ambil baby sitter dari situ (orang bego juga tau..). Sungguh pengalaman yang tidak menyenangkan..
 
Yang lebih kasian lagi juga para baby sitter tersebut yang nota bene gadis2 desa yang tidak berpengalaman, baru lulus dan penuh harapan besar untuk bisa sukses kerja di Jakarta, tapi ternyata malah memberatkan keluarga karena harus membayar tebusan jutaan rupiah supaya bisa pulang kampung.
 
Berdasarkan cerita ketiga baby sitter kakak saya tersebut (yang semuanya masih menjalin komunikasi dengan kakak saya dengan baik sampai hari ini), yayasan ini juga "menyimpan" tenaga baby sitternya yang berpengalaman hanya untuk infal supaya bisa dapat uang lebih banyak. Sementara yang ditawarkan ke konsumen adalah babysitter yang belum berpengalaman sama sekali dan selalu bilang gak ada stok baby sitter yg pengalaman kalo ada yg cari. Norak banget kan?! 
 
Kalo saya menilai praktek yayasan tersebut, mereka mencoba mengeruk keuntungan dari para keluarga gadis2 desa tersebut karena sudah tau pasti anak2nya tidak akan lama bertahan kerja di Jakarta sesuai kontrak satu tahun, dan ujung2nya membayar yayasan jutaan rupiah sebagai konsekuensi minta pulang kampung sebelum satu tahun. Sudah pasti mereka juga mengeruk keuntungan dari para konsumen yang kepepet minta jasa baby sitter. Konsumen kan pasti bayar biaya administrasi dan terpaksa bayar jasa baby sitter yang tidak kompeten yang rata2 hanya bertahan sekitar 1 bulanan doang.
 
Jadi, para Mama, pikir2 lagi deh kalo mau ambil baby sitter dari yayasan tersebut. Ngapain kita ngambil dari situ kalo ujung2nya malah buang uang & waktu. Belum lagi rasa nasionalisme kita yang tersentuh karena merasa kasihan dengan gadis2 muda yang malang itu. Sudah pergi jauh2 ke Jakarta, inginnya dapat pendapatan dan pekerjaan yang dijanjikan, eh..ujung2nya malah disuruh bayar uang tebusan. Tega benerrrr..
 
Semoga badan pemerintahan yang mengurus masalah yayasan tenaga baby sitter, bisa menyelidiki hal ini dan menutup yayasan tersebut atau yayasan2 lain yang sejenis. Jangan memberi ruang bagi para penipu berkedok yayasan baby sitter.
 
Semoga bermanfaat. Salam kompak untuk seluruh Mama di Indonesia..
 
-Mama Ahmad-
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih Mama Ahmad (Lia Amelia) atas sharing informasinya.
Buat ibu2 jangan sekali-kali deh pakai Yayasan Pelita Kasih Utama ini yaaaaa, serem.....
50.
Sun, September 21, 2008  4:22 AM
 
Dear Mba Anita,
 
Hi Mba Anita, saya senang sekali lho dengan adanya kolom ini saya jadi bisa tau berbagai macam tingkah polah BS dan YYS. saya dulu juga sering kecewa dengan BS dan YYS penyalurnya. dulu saya juga pernah pakai dari YYS Hiba profesional no telp 021-98219941 / 9177929. baru berkerja 1 hari sudah nangis2 minta pulang, dan setelah mamiku membujuk ahirnya BS ku cerita kalau dia di bohongi YYS. katanya dari kampung di janjikan kerja di Rumah Sakit gak taunya malah kerja di Perumahan. ahirnya saya pulangin setelah saya suruh coba satu minggu dan teryata tdk ada perubahan juga.  singkat cerita ahirnya saya di ganti sampai 3x tapi tidak ada yg becus bekerja dan ahirnya saya pindah YYS lain.
 
Ke dua saya ambil dari YYS Tiara Cipta pimpinan Ibu Ami, saya tau YYS ini dari majalah Ayah Bunda. dari sini saya yg pertama dapat yg lumayan bagus namanya Suster Sri dari Tegal. tapi baru kerja 1 bulan tiba-tiba ada telp katanya Bapaknya meninggal, dan ahirnya saya kasih izin 1 minggu. tapi dua minggu tidak ada kabar juga. dan setelah saya telp lagi ke YYS saya dapat ganti tapi saya harus tunggu sampai 2 minggu. seya benar2 kecewa karena penggantinya benar2 tdk dapat kerja dan malah lebih bagus PRT saya kalau saya mau bandingkan. ahirnya sampai pengganti terahir saya tetap kecewa lagi dan pindah YYS lain lagi.
 
yg ke tiga saya tau YYS ini dari teman saya yg sudah lama langganan dengan YYS ini, namanya YYS. CITRA KENANGA No telp 021- 7344-9574 /081-385-200-660 dengan Ibu Siti.  Pimpinanya ada di Belanda, di sini saya harus ceritakan dulu bagaimana kesulitan anak saya dan kondisi rumah saya serta Kelurga saya. karena teman saya yg menganjurkan begitu, dan teryata setelah saya ceritakan semua masalah keluarga saya.  YYS tdk mau asal kasih BS walaupun di YYS ada stok nya. katanya paling lambat 3 hari akan di berikan kabar dan mungkin Ibu akan dapat seperti yg Ibu inginkan. ahirnya setelah di tunggu saya dapat juga 2 hari kemudian, saya cukup puas  dengan suster ini sebenarnya. tapi setelah bekerja 2 bulan PRT saya ngadu kalau malam tdk bisa tidur karen BS saya main HP terus sampai pagi. ahirnya saya tegur baik2 karena saya tau BS saya itu baru saja punya HP setelah gajian ke dua. awalnya dia bisa berubah tapi 3hari kemudian kumat lagi bahkan tambah parah sampai  ahirnya saya ngadu ke YYS. dan setelah di tegur YYS bisa berubah lagi, tapi satu minggu kemudian dia malah minta pulang alasanya tidak mau kerja lagi. saya benar2 dongkol karena tidak pakai rencana dulu mau berhenti, sementara saya tdk bisa seenaknya bs cuti dan ahirnya saya izinkan pulang setelah ada pengganti dari YYS. 
 
Pengganti ke 3 ini bagus kerjanya serta santun tutur katanya, namanya Zuster Maysaroh asal Boyolali. tapi baru kerja kira2 dua bulan tiba2 dia sakit, dan setelah saya bawa ke Dokter dan periksa darah teryata dia hamil, padahal saya tadiya takut dia sakit tipus karena badanya panas sekali. dan teryata dia minum obat untuk menggugurkan kandungan yg sudah 3 bulan. lalu saya marah ke YYS kenapa orang hamil di salurkan kerja.? jawabanya YYS mohon maaf atas kejadian ini dan YYS juga tidak tau kalau BS itu hamil. dan YYS janji akan kasih pengganti segera walaupun sebenarnya masa garansinya sudah habis. dan YYS juga mohon supaya BS boleh di jemput oleh orang YYS hari itu juga karena YYS takut ada apa2 dengan kondisinya BS. saya sebenarnya sudah tidak berharap pengganti lagi karena sudah capek dengan urusan BS.  tapi teryata YYS benar2 tepati janjinya dan 4 hari kemudian kasih pengganti yg sampai sekarang sudah bekerja di rumah saya 2 tahun. dan BS yg  hamil itupun teryata di tampung YYS sampai lahiran dan setelah anaknya usia 2 bulan di antar ke kampungnya dan BS itu sekarang bekerja lagi cerita dari BS saya yg sekarang. dan saya sempat jenguk BS saya waktu lahiran di RS dan berikan semua baju2 anak saya yg waktu basih Baby. saya terharu juga karena walupun sudah minum obat keras tapi Baby nya lahir dengan sempurna.
 
memang perlu kesabaran untuk bisa mendapatkan BS dan YYS yg baik, tapi kali ini saya benar-benar puas dan lega karena sudah tdk repot lagi dengan urusan BS PRT dan YYS. mudah-mudahan saya tidak di repotkan lagi dengan urusan pekerja rumah tangga.  trima kasih buat Mba Anita semoga share ini berguna untuk pembaca yg lain.
 
Regards,
Ramona
 
Jawaban dari Anita:
Terimakasih sharingnya, saya sudah dua kali nih dapat email tentang Yayasan Hiba profesional no telp. 021-98219941 / 9177929  yang tidak profesional dalam menyalurka BS nya.
51.
Sun, September 21, 2008  12:23 AM
 
Hi Mommies,
 
Saya mau share aja ttg babysitters yang saya ambil dari Yayasan Yacera (Yayasan Cendana Raya/ Bu Gito). Pertama kali ambil, baby saya masih 3 bln, saya ambil baby sitter yang agak tua late 40, karena yang available cuma 2 dan saya pilih yang berumur krn saya pikir lebih berpengalaman. Suster Yt, kerjanya memang kliatan pengalaman, tapi jempol anak saya sempet kena gunting karena kurang hati2 wkt menggunting kuku. Susternya emang kelihatan sayang sama baby saya, tetapi kurang sopan tingkah lakunya, kl duduk  kakinya naik satu di sofa sementara ada saya dan suami. Setiap jam 4 pagi menggedor kamar saya (baby saya tidur dngn suster, karena anak sy yng besar dan suami saya tidur sekamar dengan saya) karena tidak bisa menenangkan baby saya, jd saya/suami harus menidurkan baby. Suster Yt dengan pembantu lain selalu ribut, dapat 2 bln kerja minta mengundurkan diri karena tidak bisa akur dengan pambantu.
Dapat pengganti Suster Wgnh, baru tiga hari kerja terpleset di kamar mandi, minta pulang krn merasa sakit.
Yang ke3 Suster Aan ternyata lumayan kerjanya, tetapi setiap bln minta cuti 2hr, baru 3 bln kerja minta ijin pulang kampung 2 minggu karena ada hajatan saudara sepupu. Saat itu saya dan baby kebetulan lagi sakit, saya minta tolong dia mundur ijin cutinya, tetapi dia tetap keukeuh untuk pulang dengan alasan sudah beli tiket. Pulanglah dia ke kampungnya. Saya kelabakan kembali ke Yacera dng membayar Administrasi lagi Rp750.000,-. Suster yg sy dapat ini orangnya memang kliatan gesit tetapi agak kasar dan kurang telaten. Lima hari kerja, saya tdk sengaja mendengar dia telpon pake Hp saat menggendong baby saya. Dia mengeluh kepada saudaranya, kerjanya capai sekali, badannya sakit semua gak bisa tidur sama sekali. Untuk sekedar informasi, pembantu di rumah saya ada 3, 1 mbak khusus menemani suster menjaga baby. Mencuci, menyeterika baju baby, membersihkan kamar baby dan memasak makanan baby semua dilakukan oleh mbak, tugas suster cuma menemani, memberi susu, menyuapin dan menemani tidur dan main. Kebetulan baby saya sangat manja sama saya dan suami sehingga kebanyakan kita juga turun tangan.
Akhirnya saya sms Suster Aan untuk kembali kerja, dia bilang dia mau kembali kerja lagi. Dengan Yacera uang admin saya cuma dikembalikan seratus ribu untuk membayar gaji suter dihitung perhari.
Suster Aan keliatan baik2 aja kerja, sampai 4 bulan, tiba-tiba minta ijin pulang kampung lagi dengan alasan mau istirahat lama (maksudnya tidak mau kembali kerja.)  Minta pulang pas bulan puasa, saya mau cari suster dimana? Di luar dugaan saya, ternyata saya dalam keadaan hamil 2 bln, dan saya masih harus mengurus anak saya yang besar. Saya benar2 minta tolong dia agar mau mengerti keadaan saya untuk menunda kepulangannya seminggu lagi. Akhirnya 2 minggu sebelum lebaran dia pulang dengan membawa uang gaji, uang baju plus uang bonus lebaran. Untungnya saya sudah mendapat Suster baru (LPK Lentera Hati Bunda), tetapi berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk membayar Admin lagi 500rb dan infal suster 3mgx100rb per hari, belum lagi setelah masa infal habis saya diharuskan lagi untuk membayar full Admin lagi. Ya mudah-mudahan LPK Lentera Hati Bunda dapat memberi Suster yang baik, sabar dan mau betah kerja.
Kesimpulannya, Suster2 Yacera, sangat "EGOIS" dan tidak punya toleransi terhadap sesama. Cape hati dan menghabiskan biaya banyak untuk mengambil suster dari Yayasan ini. Sekedar Informasi, gaji suster Yacera semua rata2 Rp 1.100.000-1.200.000,- di luar biaya vitamin dan obat-obatan untuk mereka saat sakit. Kalau mau lihat keuntungan yang didapat yayasan ini, Mommies bisa lewat Jl Lebak Bulus 3, terdapat rumah megah dengan tulisan Yayasan Cendana Raya.
Semoga sharing saya bermanfaat untuk para Mommies, tetap semangat dalam membesar kan anak-anak, jangan pernah putus asa dengan kelakuan suster2 (tetap hargai mereka sebagai sesama mahluk Tuhan) yang macem2 because baby is the most precious gift from God, they never asked for being born in this world :-)
Thank you and best regard,
Sylvia
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih banget sharing informasinya, semoga bermanfaat buat ibu2 lain agar berhati-hati jika mengambil BS dari Ibu Gito (Yayasan Yacera)
 
52.
Senin, 20 Oktober 2008  15:40
 
Dear Mbak Anita yang baik,
 
Saya  adalah seorang Mom pengguna jasa BS (meskipun baru 6 bulan) tapi sangat concern dengan pengasuhan anak dan perilaku BS.  Saya sering chat dengan Mbak Anita dan dengan Mom lain.  Dan juga posting di blog saya di: ditabelle.multiply.com, tentang BS dan PRT.
 
Saya mengambil 2 BS dari LPK Ibunda, Sawangan, Jawa Barat.  No telp : 08567878621 dan 70641434.  Pemiliknya adalah Ibu Winarti, panggilannya Ibu Win.  Alhamdulillah selama menjadi klien beliau, beliau sangat kooperatif dan peduli dengan kepuasan customer.  Tapi memang sebagai pemilik lembaga tenaga kerja, tidak menjamin BS bagus 100 % karena tetap saja BS manusia yang punya kelebihan dan kekurangan.
 
Ada beberapa peraturan LPK Ibunda yang cocok dengan saya, seperti :
1. BS wajib bekerja di majikan selama 1 tahun (karena majikan membayar uang kontrak sebesar Rp.600.000,- untuk 1 tahun).  Jika ingin pindah atau keluar, BS akan disanksi sebesar Rp. 500.000,- dan harus menunggu di rumah majikan sampai majikan mendapat ganti.
2. BS tidak boleh menerima tamu selain anggota keluarga
3. BS tidak boleh menerima telepon via HP sampai mengganggu pekerjaan
4. BS wajib mengikuti internal training setiap 2 bln 1 X di LPK
5. Ada hasil psikotest, test kesehatan dan tes rontgen serta surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh anggota keluarga BS bahwa BS wajib bekerja sesuai kontrak yang telah disepakati.
 
Alhamdulillah, peraturan ini sangat baik dan mengikat BS.  Kecuali memang ada saja oknum BS yang bertingkah, seperti pengalaman saya dengan Suryati.  Ia adalah pemula berasal dari Kuningan, Jawa Barat.  Ia bekerja pada saya sejak 1 April 2008 dan berhenti pada 5 Oktober 2008.  3 bulan pertama bekerja pada saya, ia menunjukkan akhlak yang sangat baik.  Rajin mengaji, telaten mengasuh Azfa, meskipun ketika baru datang ia harus serba diajari.  Perilakunya mulai berubah ketika ia saya ajak tinggal di rumah orangtua saya dan anak saya sakit diare selama 2 (dua) pekan.  Kebetulan ia mengajak iparnya untuk menjadi PRT di rumah saya.  Pada saat anak saya sakit, saya berulang kali ke dokter karena ia tidak sembuh2.  Dokter bilang mungkin pengasuhnya kurang bersih karena dari hasil lab, ada bakteri dan jamur di pencernaannya. Tadinya saya tak percaya Suryati yang teledor, karena selama ini dia baik-baik saja.  Ketika anak saya diare, dan saya minta tolong dia
menceboki, ternyata saya lihat ia tidak menggunakan sabun!  Dan ketika saya tegur, dia mulai berubah dan akhirnya sering berbohong. 5 X ia berbohong keluar rumah membawa anak saya untuk membeli pulsa HP.  Dan anak saya juga pernah diajak ke pasar!  Ramadhan kemarin, ia minta pulang karena ayahnya sakit.  Ternyata bohong besar karena ia tidak suka ditegur karena telah lalai ketika anak saya sakit dan ingin pindah majikan karena ingin bebas.  Akhirnya saya biarkan ia pindah, dan sekarang mendapat BS dari Ibunda bernama Nani.
 
Dari Nani,saya tahu bahwa di LPK Ibunda yang peraturannya ketat pun,ternyata banyak juga BS yang bertingkah.  Setelah Lebaran kemarin, ada 5 BS asal Purwokerto yang pulang tanpa izin dan tidak kembali ke majikan lama.  Padahal masih terikat kontrak.  Ada juga teman seangkatan Nani yang memilih pulang kampung, setelah selesai kontrak dan tidak mau bekerja menjadi BS.  Ada juga yang seperti Suryati, pindah dari majikan satu ke majikan lainnya.
 
Hati-hati Moms, dengan para BS.  Meskipun yayasan bagus, tidak menjamin kwalitas BS juga bagus karena pemilik yayasan juga tidak bisa 100 % mengontrol BSnya.
 
Dita (Ummi Azfa)
 
Komenat dari Anita:
Terimakasih buat  Dita D. Februman (Ummi Azfa),  sahabat saya yang paling baik,  yang sudah berbagi pengalamannya.
 
53.
Kamis, 2 Oktober 2008  23:37
 
Halo Anita,
 
salam kenal ya.  Nama aku Jessica Perwira.  Aku baru aja browsing site kamu yang mengenai list BS, PRT, Perawat Orang Sakit/Lansia.   Thanks a lot banget ya Anita.  Kamu sudah benar2 banyak membantu saya di dalam mencari BS, mungkin para Mommies yang lain juga merasa terbantu sekali loh Anita.  Pokoknya info yang kamu berikan TOP BGT deh, bukan cuma memberikan Listnya saja tapi juga banyak sekali info2nya yang bisa kita ketahui sebelum kita ambil BS disuatu yayasan, jadi kita lebih aware.  Oh ya Anita, aku mau kasih info tambahan sedikit mengenai yayasan BS or PRT, mudah2an bisa menambah list kamu ya.  Aku juga memberikan info mengenai yayasan tersebut berdasarkan pengalaman aku.  Anita, aku boleh kasih saran nggak? gimana kalau kamu buat milis buat para mommies? jadi kita bisa tuker2an info mengenai BS or PRT. Thanks ya Anita.
 
Untuk Daerah Bekasi:
 
1.Yayasan Bunda Lusia-Wisma Asri  tlp.8898540 hp 0811883915 Yayasan ini lumayan bagus, admnya juga tidak terlalu mahal. Kebanyakan dari Wonosobo.  Peraturannya Agak Ketat terhadap BS.  BS bisa diantar tapi kena biaya antar tergantung jarak tempuh.  Potongan terhadap BSnya agak terlalu sadis menurut saya. Mereka diharuskan menyicil biaya pendidikan sebesar 1 juta lebih ( saya lupa jumlahnya ) besar cicilan setiap bulan tergantung BSnya mau cicil berapa dan cicil berapa lama yang penting judulnya mereka bisa lunasin biaya pendidikan sebesar 1 juta itu.  Agak kurang fair sih, masa yang baru 3 hari disana harus membayar sejumlah yang sama dengan yang sudah 1 bulan disana. Terus selain cicilan pendidikan, mereka juga wajib setiap bulannya dipotong 60 ribu kalau tidak salah dari gaji BSnya sendiri selama BSnya terikat kontrak dengan yayasan tersebut jadi ya boleh dibilang seumur hidup.   Saya pernah menanyakan untuk apa 60 ribu itu, katanya sih ganti uang makan mereka selama di yayasan. Nggak masuk akal kan? kalau BSnya cuma tinggal disana 3 hari terus mereka dapat kerjaan, kan berarti mereka sudah tidak tinggal disana dan makan disana, kok masih disuruh bayar sih?  ya....hanya mereka yang tau lah uang 60 ribu itu untuk apa.  Oh ya, cicilan bisa diambil di tempat BS kerja tapi kena ongkos transport sebesar ya.....jarak yang ditempuh. BS yang pernah kerja disana sangat bagus, meskipun tidak pengalaman tapi rasa ingin tau dan belajarnya bagus sekali. Sayang sama anak saya, jujur dan tidak genit, telaten, sopan.  Kerja disaya sudah 2 tahun lebih, tapi sayang dia berhenti bekerja karena mau nikah.
 
2.Yayasan Ibu Ima-Cikarang tlp.88328829 Kebanyakan PRT, BSnya kayaknya tidak ada tuh.  Menyediakan Supir plus tukang kebun juga.  Kayaknya BSnya tidak ada deh,soalnya yang ada PRT terus, alasannya sih BSnya blm datang.  Buat para mommies, hati2 ya kalau ambil PRT disini.  Aduh 2 kali saya ambil,saya kapok bgt deh anita.  Nggak ada yang beres semua, katanya pengalaman tapi nggak becus kerja semua.  Yang pertama katanya pernah jadi tkw, tapi disuruh kerja nggak becus.  Cuma bertahan 2 minggu, tiba2 minta pulang alasannya anaknya kecelakaan.  Yang kedua...amit2 deh ternyata PRT yang dikasih ke saya adalah ce panggilan.  Setiap menit HPnya bunyi, sembunyi2 keluar rumah ternyata janjian sama om2 atau mas2 yang berbeda2 setiap hari.  Kalau dapat panggilan dari om2 dia dijemput pake mobil di suatu tempat.  Admnya murah 250 ribu tapi kualitasnya juga begitu deh.  Jadi agak aware aja ya para mommies.
 
3.Yayasan Tulus Abadi-Ibu Warti-Daerah Pekayon Bekasi Barat tlp.70405122,98849095 Hati2 juga sama yayasan ini ngakunyasih yayasan tapi sebetulnya bukan.  Cuma perorangan aja, yang menjalankan ibu warti sendiri.  Admnya 400 ribu, jaminan 3 bln.  Tapi kalau BS atau PRTnya bermasalah susah bgt minta pertanggung jawaban dan gantinya lama bgt.  Saya pernah ambil 2 PRT disini, yang pertama males (tidak mau kerja sama sekali) cuma bertahan 3 hari, saya pulangkan ke yayasan karena dia bilang dia sebetulnya bukan mau jadi PRT tapi mau jadi sales girl kosmetik.Yang kedua ampun juga deh,tukang bohong, senang mengejar2 laki2 ( supir,tukang kebun,pegawai kantor saya di gebet semua sampai2 mereka ketakutan ) dan terakhir yang parah dia tukang nyolong. Uang BS saya dan PRT saya termasuk uang suami saya disikat.
 
 
Daerah Jakarta:
 
1.Yayasan PT Cakra-Kelapa Gading tlp.43932502-4308651 Biaya Admnya gede bgt, satu orang kena 1,2 jt.  Tidak jelas untuk apa dan tidak jelas juga BS atau PRT karena mereka bilang PRT merangkap sekaligus BS.  Saya sempet bingung, kok bisa ya.  Gaji perbulan 600 ribu, garansi 1 tahun.  Sistemnya kontrak 1 tahun, jadi selama 1 tahun kita bisa ganti2 kalau tidak cocok atau ada masalah.  Kualitas bagus juga sih, saya ambil 2 orang.  Kerjanya bagus, kebanyakan dari daerah Jawa barat.
 
2.CV Guna Agency -Ibu Rina 085225970200-99290785 Lumayan bagus kualitas BS dan PRTnya, admnya 400 ribu.Tapi hati2 ya mommies, jangan terlalu dekat dengan ibu rinanya.  Saya sering diganggu oleh ibu rina. Setiap tlp atau sms pasti deh mau pinjam uang.  Mending jumlahnya kecil, sekali pinjam 8 juta .Ya jelas la saya tidak kasih.
 
Komentar untuk yayasan yang sudah ada di list :
1.Yayaysan Ibu Hadi : wah kualitasnya kurang bagus, kebanyakan dari Lampung.  Kalau ada masalah agak lama responnya.
2.Ibu Tini-tebet : Hati2 pilih PRT disini, kebanyakan sih belagu2 semua.  Pilih2 tempat kerja, kebanyakan maunya daerah jakarta.  Kalau kerja di luar jakarta nggak mau.  Minta gaji besar tapi kemampuan nggak ada. Tanya macam2 kerjanya apa, sampai saya mikir ini mau kerja atau apa sih, kok belum kerja sudah tanya macam2. Terus pilih2 majikan ( maaf ya bukan saya gimana, saya 3x coba ambil disana, tapi PRTnya nggak mau kerja di rumah saya karena saya org chinese.  Mereka kebanyakan maunya kerja dengan orang yang seiman.  Kenapa sih rasis begitu? apa ibu tini tidak bisa mendidik PRT disana ) dan para mommies agak hati2 juga ya kayaknya ibu tini itu asal aja deh cari atau nampung PRT.  Karena dari beberapa orang yang saya ambil, kebanyakan rambutnya berkutu dan kena penyakit kulit ( Panu dan yang lebih parah ada 1 PRT yg dulu kerja sama saya itu kena penyakit kulit parah sekali sampai maaf bau badannya busuk.Ternyata setelah saya suruh temannya lihat keadaan badannya  di daerah dada sampai punggung ( yang tertutup baju ) kulitnya sudah busuk dan bernanah ).  So,teliti dulu deh.
 
O.k Anita itu sedikit info dari saya semoga berguna bagi para mommies. Thanks ya Anita
 
Jawaban dari Anita:
Terimakasih sekali atas sharing dari Jessica Perwira yang amat bermanfa'at sekali, hi.... serem juga ternyata ada juga ya BS yang wanita panggilan dan kulitnya busuk bernanah.
Kalau untuk ngobrol langsung dengan para mommies coba saja buka blog saya http://anitanet.blogdrive.com , tepatnya di http://anitanet.blogdrive.com/archive/38.html
 
54.
Senin, 6 Oktober 2008  14:44
 
Dear Anita
 
Saya hunting BS waktu anak sudah umur 3 bulan. Waktu itu, ada yang recommend yys di Magelang.  Bapak pengurus lumayan baik dan sabar... bahkan terlalu pelan.  Menurut BS saya, ternyata orangnya memang sudah sangat tua.  Yayasan lumayan bertanggung-jawab, walaupun tidak terlalu cepat.  BS yang bekerja pada saya sudah ada 2 orang.  Attitude dari ke-2 nya overall lumayan baik.
 
BS 1:
Sebenarnya saya minta BS pengalaman... tetapi ternyata BS 1 pengalaman dalam membantu ibunya yang bekerja sebagai bidan.  Saya protes ke pengurus... ditanggapi dengan baik. cuma waktu itu, saya tidak minta ganti karena attitude dari BS1 terhitung baik, polos dan nurut.  Tetapi setelah 1 bulan kerja BS 1 minta pulang dengan alasan ayahnya sakit. Kemungkinan BS1 ga betah.
 
Saya nelpon yys, ga langsung dapat pengganti, tetapi 1 minggu kemudian penggantinya datang.
 
BS2:
Namanya Siti (HP 081904265243). Saya cukup puas dengan BS2.  Orangnya sabar, telaten, sayang anak, cukup rajin.  Satu-satunya yang kurang adalah cuci peralatan makan kurang bersih... tetapi begitu dikasi tau, langsung memperbaiki diri.  Pulang kampung lebaran kemaren, katanya mau balik... bajunya juga ditinggal di tempat saya termasuk seragam susternya. Tetapi setelah sampe kampung, saya terima sms kalau BS2 sudah tidak balik lagih...
 
Sekarang, saya bingung lagih musti mulai hunting suster... Tadinya mau nyari dari yys di jabotabek sebab yg dari yys magelang ini, saya musti bayar ongkos travel bs.  Berdasarkan sharing yang ada di situs Bu Anita, saya coba hub LPK IBUNDA (70151994) ternyata tidak aktif.  Sedangkan yys rekomendasi teman, ternyata termasuk yang tidak direkomendasikan oleh para mommies di situs Anita.
 
Ini yys pertama yang saya coba dan sebenarnya lumayan puas... tetapi sayang jauh  YAYASAN ABDI NUSANTARA (Bp. Suparman)  Jl. Raya Salaman No 31 Telp (0293)335246, Salaman-Magelang, Jawa tengah  No lain: 0293-5554611  B. Adm = 400 rb. Gj = 700 rb (pengalaman 3 th). Cuti = 10% gaji per 2 hari. Ongkos travel = 200 rb
 
Ipar saya juga pernah ngambil bs dari yys tsb dan cukup puas... cuman bs nya sudah berhenti karena kawin.
 
demikian sharing dari saya... dan seneng bgt nemu situsnya bu anita, saya jadi tau yys mana saja yg musti "diwaspadai".
 
rgds
murniaty
mom of 1 yr old cute boy.
 
Jawaban dari Anita:
Nomor telpon buat Yayasan Ibunda memang sudah ganti, saya juga taunya baru saja. yaitu 021-70641434, hp.:08567878621
Terimakasih atas sharingnya semoga bermanfaat buat para mommies.
 
55.
Rabu, 15 Oktober 2008  20:19
 
Bu anita,
 
waktu itu aku tambahkan mengenai yayasan tetapi kok belum di update di list yayasan susternya.
 
Yayasan Cinta Nanda jl. Daan mogot km 11. no A4 telp.6197513, kebanyakan transferan dari yayasan lain cuma terakhir ambil pas mau lebaran untuk suster bayi tapi dikasihnya suster jompo jadi hasilnya ya kena tipulah. uang yayasan 500rb terakhir kembali cuma 400rb padahal baru kerja 2 malam.
 
Yayasan Santa Theresia Ibu Saragih sekarang Johan. Jl. Letjen Suprapto, siaga 5 no. 19 Cempaka Putih pengambilan 650rb, suster bayi suparni asal rembang tapi malam nggak bisa bangun meskipun pake waker terakhir mau diberhentikan semalaman nggak pulang kerumah saya dan besok paginya seenaknya saja mau ambil barang2nya tidak diberikan menggedor2 pintu dan menendang kursi rumah saya.  Gantinya ambil infal u/ bayi sehari 90rb tapi susternya bikin susu bayi kocoknya seperti milk shake, naik mobil muntah, pakai AC kedinginan pakai kipas angin 5 menit sekali buka tutup u/ on/off.  Pengurusnya yang namanya johan ngomongnya aja manis sekali tapi juga nggak bertanggung jawab, janji mau memberikan yang terbaik tapi terakhir selalu bilang kosong dan akhirnya cuma dikembalikan 200rb saja padahal baru kerja 1 bulan dan selanjutnya diberikan infal yang menurut penglihatan saya cuma pembantu yang pakai baju suster saja.  Masa suster nggak pernah diajak pergi sama majikan, menyiapkan perlengkapan bayi saja untuk berpergian juga nggak ngerti, malamnya saya yang memberikan bayi minum sehingga jalan2 saya kacau padahal udah bayar infal begitu mahal.  Ngakunya ngajak ke Singapore tapi dia nggak mau (naik mobil aja mabok apalagi pesawat) bohong banget.
 
oh ya Bu Djiwowaskito yang di tanjung duren udah nggak ada. Orangnya marah2 ditelp karena salah sambung.
 
Moga 2 info saya bisa berguna. Thank
 
Regards,
karen (catharina jenny)
 
Jawaban dari Anita:
Ma'af kalau saya kelewatan mengupload sharing BS kamu yang dahulu.
Terimakasih atas infoenasinya, data di list BS atas nama Bu Djiwowaskito sudah saya hapus
 
56.
Rabu, 15 Oktober 2008  20:19
 
Mba anita,
 
Aku pgn ikutan sharing ya krn kuliat yayasan BS yg biasa kupake gak ada di situ. isa ditambahin gak ya mbak ke daftar yayasn BS nya mba anita?
 
Kenalkan namaku mita, ibu dari si kembar-alya&kayla (1 thn). Aku working mom jd si kembar di asuh ma 2 BS di rumah dan aku jg pake 1 pembantu
 
Aku pgn ngerekomendasiin Yayasan Vidi di lebak bulus (di ruko dekat pemadam kebakaran lebak bulus-sebrangnya terminal) Telp:98076088, 081310753172, Adm 700rb [(1 thn bisa ganti 3x, 3 bln pertama HP ditahan oleh yayasan, setelah 3 bulan kl cocok gaji dinaikkan 10% (tp tergantung dr kinerja si suster), seragam tiap 4 bulan sekali, gaji suster pemula kl dr LPK 700rb (inc uang cuti), kl cm lulusan SMP bisa dinego, kl yg pengalaman 1-2 thn gajinya 800 rb (inc uang cuti)]
 
Kl mau mesen BS dr vidi langsung hub pemiliknya (Bu Eni) aja krn kl lewat stafnya pak adi, pak adi ini suka melebih2kan..kdg BS yg pemula dia blg dah pengalaman..
 
bu eni ini dl pendidikannya psikologi. Yayasan vidi ini sbelum lama berdiri, baru awal thn 2006, tapi aku salut dengan bu eni karena dia bisa mendidik suster2nya dgn baik. Dia cari BS2nya di sekolah asisten perawat (LPK BS) di purworejo,tpt asalnya dia trus nt di yayasan ditraining lg-diajarin cara mandiin bayi, ngurus bayi, bikin MPASI dan masakan balita,nyanyi lagu anak2, dongeng.
 
Aku ngambil salah satu susterku dr yayasan vidi (dl dapet rekomendasi dr temennya mamaku), si kembar lahir prematur 7 bulan jadi waktu itu aku hati2 bgt milih suster..krn kl bayi prematur kan butuh perawatan ekstra ya sekeluarnya dr RS.
 
Bu eni waktu itu cm berani merekomendasikan suster ghani utk merawat alya krn dia sudah pengalaman 2 thn merawat baby dan anaknya jg sabar, baik dan telaten. Dia blg kl BS2nya yg lain dia belum berani rekomendasi..
 
Berbekal rasa percaya aku akhirnya mengambil suster ghani buat jadi susternya alya. Alhamdulillah apa yg diomongin bu eni emang bener-dia gak mengada2. Suster ghani telaten bgt merawat anakku yg prematur, sabar dan pinter. Krn aku senang ma cara kerjanya pernah suatu kali dia kuikutkan seminar kesehatan anak utk BS, dia dapet hadiah buku dr panitianya krn paling aktif bertanya dan aktif di diskusi:D
 
Kl untuk kayla aku ngambil BS yg pernah dipake temannya budeku di sby, jd gak lewat yayasan. eh malah bermasalah..aku baru tau pas dia pulang lebaran kemarin, pembantuku bilang l dia sering ambil uang belanja dan main HP seharian, kayla nangis didiemin kl dia lg telp2an dan dia sering pergi ma tukang ojek komplekku jalan2! parahnya lagi dia waktu itu coba fitnah suster ghani&pembantuku, dia suruh saudranya di blitar telp ngaku kl dia pembantunya tetanggaku dan bilang kl suster ghani&pembantuku tuh sering masukin cowok ke rumah.kurang ajar banget kan..akhirnya dia kupulangkan ke kampungnya di blitar krn setelah aku investigasi ke tetangga2ku gak ada alamat yg disebutin sm pembantu yg ngaku2 itu dan aku desek suster atik, akhirnya dia ngaku..
 
Jadi kl berdasar pengalamanku, skrg aku gak mau ngambil BS kl bukan dr yayasan yg kupercaya atau dpt rekomendasi bagus dr org banyak.
 
Alhamdulillah aku dapet BS yg bagus dr yayasan vidi-suster ghani-yg ngasuh alya. Kl kembarannya alya-kayla, kemarin aku baru dapet BS dari LPK ibunda, BS pemula. Dia dr brebes, lulusan sekolah asisten perawat di urwokerto, anaknya lugu bgt&keliatannya sih baik. mudah2an aja ya:) Bu win yg punya LPK ibunda orangnya jg kooperatif dan baik
 
Temen2ku dan saudara2ku dah banyak yg ngambil dr vidi krn rekomendasiku, so far sih gak ada masalah..krn bu eni bisa dipegang lah omongannya kl ngerekomendasiin BS.
 
Oya kemarin aku direkomendasiin suster endang ma bu eni, tp gak jadi kuambil krn suamiku maunya yg pemula aja krn kayla dah 1 thn..gajinya minta 800 rb (GP 700+cuti 100rb-2 hr). Dia pernah ngasuh bayi dr baru lahir sp umur 1 thn. Dl nya kerja di padang, tp trus krn sm ortunya gak dijinin kerja jauh2 lg..dia skrg cari kerja di jkt.
 
Kl lg ada yg nyari BS buat anaknya atau ponakannya, cepetan aja hub bu eni kl mau..mumpung suster endang belum diambil orang..
 
Mita
-mom alya&kayla-1 thn-
meetha_munaf@yahoo.com
http://ayakei.multiply.com/
 
57.
Kamis, 9 Oktober 2008  16:32
 
Dear Ibu Anita,
 
Halo ibu Anita, perkenalkan saya Grace. Saya sungguh2 sakit hati bu, dengan baby sitter saya yang bernama Rina Satisna/Satista ini. Mohon di posting ya bu, biar teman-teman kita sesama ibu bekerja tau dan tidak usah menggunakan orang ini.  Karena orang ini sakit jiwa.
 
 
Anak saya dari 4 bulan dimomong sama orang ini dan saya baru tahu akhir2 ini kurang lebih 1 thn belakangan anak saya disiksa sama ini orang. Padahal saya sendiri punya anak Nathan tuh penuh perjuangan.  Bisa dibilang mukjizat Tuhan. Tapi ga nyangka disiksa sama orang ini, dendam dan sakit hati saya tidak bisa dibayar dengan apapun juga kecuali bisa membantu ibu-ibu tidak memakai orang ini, jadi penyiksaan tidak terjadi lebih lanjut.
 
Memang setelah kejadian ini saya sebagai orang tua juga sadar bahwa kita ga boleh percaya 100% sama baby sitter, kalo ini terjadi maka merupakan andil kita juga sbg ortu. Saya sgt menyesal.
 
Suster gadungan ini saya tidak ambil dari yayasan, saya dapat rekomendasi dari PRT saya yang sudah keluar, inilah penyiksaan yang dia lakukan terhadap anak saya, semua tidak kelihatan dengan tampang polos, lugu dan tidak berdosanya, ga taunya dia itu busuk, ga ada hati nurani, serigala berbulu domba:
 
1.    Anak saya alisnya sobek kebentur ayunan di taman, karena dia asik ngobrol. 
2.   Anak saya jatuh di kamar mandi dia tidak pernah ngomong, yg ngadu ke saya adalah PRT saya yg baru yg mantan suster juga.
3.   Makanan, Minuman, Snack tidak diberikan kepada anak saya. Makan bilang selalu habis padahal dibuang, minuman spt jeruk, yakult, semua diminum dia dulu baru dari congornya diberikan kepada anak saya. Snack juga dia yang makan semua, saya curiga kenapa anak saya kurus, ternyata makanan dan minuman diminum sama suster ini.
4.   Kalo saya kerja dia sgt senang, krn seharian dia bisa nonton TV sambil angkat kaki dan tidur-tiduran di sofa, makan di dpt TV ruang keluarga, ga perduli anak saya mau ngapain, krn yg momong justru PRT saya.
5.   Ga pernah nyuci bajunya sendiri, bahkan harusnya baju balita kan dicuci sama suster donk kalo namanya bener2 suster, ini saya sdh memerintahkan PRT saya yg mencuci baju anak saya. Tapi untuk ngucek bekas muntahan di baju anak saya kalo anak saya muntah aja dia malas bgt, sampe2 baju anak saya warnanya dekil dan pernah sampe jamuran.  Kalo warnanya udah dekil trus dibuang ketempat sampah sama dia, bahkan waslap, handuk jg demikian.
6.   Susu juga dibuang-buang, kalo anak ga mau minum, dia ga telatenin, ga mau ya udah, pdhal saya dan suami kerja susah payah untuk cari uang beli susu buat anak, tp dia tega-teganya buang-buang susu.
7.   Kalo anak saya muntah dibentak-bentak anak setan, dasar setan...muntah, kepalanya di toyor-toyor, bahkan kakinya juga kekepala anak saya kalo lagi main di kamar anak saya.
8.   Bilang ke teman-temannya dan ke org2 kalo pergi sama saya dan suami tidak pernah dikasih makan dan minum, sampai hampir mati kelaparan dan kehausan, pdhal kita selalu memperhatikan dia makan dan minum kl pergi, bahkan dia dikasih makan selalu disisakan dan kalo ditawari suka tdk mau makan dan minum.
9.   PRT saya suka diporotin duitnya dan blg sama saya kl PRT saya suka cari muka. 
10. Menghasut PRT2 dirmh saya shg byk yg tdk betah, kmd dia blg saya yg hrs berubah krn disini makanan kurang, duit kurang.
11. Suka jajal2 baju saya, sepatu saya, kacamata saya, dan joget2 inul sekeliling rmh dgn make up tebal, tapi kalo didepan kita tanpa dosa.
12. Org muslim tapi tdk pernah puasa dan sholat. Malah menggoda PRT saya utk tdk puasa. Tp kl didepan kita bilangnya puasa, ya jelas kita ga kasih dia makan/minum wong dia blg dia puasa, ga taunya dibelakang dia ngomong kalo dia ga diksh makan/minum.
13. Saya kasih baju dibuang ketempat sampah sama dia. 
14. Bakso, bihun, ice cream, snack/cemilan, coca cola, syrup, kue-kuean, keju, pokoknya makanan dirumah kita habis ternyata dimakan sama dia semua.
15. Mandiin anak cuma 2 menit, kadang-kadang ga dimandiin, bahkan kadang ga dikasih makan.
16. Diksh sepatu, bando, tdk pernah menghargai, dibuang-buang krn merasa ga beli,
17. Anak saya ngobok2 WC didiemin aja, bahkan ngorek2 sampah, sampah dimakan juga dia diem aja.
18. Bangun suka telat, suka ngutang di warung dkt rumah.
19. Kamar anak saya jarang dibersihin, sampe debunya 1kg ada kali, kmrn saya bongkar, yg katanya dibersihin setiap hari.
20. Ngaku-ngaku dulu org kaya, ga pernah jadi suster krn dulu org kaya, jadi ga pernah kerja begini. Pengen kuliah setelah kerja dari tempat saya...hih boro2, smp aja ga lulus.  21. Ngompol segala lagi ini suster dikasur gulungnya.
22. Manasin makanan anak saya sampe kering dan sering bgt terjadi.
23. Umur 18th ngaku umur 20th.
 
Dan masih byk hal2 lain yg kl diceritain panjang bgt, tolong bu Anita ini di posting, jadi tidak terjadi hal-hal yg bs terulang oleh ibu2 yang lain. Ini memang kesalahan dari saya jg krn terlalu percaya dengan suster ini.
 
 
Regards,
Gracely Fanita Z
 
58.
Kamis, 9 Oktober 2008  16:32
 
Dear Ibu Anita,
 
Saya pengguna jasa baby sitter dari Yayasan Al-Azhar Choir sejak tahun 2004 sd 2007. Tahun 2004-2006 suster indah & tahun 2006-2007 suster atun. Keduanya keluar dari rumah saya karena menikah dan sampai sekarang masih sering contact dgn kami.
 
Untuk anak kedua saya mengalami kesulitan mendapatkan suster karena Yayasan Al-Azhar choir nggak pernah ada stock lagi, dan yayasan baby sitter yang lain amit-amit nggak ada yang beres orang baru dari kampung dipake'in baju suster, yang lebih-lebih luar biasa bego'nya dari PRT. Jadi para ibu lebih baik cuti 1 minggu ajarkan PRT yang sdh biasa kerja (sdh ada pengalaman kerja di jkt/kota) baru deh di trainning sendiri (kalo sempet & telaten) dan kita beri rangsangan gaji naik kalo kamu bisa begini begitu = gajinya sama spt suster. Malah lebih enak tanpa cuti-cuti segala.
 
Semoga bermanfaat!
Salam
Sofie
 
59.
Senin, 20 Oktober 2008  10:22
 
Dear Anita,
 
Salam kenal saya ingin mebagi pengalaman, mudah2an jangan terulang pada kalian yg menggunakan jasa BS ini, mungkin saja dia bisa keluar masuk ke yayasan lain.
 
saya kemaren tertipu dengan suster ini, namanya MILA,dia baru keluar dari yayasan dan butuh pekerjaan.. yang rekomendasi dia adalah suster saya yang lama, karena jg diperdaya dia yang katanya sangat butuh pekerjaan.. suster Mila ini ngomongnya pinter sekali dan liciknya minta ampun.. dia bilang ortunya sakit, minta kasbon 2juta, gue kasih padahal blom kerja sebulan. cuma gue pikir dia kerjanya bagus. Lama2 agak ganjil jg, karena kalo dia cerita soal susahnya dia kadang bisa menghalalkan segala cara, dia bahkan penah bilang kalo nekat mau nabrakin diri k jalan biar bisa minta ganti orang 5 juta.
 
Singkat cerita ketika habis lebaran dia mau pulang,ternyata dia bawa kabur hp kepala satpam gue dan bawa kabur uang 400rbnya. Dia pintar sekali waktu gue periksa barangnya sama sekali ga ada barang yg dicuri,cuma ternyata ketika dia mau berangkat ,dia ke kamar lagi katanya barangnya ketinggaln.. setelah dia pergi, ternyata kamera dan hp ipar gue hilang.. setelah laporan sama kepala satpam, satpam gue juga ditipu dia, dia yakin kalo suster gue itu punya sindikat tadinya dia mau bawa kabur banyak barang dengan mendekati satpam daerah komplek supaya bisa diajak kerjasama atau dia punya teman, cuma karena satpam komplek gue bagus2, dia gagal.  Jadi dia kesel dengan menipu mereka. dia bilang katanya ortunya sakit, terus majikannya ga perhatian, gajinya kecil.. terus dia bilang ke satpam gue kok komplek sini ketat banget keamanannya terus nanya2 mengenai keamanan. sungguh aneh..
 
Kepada siapa aja harap2 hati2. dia mulutnya pintar membalikkan fakta, dan mengarang cerita.. kemudian jangan biarkan BS kita berhubungan dengan keamanan setempat, foto suster MILA asal Surabaya. si Mila ini pintar ngurus anak, mulutnya jg manis.. padahal nusuk kita dari belakang.. satu kesalahan gue, gue lupa amibil kartu identitasnya.. jadi sulit lapor polisi.. gue, suster gue yang lama, satpam setempat, pembantu gue semuanya berhasil dia bohongin dengan cerita dia yang kasihan dan dia pintar mengambil hati..
 
ini fotonya,dia dulu keluar masuk yayasan mulai dari Yayasan Kasih Ibu di Srengseng, jg yayasan di Cengkareng dan jatinegara.. harap hati2
ini fotonya

 
thanks atas sharenya
Hendrawaty
verawaty octavia <verdawan_m3rlyne@yahoo.com>
60.
Monday, December 8, 2008  8:43
 
Mbak anita aku mau sharing ttg  LPK Ibunda
 
Tgl 1 Des lalu aku akhirnya mulangin BS nya kayla -mba siti- yg baru ikut aku 1 bulan. Aku ambil BS itu dr LPK Ibunda, Depok
 
Namanya Siti Naishiah (16 thn asal Brebes). Kupulangin sih gara2 dia ternyata punya penyakit cukup serius..pas lagi di rumah, senin kemarin, tiba2 dia gmeteran trus pingsan,dsn pas pingsan dia kejang2 pdhl gak ada panas sama sekali lho..aku curiga apa dia epilepsi atau kena gangguan saraf yg lain...Pas kutanya dia emang punya penyakit itu dr SMP cm gak pernah kambuh lagi ktnya. .
Pas pertama kali dateng ke rumah, dia bolak-balik ngomong ke pembantuku & BS ku yg satunya pgn pulang kampung, gak bisa kerja..aku tapi taunya pas dia udah kupulangin krn pembantuku kmrn gak enak ngomong ma aku soal itu kesel bgt kan, berarti dia emng dah gak niat kerja..kok yg kyk gt yg dikasih Bu Winarti ..
 
Pdhl pas dia sakit gigi-minggu pertama saat dia dateng ke rumah- kubawa ke dr gigi dan ternyata giginya bolong banyak, dah parah..dia tdnya minta pulang kampung 2 minggu untk berobat di kampung. Gak kuijinin lah dan langsung kubawa ke dr gigi..aku bilang ma dia, kl ngobatin bolong giginya ya bagusan drg di kota drpd di kampung, gak usah pake alasan itu buat pulkam..
Aku terus terang abis biaya banyak pas bawa dia ke dr gigi dan ternyata selama 1 bulan dia bawaannya pingin pulang kampung terus, gak niat kerja. Ngeselin bgt,,tapi ya sudahlah aku dah gak mempermasalahkan itu..kuanggap itu emang dah kewajibanku ngobatin dia..
 
Yang lebih ngeselin lagi bu winarti pas aku mau mulangin siti, berkilah kl siti dah 2 bulan, jadi aku gak bisa ambil uang kontraknya..mana pake bilang aku kok menuhin komitmen,ngasih cuti 2 hari pdhl siti dah 2 bln.. Aneh bgt! pdhl siti tuh baru masuk ke rumahku tgl 5 nov.. Dia nelpnya ke rumah, ngobrol ma BS ku yg satunya, kebeneran pas senin itu aku lg nganter mama & papa ku naik haji..
 
Bu Win jg nyalahin aku krn kok nggak lapor ke yaysan kl Siti sakit. Aku emosi dengernya, lha wong aku aja gak tau sama sekali kl siti punya sakit gigi parah! dan ditambah epilepsinya!! Harusnya aku dong yg marah ke yaysan, kok bisa mreka kasih orang kyk gt..pdhl ktnya mereka dah ngecek kesehatan Tiap BS di LPK ibunda..
 
Setelah berargumen, akhirnya yayasan mau balikin uang kontrakku scr proporsional (dipotong 1 bulan).  Aku soalnya ngotot gak mau lagi ngambil pengganti dr LPK ibunda, selain krn mereka baru ada yg baru tgl 15 Des an, aku jg dah gak mau berurusan ma yayasan itu..ngecewain bgt..emang sih kl BS tergantung orangnya masing2, cm caranya pemilik yayasan memperlakukan customer yg bikin aku bener2 gak simpatik ..dia cuma mikirin supaya duitnya gak ilang tanpa mau memperhatikan customer..pas siti awal2di rumahku dia gak pernah tuh yg namanya monitoring kerjaan Siti kyk gmn, gmn kesan kita thd BS nya pdhl yayasan tempat aku gambil susternya alya dl telp pas awal2 buat tanya apa aku puas atau ada keluhan thd kinerja susternya. Suster Siti jg katanya kan lulusan asisten perawat tp masa mandiin anak aja gak bisa, padahal anakku dah 1 tahun lho. Kan gak susah mandiin anak umur segitu..siti jg bolak-balik minta pulang dari hari pertama dia kerja di rumahku, emang dia gak niat kerja..cm kyknya krn ijazahnya masih ditahan di yayasan jd dia gak berani macem2..
 
Alhamdulillah aku skrg aku dah masuk waiting listnya Yayasan Daarut Tauhid: nt tgl 13 des aku dateng ke DT untuk nginep sehari semalam di DT krn salah satu syarat buat ambil BS di yayasan aa gym ini memang kita sebagai calon pengguna jasa harus ikut muhasabah dan acara yg diselenggarain DT, nt yg milihin BS buat kita jg yayasan DT berdasar hasil kecocokan kuosioner ttg sifat anak kita dgn calon BS. tgl 14 Des jadwal wisuda BS Daarut Tauhid. Semoga ya aku bener2 dapet BS yg baik dan bisa membantu mendidik masalah agama anak2ku.Amin..Oya, kalau ada yg berminat ambil dari yayasan BS Daarut Tauhid bisa hub:
Yayasan DT:
Muslimah centre:  022-2021902  atau ke HP salah satu pengurusnya-bu eli: 0813.21866003
emang sih kl DT pendidikan BS nya gak tiap bulan tapi 3 bulan sekali jd musti sabar nunggu
 
Herninta
http://ayakei.multiply.com/
61.
Friday, April 17, 2009  11:33 pm
 
Selamat Siang ibu Anita, saya maria mau share sedikit tentang daftar list yang pernah saya dapatkan dari web ibu.
 
Saya mengambil BS dari Yayasan FITRIA Depok Dimana Rate Yayasan tersebut 4/1, sehingga smemberanikan diri dari Cara pemilik Yayasan Bp. Pardi sangatlah jauh dari hal komersil yayasan BS, saya dan suami sepakat dengan perjanjian kontrak yayasan FITRIA tersebut, memang BS nya baik dan sayang sama anak saya.  Dan saya pun dekat dengan BS tersebut seperti teman curhat, tapi saat terakhir BS yang bernama SITI tersebut izin dengan saya minta Izin untuk pulang karna kakaknya mau menikah.  BS SITI izin selama 1 minggu.
 
Tapi setelah sampainya dia di Yayasan dia SMS dan mengatakan Bahwa BS SITI tidak akan balik lagi, betapa kecewanya saya dengan BS SITI tersebut dikarnakan dia sebelum pulung masih baik mau balik lagi tapi pas tiba di yayasan cuma SMS bilang tidak mau balik. mana hari Senennya saya harus kerja juga dengan suami saya.
untuk rekomendasi saja Untuk YAYASAN FITRIA DI DEPOK SANGAT TIDAK BAGUS.
 
Thanx, Ibunya Agi Tangerang
Maria Lili
 
Jawaban dari Anita:
Aih enggak nyangka Yayasan Fitria sekarang menurun sekali service nya.  Saya pribadi sudah lama enggak pernah ambil dari Yayasan Fitria lagi.  Terimakasih buat Ibu mAria, RAte untuk Yayasan Melati Depok sudah saya hilangkan.
62.
16 April 2009  09:37 
 
Dear Mba Anita,

Mau sharing sedikit. Baru awal tahun ini saya menggunakan jasa baby sister karena sebelumnya menggunakanan pembantu yang sudah lama bekerja untuk mengasuh anak saya dari lahir. Kebetulan waktu itu pembantunya pulang dadakan dan tidak kembali. Pada hari itu juga saya langsung hunting BS dengan menelpon list yang ada di blog mba Anita ini. Karena waktu saya yang terbatas untuk mendapatkan BS di hari itu juga (saya working mom jadi kebingungan kalau tidak ada yang jaga babyku, waktu itu berumur 9 bln), akhirnya saya dapat yayasan yang ada stock BS saat itu dan langsung bisa diambil. Yayasan tersebut adalah LPK MELATI Gedung Unas Blok c lantai 2 Jalan kalilio no. 17 Senen Jakarta Pusat dgn ibu Sri Ph 4257472 - 70377979. 
Administrasi pengambilan sebesar Rp. 850.000, dan kita harus membayar potongan gaji mereka selama setahun, yaitu Rp 1,2 juta kontrak setahun boleh tuker suster berapa kali pun. Ternyata saya baru tahu klu di yayasan lain tidak harus membayar potongannya dimuka.

BS pertama penampilannya memang kurang meyakinkan (gendut dan hitam), tapi kerjanya baik, hanya agak kurang open sama anak saya. Yayasan bilang sudah pengalaman setahun, ternyata baru bekerja 2 bulan (saya dapat cerita dari BSnya sendiri). Gajinya 600rb + cuti 100rb (2 hari perbulan). Namanya suster E*n*, dia sempat bekerja 1 bulan, karena anak saya lebih sering dibiarkan main sendiri dan dia asik nonton tv, maka saya minta ditukar dengan BS lain, hubungan saya dgn BS ini masih baik sampai sekarang, mungkin karena pengalamannya memang masih kurang jadi suster E*n* belum terbiasa mengasuh anak.

BS kedua penampilannya lebih luwes, katanya pengalamannya sudah 2 tahun, jadi gajinya berbeda 700rb + cuti 100rb (sepertinya ini trik yayasan ini untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi). Namanya suster S*j*. Astagfirullah...kalau diajarkan galakan dia, selalu membandingkan dengan tempat yang lama, kemudian dia sempat bilang kalau dia sakit kepala dan langsung saya izinkan istirahat, tapi...kebayang ga siih klu tidur dari jam 9 sampai jam 4, itu juga saya gedor karena kondisi saya dan babyku pada waktu itu lagi flu berat dan saya sudah kecapean mengurus semuanya sendiri. Ketika digedor mukanya baru bangun tidur, saya minta tolong dia untuk suapin anak saya, dan ternyata ga ada yang masuk, caranya juga agak kasar. Besoknya saya lagsung cuti dan mengembalikan BS tersebut ke yayasan.
BS ketiga penampilannya sangat baik, kerjanya baik, sangat terampil mengurus anak. Namanya suster R*n*,  gajinya 700rb + cuti 100rb (tadinya gajinya naik tetapi saya marah karena tidak pernah diberikan BS yang benar). Saya memang orangnya suka membelikan barang-barang ke BS, mulai dari peralatan mandinya, keperluannya sehari-hari, cemilan, baju, bahkan ketika sudah masuk bulan ketiga dia saya belikan HP Nokia baru dengan pembayaran mencicil selama 6 bulan. 2 hari kemudian dia izin cuti sehari, keesokan harinya saya telpon dia (karena sampai siang belum datang juga)dan ternyata bajunya dibawa semua dan dia kabur. Saya tidak curiga karena pada saat cuti dia hanya membawa bag pack kecil. Ternyata masukan dari orang rumah suster R*n* suka pakai peralatan make up saya, kalau siang suka mandi di kamar mandi saya (di dalam kamar saya), suka genit-genit dengan tukang koran dan supir di rumah. Dan suster R*n* pernah keceplosan cerita dengan pembantu di bawah kalau pernah kerja 'mangkal' di daerah pasar baru. 
Saya telpon yayasan minta pertanggung jawaban (karena itu hari minggu dan besoknya saya harus ngantor), jawabannya hanya besok saja bu dibicarakan, kan sekarang kantor tutup.
Besoknya saya telpon dari kantor dan kata yayasan belum ada stock BS, keesokan harinya saya ditelpon katanya ada stock tapi gajinya 1,2jt...gila kali yah, saya terus terang tidak mau dengan gaji yang segitu, katanya nanti akan dicarikan lagi BSnya.
Hari ketiga saya ditelpon dan ada stock lagi, kata ibu sri penampilannya bagus tetapi perawakannya agak kecil, sudah pengalaman setahun. Saya langsung izin dari kantor dan meluncur kesana, ngobrol dan melihat lagsung suster tersebut. Astaghfirullah...susternya kurus sekali dan sangat terlihat tidak sehat, di sela2 jarinya korengan, matanya hitam celok. Kebayang ngga kalau suster seperti itu harus mengurus anak saya.
Saya minta uang saya kembali, tapi karena di kontraknya ada jadi tidak bisa, mereka tetap akan usahakan provide suster sampai kita cocok. Sepertinya mereka tahu kalau kita butuh sekali dan asal2an dalam memberikan BSnya. Mereka juga tidak pernah memberikan kita kesempatan untuk memilih BS karena selalu bilang stocknya hanya satu. 
Saya dan suami saya sudah sangat kecewa dengan yayasan tersebut, cukup tau lah kita dengan reputasi suster-susternya.
Sekarang saya sedang berusaha mencari yayasan yang reputasinya baik.

Mudah-mudahan sharing ini berguna.

Thanks
Felitia Bunga
63.
10 April 2009  15:33 (tgl masuk nya sharing dari Tju Merry )

19 Agustus 2009  17:05 (tgl ybs minta sharingnya disini minta dihapus)
 
Komentar Tju Merry disini saya hapus karena permintaan ybs.

Oleh sebab itu, karena sesuatu dan lain hal maka data Yayasan Andhika Putra  di web ini saya hapus, fara sunarja <farasunarja@hotmail.com>

 
64.
3 Maret 2009  13:45
 
 
Dear Bu Anita,
 
Saya sangat senang dengan adanya website ini. Bisa menjadi referensi buat ibu2 yang selalu kerepotan tiap tahun dalam mencari BS dna PRT.
Lewat email ini saya mau sharing aja kekecewaan saya dengan Yayasan Citra Mandiri yang berlokasi di Srengseng. Mohon diposting.
 
Saya sudah ambil BS dan PRT dari yayasan ini hampir 4 tahun.
Pertama2 sih masih bagus, tetapi terakhir2 ini menjadi sangat reseh, sampai terakhir kali BS/PRT saya yang pulang tidak digantikan dan uang ADM tidak bisa kembali dengan alasan apapun.
Kalo mau minta pengganti selalu bilang KOSONG dan KOSONG, dan ternyata itu hanya BOHONG, dia mau kasih ke customer baru yang harus bayar ADM lagi. Memang kurang ajar.
 
Terrakhir saya ambil PRT dan BS  disana, tiba2 saja bilang mau pulang,  padahal selama tinggal dirumah saya sudah saya baik2in, soalnya capek juga kalo ganti pembantu/BS baru pikir saya. Tetapi memang dasar tidak tau diuntung, tiba2 saja minta mau pulang barengan sama BS saya. HARI ITU JUGA DETIK ITU JUGA!!! Saya sudah berusaha ngomong baik2 tolong kasih waktu buat saya cari pengganti dulu dari yayasan, tetapi dengan enakknya jawab, SUDAH TIDAK BETAH.
Ngak ngerti ngak betah kenapa? Pagi rumah saya tinggalin dengan 2 anak saya yang masih BALITA, kalo mau makan tinggal masak sendiri dari kulkas, saya juga tinggalin duit buat belanja.
 
Jadi maunya APA??? sampai kesel bangat saya. Apa harus disembah2!!!! Cape hati bener.
Dan pihak yayasan juga cuman gantiin BS doang, katanya pembantu KOSONG! akhirnya saya tahan saja gaji BS karena saya takut yayan bertingkah. sAya bilang kalo suhda adapengganti PRT sya barubayar. Selang 1 minggu kemudian setelah saya desak bangat, baru kasih pembantu. Dan saya masih tahan saja gaji suster yg saya tahan itu, takutnya asal kasi PRT biar saya keluar duit lagi. Dan taunya bener, PRT yang dikasih ke saya,  tidak bisa kerja APA-APA. Dan akhirnya saya minta tukar, tapi malah saya dibentak balik bilang kalo ibu ngak seneng, saya mabil balik saya pembntu ini, ibu tidak usah bayar gaji suster itu lagi. GILA bener2.
 
Dan saya pikir YA SUDAH kalo gitu. Tapi ngak taunya, BS baru yang dikasih ke saya ini, cuman bekeja 1 bulan dan minta pulang dengan alasan mertua sakit, mungkin sih akal2an dari yayasan. Ngak ngerti saya. Dan saya telp Yayasan itu lagi bilangin BS baru ini mau balik lagi, apa ada pengganti, dan tentu saja dia bilang KOSONG.
Akhirnya, sya sudah bener2 GIVE-UP sama yayasan ini! 
 
Saya harap  bagi Ibu2 yang mau ambil BS/PRT dari yayasan CITRA MANDIRI ini, mesti HATI-HATI banget karena kekurangajaran mereka. 
 
Thank you.
 
Best Regards,
Lisa Huang
Permata Palem
 
 
Jawaban dari Yayasan Citar Mandiri
11 Desember 2009 14:59
 
dear ibu anita,
 
yang mudah2an bijak
 
maaf ibu anita kami jd merepotkan anda dengan permasalahan PRT, anggap saja kami curhat dan selama ini para penyalur mungkin tidak pernah tahu ada blog seprti ini. perlu diketahui ibu lisa seblm terjd mslh ini ibu lisa adalh langganan kami dan apa yg ibu lisa tulis tidak sepenuhnya benar, terakhir ibu lisa ambil BS bernama indah & Prt bernama anis mereka bekerja selama 3 bl dan minta pulang (biasanya sampai taunan) waktu ibu lisa mengembalikan keduanya ditempat kami waktu itu yg ada hanya BS, PRTnya lg kosong. untuk BSnya langsung kami ganti tp untuk PRTnya sebenarnya sudah tidak ada garansi lg tp masih kami ganti. dan ibu lisa minta tuker PRT lagi tetep aja tidak membayar gaji BSnya. peraturan di citra mandiri garansi BS 5bl kalo PRT 3bl, yg jd masalah adalah ibu lisa tidak mentaati peraturan yg telah ditetapkan di file pengambln. (malah gaji BS indah sampai saya krm email skrng ini blm dibayar) yg mana setiap gaji BS atau PRT untuk gaji Ke 1 harus ditranfer ke Rekening citra mandiri yg bertujuan agar BS/PRT apabila ada permasalahn tidak semaunya sendiri! dan uang titipan gaji ke 1 pekerja bisa diambil setelah mereka kerja minimal 5 bl (tertulis jelas di kontrak kerja) artinya jelas uang titipan bukan buat kami dan bisa dipertanggung jawabkan. kami mengomentari masalah ini karena ibu lisa hanya menulis menurut versinya saja dan hanya sepihak bahkan bila perlu kami bs membawa mslh ini ke peradilan (dan sampai skrg tlsnya msh nongol diblog anita ini).
 
Ibu lisa bilang kami kurang ajar sebenarnya siapa yg kurang ajar? ibu yg tidak membyr gaji pekerjanya / siapa? masalah kami tidak mau mengganti pekerja apakah ibu lisa sudah melakukan kewajibanya (sesuai terlampir di perjanjian kontrak) intinya apa yg ibu lisa tuduhkan itu tidak semua benar malah kami jg
dirugikan.
 
kerugian kami:
1. gaji Bs blm dibayar mlh kami yg membyr (pdhl ibu lisa sdh mendptkn ganti)
2. pencemaran nama baik (apa yg ditulis tdk sesuai dgn kebenaranya ...xxx)
 
saya mau tanya sama ibu anita adakah blog yg memuat para majikan yg bermasalah? mohon kami dikasih tau alamatnya
 
semoga blog ini bisa bermanfaat bukan hanya untuk para majikan saja.
 
mohon email ini di fwd ke ibu lisa sukur kalo di posting
 
terima kasih 
toto suwanto rz
 
Komentar dari saya:
Ini saya masukkan sharing dari Bu Lisa Huang dan jawaban dari Yayasan Citra Mandiri (Pak Toto Suwanto RZ)
Semoga para Mommy's dan fihak yayasan bisa melihatnya lebih arif
 
65.
10 Juni 2009  17:29
 
 
Mbak Anita:

Numpang share ya. Yayasan PC ini tidak ada dalam daftar Mbak Anita, tapi yg ada yayasan Tiara Cipta (khusus BS). Sementara PC ini khusus PRT (pemiliknya konon sama).

Trims ya,
salam
Martha Maulidia

Hati-hati Yayasan Permata Cipta.

Yayasan Permata Cipta di Jl. H. Nawi II (masuk dari Jl. Fatmawati tepat didepan ITC Fatmawati...) Telp. 98172798    mempekerjakan seorang yang kurang ajar. Awalnya tahun 2007 saya mengambil PRT dari sana dan lumayan puas. Tapi kemudian PRT tsb menikah dan tidak kembali. Tahun 2009 saya coba mengambil PRT dari sana. Yg pertama Nur Aeni, 30 tahun. Sebenarnya orangnya baik, tapi dengan gaji Rp. 700.000/ bulan dengan kemampuan masak seadanya, saya rasa terlalu mahal. Saya tukar dengan Masri, 39 tahun. Mengaku bisa masak juga, ternyata tidak bisa kerja apa-apa sama sekali. Pakai mesin cuci saja tidak bisa. Kerja lamban sekali sampai jam 6 sore masih setrika padahal di rumah hanya ada 3 orang, luasnya juga hanya 110m2. Saya tukar lagi dengan Arnawati/Ernawati, 31 tahun, asal Lampung (gak jelas nama sesungguhnya, karena KTP tidak pernah diberikan kepada saya sampai dia keluar). Yayasan menjamin dia jago masak dan kerjanya bagus karena sudah lama di yayasan. Orangnya rapi bersih dan badannya tegap. Terlihat kalau senyum dipaksa sekali,
 karena dasarnya orangnya kurang ramah. Tapi saya pikir yg penting kerjaan beres. Memang kerjanya bagus dan cepat, tapi rupanya karena itu dia tidak bisa diberi tahu. Saya hanya beri tahu baik2 soal wadah tupperware untuk menyimpan di freezer, dia sudah tersinggung dan ngambek tidak mau masak. Saya beri tahu soal pakaian anak saya yang dia simpan di dalam kamarnya (biasanya menyetrika di kamar khusus pakaian), dia tersinggung dan mengancam mau keluar. Karena saya malas ganti2 PRT lagi, saya ingin dia betah. Saya ambil PRT satu lagi untuk membantu dia, dia usulkan sepupunya sendiri: Kesi (21 tahun). Setelah kedatangan Kesi rupanya makin aneh, karena kemana2 berduaan, ngobrol cekikikan berdua. Tidur siang 2 jam (dari jam 12-2) berdua di kamar yang ditutup rapat. Kalau dipanggil lama sekali datangnya, terburu2 pakai baju. Habis itu cekikian berdua. Dia tidak pernah melihat mata saya kalau kebetulan lewat. Tidak pernah menegur anak saya (hampir 2 tahun).
 Pernah saya duduk di lantai dia lewat di samping saya tidak bilang permisi, tidak senyum. Saya dan ibu saya yang setiap hari datang merasa seperti �tamu�, dia dan sepupunya yang punya rumah. Setiap saya tegur, dia selalu melawan, tidak terima salah dan mencela saya seolah-olah saya yang salah. Karena saya tidak mau berdebat, saya jadi malas menegur lagi.

Lama-lama saya berpikir ini tidak benar. Puncaknya, saya sekeluarga menginap di hotel 1 malam. Pulangnya saya kelelahan dan tidur 1 jam. Ketika saya bangun, saya dapatkan Erna dan Kesi duduk di rumah tetangga saya(!!!) menerima tamu 1 laki-laki dan 1 perempuan. Saya panggil dan saya tanya baik2. Dia bilang itu adiknya dan suami adiknya. Saya ingatkan dia bahwa saya sudah pernah beri tahu peraturan saya, bahwa kalau mau terima tamu harus izin dulu. Dan jangan duduk seenaknya di rumah tetangga saya (yg kebetulan orangnya jarang di rumah). Eh, PRT ini malah melawan dan bilang bahwa peraturan saya yang aneh.

Akhirnya dia duluan yang bilang mau keluar. Saya bilang, silakan. Dan sore itu juga dia mengemasi barang2nya dan keluar. Saya bilang: Baru pernah saya punya PRT sebelagu kamu.

Saya komplain ke yayasan, karena sudah 3 kali saya ambil PRT tapi tidak ada yang benar. Hilang sudah uang ADM Rp. 750.000. Saya bandingkan dengan yayasan X (saya ambil PRT dari yysn X skrg), mereka memberi tahu kondisi baik-buruknya PRT saat saya telepon. Misalnya: tidak suka anak kecil, belum bisa kerja baru bbrp minggu ditraining, dll. Sementara yysn Permata Cipta memberi saya:1. orang yang tidak bisa bekerja sama sekali tanpa peringatan, 2. merekomendasi saya habis2an orang yang katanya kerjanya bagus tapi ternyata kelakuannya kurang ajar. Saya merasa mereka tidak transparan, tidak jujur kepada pelanggan, menutup2i kelemahan PRT.

Saya telepon Ari (entah apa dia pemimpinnya, tapi dia yang bertanggung jawab atas masalah2 yg ada). Saya tanya apa dia masih mau mempekerjakan Ernawati setelah apa yang terjadi. Dia bilang itu bukan urusan saya. Saya marah dan bilang: masa orang kurang ajar begitu masih mau dikasihkan jadi PRT ke orang. Kasihan dong sama orang yang ambil PRT tsb. Saya emosi dan bilang akan sebarluaskan di internet jika yysn tsb masih mau menerima Ernawati. Eh, Ari ini membentak saya dengan kasar. Silakan saja, kalau Anda mau lakukan, saya juga bisa lakukan hal yang sama. Lalu dia juga bilang: Saya dengar keluhan ibu, tapi saya sendiri kan tidak tahu ya apa yg sebenarnya terjadi, saya tidak pernah kerja di tempat ibu. Berarti dia masih sempat2nya membela PRT dan tidak mempercayai saya. Wah, ternyata ini yayasan sudah mereka yang salah merugikan pelanggan, malah membentak pelanggan yang memberi saran.
 
66.
8 Juli 2009  16:28
 
Dear Bu Anita,
Dear Mbak Anita and Mommies,
 
Halo apa kabar Mak Anita and Mommies,
Saya pengen sharing aja ttg Yayasan Babysitter. Di bulan Maret kemarin saya melahirkan anak saya yang ke-3, saya pada bulan2 sebelumnya sudah mulai hunting BS untuk baby saya. Saya baca di site-nya Mbak Anita ada yg kasih rekomendasi untuk Yayasan Vidi, seberang terminal lebak bulus. Maka saya pun tertarik untuk mencoba hunting BS ke sana.
 
Lokasinya terletak di seberang terminal lebak bulus, lantai bawah dibuat untuk kantin. Sistem kerjanya ternyata Vidi hanya sebagai agen yang menyalurkan krn pas saya mau ke sana, saya harus janjian dulu dng BSnya. Pas di sana saya ketemu dengan BS yg mau bekerja dng saya tapi saya bilang tolong tunggu 1bln lagi bisa ngga krn sy melahirkannya bulan depan. BSnya setuju. 2minggu kemudian saya kontak lagi, BS masih ada sudah Ok kerja. 2 hari sebelum melahirkan saya chek lagi, BS nyha udah gak mau kerja dengan alasan yg dibuat-buat seperti: tidak diijinkan pulang ke rumahnya menegok saudara, gajinya tidak sesuai (padahal kemarin sudah OK 1.3jt, mau digaji berapa???).
   
        Capeknya saya tidak tau mau berkonsultasi dengan siapa, telp Bu Eni (pemilik) ga mau diangkat hpnya, cuma dibales sms:"bicara saja dengan Pak Adi/ staff saya". Bicara dengan Pak Adi kesannya bombastis banget, BS nya pinterlah, pengalamanlah tapi kog attitudenya kayak gitu, udah janji2 tapi mangkir? Akhirnya dikasih ganti BS lainnya. Baru 1 hr di rumah saya (saya masih di RS), dia sudah mulai komplain2 dan usil cari2 tahu ttg gaji karyawan dan BS saya yang ada di rumah (anak saya yg ke2 jg pake BS). BS ini bilang bahwa dia seorang muslim yang luar biasa, jadi dia harus 24jam pakai jilbab karena dia risih jika kelihatan oleh suami saya dan supir saya (gila kaleeee ngliatin dia, emang dia seleb?????), sembahyang 5 waktu tidak bisa diganggu gugat biar babynya mau bangun keg, tidur keg, nangis keg pokoknya ya ditinggal aja, tidak mau bersentuhan dengan barang2 yg menurut dia najis/haram. BS dan PRT saya di rumah sudah pada ribut laporan ke saya kog BS baru ini gak beres, suka sok ngatur, suka ngomong gede dan bikin perasaan mereka sebel. Akhirnya saya telp ke Pak Adi agar BSnya dipulangin aja, mana ada majikan diatur BS. Semua karyawan saya muslim, mereka sembahyang juga dan baek2 semua meskipun tidak berjilbab kelakuan mereka sopan dan baik. Pak Adi masih mau menawarkan BS nya yg lain tapi saya udah empet jadi saya ga mau.
 
        Akhirnya saya mengambil di Yacera dan untunglah mendapat BS yang baik dan rajin yah.... sesuai juga dengan gajinya Rp1.4jt. Kesimpulannya, meskipun review dari yayasan manapun, tidak menjamin kualitas dari BSnya. Saya pernah mencoba di Yacera dan tidak mendapatkan BS yg baik malah semuanya egois dan main pulang seenaknya sendiri. Memang kalau setelah lewat 3 bln Yayasan jg tidak mau ikut membantu. Tapi kali ini saya mendapatkan BS yg cukup baik dan bertanggung jawab di Yacera juga.
Saya pernah memakai jasa yayasan Anastasia-Banjarsari, saya dapat BS yg cukup baik dan tahan lama setelah 3 tahun kerja BS saya ini pulang nikah. Saya ambil lagi dari Anastasia malah dapt BS yg kurang ajar banget. Kalo anak saya minta mainan, mainannya dilempar ke tanah. Kalo anak saya ga mau makan, dia marah dalam bahasa sunda lalu anak saya ditinggal aja sendiri di kamar, sementara dia maen hp di belakang. Kalo jagain anak saya main, dia molor tidur di ranjang saya. Yang saya sangat sesalkan kenapa orang separah ini dipekerjakan, mestinya dilihat dulu apakah mereka siap kerja atau tidak. Apakah mental dan fisik mereka sudah siap, karena menjadi BS itu tanggung jawabnya besar sekali. Akhirnya uang admin saya dikembalikan full oleh Yayasan Anastasia karena gak enak sama saya.
 
Yayasan menarik uang dari para pekerja yang ingin menjadi BS, bagi mereka yang ingin mengikuti pendidikan BS harus membayar 1.5-1.6jt. Sudah seharusnya mereka jg menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai. Jangan mau terima duitnya terus pendidikan cuma 1-2 mg sudah jadi BS. 
 
Tidak ada Yayasan dan BS yang 100% bagus, semuanya kembali ke manusianya masing-masing, bagaimana karakter dan akhlak BS nya secara individu. BS berperan sebagai partner kita dalam mengasuh dan menbesarkan anak, tetapi sebagai "Ibunda" kitalah yang harus lebih banyak berperan dalam hidup anak kita. How will our children turn up to be is up to us.  
 
Thank you all,
Sylvia
 
Komentar dari saya:
Saya setuju banget dengan kesimpulan Ibu Sylvia bahwa Tidak ada yayasan dan BS yang 100% bagus, semuanya kembali ke manusianya masing-masing.
67.
21 Juli 2009  11:24
 
Dear Bu Anita,

Ini saya mau sharing lagi ttg suster baru saya yang baru saya pulangin 2
hari yang lalu.
Fotonya saya lampirin saja. namanya: Nuraida Agisni, umur 25 tahun.

Dia bekerja dengan saya kurang lebih 1-1/2 bulan saja.  Saya bener2 dibuat kecewa dengan baby sitter ini. Dia ketangkap basah oleh  saya membuang ASI yang sudah saya meres cape2 buat bayi saya.

Bayi saya skrg berumur 5 bulan. Sebenarnya tadinya saya juga tidak mau tulis dan ungkit masalah ini di internet.  Cuman kalo saya pikir akan nasib bayi2 dari ibu lain yang akan menimpa hal yang sama seperti bayi saya, jadi saya putuskan untuk sharing di website Ibu.

Suster ini malas menunggu bayi saya yang nyusunya agak lama, jadi tinggal dibuang saja susunya. Padahal selama ini saya berusaha keras untuk tetap memberikan ASI ekslusif buat bayi saya, minimal ya 6 bulanlah.  Mengingat saya yang bekerja dari pagi sampe sore dan berusaha serta berjuang tetap memberikan ASI eksklusif buat anak tercinta, tapi nyatanya ASI saya
dibuang2..!!  Bener2 menyedihkan...

Mungkin akibat selama ini dia yang memberikan susu amat sedikit buat bayi saya, akhirnya bayi saya yang baru 5 bulan, beratnya sama sekali tidak naik selama 1 bulan, bahkan keliatan jadi kurus.  Padahal periode ini biasanya bayi bertumbuh dgn cepat dan tinggi. Dan juga bayi saya yang tadinya belum diurus sama dia kuat nyusu, skrg jadi malas nyusu.  Bener2 saya menyesal memilih dia. Tapi Tuhan maha Baik, saya dinotice dan disadarkan akan hal ini.

Buat Moms yang lain, semoga pengalaman saya ini bisa dijadikan pelajaran buat kita semua. Kalo sudah ada firasat jelek, lsg ditelusurin saja. Jgn dibiarkan.  Mungkin kesalahan saya juga karna tidak perhatian akan berat badan bayi saya yang tidak naik sama sekali dalam satu bulan...  Padahal saya yang tiap hari ketemu dengan bayi saya bisa melihat perbedaan dia yang dari gemuk menjadi kurus, namun saya masih tetap positive thinking sama suster ini. Sampe kmrn ketangkap basah baru saya tahu KENAPA?? How blind me!!

Thanks atas perhatiaannya Moms..... salam buat bayi2 Moms yang lucu....mereka adalah KARUNIA dan GIFT terbaiik yang pernah kita terima dari-Nya....JAGALAH DAN SAYANGIN mereka....
Tuhan berkati....

Regards,
Lisa Huang

 
Komentar dari saya:
Aih bener2 biadab tuh Suster Nuraida Agisni, masak ASI yang capek2 didapatnya dia buang
Buat Para Mommy's hati2 jangan sekali2 deh pakai Suster Nuraida Agisni
Buat Ibu LIsa Huang yang sabar ya......
68.
24 Juli 2009  17:49
 
Dear Anita,
 
Thanks atas kesempatan sharingnya�.
 
Penglaman saya dgn Yayasan Suster Tatang di Slamet Riyadhi juga buruk. Saya mengambil BS dr sana, beberapa minggu kemudian HP yg ada di kamar hilang, kemudian +- 3 bulan kemudian BS minta cuti, namun tidak kembali sesuai janjinya. +- 1 bulan kemudian sang BS kembali ke yayasan dan DISALURKAN KE TEMPAT LAIN. Saat saya telfon ke yayasan, mereka menyatakan sudah berusaha mengontak saya tp tidak bisa (padahal no. HP yg saya berikan adlh nomer yg saya gunakan utk kerja dan aktif tiap hari, bila tdk pun pasti ada catatan miscall nya...). Akhirnya yayasan berjanji akan mencarikan pengganti dan akan mengabari saya, kenyataannya sdh 2 bulan tidak ada kabar (dan tentuanya masa garansi sdh lewat....)..Benar2 bisnis yang menggiurkan, berapa banyak uang yg didapat dgn me-mutar2 BS...Memang seharusnya ada regulasi utk lbh ketat utk penyalur seperti ini...
 
Saat ini saya juga masih menunggu BS pengganti dari Yayasana Citra Mandiri di Srengseng krn si BS ijin cuti (bilangnya balik ke yayasan shg dia meminta gaji) namun tidak bs dihubungi lagi....lucunya si yayasan malah tidak punya no. HP sang BS...kita lihat saja apakah ada penggantinya (krn 3 minggu lagi masa garansi sdh lewat)...Utk PRT saya juga punya pengalaman buruk dengan Yayasan Idaman (bu Sri)...
Mohon info bila ada yayasan/penyalur BS atau PRT yang �benar�....
 
Regards,
Fransiska Sally
 
69.
29 Juli 2009  12:31
 
Dear Mbak Anita,

Saya mau sharing tentang LPK Ibunda beralamat di Depok, Sawangan.

Saya sebenarnya terpaksa ambil suster dari LPK Ibunda ini. Sebelumnya, saya ambil suster pemula dari Yayasan Harapan Bunda dan suster tsb bekerja dengan saya selama 1.5 tahun. Tapi waktu saya telp kembali, mereka tidak ada stock untuk suster balita. Waktu itu dari beberapa yayasan yang direkomendasi di website Ibu Anita, semua kosong untuk suster balita. Ada yang punya stock, tapi gaji yang diminta 1 juta lebih, yang menurut saya terlalu besar untuk BS balita.

LPK Ibunda sistem-nya kontrak setiap tahun bayar 850 ribu. Jadi saya garansi 1 tahun dan 4 kali ganti. Saya ambil suster S*g* pada tanggal 1 Juni dan dia suster pemula, umurnya masih muda 16 tahun. Cuti 2 hari dalam sebulan, tapi karena suster tsb masih pembinaan, saya wajib memberi cuti per 2 bulan setiap minggu ke-empat.

Bulan Juni saya minta BS untuk tidak cuti karena saya sibuk sekali di kantor, jadi butuh istirahat untuk Sabtu dan Minggu. Bulan Juli saya wajib memberikan cuti pada minggu ke-empat, jadi tanggal 25 Juli, BS saya kembali ke yayasannya. BS tsb tidak tahu jalan pulang ke yayasan dengan angkutan umum, jadi saya harus memberikan dia uang taksi 100 ribu untuk kembali ke yayasannya. Saya rumahnya di daerah Cibubur, jadi saya pikir uang tersebut cukup (bahkan mungkin lebih) untuk uang taksi kemballi ke yayasan yang berlokasi di Depok.

Hari Minggu jam 6, pihak yayasan telp dan bilang bahwa BS saya tidak berani pulang sendiri dengan angkutan umum. Mobil untuk mengantar dari yayasan sudah penuh karena harus mengantar BS yang lain. Jadi BS akan diantar hari Senin jam 5 pagi. Saya setuju saja karena saya berangkat kantor biasanya jam 7 - 8-an.

Hari Senin saya tunggu sampai jam 8 pagi, BS tsb tidak datang. Saya terpaksa harus berangkat kerja. Untung di rumah ada pembantu jadi bisa ditinggal untuk menjaga anak-anak saya. Pembantu saya sudah ikut saya selama 2 tahun jadi saya bisa percaya dengan dia.

Hari Senin siang saya dapat telp. dari Bu Win, ibu yayasan. Dia menyampaikan ke saya tentang keluhan yang dia dapat dari BS saya.

Salah satu keluhan yang saya sampai tidak percaya mendengarnya adalah katanya BS saya cuma dikasih makan 2 kali sehari. Saya jawab ke Bu Win: Ibu, saya itu ibu bekerja. BS itu bekerja sama dengan pembantu saya di rumah. Kalau memang orang yang kerja di rumah saya dikasih makan 2 kali, tidak mungkin pembantu saya bisa betah di rumah saya sampai lama. Tidak mungkin suster saya yang sebelumnya bisa juga lama tinggal dengan saya. Dan mana ada waktu saya melarang-larang untuk makan, saya kerja. Ibu bisa datang ke rumah saya dan liat di kulkas saya, ada makanan atau tidak. Pembantu dan BS juga mendapat jatah Indomie setiap hari. Saya beli banyak dan saya taruh di belakang khusus untuk pembantu dan BS. Jadi saya bingung kalau dia bilang di rumah hanya makan 2 kali sekahir.

Keluhan yang kedua yang tidak masuk akal buat saya juga adalah BS saya kalau tidur selalu malam-malam. Saya jawab ke Bu Win: Saya dan suami saya bekerja dan biasanya sampai rumah jam 9 - 10 malam karena kerja sampai malam dan juga macet di jalan. Saya lihat anak-anak saya sudah tidur. Memang dia maunya tidur jam berapa?

Saya kemudian bilang dengan Bu Win: Kalau ibu mau mendengar kualitas kerja suster, coba ibu tanya dengan pembantu di rumah. Karena pembantu yang selalu ada di rumah, dia yang tahu. Saya cuma berinteraksi full dengan BS pada hari Sabtu dan Minggu.

Kemudian saya telp ke pembantu saya untuk menanyakan tentang BS saya. Keluhan-keluhan dari pembantu saya banyak sekali tentang BS saya. Dia bilang dibandingkan dengan suster saya yang sebelumnya, jauh sekali dengan BS saya. Padahal kedua-duanya sama-sama pemula juga.

Menurut pembantu saya, tentang keluhan makan 2 kali sehari. Itu dikarenakan BS saya maunya makanan sudah dimasak oleh pembantu. Sarapan pagi saya biasanya roti. Jadi kalau BS itu mau makan pagi, dia harus masak sendiri. Trus pembantu saya bilang: suster S*g* itu malas bu, maunya nunggu saya masak. Enggak kayak suster yg dulu, dia cari makan sendiri. Kalau dibilang kurang makan, itu dia cari gara-gara aja. Orang dia juga suka ikut-ikutan makan snack kalau anak-anak lagi makan.

Trus menurut pembantu saya lagi, tentang keluhan tidur malam. Katanya suster pernah bilang kalau di tempat lain, tidurnya jam 7 malam. Pembantu saya bilang ke suster: Suster, dimana-mana kalau suster itu, tidurnya ikut jam anak tidur. Kayak suster yang dulu. Kalau anak tidur jam 8 - 9an, ya jangan dipaksa-paksa tidur.

Ada banyak sekali keluhan-keluhan yang disampaikan pembantu saya. Satu yang baru saya tahu juga dari pembantu saya bahwa BS tsb sudah ingin pulang lama sekali. Dia sudah telp berkali-kali ke yayasan untuk mencari pengganti buat dia, tapi yayasan tidak memberikan pengganti. Trus pembantu saya bilang kalau dia suka HP-HP-an sampai jam 2 malam. Kalau pagi, bangunnya jam setengah enam (Saya dan suami biasanya bangun jam 6 pagi). Tempat tidurnya BS nunggu-nunggu dibersihkan pembantu, rambut BS tsb berserakan enggak pernah disapu, nunggu disapuin pembantu, dst, dst, dst. Kata pembantu saya, lain sekali dengan suster yg sebelumnya. Mungkin karena saya dianggap pembantu kali, bu, dan dia itu suster, jadi seenak-enaknya..

Ternyata kemudian Bu Win telp waktu Senin malamnya untuk berbicara dengan pembantu saya. Saya belum pulang kerja. Pembantu saya kemudian menceritakan keluhan-keluhan tentang suster S*g* ke ibu yayasan. Pembantu saya cerita ke saya pada waktu saya pulang kerja sampai di rumah.

Hari Senin sore, saya telp lagi dari kantor ke Bu Win. Saya bilang kalau suster S*g* tidak mau bekerja lagi di rumah saya, saya tidak masalah. Hanya saja saya minta penggantinya. Kalau tidak ada pengganti, saya minta uang saya dikembalikan proporsional. Bu Win berargumen, kalau peraturan yayasan bilang 75% ditahan, jadi hanya 25% dikembalikan. Saya bilang, walaupun tidak masuk akal, saya OK kalau saya yang mengembalikan suster tsb. Ini kan susternya yang enggak mau balik. Ibu cari pengganti untuk saya, atau suster tsb kembali ke rumah saya.

Hari Selasa pagi sebelum saya berangkat ke kantor, saya telp ke yayasan. Bu Win bilang suster S*g* sudah berangkat jam 5 pagi untuk kembali ke rumah saya. Yayasan sudah memberikan pengarahan-pengarahan sesuai dengan keluhan-keluhan yang disampaikan pembantu saya. Waktu itu jam 7 pagi, jadi saya pikir, mungkin macet di Jalan Raya Bogor, jadi suster tsb belum sampai di rumah saya.

Saya berangkat ke kantor dan dari kantor, saya telp lagi ke rumah sekitar jam 9. Belum datang juga. Saya telp jam 10, belum datang juga. Saya telp jam 12, pembantu saya bilang suster sudah datang. Saya pikir daripada saya ngomong di telp ke BS saya, saya mau ngomong ke dia pada saat saya pulang kerja. Jadi saya sudah tenang. Saya tidak telp-telp lagi.

Saya otw ke rumah jam 8 malam. Trus saya telp ke rumah. Pembantu bilang ke saya: Bu, tadi suster udah beres-beres bajunya... Trus pulang.  Kata dia, udah bilang ke Ibu... Saya kaget sekali. Saya tanya: Jam berapa suster pulang?  Pembantu saya bilang sekitar jam 4 sore, bu.

Langsung saya telp ke yayasan ke Bu Win. Saya tanya apa suster ada di yayasan. Dia bilang enggak ada. Saya bilang kalau dari jam 4 sore, dia sudah pergi dari rumah. Pembantu saya tidak mencegah karena suster bilang sudah ijin ke saya. Kemudian saya bilang: Ya udah Bu, kalau memang tidak mau kerja sama saya. Tidak usah dipaksa. Cari aja penggantinya.

Hari Rabu pagi, jam 9 pagi saya di telp yayasan. Bu Win bilang kalau suster S*g* ada di rumah kakaknya. Ibu kan sudah membayar registrasi 850 rb, suster sudah kerja selama 2 bulan. Jadi kalau di-proporsional-kan 850 rb bagi 12 kali 2 bln, sebesar seratus empat puluh ribu bla bla bla, dikurangkan dari 850 rb, sisa bla bla bla, suster S*g* sudah kerja selama 25 hari jadi gajinya 600 rb bagi 28 hari kali 25, trus jadi sisanya seratub ribu bla bla bla... Ini saya mau transfer ke ibu, ada nomer rekeningnya enggak bu...

Saya pikir ini hari masih pagi, saya males ribut... Lagian saya juga tidak kepikiran cari suster pengganti dari yayasan tsb, karena pasti macem2x lahhh..., urusan malah tambah ruwet.. Jadi saya bilang aja pendek: Nanti saya sms ke ibu nomer rekening saya... ok bu, terima kasih, bye...

Sekarang saya lagi hunting lagi nihhh... Tapi banyak yang kosong, ada satu yang ada, Yayasan Vidi, suster pemula 16 tahun juga. Saya lagi berpikir untuk saya tunggu sampai lebaran. Sementara, saya ambil orang kerja yang pulang-pulang.. Trus pembantu saya untuk satu bulan ini saya tambah bonus. Mungkin habis lebaran, saya cari pembantu saja. Karena anak-anak saya sudah sekolah, jadi sudah setengah hari di sekolah. Kita lihat saja nanti.

O iya satu lagi untuk ibu-ibu sibuk yang enggak ada waktu ngajarin BS-nya. Mungkin sebaiknya jangan ambil suster yang umurnya 16 tahun. Karena masih labil. Saya bandingkan dengan suster saya yg sblmnya, sama-sama pemula, tapi umurnya 18 tahun. Sebelumnya, dia tinggal di tempat paman dia, jadi sudah cekatan dan emosinya juga sudah lebih stabil. Sudah bisa berinteraksi dengan orang satu kerjaan di dalam rumah.

Sekian saja dari saya.
Wish me luck untuk hunting BS/PRT karena sekarang sudah dekat lebaran.

Best Regards,

Tiarma
70.
2 Agustus 2009  16:10
 
 
Dear mb anita,
 
Saya hanya mau share ttg Yayasan BS di Jakarta Selatan yakni Sekar Tanjung, telp. 7204114 (pada list mb Anita disebutkan hanya nama Pak Agus, yang ternyata pemilik sekaligus trainer bagi para calon BS). Selama 2 tahun saya menggunakan jasa BS dari yysn ini. Alhamdulillah, so far no problemo. Saat anak saya berusia 6 bulan, saya mendapatkan BS dari yysn di atas. Namanya Mba Leni, 20 tahun, lulusan SMA, orangnya cakap, riang dan memiliki kemampuan bhs Inggris yg cukup bagus. Bertahan hanya 3 bulan, minta izin pulang, karena disuruh menikah. Saya sih berprasangka baik saja, hanya saya agak menyesalkan, mengapa dia menerima pekerjaan ini kalau akhirnya akan menikah dalam waktu dekat. Walaupun nyatanya berita itu memang benar bahwa ybs akhirnya menikah di Lampung.
 
BS kedua, Mba Dampri (18 th), lulusan SMP tidak terlalu direkomendasikan oleh Bu Agus krn belum berpengalaman sama sekali bekerja dengan anak2. Kesan pertama yang saya tangkap, anaknya lugu sekali dan agak pendiam, tapi saya tidak ada pilihan karena tidak bisa cuti terlalu lama. Tapi apa kenyataannya? Luar biasa, org yg awalnya tdk direkomendasikan sama sekali, ternyata justru membuat hati saya begitu senang. Meski lugu, tapi Dampri (18 th) ini memiliki semangat luar biasa belajar hal2 baru dan yang lebih penting lagi, oranynya JUJUR, sesuatu yang kedengarannya barang langka saat ini. Selain itu, Dampri sangat telaten dan sayang sama anak saya. Dampri yang tadinya sosok pendiam, saya didik menjadi pribadi yg periang dan mampu menjadi pengasuh sekaligus teman yang baik untuk anak saya. Sayang sekali, setelah bekerja selama 1 thn, dia pamit untuk pulang krn ibunya sakit parah. Saya percaya dia 100% dan saya kembalikan Mba Dampri ke yysn. 
 
Saya mendapat ganti BS ketiga, Mba Dwi, 16 th yg belum berpengalaman. Sudah 8 bln Mba Dwi bekerja pada keluarga kami. Sosok BS terakhir ini, lebih periang dibanding Mb Dampri. Lulus SMP dan cakap bernyanyi dalam Bhs Inggris. Mungkin karena lebih muda, keinginan utk ber-hape ria sulit sekali dibendung. Meski sudah diingatkan tapi memang masih sering curi2 kesempatan. Buat saya itu bukan hal serius, selagi pekerjaan utamanya mengurus anak saya beres, soal yg lain tidak menjadi masalah....karena BS juga manusia yang butuh hiburan dan sosialisasi. Yang penting, sebagai working Mom, kita harus rajin2 mengecek pekerjaan BS via telpon. Pendekatan yang halus perlu dilakukan, karena bagaimanapun, kita ini menitipkan anak, sesuatu yang tak ternilai harganya kepada orang yang kita bebankan amanah yang sangat besar. Bagaimana BS bersikap ke anak kita, terkadang juga tergantung bagaimana sikap kita ke BS. (It's up to you)
 
Tks untuk mau menampung pengalaman saya ini.....Good luck!
 
 
Cheers
Ochie (Rosi)
71.
10 Agustus 2009  15:41
 
Yth. Mbak Anita..TOLONG EMAIL SAYA INI DIMUAT DIHOMEPAGE ANDA BIAR PARA IBU2 DAN ORTU TAHU......
 
Menurut saya dari sekian baby sitter yg pernah saya pakai dan temui adalah tidak ada yang benar semua kerjaannya asal dan mereka adalah penjahat yang lebih jahat dari penjahat penjahat yang ada di jalanan....
 
Mulai dari yayasan di tebet Jakarta selatan, yayasan di kembangan Jakarta barat, yayasan di gunung sahari, yayasan di fatmawati dan yayasan yacera di pangeran antasari ataupun yayasan di jalan maritime cilandak�..
 
 Semua anak saya pada mengalami kecelakan fisik dan mental semua dari semua yayasan diatas dari anak pertama, kedua dan keti...
 
Anak saya pertama ama suster di tebet jatuh giginya sampai terbentur bak sampah dari semen kesandung kakinya suster dan pembantu gara2 susternya dan pembantu guyonan di jalan raya anak dibiarin jalan sendiri wkt itu anak saya umur 2 thn langsung jatuh mulutnya sampai nyunyur gigi depan patah separoh sampai akhirnya operasi 2x di rmh sakit medistra tapi apa dari pihak yayasan gak ada tindakan apa2 malah suster itu sampai sekarang masih dipelihara kesana kemari dipekerjakan ke orang lain�..terus sayur anak ditaruh di atas kompor di masukin segumpalan semut tetep aja di gerus di olah disuapin ke anak jadi mrk itu gak ada rasa manusiawinya baik pihak yayasan atau baby suster semua Cuma minta uang administrasi besar dan gaji besar tapi gak ada tanggung jawabnya�.otak mereka adalah uang uang dan uang biar cepat masuk ke yayasan dg iming2 suster ini begini suster ini begitu dg segala pengalaman yang direkayasa oleh pihak yayasan agar kita cepat kasih uang administrasi ke mereka dan cepat ambil suster tsb��
 
Anak saya kedua diasuh ama yayasan di jalan maritime juga begitu susternya suka ngambil barang2 anak saya dan makan buah2an minuman anak yang ada di lemari kulkas dan sering membenturkan kepala anak ke tembok waktu dia umur 1 � 2,5 tahun�.terus kalo ditegur marahnya dia lebih ganas daripada marahnya kita ke dia�..terus tidak ada sopan santunnya sama sekali��joroknya yang tidak tahan makanan dan tempat makan minum anak gak ada yg steril biar dot dan botol sdh jatuh dan dihinggapi lalat tetep aja dimasukan ke mulut anak.
 
Anak saya ketiga diasuh ama yayasan di jalan kembangan jakbar susternya sudah umur 40 tahun dibilang pengalaman puluhan tahun tetapi anak saya diasuh dia dari umur 3 bln smp 1 thn berat badannya gak pernah nambah sama sekali kerjaannya gosip sama tetangga terus parahnya lagi kalo marah2in anak2 saya yang pertama dan kedua pake semua nama binatang yang ada dikebun binatang dibilang anak saya seperti Anjing, seperti Kucing seperti Kerbau, kata2nya gak pernah ada yg sopan dan anak2 saya sering dikunci didalam kamar sambil dibentak2 terus saking kurangnya jelek2in kita ke semua tetangga dan sekarang ini lagi saya buatkan laporan polisi�anak saya gak pernah di kasih makan dan gak pernah dikasih susu�..trus saya ganti baru sebulan yang lalu suster dari yayasan yacera baru seminggu anak saya diasuh kepala nya sudah dibenturin ke kursi kayu sampai hijau terus setelah 4 hari kemudian jatuh di jalan aspal gara2 dia ngrumpi dengan tetangga sebelah sekarang anak saya sakit panas pilek sampai lendirnya warna hijau dan tahi matanya warnanya hijau sekali saya  telpon ke dokternya disuruh cepat di bawah ke rmh sakit......
 
Ini masih belum semua pengalaman2 kita tentang suster2 yang lainnya�jadi kalo dibilang semua tergantung dari manusianya itu gak bener�..jadi intinya gak mungkin kita pemakai tenaga kerja salah dalam memperlakukan suster karena kita sebagai orang tua berharap dengan suster itu agar anak kita diasuh dengan baik, aman dan nyaman serta sehat gak malah di hancur2in begini fisik dan mentalnya �.memang sebaiknya kita perlu melaporkan semua tindakan2 suster yg tidak bener dan penganiayaan terhadap anak dibawah  umur ini perlu dilaporankan ke kepolisian beserta yayasannya agar ada hukuman yang setimpal buat suster dan yayasannya itu jadi tidak asal mau uang administrasinya aja dan potongan2 uang gaji dari susternya��dengan hukuman penjara dari kepolisian ini akan membuat yayasan dan pihak pekerjanya lebih hati2 memperlakukan anak dibawah umur �
 
Kebanyakan suster kalo anak nya nangis itu selalu di lempar ke pembantu padahal pembantu itu punya tugas sendiri�..buat apa namanya aja suster dapat pendidikan ini itu dlm mengiklankan ato mempromosikan suster2nya ke pihak pemakai tenaga kerja tp kenyataannya semua itu hanya bullshit belaka��
 
Bagi yayasan yang tidak terima dengan email saya boleh kontak saya kapanpun�..saya tantang yayasan2 diatas di depan kepolisian kapanpun......
 
Best Regards
 
Widya
Website: http://www.mrspedag.com/
72.
30 September 2009  10:37
 
Saya mau curhat tentang Yayasan Theresia.
Saya kecewa dg yayasan ini. Admin dan gaji BS sangat tinggi, tp ternyata tdk menjamin kualitas. Hati2 dengan suster bernama NL asal Sukabumi. Dia dan yayasan mengaku pengalaman 12 th, tp dari kerjanya spt bukan suster. Gajinya 1,3jt, sy mengambilpun krn tdk ada pilihan saat itu (mau lebaran), jd terpaksa sy mengambil dan menggaji 1,3jt (itupun kita blm sepakat, dia udah nyeletuk ke yayasan 1,3jt, saat dengar sy dan suami hanya berpandang2an aja, habis mau cari suster kemana lagi?)
 
Dia tdk bisa menyalakan AC (padahal remote AC dimana2 simple, hanya on off dan up down). Sy sdh bilang, kalo tdk tahu tanya, saya pasti ngajarin dg senang hati. Tp dia ga pernah mau tanya, termasuk soal AC ini. Saya sudah pesan berulangkali krn kamar anak sy lembab dan tdk ada ventilasi, pagi saya pesan 26 derajat. Beberapa hari sebelumnya saya sudah curiga kalau dia tdk pernah menyalakan, tp dia selalu bilang "kalo tidur selalu dinayalain, kalo bangun selalu dimatiin". Mmmmm. Suatu pagi saya bilang "kok AC ga dinyalain?". Dia bilang "aduh, masih pagi ini". "Kan saya udah bilang, kamar anak saya lembab, dia kepanasan, bayi punya lemak coklat jadi dia 5 derajat kepanasan di atas org dewasa" (saya menjelaskan masih dg sabar). Akhirnya dia nyalain AC, itupun dia ngliatin remote lamaaa banget, brarti selama ini gimana? Akhirnya setelah mengutak utik itu remote, dia berhasil menyalakan dg suhu OTOMATIS 24 derajat. Saya panggil lagi, "naikin 26, saya udah pesen kan?". Dia balik lagi ke kamar dan ngutak ngatik lamaaa banget itu remote. Akhirnya saya samperin "bisa ga kamu?". Dia diem aja. Akhirnya saya bilang, "kamu kalo ga ngerti tanya saya, jangan gengsi. Saya pasti mau ngajarin kamu kok". Waktu di dapur saya samperin lagi "Jangan lupa ya, suhu 26" "Tapi kalo 26 kan kedinginan, jadi saya kasih 24". HAH????? Maksud loh???? Payah banget ga sih??? Masih aja ngelessss.com. 24 itu krn suhu otomatis pada saat dinyalakan lho. Pinteeeeer banger cari alesan.
 
Banyaklah saya temukan hal2 aneh. Anak saya biasa tidur jam 20. Suatu malam jam 20.30 anak sudah tidur, saya pergi keluar sama suami. Saya udah pesen, kalo bangun ditidurin lagi. Saya pulang ke rumah jam 22. Eeee...yg ada anak saya di depan TV terang benderang dan diajak2 maen. Kata dia ga ngantuk. Anak saya mah, ngantuk kalo diajak maen mau aja, ampe pagi juga dia jabanin kalo emang ga ditidurin, namanya juga bayi. langsung anak saya saya bawa masuk ke kamar dan saya susuin. Langsung ga ada semenit anak saya merem. Brarti ini anak sebenernya udah ngantuk kan???? Dia tidak bisa membaca ini anak ngantuk ato enggak, beda dg suster saya sebelumnya, dia paham banget sinyal2 bayi, spt ngantuk, lapar, marah, BT, etc. Dia juga tidak bisa menidurkan anak. Berulang kali dicoba tdk bisa, padahal begitu saya ambil alih, saya hanya perlu 15 menit utk menidurkan anak saya. Yg pasti bedanya kita memperkajakan pembantu & suster dalam menjaga anak, salah satu point paling penting adalah kedisiplinan.
 
Udah gitu, ga sopan banget. Sering nyeletuk2. Sama saya aja berani ngomong "tuh kan, tuh kan" "nah lo, nah lo". Gila ga? Ada anak tetangga saya maen, nanya ke saya "tante, kalo aku maen kesini, tante baek ya?" "Iya". Tau ga dia nyeletuk apa "Kalo ga maen ke sini?" HAH? Artinya? Ada lagi, "katanya mau makan nasi dulu" "hayo... ketahuaaaan, bekal mama ketinggalan yah", "hayo....mamah brangkat sama siapa" (padahal sy berangkat sama ojek langganan saya, dia baru 2 hari disitu) besokannya dia ditegor suami saya.
 
Dot anak saya (Dr browns bok) bisa nyasar ke rak susun di kamar dia, dalam kondisi kotor banget, bertaburan bedak dan debu. Kok bisa disitu yah?
 
Sikat kecil utk accessories botol anak saya yg biasanya ditaruh kotak khusus cairan pembersih bayi, bisa2nya dibuang di kotak kotor tidak terpakai (bekas cucian piring orang dewasa). Terang aja, sendok botol makan anak saya jamuran krn sikat kecilnya tdk ada
 
Milna dan havermout tidak ditutup, hanya dimasukin ke kardusnya.
 
Rak botol yang sudah disterilkan tdk pernah ditutup.
 
Stok ASI basi dikasih ke anak saya, padahal udah saya pesen diicip dulu di tangan. Malah katanya, cuman dicium. Alamak!
 
Yang parah, anak saya dipegang dia 2 minggu langsung sakit, mencret, muntah dan panas. sebelumnya tidak pernah sakit. Yah mungkin krn kejorokan dia juga. Saya tanya "kira2 kenapa ya?" (saya nanya masih baik2), tau ga apa jawabannya "yah biasa, namanya juga kehidupan" Gile ga? Saya masih sabar juga disitu. Saya suruh ambil termometer (digital lho). Ternyata ga bisa pake, kalo air raksa saya masih ngerti kalo dia ga ngerti, tp ini kan tinggal pencet dan angkanya jelas. Dia langsung tempel di ketiak anak saya, tanpa dinyalakan dulu. Akhirnya saya ajarin, "nyalain dulu ininya" Suhunya 38. Dia bilang "ga papa kan?". Saya tanya "emang brp suhu normal manusia?". Dia diem aja, gelagepan. Saya udah wanti2, nanti pantau terus suhunya. Di kantor saya telpon dia, jawabnya "Engga papa kok, udah ketawa2, udah sehat". Saya tanya, "tp suhunya brp?" Waduh, informasinya simpang siur. Ga bisa jawab gitu "Aduh, brapa yah? 40 ya kalo ga salah." Saya bilang, "hah 40? Kamu bilang ga papa?" "eh brapa sih tadi, 34 apa ya?" "Hah, 34???". Aduh aduh, ampun deh. Dia bilang, engga pernah make termometer krn slm ngasuh engga pernah ada yg sakit. Saya bilang, "kamu pengalaman 12 tahun, katanya pernah juga ngurus bayi dari lahir sampai 1,5, engga pernah sakit sama sekali? Hebat yah kamu, anak saya baru kamu urus 2 minggu langsung sakit".Dia ngakunya lulusan SMEA, masa ga bisa baca angka dan decimal?
 
Satu lagi, dia bawa bola kuningan yg sudah tua (bisa dibuka tutup) di dalamnya ada bahan2 apalah saya tidak tahu, ada yg brupa serbuk hitam segala, ada kertas kucel dengan tulisan arab tangan). Entahlah apa itu, tp barang aneh aja saya lihat.
 
Dia mengadu domba saya dengan mertua. Anehnya, mertua saya sangat menyayangi dia dan ngebelain dia terus. Suami sayapun sampai heran.
 
Anak saya juga nangis mulu tiap saya pulang kantor, minta digendong saya. Padahal dulunya engga kaya gitu.
 
Satu lagi, dia ngaku pengalaman 12 th & kerja ikut pa johan 8 th. Tp waktu terakhir saya mau balikin ke yayasan, dia sempat telpon pa johan di depan saya dan suami. Beberapa menit sebelumnya suami saya sudah menelpon pa johan terlebih dahulu bahwa kami akan mengembalikan suster NL dan minta biaya admin kembali 20%. Kami juga sudah menyebutkan nama suster yang akan dikembalikan. Tp saat NL menelpon pa johan di depan kita, dia bicara begini "Ini, NL, NL", "Yg dari Sukabumi", "Yg tadi telpon mau dikembaliin". Aneh ga ibu2? Masa ngikut yayasan 8 th tp dari nadanya sampai pembicaraan di telepon pun selesai, sepertinya pa johan tidak mengerti, ini NL yg mana, suster yg mana.
 
Baru kerja seminggu, dia minta ijin mau ke yayasan sebentar (bukan cuti), jam 11-2 janjinya, tp ternyata pulang ke rumah saya jam 6. Itupun saya telpon2 ke yayasan sampai 4x, minta supaya dia segera pulang ke rumah, krn hari sabtu pekerjaan rumah numpuk. Saya telpon ke yayasan yg angkat mba yuni, "NL nya ada? Saya mau bicara". Saya denagar, mba yuni malah nanya ke orang2 di sekitar dia, "NL siapa NL?" Masa ga tau NL yg mana? Katanya udah ikut 8 th. Saya juga dengar, NL jawab "saya" (suaranya sepertinya dekat dengan telepon). Nah, brarti kan si NL ada di dekat mba Yuni, masa pake nanya "NL siapa"?
 
Saya menceritakan ini supaya ibu2 hati, jangan sampai ibu2 ada yang memakai suster ini, it was a disaster, really it was!!!
 
Dina Aryana
 
Komentar saya:
Terimakasih atas sharingnya, semoga bermanfaat buat para mommy's
73.
21 Agustus 2009  12:43
 
Sy pny babyst yg telmi alias telat mikir. So pasti kerjanya slowly. Namanya aja telmi! Otomatis respon nya slowly. Anak di stroler bergerak dpn mata bs jatuh. Gmn ngejar anak yg udh bs lari. Klo di ajak ngomong kyk org bengong. Pdhl urus anak bth yg tanggap and cpt. Hidup nya kyk kelelawar. Klo siang doyan tidur mlm bny melek. Pdhl sy sm suami sering terlibat urus anak. Krn kantor kt di rmh. Kakak2nya dulu semua pake suster tp yg bolot cm yg ini! Mau ganti takut kyk suster yg dulu ambil dr daerah ciputat. Bahasanya santun kyk santri, manis kyk madu, pinter tanggap cekatan. Tp doyan kencan. tiap minggu ijin dr pagi jam 10 sampe jam 10 mlm
Kencan sm cowok gonta ganti. Soalnya cakep. Pinter bohong. Aduhh pusing deh. Mau pake pembantu aja tp susah cr pembantu. Smtr pmbt di rmh cm yg pulang hari klo ga ada suster repot, ga bs ngajar belajar kakak2nya. Blm klo suami ke luar kota.
 
Arirsn
 
74.
7 November 2009  08:46
 
Dear anita,
 
Saya ingin menambahkan pengalaman saya di website list yayasan baby sitter ini,  mohon dimuat agar para ibu-ibu tidak tertipu lagi dengan Yayasan IBU SOETARSIH YOGYA
contact personnya bernama Ninda ,no hp nya : 0813-2830-7888 ATAU 02747434540
 
saya meminta bs yg berpengalaman untuk anak umur 6 bulan.
Yang dikirim adalah pembantu RT dengan bau badan, dan sama sekali tidak bisa mengurus baby, memandikan saja tidak bisa, saya langsung complain ke ninda dan dia berjanji akan menukar dengan bs yg lebih baik. Sebelumnya kita diminta uang adm 350.000 dan 1/2 bulan gaji bs 400.000 , total 750.000.
Setelah bs saya kembalikan, dan sy tunggu 2 minggu, bs pengganti masih belum dikiirm,
akhirnya saya minta uang dikembalikan, ninda berjanji akan mengembalikan sebesar 575.000 . sampai hari ini dia tidak menepati janjinya, dan malah tidak pernah mau mengangkat telepon dari saya.
Jadi hati-hati para ibu dengan YAYASAN IBU SOETARSIH / MAKELAR NINDA yang beralamat di Yogyakarta.
Saya baca di web ini, ada orang yang merekomendasikan NINDA.
 
Thanks ya anita, tologn dimuat pengalaman saya ini .
  
Best Regards,
Lidwina Inge
Hsu Inge
081-2201-848
 
75.
17 November 2009  17:17
 
Mbak Nita, first of all, thx banget buat website http://bima.ipb.ac.id/~anita/babysitter.htm. Sangat membantu kita para ibu saat memilih dan berurusan dengan yayasan.
 
Saya mau sharing aja khususnya mengenai Yayasan Al Azhar Choir. Ini agar para ibu yang mau bekerjasama dengan mereka, dapat lebih berhati-hati.
 
Berbekal rekomendasi internet, saya mengambil seorang BS pada Oktober 2009 silam. Seminggu sebelum menerima gaji pertama, dia bilang mau berhenti. Alasannya, suami tidak mengijinkan kerja. Saya tidak mau menahan, dan minta dia mengurus hal tersebut dengan yayasan. Tidak jelas bagaimana kelanjutannya, 4 hari setelah menerima gaji, jumat malam hari dia KABUR begitu saja. (Dari info asisten rumah tangga saya, memang benar BS yang satu ini kabur karena alasan ditekan suami)
 
Keesokannya suami saya melapor ke yayasan sekitar jam 8 pagi dan minta ganti. Yang menerima seorang laki-laki, saya tidak tau namanya. Jam 9, saya mengecek kembali untuk mengetahui tindaklanjut permintaan penggantian BS. Terjadi perdebatan yang panjang dan emosional di telepon- karena di satu sisi- kita selaku customer tentu meminta komitmen yayasan untuk penggantian, di sisi lain yayasan tidak bersimpati dan tidak bertanggungjawab.
 
Respon yayasan secara singkat sbb:
 
1. Memang Anda siapa, depnaker, pejabat? Kok menekan saya?
2. Klien saya bukan cuma Anda. Anda tau berapa banyak klien saya?
3. Lebih baik kita putus kontrak saja.
3. Saya kasihan sama Anda, kalau berdasarkan surat perjanjian, Anda cuma dapat 300 ribu.
4. Saya tau sekarang kenapa BSnya kabur. Tidak heran dengan sikap Bapak/ibu seperti ini.
 
Intinya, pihak yayasan mau enaknya saja. Tidak ada kepastian penggantian suster. Kami diminta menunggu, tapi sampai kapan? Apa harus cuti seminggu kerja?
 
Selain itu, yayasan terkesan mengarahkan agar kontrak di putus, mungkin dia ngak mau capek, sehingga kami hanya mendapatkan 300 ribu dari biaya administrasi 700 ribu. Ini tentu bukan soal uang, tapi bagaimana komitmen yayasan untuk penggantian BS. Yayasan juga terkesan tidak mau menanggapi complain kami, dengan alasan, "klien saya bukan cuma Anda." Rupanya orang ini merasa sibuk benar, dan merasa tidak penting menangani satu klien.
 
Dia juga merasa "kasihan", seolah -olah mengatakan: "udah untung gw mau cari ganti.ini malah desak lagi." Apakah maksudnya kami harus datang ke beliau, dan memohon dengan penuh lemah lembut dan berurai mata supaya mengganti BS? Lalu untuk apa ambil BS ke yayasan kalau bukan karena ada jaminan kemudahan penggantian?
 
Silahkan ini menjadi bahan pertimbangan dan antisipasi dalam berurusan dengan yayasan Al Azhar Choir, terutama dalam persoalan penggantian BS.
   
regards,
Miranda Miravi
  
---
Trims Bu Nita, atas kesempatannya.
76.
4 Desember 2009  11:39
 
BLACK LIST yayasan Ibu Tini, Jl. Tebet Dalam IV Gg Keamanan 3 No.37 Tebet. Telp. 8356547 
 
Saya baru saja ke Yayasan Bu Tini Tebet  dalam ternyata sangat mengecewakan.Tingkah laku PRT2 yang akan diseleksi benar2 tidak sopan dan tidak beretika. Saya sangat merekomen untuk TIDAK mengambil dari Yayasan bu Tini TEBET DALAM.
 
Rini Astuti
 
77.
10 Desember 2009 13:33
10 February 2010  16:39 perbaikan data sebelumnya dari Yuliana WIjaya
 
Dear Mbak Anita,
 
Saya baru melahirkan anak pertama, jd sy baru punya pengalaman dgn beberapa yayasan BS. Saya mencari BS lewat list yg Mbak Anita bikin.
 
BS pertama saya ambil dari Yayasan Triananda. BS ini sebenernya cukup bagus & sdh berpengalaman. Cuma kenapa yah kalo BS yg sdh pengalaman itu sukanya ngeyel & pengen dibebasin ngatur anak qta ? Terus selalu bersilang pendapat sama saya sampe saya berpikir, "Itu kan anak saya. Kenapa jadi saya yg harus menuruti cara dia mengatur anak saya ?". Kadang instruksi yg diberikan pun tdk dijalankan. Cara kerja di depan & di belakang mama saya pun berbeda. Kalo di depan mama saya (yg sdh cocok & merasa sangat butuh dia shg sll belain dia) kerjanya bagus & sikapnya manis banget. Tp kalo di belakang mama saya (seperti misalnya kalo "jaga malam" di kamar saya) suka beda & gak ngikutin instruksi saya maupun mama saya. Akhirnya saya minta ganti ke yayasan, tp yayasan bilang gak ada pengganti. Yah saya minta dikembaliin biaya admin 50% sesuai perjanjian & saya sengaja menahan gaji terakhir BS saya. Setelah ditunggu beberapa hari mereka belum transfer uang admin, akhirnya saya bilang biaya admin saya potong dari gaji BS aja.. Nanti urusan gaji BS langsung sama yayasan. Kayaknya yayasan ini lebih suka ngembaliin uang administrasi 50% daripada nyediain BS pengganti. Tapi qta kan jadi rugi dong kehilangan 50% uang admin yg gak murah.
 
BS kedua dari Yayasan Sahabat Ananda di Cibubur. Saya gak rekomendasiin yayasan ini. Yayasan bilangnya BS ini berpengalaman & cara kerjanya bagus, tp nyatanya mengecewakan. BS ini hanya bertahan 4 hari di rumah saya.
 
Saya menyebutkan kriteria BS yg saya mau, seperti usianya tdk terlalu tua, harus sehat & kuat fisiknya (karena anak saya bau tangan & suka rewel kalo mau bobo di malam hari). Yayasan bilang usianya 32 th, berpengalaman, & cara kerjanya bagus. Akhinya saya bersedia yayasan antar BS-nya (dgn syarat cocok gak cocok harus diambil BS tsb).
 
Waktu datang saya agak kaget krn BS yg dikirim itu ngakunya usianya 35th, tp kok keliatannya sdh cukup tua yah (sekitar 38th). Hari pertama masih saya yg begadang nidurin & jaga anak. Hari ke dua, saya minta si BS dong yg nidurin anak. Ternyata bener aja ... BS ini gak kuat berdiri lama & begadang. Kalo nidurin anak dgn cara digendong, bawaannya pengen cepet2 ditaruh di ranjang, jd anak saya kebangun2 melulu. Keesokan harinya dia minta uang logam ke pembantu rumah saya buat kerikan di bahu & kaki krn kakinya sakit & kurang tidur pula. Padahal dia cuma begadang sampe pk 24 doang. Itu jg anak saya blm bobo di tangan dia. Akhirnya sy lagi yg nerusin nidurin anak & dia bobo. Hari ketiga, malam pk 20 an gitu waktu anak saya mulai agak rewel pengen bobo digendong2, dia kaya nyedot2 (maaf) ingus kaya orang lagi flu. Yah saya tanya apa dia kena flu? Kata dia, baru aja kena flu. Akhirnya saya lagi yg begadang nidurin anak daripada anak saya ketularan flu. Besok paginya dia bilang ke pembantu saya, "Kebetulan Ibu larang saya masuk kamar, jadi saya enak gak usah gendong2 anak." Sebel banget kan ? Saya jadi curiga dia cuma pura2 flu krn takut disuruh nidurin anak saya lagi, soalnya paginya dia seger banget & bilang ke saya sih sdh gak flu lagi. Aneh kan ? Belakangan pembantu saya cerita kalo dia suka ikut2 pembantu saya masuk ke kamar ortu saya & meriksa2 isi lemari. Bahkan dia pengen masuk ke kamar adik saya di lantai 2. Terus kalo siang hari, dengan cueknya dia masuk kamar buat pacaran di telepon (saya tau ini dari pembantu saya krn dia nanya, BS saya yg pertama suka telp2an gak. Dia takut ketauan saya kalo telp2an melulu) ato baca majalah di ruang tamu sedangkan saya yg ngurus anak ! Dia jg pengen ikut pembantu saya belanja ke pasar. Jd dia kok kaya gak fokus ngurusin anak yah ? Kaya bukan BS aja.  Akhirnya saya kembaliin lagi ke yayasan & saya gak mau ambil BS dari yayasan ini lagi krn saya merasa takut "dibohongi" lagi.
 
Yg bikin saya kesal, kenapa yayasan merekomendasikan BS yg cara kerja & sikapnya seperti itu, padahal saya sdh sebutin kriteria BS yg saya butuhin (seperti fisik sehat, telaten, bersih, gak mau yg tua2 banget, dll). Yayasan bilangnya BS ini bagus & sdh berpengalaman, namun dari cara kerja & sikapnya mengecewakan !
 
BS ketiga saya ambil dari Yayasan Aries Helindo di Jkt. Yayasan bilangnya sih BS ini bagus. BS ini 25th, baru pengalaman 2x mengurus bayi (total 4th kerja). Awalnya saya berharap bisa langgeng sama BS yg ini walaupun saya kurang sreg dgn penampilannya (kurang bersih). Saya pikir, yg penting dia cakap dlm mengurus anak. Tp ternyata BS ini memang agak jorok. Masa cara cuci botol2 susu direndam2 langsung di wastafel, sedangkan wastafel kan tempat orang sikat gigi, cuci tangan, dll. Pdhl dari awal saya sdh bilang kalo cuci botol2 susu ditadahin di wadah / ember biru. Walaupun nantinya disteril, tapi kan mata saya gak enak liatnya. Terus kalo bersihin anak sehabis (maaf) BAK / BAB, pampers / popok, dll-nya dibuang di lantai gitu aja. Terus sesudahnya dia langsung pegang anak tanpa cuci tangan dulu kek ato buang pampers dll itu dulu, jd kamar anak saya bau pesing. Kamar mandi belakang yg dia gunakan jg bau pesing, pdhl gak pernah kejadian bau pesing gitu dgn BS yg sebelumnya.
 
Dia jg (maaf) bau mulut & bau badan. Anak saya punya alergi, jd Dsa-nya bilang susternya gak boleh pake bedak. Tp BS ini tetep aja pake bedak yg baunya cukup menyengat. Karena saya jadi gak percaya sama kebersihan kerjaannya, saya jd turun tangan cuci2 botol2 susu, steril botol2 susu, ngisi air termos, dll. Akhirnya saya telp yayasan minta tuker. Eh ternyata BS ini sdh telp yayasan duluan, bilang kalo dia gak betah krn botol2 susu dicuci sampe 2x. Ya iyalah, gimana saya gak cuci ulang botol2 susu kalo cara dia cuci kayak gitu ! Pemilik yayasan ini nampaknya sih cukup kooperatif & berjanji mencari BS pengganti, walaupun awalnya dia ilang selama ini gak ada complain mengenai BS ini. Yah gimana mau ada complain kalo selama ini majikannya org yg super sibuk sehingga bayinya diserahin 24 jam ke BS & majikannya gak pernah ngawasin cara kerja BS-nya. Kalo saya kan IRT, jd saya pasti bisa liat langsung cara kerja & sikap si BS tiap hari. Sekarang saya sedang menunggu BS pengganti. Moga yayasan ini memang sebaik yg direkomendasikan di salah satu situs internet. Qta liat saja gimana perkembangannya.
 
Namun inti dari pengalaman saya :
 
1. Yayasan yg bagus tdk bisa menjamin kualitas BS-nya. Kualitas BS bergantung ke si diri BS-nya sendiri, sejauh mana mereka menyadari & menyukai profesi mereka sebagai BS. Kalau sadar dirinya itu BS, pasti mereka akan berusaha untuk bersih dlm bekerja & sadar akan tugas2nya sebagai BS. Seharusnya yayasan memantau cara kerja si BS-nya sehingga gak asal dlm merekomendasikan BS-nya. Yayasan juga jangan main percaya & selalu belain BS-nya yg tdk benar karena yayasan toh juga tdk pernah memantau langsung BS-nya. Yayasan jg harus mau bekerja sama dlm menyediakan pengganti krn qta kan jg bayar uang admin yg gak murah lho.
 
2. Para BS ini nampaknya gak suka diatur / ditegur sama qta dlm cara mengurus anak krn merasanya sdh berpengalaman. Kalo diatur / ditegur / dicek cara kerjanya merasanya tdk dipercaya / tdk dianggap, padahal memang yg dilakukan itu salah. Mereka pengennya dibebasin ngatur anak (yah mana bisa sih ibu nyerahin anaknya gitu aja buat full diatur2 sama BS-nya?).
 
3. Sebagus2nya BS, tetep saja mereka gak akan sesabar, sebersih, & sebaik si mommy dlm mengurus anak. Toh tetep aja bukan anak sendiri. Di depan mungkin bisa keliatan manis & baik, tp di belakang bisa berbeda. Jadi para mommies jangan begitu aja percaya & nyerahin anak ke tangan BS. Gimanapun juga peran mommies harus lebih besar dlm mengurus si kecil.
 
Sekian dulu sharenya, Mbak Anita. Moga bisa bermanfaat buat para mommies yg lain.
 
Thanks.
Yuliana Wijaya
 
Yayasan Triananda, Cempaka Putih. CP : Ibu Tuti. 021-4249030 ( ada di list Mbak Anita ). Adm : Rp. 800.000 (Jkt) & Rp. 1.200.000 (luar Jkt).
Gaji BS new born yg pengalaman 9 th : Rp. 1.500.000
Memang benar sih sdh berpengalaman kalo diliat dari cara kerjanya, tapi mungkin penyakitnya BS berpengalaman yah belagu & gak mau ikutin cara kita. Jadi sangat mendominasi sekali dlm mengurus / mengatur anak, sedangkan status sy IRT & sy ingin mengurus anak juga. Jadi saya memakai jasa BS hanya untuk membantu2 sy, bukan untuk menghandle segala sesuatunya. Waktu sy minta tukar, kata yayasan tdk ada penggantinya & Ibu yayasan mau mengembalikan uang adm 50%.

Yayasan Sahabat Ananda. Komplek Pranggan Permai blok AS no. Cibubur.
CP : Ibu Erna. 021-8440202
Adm : Rp. 600.000
Gaji BS newborn yg (katanya) pengalaman 7-8 th: Rp. 1.200.000
Sy tdk merekomendasikan yayasan ini karena yayasan bilangnya BS buat saya ini sangat bagus & sdh berpengalaman. Namun ketika datang BS ini malas pegang anak, suka main HP (padahal usianya sdh 35 th), suka ikut PRT saya masuk ke kamar tidur orang tua & adik saya serta memeriksa lemari2 pakaian. Ketika harus gendong anak malam hari, alasannya seperti mau flu. Tapi keesokan harinya ketika sy suruh pakai masker, bilangnya gak jadi kena flu. Jadi BS ini hanya 4 hari kerja di rumah sy & sy langsung kembalikan ke yayasan.
 
Yayasan Aries Helindo, Kelapa Gading Indah Jakarta ( belakang Kelapa Gading Mall ). CP : Ci Helen. 021-4505540 / 45844694
Adm : Rp. 950.000,-
Gaji Bs new born yg (katanya) pengalaman 4 th : Rp. 1.100.000
Lain lagi masalahnya nih Mbak Anita. BS dari sini joroknya ampun deh. Kalo kita gak awasin dikit, pasti asal2an kerjanya. Misalnya cuci botol2 susu direndam2 di wastafel, empeng jatuh ke lantai gak disteril pake aer panas, tp dicuci pake air dingin dengan tangannya (tanpa cuci tangan) & mau langsung dimasukkin ke mulut anak sy. Terus (maaf sekali) bau badan & bau mulut. Ketika pegang anak, rambut gak diikat, jadi acak2an kena muka & mulut anak sy. Pokoknya gak bersih thd diri sendiri & thd si anak. Terus yg paling mengesalkan, ketika saya tanya, apakah dia bisa nengkurepin anak, dia bilang bisa. Ketika praktek, kepala anak saya gak dijaga sehingga terantuk ke kasur. 
Ketika sy minta ganti ke yayasan, disuruh menunggu setiap 2 hari sekali tapi tdk pernah ada gantinya. Sy minta dikembalikan uang adm 50%, tapi pemilik yayasan malah marah & mulai menghindari telp sy. Namun akhirnya da mau kembaliin juga uang adm-nya karena s/d batas waktu yg ditentukan dia belum dapat BS pengganti buat sy.
 
Jasa Putra Mandiri, Jl. Brigif III no. 33 Ciganjur Jagakarsa Jaksel -- bekerja sama dengan Yayasan Buteja (Bursa Tenaga Kerja Jakarta) di Cinere Jakarta.
CP Jasa Putra Mandiri : Bp. Sujiyanto. 021-71468898 / 7867756 / 98399067
CP Yayasan Buteja : Ibu Tari. 021-7534851
Adm : Rp 700.000 ( 4x ganti 4 bulan )
Gaji BS New Born antara Rp. 1.000.000-1.500.000
Sebenarnya sih pengurus kedua yayasan ini sangat kooperatif, mau mendengarkan / menanggapi keluhan konsumen dengan baik & mau mencarikan BS pengganti dengan cepat kalau kita tdk cocok dengan BS awal. Sangat tanggap. 
Namun sayangnya BS yg diberikan kurang berpengalaman. Pendidikan BS hanya 1 minggu dengan baca buku teori saja & langsung disalurkan kerja bermodalkan mengurus adik-adik di desa. Jadi yah skillnya termasuk kurang dong, seperti gak ngerti takaran botol susu, gak ngerti apa itu container susu (buat dibawa pergi2), agak kurang jg kebersihannya, serta tata lakunya kurang baik / sopan.
Jadi sy harus mengajari & mengawasi banyak hal dari awal seperti mengajari seorang BS pemula, padahal uang (gaji) yg sy keluarkan adalah buat BS yg sdh berpengalaman. Jadi apa bedanya saya ambil BS pemula 800 ribu dgn BS yg sdh berpengalaman kalau seperti itu ?
BS sy yg sekarang adalah BS ke 2 dari yayasan ini. BS pertama 18 th & yg sekarang 20 th. Keduanya sama2 kurang pengalaman yg digaji dengan harga BS yg sdh cukup pengalaman. Namun BS sy yg sekarang ini lebih sopan & halus sikapnya, serta mau diajar / dikoreksi. Jadi sy pikir gak apa2 kalau pertahanin sambil sy ajari ini itu dari awal. Yg penting anaknya mau belajar / dikoreksi aja.
 
Sekian dulu, Mbak Anita. Moga bermanfaat ya. Thanks a lot. Yuliana Wijaya
 
Komentar saya:
Buat Bu Yuliana Wijaya terimakasih atas sharingnya, saya setuju sekali dengan kesimpulannya, data dan sharing tentang yayasannya semoga bermanfaat buat para mommy's.  Terimakasih sekali lagi buat Bu Yuli atas Updating datanya
 
78.
27 Januari 2010
 
Hi Anita,
 
Melihat blog kamu tentang BS membuat aku jadi ingin berbagi cerita tentang pengalaman waktu mengambil BS dari : Yayasan Al-Azhar Choir (Rate 4/1, 1/1), Jl. Raya Kranggan (sebelum Bank Mandiri)  Podok Gede , cp. Ibu Yanti, Telp. 021-84597670. Kalo waktu itu saya berhubungan dengan Ibu SS 91450xxx. saya mendapat BS bernama Wwk asal Purworejo, jawa tengah.
 
Ketika di kantor Yayasan, saya sudah ceritakan detail pekerjaan yang saya minta dan kebiasaan anak saya. Saya tanya sanggup apa tidak, kalo tidak ya tak apa. (Krn saya jarang dirumah untuk bekerja tapi anak selalu ikut saya/neneknya jika berpergian). Dia bilang sanggup dan kuat bepergian.
 
Baru 1 hari kerja trus malamnya dengan tenang dia bilang kalo tidak betah minta pulang ke Yayasan (waktu itu sudah jam 9malam lwt). trus besok pagi dia sudah rapi,tidak pake seragam BS trus minta pulang. Akhirnya saya telp Ibu Ss dan dia bilang kalau BS tidak betah tidur dikamarnya karena banyak nyamuk. (aneh padahal dikamar itu luas dan ada 3 orang perempuan, PRT dan tukang masak). Saya anggap alasan mengada-ada. sampai Ibu Ss bilang kalo tidak sanggup memberi BS pengganti tapi akan mengembalikan uang Admin segera. Karena hari itu sabtu jadi bank tutup, dan uang ditransfer senin. Pada pagi itu saya sempat berbicara keras sekali sama BS karena BS itu ngotot akan pulang. Hingga saya ancam kalo sampai berani kabur, saya akan lapor ke POLISI dan saya akan kejar sampai keluarga kamu di Purworejo. Kebetulan saya juga punya saudara disana.
 
Ya jujur bu, saya sangat menghargai perjanjian kerjasama. Segala permintaan yang ditulis di YAYASAN, sdh saya sanggupi. Karena alasan kamar banyak nyamuk ya saya tersinggung. Ya bahasa kasarnya begini bu: kalo majikan itu pekerjaan pemulung pun tapi sanggup bayar Uang Adm 700rb, Uang Gaji 750rb/bln trus gaji per 6 bulan naik minimal 10% trus per 3 bulan wajib memberi uang seragam 80ribu, libur 2 hari atau uang kompensasi 50ribu, sampai uang THR segala.... (setahu saya THR baru diberikan jika sudah 1 tahun lebih bekerja), kalo belum 1 tahun ya tidak wajib beri THR khan?.... Ya menurut saya, BS itu wajib bisa bekerja dengan baik toh...
 
Hari Sabtu itu saya keras paksa dia harus ikut saya pergi dan menjaga anak saya, Savina (usia 1thn). Saya liat BS tidak diterima baik oleh anak saya. BS juga tidak becus menyuapi Savina. Sampai saya benar2 dibuat marah karena BS membiarkan anak saya main ditengah2 pembatas jalan depan kantor yang banyak dilalui mobil2 dua arah. Ketika itu saya liat ada satpam gedung yang membantu mengawasi anak saya. Wah saya panggil dan saya tanya2 ternyata dia hanya dilatih 1 minggu di Yayasan dan itupun kalo ibu Yayasan sempat datang ke kantor. Kalo tidak ya dia hanya tidur2an di Mess. Benar2 kurang ajarrrr.... Katanya sangat profesional dan terpercaya, ternyata tetep aja target kejar setoran alias mata duitan!
 
Ya cukup itu saja...setelah saya terima uang Adm lalu saya biarkan dia pulang. Saya suruh dia buat pernyataan kalo pulang atas kehendak sendiri, sudah selesai semua urusan adm dan fee yang terkait dengan Majikan, trus tidak akan ada gugatan dikemudian hari. (maaf ini saya lakukan karena saya tidak mau lagi berhubungan dengan Yayasan, apalagi resiko seperti yang dialami KD itu)...hehhe...
 
Akhirnya saya benar2 kapok mengambil BS/PRT dari Yayasan. ya saya lebih memilih kekeluargaan saja... Lebih baik saya kasih uang lebih untuk orangtua BS/PRT daripada untuk Yayasan. Bagaimanapun Yayasan tetap akan mengatur perputaran PRT/BS, khan lumayan dapat uang 'administrasi' loh...
 
Ya saya lebih percaya referensi orang langsung yang bener2 bisa bekerja daripada referensi Yayasan.
 
*RaTNa*
 
Komentar saya:
Buat Bu *RaTNa* Terimakasih atas sharingnya, berarti sudah 2 orang yang menyarankan agar jangan mengambil BS dari Yayasan Al-Azhar Choir
 
79.
26 Januari 2010 21:16
 
Dear Mbak Anita,

Ikutan nimbrung soal kasih review soal Yayasan Kasih Ibu Sejati yang di Mampang (Jakarta Selatan No. 30).

Kebetulan saya punya 2 kali pengalaman yang TIDAK MENGENAKKAN dengan yayasan ini, menurut saya sih jangan ambil dari yayasan ini deh, karena tidak bertanggung jawab dan kayaknya yayasannya sudah mengatur para BS-nya untuk kerja selama 6/7 bulan saja.

Pertama adik saya, ambil BS, setelah 7 bulan dan dapat THR dia pulang kampung lebaran, dihari harusnya dia pulang kembali ke rumah, dia gak balik (dan tidak kasih informasi kalau tidak di sms) katanya anaknya gak nge-bolehin dia balik. Pas ditelpon minta ganti ngakunya gak ada.

Kedua saya sendiri, ambil BS dari situ, setelah 6 bulan tiba2 dia minta pulang karena mau nikah. Saya telpon ke yayasan, karena kan itu bukan salah saya BSnya mau nikah minta ganti, dia bilang gak ada, padahal sebelumnya saya tanya dia (pura2 mau ambil) dia bilang ada, ngelesnya sih yang ada buat orang baru bukan buat ganti! Beteeeeeeeeeeeee banget!

Menurut saya harus hati2 ngambil BS dari sini, kayaknya yayasan cuma mau cari untung aja dengan merotasi pekerja per 6 bulan sekali.

Terima kasih.

Cheers,

Kikie (Randini, Maika)

Kind Regards,

Kikie Randini
Senior Manager, Business Development
Media, Indonesia
The Nielsen Company
Phone +62 21 521 2200 ext 189
Fax +62 21 521 1927
www.nielsen.com
 
Komenatar Saya:
Modus operandi seperti yang Bu Kikie alami sering dipakai oleh yayasan penyalur Babysitter sekarang ini, mungkin karena permintaan sangat banyak sementara stok nya sedikit.
 
80
28 Mei 2009 2:18:13
 
Dear Mom's,

Jangan pernah ambil BS dari Yayasan Virgo, Kelapa Gading, belakang KFC Ph 4500857 dulunya yg punya Bu Yuli ( skrg menetap di Amrik) Yay udah dioper ke Astrid ( menantu) tapi sehari-hari yg pegang kuasa Bu Dedeh.... yg jadi mslh Bu D ini... sk menghasut BS pindah2 kerjaan...kalo tdk dituruti BS mo dikeluarkan dr Yay... sedangkan Bu Astrid tidak berkutit sama sekali karena takut ama nenek sihir ini ( wong yg cari duit nenek sihir ini.... Astrid tao nya cuma nrimo kepeng )
 
Yulie Chandra
 
Jawaban dari Anita:
Sharing/komentar ini saya ambil dari guestbook, jadi ma'af kalau baru diupload
 
81
 
February 20, 2010 12:57 PM
 
Dear Anita,

Saya sekedar ingin berbagi pengalaman saya kepada moms yang sedang mencari suster.
Saya memakai suster dari Yayasan Karya Bunda Mandiri, pemiliknya bernama bapak ujang, dan asisten nya bernama ibu sitie. Alamat  : Jl.  peta barat no 70 RT 04/07( samping sd pegadungan 01) Kalideres, Jakarta barat
 
Pertama kali saya mengambil suster dari sana, katanya uda pengalaman memegang bayi. Nama nya binti, umur 20 thn, asal lampung. Pernah kerja di msia sebagai pembantu, sekaligus bantu menjaga anak.Binti ini awal datang ga ngerti apa, nyusu aja ga bisa. Pelan2 saya ajarin dan mulai aga bs. Pertama saya liat dia orgnya kalem gitu, mgkn ga neko2 lar. Tapi lama2 keliatan belangnya. Dia mulai suka bongkar2 barang saya kl saya lg ga di tempat, mencampuri susu anak saya kl ga habis, terakhirnya itu, dia malah membuang susu saya, padahal anak saya asi, susah payah saya pompa buat anak saya , seenaknya aja dia buang begitu saja.pokoknya mulai ga benar. terakhir saya pulangkan dia, minta ganti. Malah yg datang lebih parah. uda seminggu di ajarin , msh ada ga bisa. mana dia bau mulut dan matanya kuning ( mgkn terkena penyakit hepatitis), akhirnya saya pulangkan juga dan minta pengganti. Oh ya namanya sujari, umur 19 thn, asal lampung jg. Terakhir suster ketiga ini, ternyata org yang sekampung dengan sujarti. Namanya Rosita. Ini lebih parah lagi, sama sekali ga ngerti apa2. Gendong aja ga bs.Hari kedua kerja da nangis2, bilang ga betah. Akhirnya saya pulangkan dan kapok. Ga berani ambil suster dari yayasan karya bunda mandiri.

Intinya : suster dari yayasan KBM 90% pembantu yang di upgrade menjadi suster. Mereka sendiri yang ngaku, krn gaji suster lebih gede di bandingkan pembantu. 
Jadi bagi moms yang lg mencari suster, sebaiknya hati2 dengan yayasan karya bunda mandiri. 

Thx
 
Tambahan :
Oh ya bagi moms yang berdomisili di daerah Serpong, saya dengar skrg si binti kerja di daerah sana. hati2 saja lah jika memakai suster ini. ga benar.
dan parah nya, menurut suster kedua saya, dia di yayasan berani ciuman ama sponsor malam2.
bisa bayangkan ga kl kita para istri ga ada dirmh, mungkin berani2 dia macam2 ama suami kita.
 
CV.KARYA BUNDA MANDIRI
Kalideres, Jakarta Barat, Indonesia
Kantor:Daan Mogot KM 17,6 Jln Warung Pojok Kp Asem No 9A Rt/Rw 004/005 Kel,Semanan Kec,Kalideres Jakarta Barat 11850
 
Telp:02133800066-0213280006602145613366- 02192550366
Website : http://www.yayasanbabysitter.blogspot.com/
 
Dear Ibu Anita,
Berikut ini terlampir foto prt saya yang saya ambil dari yayasan karya bunda mandiri. Mohon di upload dan sharing saya di muat di blog ibu.
 
Thx
 
Regards,
Yanna
  
 
Yanna  Suyanna Samad  Pantai Indah Kapuk  http://rumahanimasi.multiply.com/
 
Jawaban dari Anita:
Terimakasih buat Bu Yanna yang sudah menyampaikan sharingnya di Blog saya http://anitanet.blogdrive.com/archive/38.html.
Buat para Mommy's sebaiknya jangan mengambil BS dari Yayasan Karya Bunda Mandiri deh kalau enggak mau kecewa, sebab di Blog saya fihak Yayasan ini menjawab keluhan Mommy's ini galak banget, aih aih...... bukannya berterimakasih lalu memperbaiki diri sebagai tanda penyesalan, malah ngomel,  benar2 Yayasan yang tak bertanggungjawab
 
82
24 Maret 2010,  02:50 
 
 
NAMANYA ONB HOME CARE SILAHKAN HUBUNGI NO CALL CENTER 021-71472163 Untuk pencari baby sitter
 
Sebenarnya saya dah lama nyari baby sitter tapi ngga pernah puas, terakhir saya direkomendasi seorang teman untuk call no diatas, tapi saya sebenarnya kurang yakin, tapi karena di yakinkan temandengan penuh semangat akhirnya saya coba juga� eh... ternyata benar di ONB HOMECARE tersebut para baby sitter,di didik dengan baik dan pelayanannya pun menyenangkan
 
Thank's  to all
Aa
 
83
31 Maret 2010,  22:26
 
Dear Ibu Anita
 
Setelah membaca blog ibu tentang listing babysitter yang ternyata telah sangat membantu kami dalam mencari BS dan PRT saya merasa terima kasih sekali dengan blog ibu. Tolong kalau bisa dimuat share saya di bawah ini. Terima kasih sebelumnya.
 
Dari sini saya memang telah mencoba beberapa dan saya hendak sharing pengalaman tidak enak saya dengan salah satunya, yaitu YAYASAN CITRA MANDIRI yang berlokasi di Srengseng.
 
Disini kami merasa sebagai majikan jelas - jelas sebagai korban dari penipuan para pramuwisma tersebut, namun yayasan hanya bisa membela diri dan menyalahkan para kliennya. Apakah kita memberikan uang admin yayasan untuk membiarkan mereka memperilakukan kita sebagai customer seperti ini ? Yayasan ini jelas sekali TIDAK ADA keinginan untuk membantu klien nya sama sekali. Mereka hanya mau menerima uang dari klien tanpa mau untuk membantu untuk menyelesaikan masalahnya. Perilaku pemiliknya pun tidak dapat diterima.
 
Harap para Bapak / Ibu berpikir berkali-kali sebelum mengambil BS / PRT dari yayasan ini. Jika ingin berbisnis anda seharusnya mengikuti kata - kata Allah. Yang jujur. Kita semua harus berbagi informasi tentang orang - orang seperti ini yang hanya mau menipu orang akan uang mereka.
 
Saya mengerti bagaimana perasaan para majikan karena ini menyangkut nyawa / hidup anak kita sendiri, safety and hygiene adalah utama.
 
 
Terima kasih
Blubman
 
Jawaban dari Yayasan Citra Mandiri:
 
11 Juni 2010 23:42
 
Salam Sejahtera,
 
kami menanggapi komentar di blog anda yg diposting tgl 31 maret 2010 yang mengaku bernama blubman dan di blog bima.ipb.ac.id mengaku beernama NN dan bola, semua tulisanya sama yg semuanya msh dalam domain anita. kami coba jawab 1 X lagi semoga anda melihat tanggapan kami. perlu diketahui data base kami tidak ada pemakai jasa yg bernama disebutkan diatas. kalo memang anda merasa dirugikan anda berhak melaporkan kerugian anda tapi lebih baiknya seblm anda menulis sebaiknya anda sebutkan dulu nama anda dengan benar dan kronologi kejadiannya. KALO ANDA MENGUMPAT / MEMUJI TAPI TIDAK MENYEBUTKAN NAMA DENGAN BENAR tidak ada bedanya dengan pengecut. kami yayasan citra mandiri akan berusaha melayani anda dengan baik apabila anda berlaku baik. kami sadar PRT tidak semuanya baik tp juga msh ada pemakai jasa yang tega tidak membayar gaji PRT semoga blog anita ini bisa bermanfaat bagi semuanya. terima kasih untuk anita atas dipostingnya tulisan ini.
 
yayasan citra mandiri
E-mail: info@citramandiri.net
(www.citramandiri.net)(www.babysitter.web.id)
 
Komentar dari Anita:
Benar sekali, para mommys hendaknya memberikan nama aslinya jika menulis email ke saya tentang sharing sebagai konsumen BS.   Sengaja saya kirim jawaban dari Yayasn tersebut agar yang disampaikan benar2 fakta dan jauh dari niat buruk.  Terimakasih
84
13 April 2010,  03:18
 
Dear Moms And Ms. Anita 

Thak you sma sharing yang diberikan para moms membuat kami lebih aware terhadap yayasan dan BS nya karena menyangkut kesehatan dan perkembangan anak kami 

Saya hanya mau menambahkan nama agen/yayasan yang kurang baik agar para moms lebih berhati2 lagi; 

1. CV. Aditama - Ibu Sri 021-94427185 (Tabloid NOVA) 
Sangat parah dikelola oleh orang Batak (maaf) PRT dan BS diajarkan berbohong untuk keluar setelah masa garansi dan harus bilang ke majikan bahwa sudah berpengalaman kerja diatas 5 thn (padahal baru kenal) 
Uang adminnya 1 juta (plus ongkos kirim PRT) dengan 6 bulan masa garansi 
Saya terpaksa mengambil karena terdesak saya mau melahirkan 
ternyata PRT yang dikirim asal Manado INDRI, yah kerjanya asal2an tapi masih bisa diberitahu dan orangnya mau dibilangin akhirnya saya tahan2in tapi setelah 4 bulan bekerja dia bilang kepada saya kalo dia didesak suruh keluar sama Ibu Sri tapi dia tidak mau balik ke Yayasan tsb, akhirnya singkat cerita kalo Indri itu tdk kenal sma sekali dgn Ibu Sri, dan dia disuruh berbohong buat alasan agar keluar, dan saya komplain terhadap Yayasan tsb malah saya diancam balik dengan kata2 akan DIBUNUH!! bener2 preman sekali gayanya... dan sama sekali tidak ada jasa pengganti telepon tidak pernah diangkat kalopun diangkat suara cowok yang tidak SOPAN atau anak kecil yang mengangkat 

Akhirnya Indri takut balik dan dia minta saya hubungin keluarganya untuk pulang ke MANADO karena saya sdh mendapat pengganti dari yayasan lain akhirnya saya memperbolehkan dia pulang 

2. Yayasan Sunter Karya - Ibu Yeti ph.02165308268 
Adm Rp.750.000 garansi 6 bulan Gaji BS rata 600.000 - 750.000 
Pengurusnya lumayan mau mendengar keluhan kami 

pertama BS ZAorah sayang anak tapi suka ketiduran karena jam 1 ke atas suka tiap hari teleponan ke kampung ke suaminya 
BS Zaorah ini sebetulnya baik tapi kelgnya tidak baik suka telepon untuk pulang dan uang, karena terikat kontrak dari Yayasan akhirnya tidak bisa pulang Setelah 1 bulan bekerja Kelgnya memberikan kabar suaminya mati saya sudah diwanti2 oleh Ibu Yeti bahwa ini skenario BS nya tapi karena saya iba dan saya memperbolehkan dia pulang dengan full gaji 2 bulan dan ternyata benar suaminya tidak meninggal dan BS nya suka telepon ke rumah untuk pinjam uang 

2. Pengganti BS Zaorah BS Jenah 
Sangat egois suka minta cuti tiap bulan dan pacaran sama tiap satpam di rumah 
Untuk 3 bulan pertama sangat baik dan sopan tapi setelah itu mulai keluar wataknya, dia mulai pacaran sama satpam perumahan dan di rumah uang maid selalu hilang tapi tidak tahu siapa yang ambil cuma pembantu saya yang tua yang sudah lama ikut saya4 thn curiga dengan BS Jenah ini karena saya tidak begitu perhatikan makanya saya acuhkan laporan maid saya.. sampai akhirnya dia pulang lebaran saya kasih bonus plus THR dgn janji balik tapi tidak balik pd hari H akhirnya setelah maid saya balik sma tanpa kehadiran BS Jenah, uang tergeletak di lemari pun tidak hilang jadi kesimpulannya hati2 dgn BS Jenah karena suka panjang tangan 

3. Yayasan Sekar Insani (Belakang Gajah Mada, Ibu Nani) ph.0213517484, 0818894100 
Adm Rp.750.000 garansi 4 bulan 

Kesan BS pertama Marsini Purworketo (mukanya tidak ramah, hitam gigi agak menonjol) 
Kerjanya bagus tapi yah pertama2 suka bau BB akirnya mau mnegerti pakai deodoran, suka pelupa, kalu lagi BT sma seklai gak mau diajak ngomong, akhirnya saya tegur dia sedikit berubah dan kerjanya mau masak, menyanyi dan mengajarkan anak cuma jeleknya suka mengancam kalo tidak diijinkan pulang kalo dibujuk dapat tetap full gaji dan gak dipotong akhirnya balik lagi namun bbrp bulan pulang lagi karena mau menikah janji balik tapi tidak balik 

4. Karena saya kewalahan ngurus 2 anak akhirnya saya mengambil BS satu lagi di Sekar Insani (sistem infal) karena mengganti BS Marsini yang pulang selama 2 mgg karena neneknya sakit (padahal tidak) , BS Meiwa ini asal Jawa Timur tinggal di Bali minggu pertama baus tapi ada masalah kerjasama dengan maid selalu berantem dan betengkar di hadapan saya karena saya suka kerjaan nya cekatan and sigap dan telaten saya pertahankan dia demi anak namun akhirnya dia bilang gak betah karena tidak disuka sama sesama pekerja akhirnya saya pulangin namun dia menghasut Marsini agar keluar dari rumah saya dan maaf menjelek2an (maaf) orang chinese (bukti sms) 
Karena ada bukti sms tsb ibu Nani membela saya dan memberikan BS pengganti Sari (pendiam, keriting, sakit maag akut) 
Namun 10 hari ikut saya minta keluar karena kangen dengan majikan yang lama dengan terpaksa saya pulangkan dia namun anehnya di Yayasan dia bilang kalau di rumah saya tidak pernah dikasih makan (saya marah sekali, kalau tidak diaksih makan koq masih seger yah!!!!) 
akhirnya masih dalam masa garansi saya mau dikasih suster lagi asal Jawa timur namun pengalamannya iru selalu bekerja kurang dari 6 bulan dan saya tidak mau dan mulai keluar dari sikap ibu Nani tidak mau mempertanggungjawabkan masa garansi kalo saya telp sll tidak ada dan kalo saya pakai nama lain baru ada, sampai sekarang kalo pakai nama saya selalu tidak ada padahal saya sudah bayar uang admin 2x 
Pesan; Hati2 sma yayasan pertama baik setelah itu dia akan berubah BS sll dianjurkan untuk tidak betah setelah masa garansi yah tidak diperhatikan mereka lebih suka mendapat uang admin kepengguna baru (majikan baru ) daripada majikan lama 

Demikian kesan saya memakai jasa BS, sekarang saya mau cari BS di Kasih Karunia Kelp Gading dan Bina Lestari Senen (bungur besar) 

Any moms py pengalaman dengan 2 Yayasan tersebut. mohon disharing yah 

Thanks Anita telah menyediakan wadah para ibu menyampaikan pengalaman nya terhadap PRT dan BS, saya sangat berterima kasih terhadap usaha ibu Anita 

Thank You 

Regards 
Yani
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih Bu Yani, sharing Ibu saya copy dari guestbook
 
85
12 Mei 2009, 09:34
 
 
Hi Anita,
 
Saya mempunyai pengalaman buruk sekali terhadap Yayasan suster bernama BKK Dharma Bhakti, Pemalang,
Alamatnya : Ds. Karangasem Timur RT 08 RW 01. Telp: (0285)7909351 HP:0818291157
 
Yang punya yaysan namanya Ibu Rini, disana mereka juga mendidik orang yang mau menjadi suster,
kalo mau cari suster pemula disini stoknya ada terus, memang murah sekali
untuk hari2 gini biaya adm cuman Rp.450.000,- Garansi selama 3 bulan dan bisa diganti berkali-kali.
 
Tapi bukan saya mau gonta-ganti suster, saya sama yayasan ini ganti suster sampe 5 kali.
Semuanya gak ada yang beres.
 
Suster Pertama : Namanya Irrta Nurgayanti, Bapaknya kerja di diskotik daerah Daan Mogot, Jakarta Barat, dekat rumah saya juga, sering datang tanpa seizin saya, baru juga kerja 3 hari bapaknya sudah datang. Suka makanin makanan anak saya, cuci baju anak saya dicampur sama baju dia, padahal sudah pakai mesin cuci apa susahnya sih cuman dipisah doang. gaji Rp.500.000,-
 
Suster Kedua : Ida Kurniawati, Kakaknya kerja di dekat rumah saya sebagai suster juga, baru kerja sebulan, tapi kakaknya mau pulang kampung dia juga mau ikutan, ck ck ck gak niat kerja. gaji Rp.500.000,-
 
Suster Ketiga : Efa Fitriana, Orangnya jorok, sampai2 pembantu saya aja nggak tahan kalau dia ada disekitarnya, suka ngomong dan ketawa2 sendiri. Jorok, cuci piring botol anak saya masih berminyak, bersihin kamar anak saya gak bersih, pokonya jorok sekali, mana pakai bedak tebelnyaaaa.... pake lipstick juga, badannya juga bau, rambut berminyak terus dan panjang, padahal sabun sama shampoo saya sediakan untuk Pembantu dan Suster saya. Rp.500.000,-
 
Suster Keempat : Kristyowati, Saya akhirnya ditawarkan suster pengalaman sama yayasannya, yah saya akhirnya mencoba juga. Ternyata dia suster pengalaman untuk mengurus anak2 yang sudah SD. Anak saya yang masih 2 tahun dia tidak mau ngurusin, katanya nggak biasa ngurus anak kecil, aduhhh ampunnnnnn dehhh saya udah gonta ganti terus.... akhirnya dia minta pulang karena gak suka anak kecil... (gaksuka anak kecil sih jadi suster... cuman mau duitnya doangg ini...) gaji Rp.750.000,-
 
Suster Kelima : Tuti Handayani, yang ini suster pengalaman untuk balita, tapi... bener2 deh suka ngadu domba saya sama pembantu saya, dan dia suka ikut campur urusan keluarga, suka gossip, mulutnya bener2 bocor, mental pembantu banget, dia sama sekali nggak mau bantu2 sedikit... juga pekerjaan pembantu saya, cuci piring abis dia makan aja nggak mau, masak buar diri dia sendiri juga ga bisa, dia bilangnya... saya mah belum pernah kerja urus rumah tangga... makanya... saya gak bisa urus rumah tangga, yang ini suster balita yang aneh sekali, tidak sayang anak kecil sama sekali.......untung saya gak pernah tinggalin anak saya dirumah berdua sama dia doang.
 
Akhirnya saya memutuskan untuk tidak pakai Yayasan ini lagi.... Saya sudah memberitahukan ke Yayasan tentang cara2 kerja suster2 yang kurang beres, tapi dia nggak negur sama sekali, malah kalo didepan suster, susternya dibelain.... makanya pada macem2 semua... diajarin sama ibu yayasan, kalo gak betah disini yah gak usah takut cari kerja, di Jakarta kerjaan banyak kok.... cape deh....
 
begini saja pengalaman saya terhadap Yayasan Suster bernama KK Dharma Bhakti... sangat tidak recommended...
 
 
Salam,
Novyana
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih Bu atas sharingnya, ma'af saya baru menemukan email ibu pada hari ini 8 Juni 2010, sekali lagi mohon ma'af atas keterlambatan saya meng upload sharing dari ibu ini
 
86
2 Mei 2009, 22:34
 
Hi M' Anita,
 
Attached photo BS Ike Safitri asal Tulungagung Jawa Timur, dan photo memar di tubuh anak saya. Tolong muat di Blog M' Anita ya.
 
Ternyata feeling saya benar bahwa memar di pipi anak saya adalah bekas gigitan, setelah saya ancam jika tidak mau jujur biar polisi saja yang interogasi akhirnya BS Ike ngaku bahwa dia telah menggigit pipi anak saya, duh..pengen rasanya saya gigit balik tuh pipi si BS yang sedikit sakit jiwa nyiksa baby 8bln, bayangkan Mba memarnya 10hr lebih baru hilang, pasti keras sekali dia menggigitnya. Saat ini Yysn Andhika Putra bilang bahwa Ike dikeluarkan dari keanggotaan, saya sih masih sangat sanksi, karena Ike belum lama bergabung sama Yysn tsb jika dia dikeluarkan secepat itu, bagaimana dan dengan apa keluarga dia membayar biaya pendidikan ke Andhika putra yg sebesar 2,5Jt??
 
Rgds,
Merry
 


    
 
Komentar dari Anita:
Ma'af saya lupa upload sharing yang ini, sekali lagi ma'afkan saya, dan sekarang saya upload, sharing ini amat penting buat dibaca oleh para mommy's jika mendapatkan perubahan di badan anak tersayang kita dirumah
 
87
9 Juni 2010, 10:22
 
Dear Mba Anita,
 
Terimakasih atas informasinya walaupun terlambat hehehe (jawaban Anita: hehehe iya ma'af........)
 
Saya sudah pakai Baby Sitter dari B Lusia dan sudah 4 Kali saya ganti..
1. Suster Yati....orang ngantukan. Gendong anak sambil duduk sambil tidur....kalo di ajak kemana mana
Belum juga 10 menit di mobil sudah tidur. Akhir nya saya minta ganti (sya tdk mau ambil resiko anak saya jatuh gara2 suster ketiduran)
Oya anak saya saat itu usia 2 bulan
2. Suster Tina ..kerja bagus dan tidak hitungan. Cuma kelakuan kurang sopan. Kalau pakai baju maaf puser dan pantat kemana mana
Terus terang saya agak risih....saya sudah tegor baik2. saya sudah kasih pakaian sopan....tetap saja yg dipake bajunya itu2 saja
Pernah saya marahi karena anak saya (6 bulan) yg saat itu lagi senang2nya guling2 di tinggal begitu saja di ruang TV diatas karpet
Sedangkan dia mijit pembantu tetangga di rumah depan...kebetulan saya pulang ada keperluan jadi saya bisa lihat kondisi anak saya sendirian....
Pintu dpn rumah terbuka.(terus terang saya nangis saat itu..kok bisa anak 6 bln ditinggal gitu aja)
3. Suster ari....kerjaannya bengong..belum setengah hari di rumah saya sudah kerokan di leher kaki dan tangan (aneh kan) gampang masuk
Angina....dan dengan sembarangan anak saya dikasih telur setengah mateng. Padahal saya sdh bilang sebelumnya bahwa anak saya alergi ikan,
Telur dan susu sapi. Akibatnya anak saya mulai kepala sampai kaki bintik2 merah dan muntah2.
4. Suster ?? lupa saya....masih muda 16 tahun�belum seminggu sdh minta pulang. Dia bandingkan keadaan di rumah saya dn majikan lamanya
Di tempat lama dia tidur sama anak pake AC..ibu majikan nya cuek dan gk rewel seperti saya. Cape deh....! Wajar saja kalau saya rewel dan banyak
Aturan karena saya ibu bekerja yg meninggalkan bayi di rumah..jadi saya harus pantau selalu melalui telp atau saat pulang saya tanya. Gmana anak saya? Makan
Nya habis, susu nya banyak gk? Dan pertanyaan umum lainnya.
 
Lalu saya stop dan tidak minta ganti lagi. Gpp saya rugi administratsi daripada saya dpt pengganti yg gk bener lagi dan bikin makan hati
Saya aneh saja....apakah yayasn tdk mentraining BS nya ttg pekerjaan, attitude thp majikan, sikap pada anak dll
Saya complain eh malah yys complain balik....kenapa ya suster saya tdk pernah lama di tempat ibu.??
Bahkan saya di complain katanya suster kurang makan? Padahal saya sediakan catering lengkap setiap hari sayur dan lauk....tetapi suster nya sediri yg tdk mau
Katanya kasih uangnya saja dia lbh suka masak sendiri....saya kasih pulsa saya bebaskan nonton tv. Hah cape deh!
 
Saya sekarang ambil dari yayasan Hermin, di Cakung. Adm sedikit mahal dan saya bersyukur dpat Suster yg baik, sopan, mau mengikuti aturan yg saya buat.
 
Alamat Yayasan Hermin Cakung, Pemilik : Ibu Hermin Uneputty, Telp. : 021 4612653 , Hp : 081399147738,
Admin  : Rp. 600,000 ( 3 bulan yg lalu), BS  : Rp 1,100,000/bulan ( bayi )
 
Maaf mba jadi curhat�maksudnya supaya mba anita tahu dan pengalaman saya ini bisa di share ke ibu2 lain
Terimakasih
 
Salam,
Indah Fajar Aprianti
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih atas informasinya yang amat bermanfa'at buat para mommys
88
23 Maret 2010, 11:24
 
mba nita...
thanks banget buat sitenya, saya selalu mengecek ke sini seblon hunting BS..
 
oh ya saya mau sharing pengalaman buruk ambil BS di yayasan Immanuel di Semarang. Ibu yayasan namanya ibu lily. Saya dapat rekomendasi dari orang2 dan katanya yayasan ini cukup terkenal bagus di Semarang. Secara kerja boleh saya akui kalo BS nya cukup cekatan dan bisa untuk pegang bayi.. Istri saya sudah sayang sekali sama BS ini, namanya Suster Tri..
 
Baru kerja 2 minggu sudah diberikan baju2 dan seragam BS yang baru, bahkan katanya kakaknya sedang hamil, sehingga baju2 bayi saya yg sudah kekecilan diberikan untuk diteruskan ke kakaknya. Namun baru jalan 2 bulan, persis masa garansi habis..tiba2 suster minta ijin pulang kampung 4 hari karena ada keperluan sangat mendesak. Karena percaya, dan tentunya kalo bener2 mendesak pastinya kita akan merasa bersalah jika melarang pulang.
 
Kita bilang ke suster nya kalo kembali ke jkt lagi akan kita tanggung ongkos kembalinya. Namun baru 2 hari tiba2 dia kirim SMS bilang ke jkt nya nanti 20 hari kemudian. Tidak bisa dihubungi balik via HP. Saya coba hubungi ibu yayasan minta suster pengganti, namun selalu dibilang tidak ada stok. Padahal kita ber-2 hanyalah orang kerja, dan istri saya tidak mungkin bolos/cuti kerja selama itu.. apalagi tanpa ada kepastian apakah suster akan kembali bekerja atau tidak.
 
Hampir 20 hari berlalu, masih tidak ada kabar .. HP tidak bisa dihubungi, dan yayasan selalu bilang tidak ada pengganti. Kebetulan dari yayasan lain ada seorang BS ready, dan kayaknya kita terpaksa harus kita ambil. saya mencoba berdiskusi dengan ibu yayasan, minta kebijaksanaan apakah uang admin bisa kembali 1/2 nya saja.. dijawab TIDAK BISA. padahal cost yg saya keluarkan utk admin dan transport dari semarang to jakarta tidak sedikit..
 
Setau saya sebagai orang kerja, apalagi pekerjaan yg menyangkut nyawa (baby kan tidak bisa makan sendiri), mana pernah ada  aturan minta cuti seenaknya sendiri. Kirim SMS, tidak peduli atasan setuju atau tidak pokoknya HP dimatikan.. dan saya sempat bertanya2 kok bisa yach waktunya persis masa garansi habis..
 
Yah..saya hanya bisa ikhlas saja, dan sharing pengalaman ini.. Karena saya jg mendapat banyak masukan dari sharing ibu2 yg lain.
 
regards
GreenGrass
 
89
23 Juni 2010, 19:32
 
Mba anita thanks ya atas infonya utk list baby sitternya, saya lg nyari baru coba2 telp..
cuma mau sharing aja, td  sy tlp yang yayasan sekar tandjung..ya ampun sombongnya, +- bgini conversationnya:
 
Saya  :   halo mba ada baby sitter
ST      :   ada, untuk apa mba?
Saya  :   untuk bayi 4 bulan mba
ST      :   saya ada, tapi kayanya terlalu mahal untuk mba
Saya  :   emangnya berapa mba?
ST      :   1.8jt gajinya perbulan.
  
setelah itu yah ga usah diterusin deh conversationnya hehehe pokoknya cara ngomongnya ga enak gitu..mudah2an bisa di update di webnya dengan bahasa mba anita sendiri. thanks.
 
Ratih Kampono
 
Komentar dari Anita:
Yayasan Sekar Tanjung (4/1, 1/2), Jakarta Selatan cp. Bp. Agus, Telp : 7204114, 6313170.  Buat para Mommy's hati2 kalau berhadapan dengan admin di Yayasan ini
 
90
21 Juli 2010, 11:10
 
Saya yang bernama Ernita Binavera ingin melaporkan LPK Kasih Bunda, Jl. Cipadu 3 No. 25 Cinere atas PENIPUAN melalui iklannya di koran SINDO tanggal 11 Mei 2010.

Mohon bantuannya agar menyebarkan atau memuat surat ini agar tidak ada korban lagi.

Terima kasih.

Salam,
Ernita Binavera



91
23 Juli 2010, 11:32 AM
 
Dear Ibu Anita,
 
Barusan saya membaca postingan terakhir ibu di bima.ipb.ac.id tentang Ibu Ester yang tertipu oleh LPK Kasih Bunda.
 
Perlu saya sharing juga, saya mengenali ibu di KTP yang mengaku bernama Padilah.
 
Berikut postingan saya di website ibu Anita satu lagi yg 38.html :
 
I. Waduh, saya telat baca komen sblmnya. Saya keburu ambil di lpk multimedia. Minta adm 800rb ngakunya bs kerja lama ga akan merit lg, garansi 1th 5x ganti. Tp tau ga apa yg terjadi, pembantunya ngaku cuma disuruh kerja 1 bulan di rumahku, habis itu mau balik ke majikan lamanya. Padahal aku udh wanti2 mau ambil yg tahan sampe lebaran. Ibu yayasannya ngaku punya 6 cabang, nyalurin sus jg di lpk mitra bunda (aku tau karena kontraknya salah2 nama yayasan prt ketuker2 dg yayasan bs nya), namanya Diana Soviani, bkn herawati. Ditelpon 3 nomor ga angkat2, nomornya mati semua. Gimana nanti mau minta ganti kalo sekarang aja ga diangkat? Ngakunya mau benerin surat kontrak tp udh bw uang admin orgnya ga muncul2 lg. Ga nyangka soalnya bicaranya manis banget. Hati2 moms dg ibu ini. Nanti aku posting lg kalo ada kbr.
 
-----------------
 
II. Huahhh... cape sekali rasanya, aku barusan muter-muter Jakarta sampe 5 jam, khusus buat nyariin Ibu Diana dari LPK Multimedia. Catatan juga, Ibu ini ngaku-ngaku yang punya LPK Mitra Bunda, Jl. Melati III No.48 Ciledug. Hati-hati moms, no. telpnya 02198095869 dg Dewi, atau 021-9050 8647/021-70586235 (Iklannya belakangan gencar di koran Sindo - Seputar Indonesia). Ceritanya pembantuku yang sebulan ini bakal balik ke majikannya, ngusulin kalo kami ke yayasan aja biar clear dengan Ibu Diana Sovianti. Yang terjadi kemudian... yayasan sudah tutup sejak 20 januari kemaren, rumah terkunci, sudah dikontrakkan ke orang lain, mbak-mbak yang naruh tas di sana malah nyariin Ibu Diana juga, karena tas-tasnya terkunci di dalam. Feelingku, orang ini melarikan diri, mungkin terlibat hutang atau apalah... melayang deh 800rb uang adminku. Telepon gak diangkat, sebagian gak aktif... sedangkan awalnya ibu ini mnawarkan garansi 1 tahun. Tips buat para moms, jangan pernah ngambil PRT kalau dianter ke rumah... rule no. 1 NEVER! Kalo sampai terpaksa diantar, minta dan fotokopi KTP yang mengantar, jangan gampang percaya dg kata ibu yayasan bla bla... bakal betah, rajin, jujur, dssb.... manis di mulut aja. Satu lagi, yaysasan ini selalu mengiklankahn diri dengan kata-kata "GARANSI MEMUASKAN". izin resmi depnaker, sementara surat kontrak aja salah-salah. BUllshit banget!!! Catat moms, Ibu Diana Sovianti. Hati-hati dengan orang ini, penipu abis bermulut manis.
 
------------------------
 
Ibu yang mengaku bernama Padilah itu adalah Ibu Diana Sovianti, dan alamatnya juga sama, Kalibata Utara II. Waktu itu dia mengaku beralamat di Kalibata Utara II no.23. Sampai capek saya gedor-gedor pintu dan menanyakan ternyata salah alamat. Padilah atau Diana Sovianti ini modusnya sama, menipu lewat iklan di koran Sindo / Nova / Pos Kota, dengan kata-kata "Garansi memuaskan". Telpon kadang nyambung kadang nggak. Perhatikan juga nomor 70586235 (di LPK Kasih bunda 70586235).
 
Berikut saya lampirkan copy surat ADM dan prt yang ditawarkan ke saya. Saya pernah cari di LPK Mitra Bunda juga ada asistennya yang bernama Dewi. Entah masih ada atau tidak yayasannya yang di Ciledug. Tapi tampaknya ibu ini sudah menipu banyak orang. Dia selalu pakai nama LPK yang sudah orang lain punya seperti LPK Mitra Bunda di Jl. Kebon Jeruk dan LPK Kasih Bunda di Otista. Entah nama LPK apa lagi yang akan dipakainya.
 
Saran saya, kalau tidak jelas, jangan kasih dulu uang adminnya, nego setelah 1 bulan dan betah baru dikasih. Kalau tidak mau, ya sudah... hati-hati kalau ambil PRT dari iklan koran. Juga nasib kita gak jelas, sudah tertipu seperti ini, gak tahu harus mengadu ke mana. Mudah-mudahan lewat internet, bisa disebarkan info supaya jangan sampai ada korban lain yang bernasib sama seperti kami (tertipu janji manis garansi 1 tahun, gak tahunya 1 bulan PRT berkilah ini itu, pas dicari ke yayasan, yayasannya malah sudah tutup). Saya heran aja, koq ada ya orang yang kerjaannya memang menipu sana-sini. Apa gak takut karma di akhirat dan dunia?
 
Buat Ibu Anita, tolong dimuat ya bu, postingan saya. Bila perlu saya bisa foto / scan surat kontrak yang bunyinya persis sama dg yg dikasihkan ke Ibu Ester, plus fotocopy KTP prtnya.
 
Trims.
Salam,
 
Iin
 
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih buat Ibu Iin yang sudah sharing pengalamannya yang amat berguna bagi para Mommy's.  Buat para mommy's pesan saya  hati-hati kalau ambil PRT dari iklan koran manapun
92
8 May 2010, 10:28 AM
 
3 minggu yang lalu saya sempat mengambil baby sitter pada yayasan andhika jaya di daerah cengkareng, lalu ternyata saya sangat terkejut setelah tau apa yg diperbuat oleh suster ini. Nama suster ini adalah GAYATI  BINTI  SAN  SUKARDI, alamat asalnya Kec. Kalibagor kab Banyumas Jateng, Tanggal lahirnya 28 Januari 1988.

Anak saya usia 4 bulan, tergolong agak susah menyusunya, pertama-tama suster ini saya kira OK kerjanya, tapi kemudian saya sangat terkejut karena menemukan banyak tissue dan saputangan yang dibuang di tempat sampah kamar saya, sampah-sampah itu penuh dengan susu (karena saya cium dan saya pegang), lalu saya tanyakan dan dia nggak ngaku, pantes aja anak saya nggak gemuk-gemuk pas dipegang suster sialan ini. Lalu ketika saya tegor dia nggak ngaku tapi langsung panik dan minta pulang kampung, setelah dia pulang kampung saya dikejutkan lagi oleh laporan pembantu saya yang menemukan di tempat cucian, celana dan bedong-bedong anak saya yang kotor ditaroh di kantong plastik dan diumpetin (semua mau dibuang tapi dia belum menemukan kesempatan), celana kotor ini sampe berjamur, bayangin coba, keterlaluan banget.

1 minggu setelah bekerja dia minta ijin mau pulang kampung dengan alasan keponakannya sakit, lalu saya ijinkan, ketika senin dia kembali, rambutnya sudah dibonding, pake baju dan sepatu baru, yang pasti dia nggak pulang kampung dong, masa kalo pulang kampung bisa balik dengan kondisi seperti itu, plus saya perhatikan dia pake cincin baru di jarinya. Memang dasar tukang tipu.

Saya udah complain ke yayasan dan mereka meminta maaf, tapi apakah benar cukup dengan hanya ditegor? Saya sangat menganjurkan untuk berhati-hati sekali dan bila mendapatkan suster dengan data di atas, sebaiknya dikembalikan saja, karena orangnya munafik, diam tetapi ternyata busuk. Please hati-hati sekali
 
Lina
 
 
Komentar dari Anita:
Terimakasih buat Ibu Lina yang sudah sharing pengalamannya yang amat berguna. Ma'af jika email ibu terlambat saya baca maklum pekerjaan saya sekarang amatlah padat sehingga membaca email saya sempatkan disela2 waktu yang ada.
 93
18 April 2011, 15:01
 
Dear Moms and Moms to be, pertama2 aku mau say thank's a lot sama Bu Anita atas sharing mengenai BS via YM.

Aku jg mau share sama teman2 semuanya mengenai pengalamanku dgn LPK Karlina Jasa di Jl. Kebagusan Raya.

Kemarin aku baru minta dikirimin BS untuk anakku yg 1,5 tahun. BS tsb (inisial nama lengkap : D / panggilan : L) sampai di rumahku Pk. 10.00-an menjelang jam tidur siang anakku. Jd dia baru ketemu sama anakku sebentar, cuma sempat kasi anakku susu & kita baru ngobrol sebentar. Lalu anakku dijaga tidur sama mamaku, jd si sus cuci botol susu & aku ajarin pakai alat steril sambil ngobrol ringan mengenai kerjaannya yg terakhir.

Setelah anakku bangun Pk. 14.00-an, tiba2 sus bilang, "Bu, sy mau balik lagi aja ke rumah majikan yg lama." Duh ya ampun, baru juga beberapa jam sampai, udh minta berhenti.

Cerita singkatnya, si sus ngaku kj hampir 2 th di rmh ex majikannya. Krn anaknya yg di kampung sakit radang tenggorokan & hrs diopname, jd dia minta cuti 2 mg. Majikannya yg working mom minta sus pengganti aja ke yysn (ya wajarlah yah). Barusan si supir ex majikannya sms dia bilang sus penggantinya ga betah & anaknya jd ga mau makan. Jd sus ini minta aku untuk menukar dia dgn sus yg ada di rumah ex majikannya skrg ini. Mgkn supir ex majikannya bs disuruh anter / jemput ke rumah aku.

Dalam hati aku, nih sus kok main pakai aturan sendiri sih. Tp ya sdhlh, aku minta yysn mengkonfirmasi ex majikan sus & mengatur barteran susnya krn besok kan aku hrs kerja jg. Tp yysn kayanya malah maksa si sus spy tetap di rumahku aja, dicoba dulu. Aku gak mau lah (krn PRT-ku cerita bisik2, si sus nanya di kamarnya ada AC gak. Kalo siang, dia bisa tidur siang) krn kalo awalnya aja udh gini, pasti ke sananya malah makin ga bener deh. Aku maksa yysn hub ex majikannya itu, tp sampai sore alasannya blm bisa dihub (pdhl aku dgr yysn telp si sus & si sus bilang, "Oh betah.". Tp aku ga mau main curiga sblm ada bukti).
Akhrnya aku minta telp supir ex majikannya (krn sus ga punya no hp ex majikan dgn alasan ganti no hp & banyak no yg hilang).

Lalu aku berhasil hub ex majikannya (inisial Ibu H) dan kita jd ngobrol2 jg. Ternyata (bener kan) yysn udh telp dia & dia udh bilang ga mau barter karena susnya ngakunya walo msh blm betah, dia msh mau coba nyesuain diri.

Ternyata cerita si sus aku ini gak bener jg. Dia baru kerja 1,5 bulan kok dan record kerjanya jg gak terlalu bagus. Si sus minta cuti, tp gak balik di hari yg sdh disepakati krn suaminya curiga si sus selingkuh sama supir Bu H. Lalu ada sms masuk ke Bu H, bilang Ibu kan bisa cari ganti di yysn. Selama kerja, si sus sering ribut sama suaminya & nangis2 curhat ke majikannya.

Sebenernya Bu H pun ga pernah minta si sus balik & dia pun menolak sus ini balik krn mereka jg kecewa dgn sikap si sus.

Lalu yysn bilang sama aku, mereka hanya bisa kembaliin uang adm aku 50% ( Rp. 400.000 ). Masa aku harus bayar segitu padahal susnya baru semalem di rmh aku ? Itu jg baru 4 jam di rumahku udh minta brenti & tadi pagi tiba2 sus batuk2 kenceng banget di kamar mandi. Waktu kita lewat, makin kenceng batuknya. Udh keliatan males banget jaga anakku.

Tp akhirnya setelah aku diskusi dgn pengurus yysn, mereka mau kembaliin uang adm full & aku juga tetep bayar gaji susnya untuk 2 hari ini. Cuma yah aku jd repot bolak-balik yysn dlm 2 hr ini & jd terpaksa cuti kerja. Rugi waktu dan ongkos.

Sori yah kepanjangan. Tp aku gak mem-black list LPK ini karena semua bergantung jg ke si pribadi pekerjanya. Walaupun aku sempat kesal dgn sikap yysn yg sptnya mau cari untung sekali (bohong, maksa susnya spy diem di aku dl, bujuk aku spy coba susnya dl, mau potong adm aku 1/2), tp akhirnya terselesaikan dgn baik.

Ma kasi ya udh mau baca share aku :)
 
Yuliana
 
Komentar dari Anita:
Gud, yang penting memang BS nya yang niat kerja yang dicari.  Terimakasih Bu Yuliana atas sharingnya
 
 
 
 davido.extraxim@gmail.com